Jumat, 18 November 2016

Daftar Film Horor Hongkong dan Horor China Yang Menyeramkan dan Wajib Tonton



Tales From The Dark 1 (2013)
Cerita 1 : Pencuri Barang

Adegan diawali dengan penampakan hantu bocah perempuan berambut panjang yang berteriak-teriak meminta perlindungan setelah kematiannya yang tanpa dibekali oleh apapun dari pihak keluarga. Ia berlari tanpa arah, dari satu tempat ke tempat lainnya dan merasa iri ketika melihat hantu-hantu lain seolah diberikan bekal yang cukup banyak oleh keluarganya. 

Ketika ia melintas di depan seorang ibu tua yang tengah menjahitkan baju untuk anak perempuan di depannya (yang ternyata sudah menjadi hantu), bocah tadi merasa sangat sedih. Dilihatnya pakaian yang ia kenakan sangat tipis (tanpa lengan) sehingga membuat tubuhnya menggigil kedinginan. Karena terus-menerus mengamati si ibu yang tengah menjahitkan baju tadi, maka si ibu merasa terusik sehingga melemparkan sebuah gunting ke arahnya supaya ia lekas pergi dari hadapannya. 

Ia kemudian kabur dan menuju ke sebuah kedai bacang yang ditunggui oleh sesosok hantu pria berbadan gemuk yang terus-menerus memakan bacang. Hantu pria itu bukannya merasa kasihan malah seakan muak ketika dipandangi olehnya, sehingga akhirnya muntah-muntah sambil meneriakkan : “Aku sangat kenyang. Aku sangat kenyang !”


Di sisi lain, seorang paman hidup dengan hanya mengandalkan kerja serabutan yang tak menentu upahnya. Setiap pagi ia hanya mampu membeli sepotong roti seharga 4 keping uang dollar. Sebenarnya ia adalah salah seorang pekerja bangunan di sebuah proyek. Namun nasib sial seringkali menghantui. 

Suatu kali ia telat absen sehingga membuat mandornya marah. Detik itu juga ia dipecat hingga ia harus alih profesi sebagai tukang potong daging di kedai nasi babi milik seorang nyonya yang sangat cerewet. Di hari pertama kerja, iapun harus kena omel akibat terlalu tebal mengiriskan daging serta terlalu banyak mengecorkan kuah ke dalam piring-piring pelanggan. Akhirnya, karena merasa paman itu tidak berguna, bahkan cenderung membuatnya rugi, Nyonya tersebut memecatnya saat itu juga dengan memberikan pesangon yang sangat kecil. Paman itupun putus asa. Pasalnya untuk membeli sepotong roti yang biasa ia makan, tiba-tiba saja ia merasa sangat kesulitan lantaran harganya naik menjadi 6,5 dollar. Iapun kesal dan memaki-maki nasib hidupnya. 

Karena kehilangan akal, suatu kali ia terlintas ide gila. Dicurinya guci berisi abu jenasah dari rumah abu di sekitar tempat tinggalnya dengan harapan supaya sang ahli waris bisa menebusnya. Bagaimana kegilaan sang paman dan hal-hal mistis yang ia temui setelah melakukan aksinya? Tales From The Dark 1 sukses membuat bulu kuduk aku meremang karena penggarapannya lebih menonjolkan detail penggambaran latar belakang yang penuh dengan kejutan-kejutan khas hantu-hantu Hongkong. Sangat gelap. Dan ‘darknya’ kena banget untuk ukuran horror yang dibumbui aneka perintilan unik yang jauh lebih bombastis efeknya buat dicerna.


Cerita 2 : Sebuah Kata di Telapak Tangan

Di sebuah kedai, seorang istri membujuk suaminya untuk menonton pertunjukan sang putra, sekaligus dimintai tolong untuk membantu mempromosikan CD permainan musik sang putra kepada klien-kliennya (FYI : sang suami ini punya usaha toko ramal di sebuah pusat perbelanjaan). Memang selama ini suami tersebut jarang akur dengan istrinya karena kemampuannya dalam hal melihat mahluk-mahluk gaib. Jadi perlu pertemuan khusus untuk berbincang seperti ini-- karena siapa tahu setelahnya, akan ada jalan untuk rujuk. Apalagi kan sebentar lagi ia berencana akan menutup toko ramalnya dan beralih profesi menjadi guru musik. 

Saat sedang asyik berbincang, tiba-tiba saja kertas yang berisi alamat janjian itu terjatuh dari atas meja. Saat akan mengambil, tiba-tiba saja ia melihat sepasang kaki basah penuh lumpur yang masuk ke dalam kedai dan duduk di belakang bangku istrinya. Firasat suami tersebut berubah menjadi tidak enak manakala si pemilik kaki tadi menoleh ke arahnya dan memperlihatkan wajahnya yang menyeramkan. Kulitnya pucat, putih, dan bola matanya tiba-tiba mengeluarkan serangga yang kemudian terbang dan hinggap ke dalam telapak tangannya. 

Karena melihat sang suami bertingkah aneh, sang istri pun merasa kesal. Ia curiga kalau-kalau suaminya melihat hantu lagi. Daripada diacuhkan, akhirnya ia pamit, sehingga setelahnya bangku tersebut malah diduduki oleh temannya, Lan yang sesama peramal. Lan meledek, apakah ia gagal lagi berdamai dengan istrinya. Si Paman menjawabnya dengan kesal karena baru saja ia melihat hantu (padahal ia sudah lama ingin mengubur bakatnya itu setelah rencana menutup toko). Tapi temannya malah girang dan penasaran sampai-sampai ia benar-benar membeli lensa kontak untuk melihat hantu. Anjuran ini ia terapkan setelah mendengar beberapa orang pintar.


Paman tersebut kemudian kembali ke tokonya. Pelanggan terakhir adalah sepasang suami istri Cheung. Nyonya Cheung sendiri saat ini sedang hamil tua dan merasa terganggu karena beberapa kali diteror oleh hantu yang muncul setelah suaminya mengajarkan renang kepada murid-murid SMA-nya. Memang Tuan Cheung adalah guru olahraga, dimana ada jadwal rutin untuk mengajarkan renang kepada siswi-siswi SMA-nya. Dari cerita yang didengarnya, si Paman langsung teringat bahwa suami istri inilah yang kala itu duduk di belakang bangku istrinya waktu janjian kemarin. Jadi otomatis ia sudah mengetahui gambaran hantu yang dimaksud. Namun, karena tekadnya menutup toko sudah bulat, maka si paman merekomendasikan Suami Istri Cheung untuk berkonsultasi saja dengan temannya, Lan. 

Setelah diantarkan ke toko Lan, kagetlah sang paman karena tiba-tiba ada pelanggan lagi yang tau-tau sudah duduk di bangku tokonya. Pelanggannya kali ini adalah gadis remaja sepantaran SMA, dan masih menggunakan seragam sekolah. Namun suasana mendadak mencekam karena tiba-tiba kompas yang ada di meja bergerak tak tentu arah. Walau agak gugup, sang paman berusaha untuk profesional dengan mendengarkan terlebih dahulu curhatan si gadis. Agar bisa diramal, si gadis diminta memperlihatkan telapak tangannya, namun kemudian ditolak dan memilih pamit sambil terus mengepalkan tangan, seperti menyembunyikan sesuatu. Penasaran? Samaaaa dong. Namun cerita kedua dari Tales From The Dark 1, agak lebih ringan dari cerita yang pertama, karena dari awal sudah bisa ditebak bagaimana kronologinya.


Cerita ke-3 : Jin Zhe

Di Road Canal Flyover, pinggir jantung Kota Hongkong, belasan wanita menggelar bisnis peruntungan dan buang sial pada 27 Januari Kalender Lunar yang biasa disebut sebagai Hari Harimau Putih, dimana semua pemukul di seluruh Hongkong tiba. Bahkan pemukul dari daratan China juga datang. Salah satunya adalah seorang ibu tua yang paling laris dan banyak dicari karena kemampuannya dalam mengutuk. 

Klien pertama, datang dari seorang madam yang turun dari mobil dan berhenti sejenak untuk memberikan foto perempuan simpanan suaminya serta menantunya untuk dikenai kutukan jahat. Klien kedua adalah kakek tua yang ingin menghajar orang yang menghentikan promosinya di tempat kerja. Sedangkan klien terakhir adalah perempuan muda berambut panjang dan berkulit pucat yang datang ketika kedai ramal sudah hampir tutup. Sebenarnya si ibu tua sudah hendak berkemas, tapi melihat gadis itu bersikeras untuk menyodorkan calon-calon korban kutukannya, maka akhirnya ia layani juga meski dalam hati agak berfirasat tidak enak.


Dumplings (2004)

Seorang nyonya yang dulunya artis papan atas Hongkong, tiba-tiba mendatangi kediaman Bibi Mai, di sebuah rumah susun bobrok, dengan penghuni yang didominasi para lansia. Bekas artis tersebut sengaja mendatangi Bibi Mai untuk mengembalikan kecantikannya seperti dulu karena si Bibi terkenal dengan resep rahasia dari pangsitnya (atau kalau di Hongkong disebutnya dumpling). Mulanya Nyonya tersebut merasa ragu, tapi setelah menelisik foto-foto Bibi Mai yang sebenarnya sudah tua namun masih tampak kencang dan awet muda, akhirnya ia mantap untuk mencoba. 


Dari ruang tamu, Sang Nyonya menunggu sembari mendengarkan racikan-racikan bahan dari dapur Bibi Mai yang tengah mengolah dan mengadon isian ‘spesial’ dari pangsitnya. Setelah matang, barulah ia coba sedikit demi sedikit sambil mendengarkan Bibi Mai mempersembahkan sebuah lagu (dengan bahasa kantonese yang terdengar mistis) dan menari-nari di depannya. Katanya sekali lagi : “My dumplings are worth it, you get what you pay for.”...Mendengar rayuannya itu, Sang Nyonya pun kyusuk menikamati pangsit-pangsit rebus Bibi Mai sambil membayangkan keesokaannya jadi muda kembali.

Bibi Mai sendiri bukan berasal dari Hongkong, melainkan dari China. Setiap kali selesai mendapatkan bahan utama dari dumpling atau pangsitnya, ia juga harus berjuang melewati petugas imigrasi yang ketat dengan menutupinya lewat rantang-rantang yang pada bagian atas disisipi bekal telor mata sapi dan ham. Cukup membuat penasaran apa pula bahan rahasia itu dan kenapa pula si Nyonya ketagihan akan dumpling Bibi Mai dan seolah tidak mau berhenti untuk mengkonsumsinya? Tonton sendiri ya cerita selanjutnya...

The House That Never Dies (2014)

Sepasang suami istri dengan seorang anak perempuan pindah ke rumah china tua yang mewah yang konon kabarnya diliputi banyak misteri. Dahulu kala, anak tertua dari keluarga pemilik rumah tersebut tidak merestui adik laki-lakinya yang paling bungsu untuk menikahi Lu Dieyu, pelacur cantik yang ada di rumah bordil langganannya. Malahan, Lu Dieyu dinikahkan paksa dengan saudara sang kekasih yang belum sempat menikah namun sudah meninggal duluan (akibat pertengkaran sang adik dengan kakak tertua). 


Sebagai hukumannya, Lu Dieyu langsung dinikahkan secara adat dengan jenasah tadi, bahkan dimasukkan secara paksa ke dalam peti mati sebagai simbol malam pertama. Lu Dieyu ketakutan dan trauma, namun pada malam itu sang kekasih datang dan membuka peti matinya, lantas saat itu juga memohon ijin kepada jenazah untuk menggauli istrinya. Setelah kejadian itu, mereka dipisahkan karena dianggap tidak menghormati keluarga. Dan setelahnya, kesialan demi kesialan mendatangi keluarga itu berikut keturunan-keturunannya. Bahkan, banyak kejadian janggal yang sulit dicerna dengan nalar.


The Phantom of The Theatre (2016)

Diawali adegan seorang maling yang mencoba kabur dari kejaran warga dan memilih persembuanyian di sebuah bioskop tua di daerah setempat. Karena kelaparan, iseng ia memakan apel untuk sesajen, sampai akhirnya tiba-tiba hal-hal gaib tampak di depan mata dan ia tewas dengan luka melepuh. 

Di lain tempat, sebuah event film sedang mengumumkan penghargaan bagi siapa saja yang berhak menyandang gelar sebagai artis wanita terfavorit abad ini. Diantara kandidat yang ada, terpilihlah Pan Ru Yu selaku artis kawakan yang sudah banyak membintangi judul film. Namun, ternyata Pak Produser memberikan kategori khusus yang dijuduli The Best Photogenic Artis yang ternyata dimenangkan oleh Meng Si Fan, artis cantik pendatang baru. Hal ini kemudian membuat Ru Yu kesal karena ternyata banyak wartawan yang memilih mewawancarai Meng ketimbang dirinya. Karena dicuekin, seorang penulis script anyaran datang meyapa Ruyu, namun sayang ditepisnya sapaan itu bahkan script tersebut sampai jatuh berhamburan di atas lantai. Tawaran kedua juga diarahkan ke Meng Si Fan, namun sepertinya sama saja, karena Meng Si Fan juga berlalu dan mengacuhkannya.


Penulis script muda tersebut curhat kepada pacarnya yang seorang dokter forensik dan saat ini tengah disibukkan dengan analisa mayat yang mati tak wajar akibat luka lepuh. Kata sang pacar, dirinya jangan pernah menyerah karena film adalah cita-citanya sejak kecil.

Suatu ketika, Pak Produser mengajak Meng Si Fan makan malam, namun diawali dengan niat jelek karena ingin membubuhkan obat tidur ke dalam gelas anggur Meng supaya ia jatuh ke pelukannya. Beruntung aksi itu diketahui Meng dan penulis script muda tadi yang kebetulan lewat, sehingga akhirnya Meng berhasil kabur dari niat jahat Pak Produser. Sebagai ungkapan terima kasih, Meng pun mempertimbangkan script pemuda tadi dan mau untuk menjadi pemeran utama dalam filmnya, meski harus shooting di bioskop yang katanya angker tadi.


Blood Stained Shoes (2012)

Diawali dengan kedatangan Guru He, seorang perempuan muda berusia 20-an yang berpikiran modern sekembalinya dari Shang Hai. Tujuannya pulang kampung adalah ia berniat ingin memajukan pendidikan di kampungnya yang terkenal masih tradisional dan kolot. 

Setibanya di kampung, yang ia amati baru-baru ini adalah setiap pekan, belasan wanita dan anak-anak menepi di dekat dermaga untuk menanti kepulangan suami/ayah mereka setelah berjuang ikut perang membela negara. Termasuk di dalamnya adalah 2 orang wanita cantik yang masih bersaudara, dimana yang satu sukses bertemu kembali dengan suaminya walau dalam keadaan cacat, namun yang satunya lagi harus terus menunggu dalam ketidakpastian. Wanita malang itu adalah Su-Er. Sudah 3 tahun ia harus berpisah dengan suaminya dan sampai saat ini belum mendapatkan kabar apapun, entah yang bersangkutan masih hidup atau sudah mati. Iapun harus tabah menghidupi 2 anaknya yang masih kecil-kecil dengan jalan menyulam sepatu kain. 


Suatu kali, saat Festival Hantu berlangsung, Su Er mengajak anaknya menonton pertunjukan Opera China. Di sana ia bertemu banyak orang termasuk Guru He, kakak perempuan beserta kakak iparnya yang sudah pulang dari perang. Mereka bersenda gurau sampai larut hingga akhirnya seseorang datang menemui Su-Er agar lekas bertemu dengan pemesan sepatu sulamnya. Sebenarnya pesanannya belum selesai semua, namun menimbang uang sekolah sang anak harus segera dibayarkan, maka ia sanggupi pula permintaannya untuk mengantarkan. Ia meminta tolong DingDasan, seorang pekerja buruh yang ikut kakaknya bekerja di pabrik arak untuk mengantarkannya menggunakan kereta. 

Malam-malam, sembari terus menjahit, ia mengobrol dengan Ding Dasan untuk memecah suasana. Su-Er heran, kenapa sampai setua ini, Ding Dasan masih betah melajang. Apakah ia tak tertarik untuk memperistri seseorang. Ditanya begitu, Ding Dasan tak sengaja keceplosan bahwa sebenarnya selama ini ia menyukai Su Er. Saat tak sengaja melihat kaki mulus Su-Er, Ding Dasan merasa kehilangan kendali atas dirinya. Ia terjatuh dan menimpa Su-Er yang lantas membuat Su-Er ketakutan. Su-Er mengira DingDasan akan berbuat tak senonoh atas dirinya. Lantas ia pun menancap-nancapkan jarum jahitnya ke beberapa bagian tubuh Dasan dan kabur dari hadapannya. 

Keesokan harinya, desa geger karena penemuan sesosok mayat. Mayat tersebut adalah mayat Ding Dasan yang mati akibat pukulan benda tumpul di kepalanya. Mengetahui hal itu, pemangku adat murka, lantas melakukan pencocokan barang bukti yang ada di TKP yaitu sepatu sulam Su-Er berikut benang jahitnya. Tanpa ba-bi-bu lagi, Su-Er langsung diadili di tempat dengan jalan dimasukkan ke kandang babi, diarak massa, dan ditenggelamkan hidup-hidup ke dalam sungai di tengah hujan deras yang turun dari langit.


Hungry Ghost Ritual (2014)

Setelah usahanya di kota bangkrut, Zong Hua kembali ke kampung halaman untuk menemui ayahnya yang merupakan maestro opera china. Saat kembali, ayahnya begitu gembira dan kelak ingin mewariskan apa yang telah dimiliki kepada putranya. Karena hal itulah, saudara tirinya Jing-Jing menjadi cemburu dan menganggap sang ayah pilih kasih. Ia kemudian memberontak dan suka pulang malam, hingga akhirnya membuat sang ayah serangan jantung dan harus dirawat inap di rumah sakit. Berhubung pertunjukan akan digelar sebentar lagi, maka akhirnya ia memasrahkan salah satu muridnya untuk segera menurunkan ilmunya kepada Zong Hua, meskipun pada akhirnya banyak kejadian-kejadian mistis yang terjadi setelah kendali dipegang oleh anaknya.


Tales From The Dark 2 (2013)
Cerita 1 : Bantal

Ching Yi dan Hong hidup bersama di sebuah apartemen mewah milik mereka berdua. Ching Yi berprofesi sebagai perawat, sedangkan Hong berprofesi sebagai arsitek. Suatu malam, saat Hong sedang membereskan peralatan kerjanya, tiba-tiba HP Ching Yi berbunyi. Saat itu Ching Yi sedang mandi sehingga Hong terpaksa harus memeriksa HP-nya. Melihat HP-nya dicek tanpa ijin, Ching Yi marah besar pada Hong. Ia bahkan menyudutkan Hong masih berhubungan dengan mantan pacarnya bahkan sampai meminjami uang. Hong kesal karena tidak dipercaya, akhirnya ia malah blak-blakan bahwa ia bukan saja meminjami, tetapi juga memberikan cuma-cuma. Merasa tidak dianggap, Ching Yi-pun histeris hingga akhirnya terjadilah pertengkaran hebat.

Sejak malam pertengkaran itu, Hong tidak pernah pulang ke rumah. Ching Yi merasa bersalah dan mulai merindukannya. Ia berkonsultasi pada temannya sesama perawat dan malah diajak pesta untuk menghilangkan penat sementara, namun belum juga pesta berakhir Ching Yi memilih pulang karena semakin merindukan Hong. Ia mencoba menghubungi Hong tapi Hp-nya tidak pernah aktif. Dari situlah akhirnya ia jadi sulit tidur.


Suatu kali ia pergi ke toko kelontong. Tujuannya adalah membeli bantal supaya bisa tidur dan tidak memikirkan hal-hal yang aneh-aneh. Saat menunjuk ke satu bantal, pemilik toko langsung merekomendasikannya untuk segera membeli. Katanya, bantal bunga krisan itu adalah obat dan bisa membuatnya lekas tertidur. Benar saja, setiap kali kepalanya menempel di atas bantal, saat itu juga ia merasa bermimpi indah, bertemu Hong dan bercinta dengannya...

Cerita 2 : Petak Umpet

Adegan dimulai dari dalam rumah pemuda gemuk berambut gondrong yang didatangi teman sepermainannya. Mereka berdua terlibat obrolan serius pasca kedatangannya bersama teman-temannya yang lain di sebuah gedung SD tua yang sudah tutup akibat wabah Sars. Banyak kejadian aneh setelahnya karena pada waktu itu mereka tidak mengindahkan kata-kata penjaga sekolah supaya lekas pergi sebelum matahari terbenam. Malahan dengan cueknya, mereka mencoba bermain petak umpet yang akhirnya berujung kematian.


Cerita 3 : Payung Hitam

Adegan diawali oleh keseharian pelacur yang hidup di rumah bordil bobrok Kota Hongkong. Sambil berdandan, ia teringat bahwa pada hari itu adalah Festival Para Hantu, dimana masyarakat China seharusnya membakar persembahan kepada keluarga yang sudah meninggal, sebagai bekal di akhirat kelak. Ia sendiri tidak mempunyai orang tua. Ia juga jarang pulang ke kampung halaman karena profesinya sebagai pelacur. Suatu saat kelak, sebenarnya ia ingin sekali pulang dan menengok makam orang tuanya.

Di lain hal, seorang paman bertubuh cebol sedang menyusuri jalanan petang Kota Hongkong dengan membawa payung hitam. Di usianya yang sudah uzur, ia bertekad untuk menjadi orang baik . Misalnya waktu akan menyeberangi jalan, ia berusaha menyelamatkan nyonya-nyonya berwajah putih karena takut nyonya tersebut terlindas bus, lalu saat naik bus dan memasuki halte terakhir dimana ada penodong yang berusaha merampok uangnya—ia coba untuk menasehati, lalu ketika melewati gang dan mendapati orang babak belur karena dipukul orang, ia juga mencoba berteriak ke arah polisi supaya ada yang menolong. 

Sampai akhirnya, ada seorang gadis cantik berbaju shanghai merah yang berpura-pura keseleo kakinya dan minta diantarkan pulang ke rumahnya--yang sebenarnya adalah rumah bordil. Sesampainya di kamar, si gadis menjebaknya supaya ia mau dilayani dan membayar jasanya, tapi ia menolak dan membuat si gadis berteriak mengada-ada bahwa pria tersebut telah memperkosanya. Tak tahunya, setelah mencoba untuk menahan diri, si paman baik hati itu berubah menjadi sosok yang menakutkan dan tak terbayangkan selama ini.


Knock-Knock Who’s There (2015)
Cerita 1 : Busur Ketiga

Adegan diawali oleh seorang wanita yang terjun dari atas gedung. Selanjutnya alur berubah ke bagian gadis muda yang berjalan melewati gang dengan membawa pengantin kertas. Di depannya, sebuah rumah persemayaman sedang melaksanakan upacara kematian yang dipimpin oleh seorang pendeta muda. Di lain tempat, seorang perias jenazah berpenampilan fungky sedang memake-up klien mayatnya untuk disemayamkan setelahnya.

Lalu alur mundur menuju ke pertunangan Issabella dan Harry seorang milyuder terkenal di Kota Hongkong. Setelah pesta, keduanya mabuk dan dalam keadaan menyetir. Seorang paparazi mengejarnya untuk mendapatkan foto ekslusif mereka, sementara dari arah berlawanan sebuah truk sedang melaju kencang dengan sopir yang sedang mendengarkan irama musik keras-keras. Karena menghindari paparazi, Harrypun mengebut sehingga membuat Issabela muntah dan mengeluarkan kepalanya saat berpapasan dengan truk tadi. Setelahnya truk berhenti karena merasa kantong plastik sampah yang ia angkut berceceran di jalan. Ketika hendak memungutnya, tiba-tiba ia dikejutkan oleh sesuatu yang menyeruak dari dalam tumpukan kantong plastik tersebut, yaitu.....sesosok hantu yang sedang mencari dimana kepalanya....



Cerita Kedua : Hilang

Kemunculan jenazah tanpa kepala membuat seorang pendeta muda bersedih hati. Rupanya jenazah itu adalah mantan pacarnya semasa kuliah, 5 tahun silam. Karena satu dan lain hal yang membuat kisah cinta mereka kandas, akhirnya menjadi pendetalah tujuannya saat ini. Namun setelah sang tunangan mayat datang dan menyerahkan barang-barang yang diberikan pendeta tersebut kepada tunangannya itu, akhirnya satu-persatu mulai terkuak siapa sebenarnya yang menginginkan perpisahan mereka.


Cerita ke-3 : Karma

Seorang gadis muda selalu rajin memberi makan kucing hitam yang liar di jalan. Suatu malam ia melakukan aktivitasnya seperti biasa, namun ketika melewati sebuah gang, ia bertemu selintasan dengan pria asing yang hendak menyapa dirinya. Karena merasa aneh, ia tidak menggubrisnya dan berjalan melewatinya. Di ujung gang, ia melihat seoang gadis yang lain, masih mengenakan seragam sekolah dan sedang dinasehati oleh neneknya supaya jangan pulang malam. Entah apa yang dirasakannya, semacam ada firasat tersendiri setelah melihat adegan itu.

Siang hari, si gadis penyuka kucing itu sedang sibuk menyelesaikan barang-barang kertas untuk persembahan orang mati karena ia bekerja pada sepasang suami istri yang cerewet dan mata duitan di toko peralatan funeral. Bibi tersebut juga memiliki tempat persemayaman abu jenazah yang dikelola oleh suaminya yang berada di lantai atas. Namun sayang, usahanya tersebut akhir-akhir ini terasa seret hingga akhirnya suatu ketika ia terlintas ide gila : memasukkan kucing hitam ke dalam peti sebagai jimat peuntungannya.


Cerita ke-4 : Bau

Seorang perempuan fungky setiap malam harus mengerjakan tugasnya sebagai perias mayat. Saat melewati sebuah gang, tak sengaja ia terjatuh dan hendak ditolong oleh seorang pria asing berkacamata yang aneh perangainya. Ia menepis uluran tangan pria itu dan berusaha bangkit sendiri. Sang pria berkacamata merasa diacuhkan namun ia kemudian pulang sambil menyeret kantong plastik besar entah berisi apa. 

Setelah pulang, perempuan itu mendapati kejutan pesta ulang tahun dari teman-temannya, tapi karena baru pulang dari merias mayat, teman-temannya merasa kalau ia bau, sehingga akhirnya ia pamit untuk mandi. Saat ditinggal mandi, teman-temannya dikejutkan oleh kedatangan sosok lain yang berdiri di depan pintu, saat didekati ternyata orang tersebut hilang dan membuat teman-temannya ketakutan lalu kabur. Namun ada yang lain setelah kejadian itu, yakni HP dari seorang gadis muda yang ditemukan si perias jenazah saat jatuh di gang. Setelah kontak-kontakan, suatu ketika ia diminta untuk mengantarkan Hp tersebut kepada pemiliknya.

Dari ngeliat sinopsis di atas, menurut kalian yang paling serem dan bikin penasaran yang mana? Boleh diramein kotak komennya qaqaaa...:D
  

114 komentar:

  1. untunglah sekarang saya udah tobaaaat ntn film horor... ini baru liat gambar2nya aja sm ringkasan ceritanya serem euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. gambar-gambarnya uda punya kesan mistis gitu ya mb ri >_____<

      Hapus
  2. Jadi ingett...dulu jaman kuliah suka nonton bareng2 sama temen kos, teriak2 bareng. Sekarang aku takut lihat film horror ;(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi sama mb nana, dulu pas kuliah matiin lampu, nonton bareng2 pake leptop teman
      sekarang masih berani sih aku hiihihi

      Hapus
  3. Baru kemarin nonton film horornya Indonesia, Adrenaline rumah hantu Indonesia, eh sekarang baca blognya mba nita juga tentang film hantu2 an..

    Biasanya kalau berkunjung ke sini banyakan makanan dan minuman segar dan cerita ringan....

    Ettt.. Sekarang.. Serem uy, hantuuuuuu

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah mas, aku jadi penasaran dengan film adrenalin itu
      kalo yang dari cerita di atas menurut mas kornelius yang paling serem yang mana ?

      Hapus
  4. Waduuuh gak berani sekarang mah. Mungkin kalo film vampir yg loncat2 itu baru berani... hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. film vampir jaman sd waktu hari sabtu ya? hihi

      Hapus
    2. hahaha iya samaan, kalo vampir loncat2 masih ada komedinya kali ya.
      Kalo horror movie asia beneran, duh pikir2 aku saiiii :)))) *cemen yak*

      Hapus
    3. Hmmmm sayang sekali, padahal film2 ini keren lho

      Hapus
  5. Waaah..
    bukannya pingin nonton malah takut..
    GImana doong??

    BalasHapus
  6. itu yg main di "The House That Never Dies" si Ruby Lin bukan yak tante? syerem amat dimasukin ke peti jenazah sbg simbol malam pertama.. Hadeuh...

    oya, orang sana kalau meninggal memang disangoni macem-macem yak.. inget yang serial rumah bordil, tahun kapan itu dulu...

    beuh, si tante mah kalo soal film keren lah.. aku udah ga bisa nonton film-film beginian.. ini Amay baru dapet film "Song of The Sea". Sediiih, pertama nonton dia nangis. Tapi lama-lama engga sih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaaaat got it !!sratus persen tepat, ruby lin, yang pernah fenomenal jadi xia wei (baca :ceu wei) di putri huan zhu, e dia awet muda bsnget ga sih mb rin, masa ya sekarang mukanya tetep ae nda ada keriput padahal usia uda 40 tahun #mulaigosip...huhu..e ga cuma the house that never dies aja mb rin, 2 film di bawahe kayak nlood stained shoes ama the phantom of the theatre yang marn Ruby lin juga

      O iya dulu sku bahas jg di postingan drama china 90an...judulnya coincidentally

      Wah nanaonan tu Song of The Sea, film anak yak?

      Hapus
  7. Semua filmnya serem engga berani nonton sendirian
    Aku ini type penakut bgt ... cemen bgt yak aku padahal anak"ku demen bgt lihat film horor.
    si abang barusan blg nonton yuk bun yang tales from the dark 1 hadehhhh Tobat bang emanknye :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayok mb yuni temenin si abangnya nonton #mbil kekepin bantal aja

      Tales from the dark 1 bagusss ^_^

      Hapus
  8. kalau film horor yang dari luar sih ngak serem banget menurutku, Kalau aku lebih suka film horor buatan indonesia, bikin tegang apalagi tiba tiba muncul sundel bolong atau pocong secara tiba tiba, kagetnya minta ampunn hehhe.

    Namun kelihatnnya seru tuhh, yang cerita ke 2 cuplikannya hanya singkat bikin penasaran siapa ya yang menginnginkan perpisahan itu ? hehehhe,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari asia mayan serem mas, kadang dari soundnya ysng bikin mrinding
      Klo horror indonesia aku suka yang jadul doang, klo yang makin ke sini aku rada males karena biasanya cuma ngandelin alur yang dikejer2 hantu tanpa twist yang nendang hihi

      Oiya yang itu juga seru tuh

      Hapus
  9. sudah lama banget ga nonto film hororr ... apalagi film horor hongkong ... sekarang sudah keren2 ya .. ayak horor barat, bayangan saya kalau horor hongkong itu .. hantu yang loncat2 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu yang vampir mas ahahahha
      Klo sekarang model film2 horror Asia uda semakin kekinian mas, mainnya di twist...en alur yang ga biasa hehehe

      Hapus
  10. Balasan
    1. Jangan takuuud
      Ada aku di sini
      Hihihi
      #tawa mb kunti

      Hapus
  11. Saya lebih suka komedi mba,, duh kalau horor sih kurang sŕek hehe

    BalasHapus
  12. Wah sdh lama juga gak nonton film2 horor. Hehe....

    BalasHapus
  13. yang sepatuberdarah kayaknya paling serem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup yang itu lumayan penuh kejutan endingnya

      Hapus
  14. wah filmnya bikin dada berdebar2, mata berbinar-binar mba keren mba Nit ini merangkum semuanya ga lupa lagi setiap detail filmnya hahaha.
    Tapi aku penasaran sama yg Sebuah Kata Di telapak tangan. download ah :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu satu film punya 3 judul cerita pendek mb

      Hapus
  15. jenis2 hantu asia terasa lebih menyeramkan lho buat saya. Nomor 2 baru hollywood, tapi tetep suka hollywood punya (ya karena gak terlalu menyeramkan itu lah) Tapi sekarang udah nggak pengen nyari horor lagi, lagi asyik ama animasi.
    Btw, itu si Ruby Lin kok wajahnya awet bener... apakah resep rahasia dari Bibi Mai? (idih)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Horror seninya di tingkat keseraman mb
      Klo hollywood aku lebih suka dari segi alur

      #bisa jadi bisa jadi...

      Hapus
  16. Aku udah nonton yg Tales from the dark 1...seremm tuh (bagiku hehee).. Baca post ini bikin pingin nonton yg lainnya deh. So far favoritku masih tetep film horor Korea, mbak. Judulnya A tale of two sisters.. bagus, cukup serem tapi butuh konsentrasi tinggi buat memahami ceritanya hehee..
    Btw, salam kenal mbak Gustyanita:) Silakan mampir ke blog saya www.saycintya.blogspot.com^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi cyntia, thx u ya sudah mampir dan komen di blog aku ^_^
      Tale of two sister aku sudah pernah membahasnya di judul postingan thriller korea, yang ceritanya 2 saudara (yg satu suka berhalusinasi kan) lalu akhirnya di ending diceritakan klo dia yg membunuh keluarganya sehingga settingnya abis kluar dari rsj. Di situaku suka banget sama tokoh adiknya yg diperankan oleh moon geun yong yang masi imut karena masi anak2..hihi, klo yg jadi kakaknya im so jung jg wajahe innocent

      Yakaand a tales from dark 1 artistis sekaligus nyeremin, toast
      #antusiaas karena akhirnya ada yg 'ngeh' dengan film ini

      Hapus
  17. Hii..aku takut klo nonton horor e Nit.. Mending nggak nonton. Kecuali yang model horor2 komedi kayak hantu cino yang diem klo dikasih tempelan kertas di jidat itu...

    Kui nonton e tahun brp aku yo wis lali..☺☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pesti sik kayak vampir hari sabtu pas jaman sd toh mb wakakkakak
      Iya yang itu memorable banget ampe sekarang, pernah nonton yang vampirnya berhenti loncat pas denger bunyi musik juga ga, terus di tengah2 jalan bunyi musiknya berhenti, terus vampire ngejar lagi wkwkkwkwkwk

      Hapus
  18. Oke malem minggu jadwalnya streaming nih :))

    BalasHapus
  19. Duh sudah lama nggak nonton film horor lagi. Tambah tuwir nih tambah ngeri nonton film horor hahaha. Padahal waktu sekolah dulu paling suka nonton film horor di TV.

    BalasHapus
  20. Film horor kalo cm horor aja aku masi berani liat mba �� paling kaget2 aja ya, tapi kalo udah yg brdarah2,,aduuh ngalamat balik kanan akunya mba ��

    BalasHapus
  21. Wah bisa dimasukin di list nih :D

    BalasHapus
  22. Alamakkk udah lama pensiun dari nonton film horor. Sering nggak kuat liat setan asia

    BalasHapus
  23. duh baca tuisan Mba Nita saat sedang mati lampu seperti ini, jadi takut deh!

    terus terang sampe saat ini saya belum berani nonton film yang horor banget Mba, takut kebawa mimpi soalnya

    BalasHapus
  24. Aku berani...
    Tapi aku gak mau nonton.....
    Hahaha
    Munculnya sang setan ngaget-ngagetin. Biasanya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya gitu, etapi sebenernya film di atas ga semuanya setan dink, ada yang unsur perbuatan manusia juga yang dibungkus kamuflase setan #ngomongopotoaku ahhahah

      Hapus
  25. Mbaaak aku taku nonton film horor e :D takut kebayang bayang kalau pas lagi jalan malam :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhahaa iya juga sih
      Apalagi klo punya indera ke-6

      Hapus
  26. Beeuh Nita tontonanya. Aku mah kalau horor asia g ikut2...lbh nyeremin dr horor eropa tauuk hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, setan asia itu lebih magis emang daya bikin syocknya

      Hapus
  27. AHHHHHHHHH COBA NIT BUAT DAFTAR FILM ROMANCE AJAAA...

    ya ampuuunnnn...
    aku ga bisa nonton semua film horor di atas...
    kecuali ada yang memaksa dan menggunakan sogokan makanan hahahaha.
    by the way, bagusan horo thailand apa hongkong nit??
    soalnya hongkong aku belum pernah nonton kecuali yang vampir vampir doang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masing2 punya kelebihan sih hhihi
      Cuma teteup rangking 1 nya thailand, klo yang hongkong kudu selektif liat alurnya terlalu bertele2 ga hihi

      Hapus
  28. Aku nggak mau nonton pilem serem. Tak sanggup tak sangguuuppp
    Hahhahaaa
    Pernah nonton mba. Eh kebawa mimpi :p

    BalasHapus
  29. Wah yang terakhir seru deh knock knock who s there...

    Serem2 gimna gitu...tapi kalo nonton sendirian atut...

    Udh pernah rivew film yang lucu2 belum mbk?...

    BalasHapus
  30. Trus nasib saya gimana
    Sayakan g terlalu suka film horor
    Apa yg harus saya laukan?

    BalasHapus
  31. seneng nonton film horor ya mba? :D jd pengen nonton jg udah lama banget gak nonton film2

    BalasHapus
  32. Knock-knock udah sempet nonton :)
    cuma pas disalah satu adegan yang bikin ngejerit akhirnya tabnya diclose :') dan gak berani nonton sampe sekarang kecuali ada yang nemenin heheh :)

    BalasHapus
  33. Kok gak di blog satunya nit? :D

    Aku gak suka nonton film horor soalnya backgroundnya pasti dibikin gelap-gelap, aku suka drakor yang penuh warna ceria.

    Gak tau sih mana yg paling serem, tapi aku penasaran ma dumpling, curiga bahannya aneh-aneh, wkwk.

    Itu pemain cowok di the house that never dies cakep banget, pernah nonton drama serinya yg tentang cinta segi empat, lupa judulnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang di blog sebelah, nanti untuk pembahasan yang lebih mendalam mer #eaaaa teteup

      Emang bshan pangsitnya bener2 mencurigakan mer >____< , tapi yg ini kusarankan buat tontonan dewasa sih 23 plus lah haha

      Hapus
  34. wew...
    di antara list di atas, belom ada satupun yang pernah saya tonton :)
    tapi, film hk/cina horor itu ya tahun 1980-an atau 1990-an eranya vampir gitu

    *tahan nafas biar ga disamperin hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mmmm apaksh aku akan berniat membuat postingan dg clue seperti ini?
      Kita liat nanti, hahaaaiii

      Hapus
  35. wahh belum pernah nonton semuanya, kebetulan paling nggk berani nonton film horor kalau sendirian hahaha T_T

    oh iya, kali aja mau mampir ke blog aku muhammadirsyadd.blogspot.co.id ya :)

    BalasHapus
  36. wewww...jenazah tanpa kepala...

    ampun dah..sekarang saya lebih suka nonton komedi mbul ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Brarti ada pluang buatku bikin ulasan komedi dunk hahai

      Hapus
  37. oke mbak, tales from the dark itu horror omnibus hongkong, ya. jarang banget sih nonton horror hongkong, yang saya tau di horror hongkong itu.. abnormal beauty. kalau omnibus horror sih masih tahialand jagoannya kayaknya, tapi tale from the dark cukup menarik. Tapi tetap, horror kotrea and thailand is the best! hohohoho :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. typo typo everywhere -__-

      Hapus
    2. Aaah omnibus , jadi nambah perbendaharaan kata satu lagi ni tentang genre film, tx jef

      Hapus
    3. Eh abnormal beauty perasaan baru kemaren aku nonton di star chinese hd channel tv kabel...yang cewek sakit mental suka motoin hal hal sadis macem ayam disembelih, ikan dibersiin sisik n jeroannya, anjing mati, burung mati itu kan ya hahhaha...
      E gapapa typo jef, yang penting komen kamu bermutu ^_^

      Hapus
  38. ya ampun ternyata ad ajuga yang suka horor hongkong. dibandingin sama thailand sereman mana mbak?

    gue gak suka genre horor sih, baca post ini sambil liat gambarnya aja gue udah merinding :')

    blood stained shoes deh kayaknya paling serem setelah gue baca :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo opiniku sih masi sereman thailand 10 tingkat di atas hongkong punya, abis thailand mungkin jepang ya, terus china, hongkong, baru Indonesia
      Yang beloman aku pernah nonton horrornya Asia tenggra lain ni yog, cem malaysia, singapore..ah kapan kapan mau nyari ah
      Blood stained shoes asli sadis beud ya tradisi hukumannya pas masih kepegang adat lama

      Hapus
  39. Aku ngga suka cerita horoooor!! Hahahahha tapi karena dari SD suka nonton film cina, penasaran banget kalau ada horor cina, dan sekarang gegara baca ini pengen nonton huaaah tanggung hawaaab nitaaa hahahaha... Kl aku ngga bisa tidur gimanah iniii XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku akan tanggung jawab ko kakaaa eaaakkk

      Hapus
  40. lebih serem horor indonesia, hantunya lebih banyak dan bermacam2. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Diantara mb kunti, gendruwo, pocong, tuyul n jenis hantu indonesia lainnya, mb paling serem ama yang mana?

      Hapus
  41. Yang lebih seram mungkin yang menikah dengan mayat ya Nit, atau yang peramal itu juga lumayan serem juga ya..

    Saya nggak banget deh dengan film2 beginian, bikin ngga bisa tidur hihi..
    Lihat gambarnya aja sudah deg-degan apalagi nonton yah..??

    Dulu waktu kecil suka dipaksa ibu nonton filmnya Suzana di bioskop, karena kalau saya ditinggal di rumah ngga ada yang jagain jadi harus ikut ke bioskop hikss.. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb itu aku juga kage, ternyata folklorenya emang ada...dan jadi pnasaran pengen tau lebih dalem peaktek nyatanya sekarang masi ada pa engga...hihii

      Suzana mah the best horror actress ever mb..,sampe sekarang menurutku ga ada yang sukses melebihi akting horrornya

      Hapus
  42. Serem semuaaaaa :O Paling serem yang maan mbul? Rekomendasiin doooonggg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tales from the dark 1, blood stained shoes, the house that never dies, dumplings sayyy

      Hapus
  43. Mantaff dehh mbaaa.....tapi saya suka takutt kalo liat film horor gtuu....hehhehe...

    BalasHapus
  44. film horor.. seneng nonton tapi klo malam suka kebayang... jadi jrg nonton horor.. apalagi hongkong... tapi dicatet judulnya.. kpn2 bisa nonton..

    BalasHapus
  45. seneng bnget nonton film horor bahkan kalo dirumah ajj nonton yang horor" itu pengennya sendirian.. soalnya seru hahaha

    BalasHapus
  46. Mbak Mbul ini senengbgt yeiii klo nonton film horor. Aku masih atut2 apalagi klo gak ada yg nemeni. Lha wong ada yg nemeni aja msh jejeritan gak karuan hihihi

    Abis baca ini ampe akhir aku penasaran ama 2 ceita dari film tales of the darks 2 yg judulnya bantal dan payung hitam... bisikin endingnya hihi

    Oh ya mbak aku jawab pertanyaan mbk di blogku ya...soalnya blm sempat tak jawab. Itu aku templatenya bawaan blogspot. Aku otak atik sendiri diganti backgroun putih. Klo gambar buah tuk header aku nyomot di pixabay.com (kan grtis tuh gambrnya). Cuma itu aja sih, soalnya gak terlalu faham yg berhubungan dengan teknis desain blog ehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaha sini rin nonton mbe aku klo horror mah wkwkkw
      Bantal itu endingnya...eng ing eng,...tebak tokoh hong akhirnya kenapa?klo paying hitam siapakah sebenernya paman tua itu wkwkw

      Ohya, ih kok kamu jago rin, aku paling ga mudeng klo ganti template taunya tinggal make yang uda ada di blogspot deh

      Hapus
  47. serem semuaaa nyiittt :O

    BalasHapus
  48. Gak pernah lagi nonton film horor. Apalagi horor Hongkong. Satu pun gak ada yang tau itu disebutin. Itu anjis dah segala ada karma. Hiii~ XD Gue males aja gitu ditakut-takutin kalau nonton. :(

    Gue sukanya film hantu yang lucu gitu. Happy Ghost misal. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. A yoga cemen wkwkwk
      Happy ghost bukannya film lawas yog

      Hapus
  49. Eh pemain ibu2 di tales from the dark bukan nya kocak yaa kalo main ????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaaa tepat sekali om cum, ibu itu yang main di kungfu hustle bareng stephen chow

      Hapus
  50. Kayaknya saya belum pernah nonton semua, cari ahh.. mau lihat seberapa seremnya..

    Jujur saya gak mau baca cerita dari Nita, takut spoiler, biasanya saya udah ga mau nonton kalau tahu ceritanya.. Hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya ka ir, ini cukup spoiler wkwkwk

      Hapus
  51. semuanya seperti sereeeem Nit :D... aku mau cari ah film2nya... kebetulan ntr lg cuti panjang :D.. biar ada hiburan di rumah :D.. Aku tuh penakut, tapi sukaaa nonton horor hihihihi... walopun yg jd korban akhirnya suami krn hrs nemenin aku kemana2 pas malem ;p.. eh tapi film horor china gini serem ya.. aku sekali sih nonton horor china.. tp kok ya malah ketawa liat hantunya yg loncat2 gitu ;p... ga tau ya kalo film2 yg kamu ceritain di atas.. moga2 lebih serem ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. e mb dikau suka horror juga tah ternyata wakakka
      iya ada genre horror komedi, ada pula yang horror serius kalo china/hongkong mah...kebanyakan horor di atas jadi kebagi 3-4 cerita, kalo kata jefferson istilahnya horror omnibus (saling berkaitan antara satu cerita ke cerita lainnya)

      Hapus
  52. Aku mah kalau liat horor begini suka ingin ketawa, kebawa serem karena efek suara aja jadi suka kaget wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi fasyaa,kamu suka menonton apa nak?

      Hapus
  53. Noted semua filmnya mau ku cari semua.. aaakk aku suka banget film horor, thankies mbaknya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantab abis buat tontonan malmingan cuzz

      Hapus
  54. waduh dari baca2 aja udah kesereman sendiri

    -M.
    http://inklocita.blogspot.co.id/2016/11/impulsive-weekend-trip-awal-mula.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. terlalu seremkah? Padahal nda juga loh ahahha

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...