Jumat, 11 Maret 2016

Daftar Film Horror Thriller Barat yang Mencekam



The Strangers (2008)


Adegan diawali dengan 2 orang pelajar yang menemukan sepasang mayat hasil pembunuhan brutal di satu rumah dengan pintu terbuka di suatu pagi menjelang sekolah. Alur kemudian mundur dengan menceritakan sepasang korban tersebut  ketika masih hidup. 

Kristen McKay (Liv Tyler) adalah tunangan dari James Hoyt (Scott Speedman). Suatu hari, sepulang dari pesta di tempat kerabat, James mengumumkan niatnya untuk melamar sang kekasih. Sayang, Kristen merasa belum siap. Dari situ kemudian terjadilah ribut-ribut kecil diantara keduanya. James memilih melampiaskannya dengan 'minum', sedangkan Kristen menangis (mungkin galau). 

becuo.com
www.hotflick.net


Berusaha untuk mencairkan suasana, Kristen pun akhirnya meminta maaf dan mengiyakan ajakan James untuk bercinta. Memang di awal ini sudah ada adegan syur...tapi setelahnya, jangan ditanya? full adegan spooky. Keseruan telah dimulai. Belum sempat mereka berdua menuntaskan aktivitasnya, tiba-tiba pintu diketuk oleh seseorang. Aneh. Karena memang saat itu masih jam 4 pagi. Saat dibuka, ada seorang gadis yang menanyakan alamat seseorang, tapi kemudian disangkal oleh James dengan cara halus. Karena mood sudah terlanjur berantakan, akhirnya James memilih pamit. Di saat itulah, teror kemudian menyerang Kristen. Seseorang bertopeng aneh sedang mengincarnya. Tidak !!! Bukan hanya seorang, melainkan 3....

www.movpins.com

Cita rasa seram tak melulu harus ditunjukkan dengan kubangan darah. Tapi bagaimana menciptakan teror yang sesungguhnya sehingga satu genre thriller bisa sukses di kaca mata pengamat, terutama pengamat yang banyak maunya seperti aku. Memang, untuk jenis film yang satu ini, jujur aku lebih seneng yang main alus saja bahasa gampangnya. Setidaknya ini yang kujumpai dalam film The Stranger besutan Bryan Bertino pada tahun 2008. Meski ujung-ujungnya tetap ada adegan itu sih. Namun teteup....yang lebih sukses ditonjolkan adalah bagian terornya. Apalagi teror yang diciptakan berasal dari satu benda yang digunakan sebagai identitas sang suspect. Ya, apapun itu-entah topeng, boneka, kostum badut, orang-orangan sawah, dan sebagainya--yang mana pada film ini medianya berupa topeng dan sukses mengemas si tokoh jahat terasa lebih mencekam beberapa kali lipat dibandingkan jika ia tampil polos.

Bintang 9 dari 10

The Visit (2015)


Dari sekian banyak tema, cerita tentang keluarga memang asyik untuk dieksplore dalam sebuah genre thriller. Salah satunya The Visit. Agak telat memang nontonnya, tapi aku pikir keren juga kalo pembaca tahu...  

www.kultureshocked.com
 

Disutradarai oleh M. Night Shyamalan, film indie karya Blumhouse Productions dan studio Universal Pictures (distributor) menceritakan tentang kunjungan kakak beradik Becca dan Tyler ke rumah kakek neneknya untuk memberikan ruang sejenak bagi sang ibu yang single parent agar bisa liburan dengan sang pacar. Dengan menggunakan kereta mereka berdua mulai mendokumentasikan perjalanan via handy cam. Apa saja mereka rekam, hingga aku berkesimpulan awal, duh...jangan-jangan ngebosenin nih film. Tapi tenang ! Keseruan agaknya dimulai ketika mereka tiba di rumah sang nenek. Karena ini pertama kalinya mereka bertemu dengan tuan rumah. Awal-awal, semua berlangsung normal, sampai suatu malam....ketika Becca hendak mengambil kue di kulkas, ia melihat sang nenek bertingkah aneh dengan penampilan yang menyeramkan. Rambut terurai, baju putih, dan juga tangisan yang menyayat hati. Besoknya, sang kakek mewanti-wanti agar mereka harus tidur sebelum 9.30 pm. Karena merasa aneh, maka kakak beradik tersebut sepakat untuk menyelidiki apa yang terjadi. Apalagi ditambah tingkah si nenek yang kadang membuat bulu kuduk berdiri.....

www.freepresshouston.com
 
www.fangoria.com


Well, sejujurnya meski alur agak lambat, tetapi ketika mendekati klimaks, teror yang diciptakan film ini terasa sekali. Di sini aku rasa Deanna Dunagan adalah bintangnya. Iya, yang jadi si nenek...karena dia benar-benar mengekspresikan apapun dengan sangat cepat, dari yang ramah--dingin--sedih--seram--sampai yang orang pikir...apakah dia ini penyihir??? Pokoknya ga sia-sia deh liat film ini, di samping kita akan dimanjakan oleh suasana pedesaan khas rumah nenek-nenek di suatu desa di negeri barat sana.

Bintang 7,5 dari 10

The Blood Lands (2015) 

Sepasang suami istri muda Ed (Lee Williams) dan Sarah (Pollyanna McIntosh) memilih tinggal di rumah baru mereka--sebuah rumah pertanian terpencil di perbatasan Skotlandia. Harganya yang murah membuat mereka tertarik untuk meninggalkan London yang penuh dengan tingkat stress yang tinggi. Awalnya semula berjalan baik-baik saja. Dikelilingi hutan yang lebat dan pedesaan yang indah, bahkan suami istri ini nyaris merasakan bulan madu kembali. Semua berubah ketika suatu malam listrik di rumah mereka padam. Ketika suaminya sedang mencari saluran listrik, Sarah yang ditinggal di kamar dikejutkan oleh suara pintu yang dibuka oleh seseorang. Samar-samar ia melihat seseorang bertopeng babi yang masuk ke dalam rumah. Sementara itu, suaminya justru tidak kembali lagi. Suasana pun semakin mencekam tatkala pria bertopeng babi itu tidak sendiri. 

leglesscorpse.us
zombiesdontrun.net


Daya tarik film ini terletak pada sang suspect yang mengenakan topeng babi. Berasanya kayak membayangkan ada siluman gitu deh....Misteri tentang rumah itu juga masih membayangi penonton sih. Soalnya belum terpecahkan 100% kenapa sang penghuni baru harus diusir dari tempatnya.

Rate 7 dari 10


Something Wicked (2014)

Christine, a virgin bride-to-be (VanSanten) dan pacarnya James (Robinson) berencana akan menikah. Christine baru saja diterima di Oregon University dan ia begitu bahagia karena selain sukses di studinya juga bakal dilamar. Sayang, saat makan malam bersama, orang tua Christine tidak menyetujui pinangan sang pacar. Hal ini disebabkan karena latar belakang James yang dinilai tidak setara dengan keluarga Christine. Sepulangnya dari makan malam itu, James merasa terhina. Mobil yang disopirinya tiba-tiba dihantam kereta saat melintasi rel dan menyebabkan kedua orang tua Christine tewas. Sejak saat itulah, Christine tinggal di rumah kakaknya yang iparnya merupakan psikolog. Namun pengalaman pahitnya itu sering membuatnya berhalusinasi seperti melihat hantu orang tuanya. Di tengah keterpurukannya itu, sang pacar tetap setia menemani bahkan tetap berencana menikahi. Hingga suatu hari, saat ia melintasi kolam renang kampus, seseorang seperti menguntitnya. Lalu hari-hari setelah itu, banyak terjadi peristiwa pembunuhan yang secara tidak langsung berkaitan dengan dirinya. 

wikipedia


Film ini lebih banyak unsur psikologisnya sih, dengan 50% adegan dewasa. Yah, mungkin itu bumbu biar naikin rating kali ya, as usual. But, ketika tahu endingnya kayak apa, lumayan kaget juga...meski sebenarnya uda nebak-nebak ke arah sana.

Bintang 7 dari 10

Good Night Mommy, Ich Seh Ich Seh (2015)

Aaaarrrrgh !! Yang ini pecah banget. Mainnya aluuuuuus banget, tapi jujur malah bikin merinding disko level paling pol. Aku rasa film berbahasa Jerman ini sudah sakseis mencuri hatiku sejak pertama kali membaca ceritanya lewat gambaran dua bocah kembar yang bermukim di sebuah rumah vintage dengan latar kebun jagung, danau, serta hutan yang mengelilinginya.Film terasa makin suram tatkala lagu Brahm’s Lullaby –Good Evening, Good Night diputer dengan gaung yang memancarkan perasaan sedih yang tak terdefinisi.

www.filmstarts.de
www.inverse.com

Ceritanya emang sederhana. Tapi di situlah letak bikin penasarannya. Dimulai ketika si kembar Elias dan Lukas yang sedang bermain di kebun jagung, danau, dan juga jenis permainan alam lainnya--memberikan hawa bahwa keduanya benar-benar saling menyayangi. Sempat terekam adegan permainan layaknya petak umpet, ketika Elias tak mendapati saudaranya di danau. Namun alur kemudian terus berjalan ketika sang ibu yang merupakan presenter berita tiba di rumah setelah menjalani operasi akibat sebuah kecelakaan. Wajahnya hampir seluruhnya tertutup perban. Di sini tidak dijelaskan kecelakaan yang dimaksud seperti apa. Sang ibu yang tadinya dikenal baik hati, tiba-tiba berperangai 180 derajat---menjadi lebih dingin, gampang marah, dan tiba-tiba banyak membuat aturan baru. Ia bahkan menyita handphone dan hampir mencekik Elias ketika sang anak mencoba membangkang. 

Suatu kali, si kembar sedang bermain di sebuah gua dan mendapati seekor kucing gemuk berwarna kelabu yang terjebak di sana. Dengan hati-hati, mereka kemudian membawanya ke rumah supaya tidak ketahuan ibu. Ketika sedang menyiapkan tempat untuk si kucing, tiba-tiba ibunya datang. Pintu kamar dikunci hingga membuat sang ibu murka. Kucing disembunyikan di bawah ranjang. Ketika sang ibu masuk, ia mengamuk dan mengobrak-abrik benda-benda di dalam kamar hingga membuat Elias ketakutan. Sementara itu Lukas lebih banyak diam.


www.inverse.com

Keanehan lain terjadi saat ada tukang makanan beku datang mengantarkan makanan. Katanya sang ibu yang pesan untuk stok setahun. Lalu saat mengecek keberadaan Leo, si kucing....tiba-tiba mereka mendapatinya sudah menjadi mayat. Sementara secara tak sengaja, mereka melihat sang ibu keluar menuju hutan dan tiba-tiba melucuti semua pakaiannya. Hal tersebut membuat si kembar merasa bingung apakah orang yang diperban tersebut memang benar ibunya? 

Jeng jeng.....

Pokoknya makin ke belakang, makin kena twistnya. Aku aja ampe begidik ga bisa tidur karena terkecoh suspect utamanya.

Bintang 9,5 dari 10








66 komentar:

  1. Suka film horor juga ternyata.

    BalasHapus
  2. Sedih tak terdefinisi, bahasanya selevel sama Vicky, hahaha....

    Saya penyuka film jenis horror thriller, biasa kalo nonton suaranya digedein, biar greget level Einstein.

    Makasih ya referensinya disimpan dulu, mau hunting

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha
      Iya kalo disetel pake speaker bisa tambah mengiras adrenalin
      Sama sama semoga bermafaat :D

      Hapus
  3. Wah kepo endingnya yang terakhir nih mbak, kalau yang pertama yang The Stranger udah pernah nonton hehhee.
    Film teror gini lebih menantang dibanding film hantu sih ya, karena kadang sangat masuk akal dan membayangkan bagaimana jika memang ada kejadian seperti di adegan tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. The stranger kerennn ya mb sinta, kebetulan aku suka liv tyler jadi apapun film dia pasti aku tonton
      Iya, daripada yang hantu hantu, aku suka yang genre ini

      Hapus
  4. Waduh mbak, review singkatnya sukses buat saya penasaran dan pengen nonton film horror lagi loh, khususnya yang mainnya halus--soalnya udah lama sih ga suka sama yang ... itulah.

    Dulu saya doyan nonton film horror--minus adegan yang banyak bloodnya dan berbau potong-potongan. Tapi sekarang udah ngga suka horror lagi, udah dua tahunan. Tapi ... tapi ... ah, reviewnya menggoda, apalagi yang good night mommy XD

    Jadi, yang paling minim adegan berdauwrah-dauwrah yang mana ya mbak kalo boleh tau?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaaaw komen yang sangat kunanti nanti nih, bikin semangat nulis, ehehe...makasih mb nurul ;)

      Iya, yang mainnya alus, minim darah lebih elegan huhu
      Klo dari sekian sih yg paling minim darah ya the visit, tapi yang paling bagus sih kusarankan yang goodnight mother...twistnya dapet banget, aku aja terkecoh ^_^

      Hapus
    2. Horeee mbaknya semangattt :D Sama-sama mbak :)

      Bener itu mbak, saya juga suka yang halus soalnya lebih elegan, mata juga ga perlu pedih-pedih asem ngeliatnya (apa ini?). Hehehe.

      Oke deh mbak, di antara tugas kuliah dan seabrek to do lists ... saya bakal nonton good night mommy (yak saya emang tertarik dari awal bacanya) dan the visit. Btw, makasi mbak rekomendasinya :)

      Hapus
    3. Hihiii, iya , aku ngelihat komen kamu jujur jd semangadddd
      Hihii..iya...apalagi yg hantu, itu uda ga zaman deh, lebih seruan yg suspectnya orang ya

      Siyaaapp, sama sama yah :)

      Hapus
    4. Eh dua hari lalu saya liat trailer the visit di youtube mbak, waktu scroll ke bawah ngeliat komen-komennya malah kebaca spoiler yang ngasih tau twistnya. Hueeeee. Padahal gamau liat spoiler. Tapi tetep deh, masih mau nonton. :)

      Hapus
    5. Kalo liat spoiler jadi pengen merem ya, hihihi

      Hapus
  5. Lha terus endingnya mana Nit? Saya kepo endingnya tapi nggak mau nonton, ngga suka film beginian bikin deg-degan :)

    Lebih suka trilogi Bourne :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Endingnya monggo diliat sendiri mb anjar, biar makin penasaran hihihi

      Hapus
  6. whaaa...kalo nonton sendirian ogah ahhh.... pasti maksa suami ikut nonton. hihi...

    BalasHapus
  7. AKu lebih suka film horor yg based on true story, semacam ada connecting kalo kita ngeliat filmnya. Hiiiiiii ......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaaakkk yeay hihihi

      Klo yg ada true storynya bikin begidik emang, kok ada model psyko kek gitu misalkan ya mb ning ^^

      Hapus
  8. Wah ti pat kai ternyata main film serem juga y
    Hmmm kayaknya dy udah bosen nyari kitab suci ke barat

    BalasHapus
  9. Mbak Nitaaaaaa aaaaaak. Aku suka postingan ini. Review-nya sialan kerennya, Mbak Nit. Bikin penasaran semua. Dan nggak spoiler. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak dan lagi aku suka banget genre thriller. Semua film disini aku belum nonton. Huhuhu. Kudeeet banget.

    Yang The Strangers itu pernah baca review-nya. Tapi nggak sempat download. Trus aku penasaran sama The Visit dan Goodnight Mommy. Thriller dengan twist ending itu surga dunia banget. Makasih ya, Mbak Nit atas postingannya. Aku jadi mau nafsu liat trailernya nih. Ntar baru download :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaaaakkk tambah semangat ngeliat komenan icha, hihi
      Apalagi ditambah gambar posternya ya cha, bikin pnasaran binggow

      The stranger magnet utamanya si lub tyler klo kubilang, hihi
      Iyak yg 2 itu recomend banget..,khas vintage horror thriller yang penuh hawa dingin...huhui

      Hapus
  10. baca ulasan dikau aja nit, diriku yg lelembut *eh, maksudnya lemah lembut ini udah keder duluan, daku taksangguuupppp

    BalasHapus
  11. Daftarnya belum ada satu film pun yang sudah saya tonton. Ketinggalan banget ya...

    BalasHapus
  12. aku suka heran, ada yang suka film horor , tapi pada saat nonton ketakutan..

    BalasHapus
  13. film horor... atuttt :)
    salam nonton

    BalasHapus
  14. Aku nggak terlalu update sama film mba nit duh kasian amat ya sampe ketinggalan film-film horor yang bagus-bagus gitu :(

    BalasHapus
  15. Ternyata lebih serem n sadis film luar negri ya dari pada film horor yang ada di indonesia.

    BalasHapus
  16. FIX DI BOOKMARK NIH HALAMAN! MAKASIH MBANIIIT :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. MANTAAAAAAB SYAA
      #SIAPKEUN POPCORN :XD :XD

      Hapus
  17. Horeeee....aku belum pernah nonton semuanya. Paling gak bisa menikmati film yg unur horornya terlalu pekat, ngeriiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. kapan kapan cobain mbak, dan rasakan sensasinya
      ehehehehheheh ehehhehehe ehehe eheh *ketawa ala woody wood pecker

      Hapus
  18. Kalo saya kurang suka nonton horror.. iiihh takut.. tapi itu kayaknya boleh dicoba tuh ditonton yang itu Good Night Mommy, bahasa jermannya Ich seh ich seh lucu kedengarannya hehehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yg terakhir emang bikin penasaran

      Hapus
  19. duh.. jujur aja, horor adalah genre yg selalu gw hindari.. gak pernah gw menikmati film horor.. apapun itu

    BalasHapus
  20. Aku kurang suka nonton horor sih, apalagi sendiri. Kalo rame kan gak berasa gitu takutnya.

    Tapi baca review bikin penasaran juga sih, apalagi yang film jerman itu.

    BalasHapus
  21. dari beberapa nama, gue baru nonton the visit. dan.. itu kayaknya rada abusrd-absurd gitu :") dibuat kayak paranormal activity, tapi.. ternyata di ending mereka salah kakek nenek. terus ada beberapa scene yang agak absurd, waktu nenenknya muntah2 lah. waktu neneknya main di bawah teras rumah lah, terus waktu kakeknya pake popok juga kampret abis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaaa gue sebenernya bingung, gue pikir tu nenek beneran skizofrenia...e ternyata eng ing eng yah..,
      Gue serem pas si nenek nyuruh becca masuk ke ovrn, takut ditutup n dipanggang beneran tu cucu palsu wakwak

      Hapus
  22. Alaamaak apa apaan semua ini

    BalasHapus
  23. Mbaaak aku mau nonton yang Good Night Mommy, Ich Seh Ich Seh.
    Huaaa mau downloaaad

    BalasHapus
  24. wah saya suka horor. saya juga punya pengalaman horor de pratiwi
    coba baca deh di blog ku kisah horor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah pas maen ke blognya , ga ada kisah horrornya yak?

      Hapus
  25. Nonton film horor itu udah kayak sweet escape sejenak dari stresnya kerjaan dan segala problem ya, dengan semakin cerdas alurnya, semakin twist ending-nya, semakin kerasa deh adrenalinnya. Apalagi ditonton pas malem, lampu dimatiin, sound digedein. Mantap.

    Nit, review lo ini jadi referensi baru nih buat gua, soalnya belom ada yang gua tonton hehe. Sebagai penyuka horor, jadi malu mengakuinya :p
    Oke fix, semua reviewnya bikin gua jadi penasaran, terutama yang "The Strangers", "The Bloodlands", sama "Good Night Mommy, Ich Seh Ich Seh". Yang terakhir ini yang paling oke twist-nya ya? sampe lo kasih nilai 9,5 dari 10, berarti mantep nih buat ditonton.

    Once again, thanks ya rekomendasinya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener bangeeeud bay..3 point itu emang kudu perfect klo ga pingin film thriller ditinggalin tidur penonton hihihi

      Hahaa woles bay, yuk segera dipilah pilah mana yang sekiranya menarik :D
      Iya kusarankan yg the stranger dan good night mommy bay...itu dijamin te o pe be ge te

      Hapus
  26. horror thriller ._. nggak kuat nontonnya aku mbak ._. wkwkwk

    BalasHapus
  27. syerem banget....aku ga suka sih...cuman kadang liat thrillernya ajah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal bagussss , nglatih kecerdasan otak

      Hapus
  28. wohooooo, blm nonton semua... *langsung catet*

    BalasHapus
  29. Mbaaaa asli bikin penasaran. Parah ih :(
    Mba sama aja kayak Icha. Kalo bikin tulisan ttg film, pasti bikin penasaran. Hahahaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami berdua agaknya suka nonton yg film alter ego dan ada unsur psikisnya deh lan hahaaaiiii

      Hapus
  30. Waaah...saya penakut. Tapi kadang suka penasaran juga. cuma kalo nonton yang kayak ginian enak y bareng2 siang hari kalo saya. Kalau sendiri apalagi tengah malah kagak berani deh. nyerah. hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii, klo aku malah ngga ada yg mau diajak nonton mbak, maklum dg misua beda selera film wkwkkk

      Hapus
  31. harus nonton nih , makasih referensinya hehe

    BalasHapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...