Jumat, 08 Januari 2016

Wisata Kuliner Bogor Yang Patut Dikunjungi




Sugembulwati is baaaack !!! Masih dengan tema liburan di Bogor *UHUK* silakan yang udah pada bosen bisa diklik tombol (X) pada bagian kanan atas (((MASA SETEGA Ituuuuuh ????))). Pokoknya kali ini aku akan mereview tempat makan yang sempat aku jelajahi selama jalan-jalan ke Bogor kemarin.

sangat menggoda...huhuu

Waroeng Taman, Taman Kencana Bogor

24 Desember 2015 siang

Perasaan pernah cerita ya, betapa penuh perjuangannya kami mencari keberadaan Waroeng Taman di beberapa postinganku terdahulu. Berlokasi di Jl Ciremai, No. 1, Pusat Niaga Taman Kencana, sejatinya warung ini gampang dicari, andaikata sudah khatam dengan isi Kota Bogor. Patokannya kurang lebih berseberangan dengan lapangan luas, satu kompleks dengan kafe-kafe ngehits macam Miss Pumpkin dan Sop Buah Pak Ewok. 

lucu ya ornamen daunnya :)
Suamiku memilih menu

Tepat di siang bolong lepas nungguin Tamas Jumatan, kami pun melaju ke Waroeng Taman dengan sedikit terkantuk-kantuk. Dibarengi dengan mimik muka oh-jadi-cuma-di-sini...tempatnya, kamipun bersiap mencari korsi yang aman untuk berfoto-foto mengulang lagi momen-momen romantis  jaman masih pacaran dulu. Paling tidak tempatnya sudah mendukung karena disetting seperti taman dengan nuansa hijau daun dan kerlap-kerlip lampu andaikata hari sudah malam.

Berbeda dengan malam hari--dimana pengunjung begitu tumplek bleg, sampai-sampai kami gagal booking, suasana resto di siang hari terasa lebih lengang. Hanya ada beberapa site yang terisi. Misalnya rombongan keluarga yang memang ada agenda makan bareng, atau mahasiswa yang kumpul-kumpul sambil ngerumpi cantik. Bisa dibilang konsep restonya memang menyasar ke anak muda sih. Tentunya dengan catatan : sudah terdaftar sebagai anak muda gaul dan berdompet tebal. Karena jujur, harga per porsinya sedikit lebih mahal dari tempat makan mahasiswa pada umumnya. 

Teh tawarnya gratis

Milo dingin dan Jus Spesial WT

Setelah ngetag kursi di pojokan *sukanya yang mojok-mojok gitu orangnya*, akhirnya seorang pelayan muncul sambil membagikan buku menu. Sempat lupa ingatan juga sih dulu pernah makan apa aja di sini, yang jelas agak syock juga karena harganya mencekik leher. Bulak-balik cari makanan yang murah namun sekiranya enak, malah ga nemu. Akhirnya Tamas ambil alih duluan dengan pesan soto santan dan jus spesial WT (perpaduan antara jeruk, stroberi, dan semangka). Aku??? Masih galau sehingga pilihan jatuh pada bistik ayam yang kupikir tadinya adalah SEMACAM STEAK.....#kampredh ternyata bukan (efek kurang jeli melihat foto di buku menu). Minumnya aku pilih milo dingin dan es krim 3 rasa. Kenyang kenyang dah...

Sekitar 15 menit kemudian, menu yang Tamas pesan datang. Lengkap dari nasi, soto, sampai jusnya. Isian soto terdiri dari suwiran daging ayam, irisan tomat, daun bawang, remahan emping, dan bawang goreng. Eh, ada spesialnya juga ding, yakni potongan telor rebus yang makin mempercantik mangkok soto. Rasanya, tentu saja segar meski hampir sama lah dengan kedai soto kaki lima yang ada di pinggir-pinggir jalan. 


Jus Spesial WT kurang lebih didominasi oleh rasa stroberi dan jeruk yang lumayan asem namun seger dan bisa menetralisir rasa kenyang. Maapin deh kalau gembul ikutan nyesep jus kepunyaan Tamas.

Lantas bagaimana dengan pesananku? Entah karena lupa atau semakin siang tamu semakin berdatangan, pesananku seolah terlupakan di tangan koki. Ditungguin 30 menit belum datang juga akhirnya nge es krim dulu saking lapernya. Habis itu nyruput milo sedikit demi sedikit. Arrrgggh... ngalamat keburu kenyang duluan karena makan yang manis-manis gini. 


Setelah hampir putus asa, akhirnya datanglah pesanan yang dinanti-nanti. Satu piring guedeee bistik ayam yang menurutku mirip pangsit potong. Detik itu juga buyar sudah lamunanku akan prestisiusnya mengiris daging steak dengan pinggan tahan panas yang dibarengi kentan goreng dan salad. Ho..ho..ho... Lumayan kecewa karena saus yang disiramkan langsung membuat perut berasa penuh-penuh-dan penuh. Dengan ekspresi memelas akhirnya kugigit satu demi satu potongan bistik yang maha besar porsinya ini diiringi dengan tawa cekikikan suamiku. Haaseeemb.

Karena kasihan, akhirnya doi pun membantuku menghabiskan es krim yang tersisa. Sebenarnya es krimnya lumayan ya. Cuma karena aku ga suka coklat jadi ya kucemilin bagian vanila dan stroberinya, hihi...

Bistik ayam yang sangat mengenyangkan

Pulang dari sini, langsung menghela nafas berat menatap struck harga yang seolah mengejek, mahal nih yey....

Haha...

Kam to the vredh....!

Waroeng Taman 
Alamat: JL. Ciremai, No. 1, Pusat Niaga Taman Kencana, Jawa Barat, Indonesia
Telepon:+62 251 8378722

Saung Kuring, Bogor

Malamnya...

Satu kata yang menggambarkan tempat makan ini. Geblek !! Gede dan mewah banget cuy !!! Tak sengaja mata kami menangkap kerlap-kerlip lampu yang menghiasi seluruh bangunan (mulai dari dinding sampai seatep-atepnya) dari satu tempat makan yang bernaung di Jalan Sholeh Iskandar No. 9, Bogor. 

Kalo boleh diibaratkan, luas bangunan Resto Saung Kuring setara kayak rumahku yang ada di kampung ditambah sama lapangan bola. Meeeeenn, mewah bangettt kayak pemandian air panasnya Zubaba yang di film Spirited Away !!!! #eh... 


RM ini terletak beberapa ratus meter dari Arnava, hotel dimana kami menginap.  Malam terakhir itu, pokoknya kami pengen all out makan. Halah—halah...Plis don’t be nyinyirisme dengan dalil gaya hidup segala macem. Ini memang sudah kami spend sebagai tabungan jalan-jalan kok, jadi it’s okey kalo sekali-kali makan enak. Heu...

Sesuai namanya, Saung Kuring menyajikan beraneka ragam masakan Sunda, dengan spesialisasi ikan-ikanan. Terbukti dari setiap sudut resto, ada beberapa space yang dikhususkan untuk menampung ikan-ikan air tawar yang digunakan sebagai bahan dasar menu. Seafood-seafoodan juga ada lho. Di samping ada pula lalap dan aneka sayuran yang diracik sedemikian rupa sehingga menjanjikan konsumen untuk datang lagi setelah kunjungan perdana.

Area tempat duduk dibagi menjadi beberapa jenis. Ada yang meja kursi biasa, ada pula yang lesehan dengan saung-saung yang di bawahnya merupakan kolam. Kebetulan malam itu, full banget karena long weekend Natal dan Tahun baru. Sampai-sampai untuk pesan saung kudu waiting list sekian menit. Menimbang keadaan perut kami yang sudah sedemikian laparnya, akhirnya keputusan duduk lesehan dicoret saja. Kami memilih meja biasa yang kurang lebih berdekatan dengan pintu masuk (stand tempe mendoan dan jajanan khas). 

Di pintu masuk langsung disambut stand mendoan & pancake durian plus krupuk tenggiri (doc.pribadi)

Tak berapa lama kemudian, pelayan datang dan membawakan buku menu. Bingung banget sumfaah. Itu menu buanyaaaak bener, tapi karena lagi adet-padetnya, jadi banyak yang abis. Bahkan sekelas menu umum kayak cumi dan kangkung aja ludes. Prok prok prok.

Akhirnya kami memutuskan untuk membeli ikan nila bakar, peda pete, sama ayam panggang (1 potong). Minumanya kami pilih es nangka sedangkan Tamas Es Kelapa mutiara (lupa namanya apaan). Sambil menunggu makanan diracik, aku beredar dulu sambil nyangklongin kamera pocket. Biasalah...hasrat bloggingnya kumat. Dimanapun ditemukan, apalagi dengan restoran sekeren ini, mana boleh dilewatkan begitu saja.

Akupun menclok dari ruangan satu ke ruangan lain dengan hebohnya, jeprat-jepret jeprat-jepret berasa fotografer colongan. Panggung musik dengan siaran live  jeprat-jepret jeprat-jepret, area bermain anak, kolam-kolam, akuarium, sampe pernak-pernik kasir dan sebagian isi dapur yang tak sengaja kulewati, semuanya kujepret. Sedangkan Tamas dengan santainya duduk manis menunggu pesanan datang sambil mengamati istrinya yang kerajingan foto setiap sudut resto.


Yang paling bikin takjub tentu saja bagian kolamnya ya. Bener-bener dikonsep sedemikian rupa sehingga pengunjung bisa makan sembari cuci mata melihat ikan-ikan yang berseliweran. Dari mulai yang berukuran jumbo, sedeng, sampai yang kecil-kecil, semuanya dibiakkan dengan baik dan tertata. Yah, walau ada beberapa bagian tempat yang aroma ikannya cukup teraba oleh indera penciuman sih. Semoga pihak resto selalu memperhatikan hal ini agar pengunjung semakin betah terutama yang memilih tempat di sekitar kolam.

Setelah puas, akupun balik dan mendapati meja telah terisi beraneka macam menu yang telah kami pesan. Horeee !!! Ada sebakul nasi, lalapan (yang terdiri dari kemangi, timun, kobis, tomat, selada dan kacang panjang, sepotong paha ayam panggang, peda orak-arik pete, es-esan, serta primadonanya tentu saja sang ikan bakar.


Pertama, nasi. Nasinya pulen banget. Wangi lagi. Pas banget dicocol sambel pas lagi mengepul-mengepulnya. Lalu Ikan Nila Bakar. Porsinya gede. Ga yakin bakal abis. Heran ya, kami 2 orang manusia kucrit-kucrit kalo pesan makanan kayak buat orang 1 RT. Sebenernya ini ide tamas sih. Kan aku sukanya mesen yang paketan (dan biasanya kurang nendang), haha. Balik ke si ikan. Bumbunya banjir cabe. Jadi ada efek-efek pedes manis kayak mercon. Kecapnya juga uuuuughhh....nampol bangeeuuuds.


Ayam panggang. Kucrit banget. Berasanya kayak dipanggang biasa sih. Ga terlalu special. Ah jadi nyesel. Makan ikan aja sebenernya uda cukup, huhu. Pete peda. Modelnya kayak orak-arik gicuuh. Rasanya mantep, karena ada petenya tentu saja. Ikan asinnya juga cespleng, bisa ngilangin mual klo kekenyangan. Lalapannya juga lengkap kap kap kaaaap. Bikin seger karena setidaknya ada sayuran ijo untuk asupan serat.

Welcome drink !!! Es nangkanya endeuss banget ya. Gelasnya jumbo lagi. Potongan nangkanya banyak. Santannya padat. Tenggorokan serasa disiram hujan sehari begitu seret mengunyah makanan berat. Sebenarnya aku ga habis sih. Cuma karena sayang mubazir, akhirnya aku cemplungin aja potongan nangka yang tersisa ke esnya Tamas. Hahahahha...*licik bangeud. Iya es mutiaranya Tamas yang jujur belum aku cicipin sih *tumben*. Soalnya dah keburu kenyang. Tapi menurut opini beliau sih enak ya. Berasa seger dengan perintilan mutiara plus kelapa muda di dalamnya. Juga siraman gula merah yang legit nan menggigit. Azig banget lah.


Tanpa terasa, perut sudah serasa...mblendung. Hahah..akhirnya kami pulang dengan perasaan riang. Saung Kuring memang top banget meskti harganya lumayan mahal. Yah siapin duit minimal cepek deh kalo mau pesen yang recomendid.

Saung Kuring Bogor
Alamat: Jalan Sholeh Iskandar No.9, Jawa Barat 16164, Indonesia
Telepon:+62 251 8331885
Jam : 10.00–21.30

89 komentar:

  1. Aduh enak .. :((
    Kuliner mulu nih mbak nit .. sekali2 jangan dibagiin fotonya doang dong ..
    bago vocher makan gratis selama seminggu kek .. hmmmm

    udah ah .. close tab mana close tab ..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahah...
      jadi pengen ngakak liat komen ini

      sabar ya azka :)

      Hapus
  2. Huwaaaa lagi lagi makanan... Kan ka Nitaa mah...

    Itu enak enak banget kayanya tapi yang kayanya apalagi yang makan malam di Sarung Kuring.. Duh jadi laperrr keterusannn nih aku -_-

    BalasHapus
  3. Walaaa..kenyang betul mbak Nita :)

    Saya mau dong pancake durian monthongnya, sepertinya mantap sekali itu mbak :)

    Es nangkanya saya juga mau tuh, semuanya mauuu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. super duper kenyang mb, aturan aku pilihnya yang porsi kecil aja wakakak

      es nangkanya enak memang, potongan buahnyapun penuh

      Hapus
  4. saung kuriiing beberapa waktu lalu bukber TEP44 disitu. dari jalan lampunya sungguh gemerlapp

    BalasHapus
    Balasan
    1. TEP44 keren juga ya In, makannya di saung kuring, mahal boookk

      Hapus
  5. yah
    sayang pak ewoknya ga difoto
    oh iya itu yang disaung kuring, siapa nama pelayannya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa.. ada ada aja kau ini nik.

      Hapus
    2. niki : klo pelayanannya cowok masih mau tau namanya ga nih :D

      Hapus
    3. adi : gitulah anaknya, dari kemaren tiap mampir tempat mana selalu tanya pertanyaan yang sama, kacaw :D

      Hapus
  6. seru banget ki mba nita jalan-jalane... kulinere menggoda banget.. haduuhhh.
    seru nek ngikuti postingane mba nit.. apa lagi kalo soal koyo gini kuliner jalan-jalan.. hmmm... jadi pingin makan gituan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahha, berusaha menjadi food blogger yang total ini

      bisa bikin perut keroncongan yo, hihi

      Hapus
  7. Yassalam aku lagi laper-lapernya dan baca ini jadi pengen khilaf ke dapur trus masak semua yang di kulkas. Aaaaakkk Teteh jahat euy ga ngajak ngajak :"( *lah aku siapa*
    Ihh aku juga sama kayak Teteh, gak suka eskrim coklat. Heuu~
    Udah kenyang duluan yak saking lamanya nunggu pesenan. Hahaha. Nanti kalau ke bogor lagi mau kesitu ahh.
    Yang di Saung Kuring gak kalah maknyus ya, Teh. Aku suka nasi puleennn!! :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. masakkk dev, masaaakk wkwkwk

      iya klo yang coklat berasa langsung kenyang,

      iya dev recomendid yang saung kuring, gede pula tempatnya ;D

      Hapus
  8. pete dan ikan asin..bikin nafsu ajah hehe, nafsu makan maksudnya

    BalasHapus
  9. Jalan jajan mulu nih gak ngajak-ngajak..

    Bistik ayamnya kupikir ya kayak stik gitu ya, ternyata beda bentuknya.
    Katanya kalo pesen teh tawar gratis ya, kali gitu kita pesen teh tawar tapi bawa gula sendiri itu gimana? Boleh gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngakak bacanya
      Klo ga ketauan mungkin aman :D

      Hapus
  10. Uenake mbak
    Pengen nyobain juga semua
    Sepertinya makanan bogor mirip-miriplah sama makassar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pernah nyobain kuliner makassar, banyak ikan ikanan juga ya mas bimo?

      Hapus
  11. Nyamnyam nih bikin baper...eh, laper hehehe

    btw, itu makan sebanyak gitu gak melar tuh perut, Nit?

    BalasHapus
  12. wiiiihhh.. tu 2 restoran emang terkenal mbak! Tapi aku cuma pernah ke WT ajah. Tempatnya emang enak, kalo malem lampunya kelap-kelip kek adegan romantis di film-film (jiaahh). Harganya sih, yah, lebih murah daripada rata2 cafe heitz sekitar situ hehehe :DDDD

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lampu lampunya yang menghipnotis buat nyamperin ya :D

      Hapus
  13. Uwoww kalau dirimu aja ngos ngosan liat bill-nya gimana kalo aku sama pasukan bodrek di rumah yah? Kejang kejang deh hahhaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahh....
      bisa ajah ni (jadi pingin malu ah)

      Hapus
  14. ADuh mbak makanannya bikin kepengen,

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo masak ndiri kira-kira bisa ngga ni mb?

      Hapus
  15. wah makan besar ini namanya, sayang bogor jauh dari tangerang. kalo deket maen kesini deh

    BalasHapus
  16. Halo, salam kenal ya, Mbak.
    Duh rasa-rasannya bogor udah beda ya sekarang, semenjak dua tahun lalu ketika saya lulus sekolah daerah sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sekarang pembangunan total kayaknya :D

      Hapus
  17. Yang ikan bakar sungguh terlalu..
    terlalu membuat orang ngiler :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi sambil dicocol sambel, beuuugh !!! :D

      Hapus
  18. jadi laper..ikan bakarnya menggoda, kami sekeluarga paling doyan :-)

    BalasHapus
  19. Yeay!! ini bisa membantu orang lain kalau berkunjung ke kota bogor dan kelihatannya makanan-makanannya juga enak-enak semua menggoda lidah untuk mencicipi :G

    BalasHapus
    Balasan
    1. moga artikel ini bermanfaat untuk pemburu kuliner Bogor Amiiien

      Hapus
  20. Banyak sekali tempat-tempat wisata yang menggiurkan di bogor.
    Jadi pingin main-main ke bogor.,:D

    BalasHapus
  21. Ikan bakarnya mbak, bikin ngiler. Tapi sayang tempatnya jauh banget ya di Bogor, sayanya ada di madura Bangkalan, :D

    BalasHapus
  22. Mba Nita selalu sukses bikin saya keroncongan setiap kali posting foto makanan, termasuk yang satu ini haha. Mantap reviewnya Mba, as always: detil dan mengalir lancar. Tenang Mba, saya ngga akan ngeklik tombol x di kanan atas sebelum comment :p

    Waroeng Taman menyasar konsep anak muda berdompet tebal mungkin karena ngejual "suasana" Mba, jadinya dikasih harga mahal (belom pernah kesana juga sih :p). Wah, lengkap banget nih malemnya langsung meluncur ke Saung Kuring. Itu yang mendoan ngga direview sekalian Mba?

    Makan ikan ditemani ikan yang berjejer di akuarium... mantep lah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha bisa ae nih

      ahahahah jangan dong bay, ntar visitorku berkurang satu wkwkw

      dari keduanya jujur lebih mantab yang terakhir Bay, menunya lebih variatif ditambah konsep yang detail banget

      mendoannya aku ga cobain soale

      iyak, serasa di lautan eaakk

      Hapus
  23. Akkk, aku ngilerr liat ikan bakarnya. Slruuuuuppp nyam nyaaam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantab abizzz tan, di bengkulu ada ga?

      Hapus
  24. makanannya okeee yaaa...banyak yang bikin ngileeer et itu ikannya segeer

    BalasHapus
  25. Aku nyesel tengah malam main ke sini, mba.
    NYESEL -____-

    BalasHapus
  26. Bogor memang gudang mkanan enak

    BalasHapus
  27. Wah mbak nite gembul jajan terus, btw ni aku dapat linknya dari indonesian food blogger juga hehe...asik deh kita hobi makan tapi gak gemuk2 itu asik :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi makasi mas sudah mampir

      Aku ndut malah wakakak

      Hapus
  28. Makanannya mantap banget...aku skrg doyan banget ama es teh...lihat teh jd haus deh...

    BalasHapus
  29. Duh, es krimmmmm. Penginnnn :3
    Itu es krim diamond, Mbak?

    Ikan nila itu rasanya gimana, sih? Kayaknya belum pernah nyoba. Ehehe.
    Btw, thanks rekomendasinya. Bolehlah ini kalo ke Bogor mampir :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Es krim home made deh kayaknya yog

      Hapus
    2. Ikan nila enak kok, kayak semacam bawal gitu kali ya, palagi klo racikan bumbunya pas, beuuugh...antaaap

      Hapus
  30. sekitaran warung taman kan ada pizza bakar n makaroni panggang. enak n hargane affordable loh.. kok gak nyobain?

    BalasHapus
  31. Pingin minum es krimnya itu, hawa panas gini enak minum dingin.
    Ikan asin mantep dimakan dengan sambal plus nasi anget, sedaaappp

    BalasHapus
  32. Bikin laperrrrrrrrrrr......aja
    Mahal gak masalah, yang penting mak nyos rasanya....

    BalasHapus
  33. Duuh, eskrimnya sampek ngeluber2 #srruuut #eh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sini mb, bantuin habisin yang coklat... :-P

      Hapus
  34. dingin..dingin makan soto asyik bener ya jadi hangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mb, tapi waktu itu pas lagi panas hihi

      Hapus
  35. Ikan gurame bakar mantap tu...Saya ke bogor paling ke warung jambu aja..tapi udah lama nggak ke bogor lagi, jadi kangen sama kota bogor

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas uda kuedit, yang bener nila dink hehehhe

      o klo warung jambu aku taunya agen bis sumberalam (keinget jaman kuliah dulu kalo mau pulang kampung pakenya itu heheh)

      Hapus
  36. Jadi laper!!
    Btw sy ngiler dan mbayangin pas baca ini. Tamas sabar ya nungguin istrinya jeprat-jepret hehehe.
    Blogger, kudu jeprat-jepret utk dokumentasi.
    Lengkaaap, banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihii, klo sambil dibayangin ini cerita bikin pingin njitak si gembulnya ya mb pit?

      Hapus
  37. Wah sampe full gitu ya mba saking ramenya.
    Itu konsep kolam ikannya keren ya mba. Bisa bikin pengunjung cuci mata sambil makan di sana.

    Mba nggak suka es krim cokelat ya? Hahaa aku malah nggak suka yg vanilla mba.
    Cokelat mah enak mba. Yg nggak enak itu ditinggalin.

    ~Lah curhat -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Lan, fullll karena lagi Natal gitu ceritanya

      iya, kolam ikane luas banget...ampe ngebayangin sea world deh

      aku malah suka yang vanilaaa, lah kita malah kebalik ni hahah

      pukpuk, cabal eaaa

      Hapus
  38. Makanan sunda itu memang menggugah selera ya ^^
    Jadi harus nabung dulu nih kalau mau makan di saung kuring itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi, kurang lebih segitu sekitar Rp 149 ribuan mb...

      Hapus
  39. asik banget tuh menunya, sederhana tapi nikmat. cuma sayang kayaknya harganya bikin lupa kenikmatan masakannya ya.. hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihii, harganya bikin kepikiran (kadang-kadang memang gitu orangnya hahahah)

      Hapus
  40. Dilihat dari foto, sepertinya endes banget mba. Suapin bisa kalik *manja* hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. fasya mau tulang ikannya??
      boleh sini...Aaaaa

      Hapus
  41. Wikul Bogor ternyata endes" ya, ati" tambah gembul nanti :P...

    BalasHapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...