Senin, 03 Februari 2020

Sinopsis Pizza (2014)



Sinopsis Pizza (2014)

Kunal Malkholkar (Akshay Oberoi) adalah seorang pengantar pizza yang tinggal bersama istrinya Nikita (Parvathy Omanakuttan) yang seorang penulis cerita horor. Keduanya tidak memiliki minat yang sama, karena sebenarnya Kunal sangat membenci istrinya ketika terus-menerus menceritakan hal-hal mistis. Apalagi dirinya malah disugesti untuk cepat-cepat mengalami kejadian mistis betulan. Mendengar hal itu, Kunal merasa sangat kesal. Ditambah pula ia tahu bahwa Nikki sedang hamil, padahal ia sendiri belum siap menjadi seorang ayah dengan pekerjaannya yang saat ini masih dirasa belum stabil.


Judul film : Pizza (2014)
Direktur : Akshay Akkineni
Penulis skenario : Akshay Akkineni
Penulis cerita : Karthik Subbaraj
Cast : Akshay Oberoy, Parvathy Omanakuttan, Arunoday Singh

Saat hendak kembali ke restoran Pizza milik Tuan Kapoor (Rajesh Sharma), Kunal mendapati tempat kerjanya itu mengepulkan asap. Ia mengira telah terjadi kebakaran. Tidak tahunya, Tuan Kapoor tengah mendatangkan seorang paranormal untuk melakukan ritual guna mengusir roh jahat yang telah mengganggu kehidupan keluarganya. Konon, istri Tuan Kapoor yang tengah hamil kini diganggu oleh roh jahat bernama Anjali yang menyebabkannya bertingkah seperti orang kurang waras. Padahal kehamilan tersebut sangat ditunggu-tunggu pasangan Kapoor setelah sekian lamanya. Kunal pun turut berempati terhadap musibah yang sedang diterima bossnya itu. Ia juga bersedia membantu tiap kali Tuan Kapoor memintanya untuk mengantarkan sekotak cokelat ke rumahnya tanpa perlu mampir kemana-mana, walaupun memang tiap kali ke rumah, ia harus menahan ngeri karena mendapati Nyonya Kapoor yang bertingkah mengerikan akibat dikendalikan oleh roh Anjali.

Suatu hari, Kunal pergi untuk mengantarkan pizza ke tempat seorang pelanggan bernama Smitha (Dipannita Sharma), namun saat kembali ia malah dalam keadaan syock berat. Dengan penampilan yang cukup awut-awutan, ia terus menyebut nama Nikki istrinya. Saat ditanyai oleh bossnya, ia menjawab bahwa ia baru saja mengantarkan pizza di tempat Smitha namun malah mendapati serangkaian kejadian aneh di sana. Ketika Smitha memintanya menunggu di bawah karena akan mengambilkan uang kembalian di atas, tiba-tiba ia mendengar suara yang cukup keras yang asalnya dari lantai atas. Karena tak ada seorangpun menjawab panggilan Kunal, maka ia meminta izin untuk naik ke atas dan mencari tahu apa yang sebenarnya telah terjadi. Ternyata, ia mendapati Smitha dalam keadaan telah terbunuh. Ia pun curiga ada orang lain di situ karena mendapati 1 potong pizzanya hilang. Saat berusaha hendak kabur, pintu mendadak terkunci. Ia pun mencoba menelepon seseorang dan berhasil terhubung dengan suami Smitha yang mengiranya adalah selingkuhan istrinya. Tak berapa lama kemudian, suami Smitha datang dan terlihat dari arah pintu kaca. Namun sorot matanya sangat tajam dan seperti tidak mempercayai kata-kata Kunal yang mengaku hanyalah seorang pengantar pizza. Tapi kemudian penampakan tersebut hilang, dan malah didapati dalam keadaan tewas bersandingkan dengan mayat istrinya. Ngerinya adalah bersamaan dengan itu pula satu potong pizza hilang lagi. Kengerian semakin bertambah tatkala tiba-tiba ia bertemu dengan Anjali, roh jahat yang kini sedang merasuki raga milik istri Tuan Kapoor. Ia pun pontang-panting mencari cara supaya bisa keluar dari rumah itu. Termasuk pula  menggunakan telepon yang sebenarnya salurannya sedang mati dan berhasil menghubungi Nikki agar segera menghubungi polisi untuk menyelamatkannya. Tak lama kemudian, Nikki sudah tiba di luar. Namun ia melihat pasangan hantu tadi berada di belakang Nikki. Mereka hendak menyerang Nikki yang sayang semua sudah kejadian. Bersamaan dengan itu pula, datanglah polisi walaupun semuanya sudah sangat terlambat. Polisi tersebut lantas memberitahukan bahwa ada empat orang yang telah tewas di rumah itu yaitu Smitha, suami, dan anak perempuan mereka juga seorang wanita bernama Nikki. Polisi lantas menuduh Kunal sebagai tersangkanya karena berada di TKP bersamaan dengan bukti-bukti yang ada. Merasa berada di tempat dan kejadian yang salah, Kunal pun melarikan diri dan pergi mencari Nikki. Saat itulah, ia menyaksikan polisi tadi diseret ke rumah oleh sesuatu dan endingnya ikutan dibunuh. Kunal pun sangat bingung dengan apa yang terjadi, ia pun memilih kembali ke restoran karena tidak yakin bahwa Nikki sudah mati. 

Rekan kerjanya di restoran serta Tuan Kapoor mulai menyadari bahwa mereka belum pernah melihat Nikki. Mereka juga tidak seratus persen percaya bahwa Kunal tinggal bersama wanita yang bernama Nikki. Pada kenyataannya, Kunal dan Nikki berhasil melakukan sebuah persekongkolan untuk mengelabuhi semua orang. Sebelumnya, Departemen Pajak Penghasilan telah merencanakan upaya penggerebekan terhadap Tuan Kapoor yang diduga telah menyelundupkan sejumlah berlian senilai Rp 20 juta di restorannya. Berlian tersebut rupanya ia kamuflasekan ke dalam sekotak cokelat yang ia kirimkan ke rumahnya melalui tangan Kunal. Sayangnya, Kunal yang sebelumnya tidak tahu apa-apa tentang berlian itu tidak segera menepati janji untuk langsung mengantarkannya ke rumah Tuan Kapoor. Karena ia malah pulang dulu ke rumahnya demi menuntaskan hasrat mengidam Nikki. Saat tahu Kunal membawa cokelat, Nikki pun secara tak sengaja melihat berlian-berlian selundupan itu. Dari situlah timbul ide untuk mengambil sebagian sebagai modal bayi mereka kelak begitu sukses kabur ke luar negeri. Namun sebelumnya, Nikki mengarang cerita dulu supaya pelarian mereka ini tidak terlalu kentara. Jadi, mereka membuat cerita seolah-olah Kunal lupa meninggalkan tas Pizzanya di rumah berhantu milik Smitha yang ia yakini tidak akan dimasuki oleh Tuan Kapoor semenjak ketakutannya terhadap teror Anjali.  Namun, sebelum benar-benar pergi, Kunal ingin mengantarkan pizza untuk yang terakhir kalinya karena sebenarnya ia sangat mencintai pekerjaan ini. Ia pun bergegas menuju kediaman pelanggan setelah mendapatkan satu panggilan telepon. Sialnya, begitu sampai TKP, ia malah mendapati serangkaian kejadian yang mirip dengan kisah yang ia ceritakan sebelumnya. Di rumah itu, ia bertemu dengan seorang gadis kecil bernama Anjali yang persis sama seperti yang ia ceritakan bersama istrinya. Sebuah mimpi buruk yang menjadi kenyataan.

Review Pizza (2014)

Setelah menonton Pizza (2014), aku merasa oke, durasinya sangat lama. Ya memang kebanyakan film India durasinya pantaran 2-3 jam sih ya. Walaupun kebanyakan yang durasinya lama adalah genre action atau drama yang aduhai pasti berlinang air mata, haha... Tapi, akhirnya aku sakseis juga menonton film ini karena sebelumnya yang hobi nonton India adalah Pak Suami. Film India mana yang ga dia tonton. Kayaknya hampir semua ditonton deh, entah itu cinta-cintaan, bunuh-bunuhan, atau komedi, kecuali untuk horror ya yang notabene dia ogah. Pokoknya yang genrenya berkebalikan sama aku lah. Sedangkan aku emang kurang begitu sering menonton India. Baru kemarin ini aku tertarik ama beberapa judul karena ngeliat genrenya horror/thriller atau misteri. 

Dan di Pizza (2014) ini, jujur yang bikin aku deal nonton pertama kali adalah karena pemainnya rada bening judulnya ini. Soalnya hampir semua film yang ada embel-embel makanannya aku suka. Padahal ya makanan yang dalam hal ini pizza itu sendiri ga diulas detail-detail amat, cuma kok ya kalau ada satu dua adegan tokohnya lagi berkutat sama makanan aku suka. Tapi memang kalau dari segi cerita, lumayan muter-muter juga sih, mungkin karena efek saking panjangnya durasi. Tapi over all, lumayan menghibur sih. Ya, walau jatohnya lebih ke unsur thriller ketimbang horrornya (gustyanita pratiwi). 

8 komentar:

  1. judulnya pizza tapi kok kayaknya serem ya

    BalasHapus
  2. Pengen cari streaming nya film ini atau berharap ada yang memnayangkannya di tv haha, cuma kek nya nonton pizza ini bareng-bareng aja yak 😁 sambil makan pizza

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ide bagus tu sambil nyemil pizza beneran gegegegeggekk

      Hapus
  3. Wah makasih Review nua aku mau nonton ah sama Suami, soalnya aku suka film Bollywood apalagi Shah Rukh Khan pasti ke Bioskop dah hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama sandra, capcus siapkeun popcorn mbil nunggu beby gen bubug hehehehew

      Hapus
  4. sukanya yg lucu2 unyu ajaaa :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, next taknonton film romantisnya dulu nyin, klo ga komedi atau anime deh...

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^