Minggu, 05 April 2020

Sinopsis Wallace & Gromit The Curse of Were Rabbit (2005)


Sinopsis Wallace & Gromit, The Curse of Were-Rabbit (2005)

Oleh : Gustyanita Pratiwi

Kalau ditanya judul film animasi apa yang layak aku sematkan kalimat puja-puji, mungkin Wallace and Gromit The Curse of Were-Rabbit adalah jawabannya. Film lawas ini dirilis pada tahun 2005. Dan entah kenapa aku ga pernah bosan melihatnya. 

Film ini bukan hanya menonjolkan sisi teknologinya saja, tapi juga bagaimana menempatkan sinematografinya secara apik, malah boleh dibilang sangat-sangat niat. Wong setting kebun sayurnya saja yang dijadikan sebagai inti cerita bisa menampilkan detail yang sangat cantik kok. Ya, kebun sayur berikut hasil panennya yang begitu ranum dan warna-warni itu, dimana keberadaannya menghias sepanjang durasi. Pokoknya benar-benar memanjakan mata dan membuat relax. Sebenarnya ketika menonton film besutan sutradara Nick Park dan Steve Box ini, aku merasa kayak menonton film action thriller (dan juga sedikit bumbu horror) sih, namun dengan kemasan animasi. Tokoh-tokohnya mengingatkanku pada permainan anak yang disebut dengan Clay. Itu loh adonan yang bisa dibentuk-bentuk. Ya, setipe kayak tokoh di film Chicken Run dan series Shaun The Sheep lah (lha wong masih dalam satu produksi yang sama, piye to aku iki, hahaha). #Sinopsis_review_GustyanitaPratiwi

Sinopsis Wallace and Gromit The Curse of Were Rabbit (2005), sumber gambar : www(dot)walaceandgromit(dot)com

Judul Film :
Wallace and Gromit The Curse of Were Rabbit
Sutradara : Nick Park, Steve Box
Negara : Uk, Usa
Bintang film : Helena Bonham Carter, Peter Kay, Peter Sallis, Ralph Fiennes
Genre: Animation, Comedy, Family
Diterbitkan : 4 September 2005

Bercerita tentang Wallace yang bertemankan dengan anjingnya Gromit, dimana keduanya merupakan pemilik jasa pengendali hama bernama Anti Pesto. Dengan slogan mengendalikan hama dengan cara yang masih manusiawi--bukan dengan cara membunuhnya, keduanya sudah banyak membantu warga dimana mayoritasnya adalah petani sayuran. Apalagi dalam waktu dekat, akan ada "Kontes Sayuran Raksasa" yang diselenggarakan di Balai Tottington dengan hadiah berupa seperangkat trofi wortel yang berlapiskan emas 24 karat. Tersebutlah Lady Campanula Tottington, yang merupakan penggagas dari kontes sayuran ini, ia setiap harinya sangat bersemangat dalam hal mempersiapkan segala sesuatunya sebab kontes ini memang sudah rutin dilaksanakan sejak 500 tahun yang lalu secara turun temurun oleh keluarganya yang berdarah bangsawan. Apalagi, para warga juga sangat antusias dan masing-masing telah menyiapkan beraneka ragam sayuran yang akan dilombakan. Ada yang menanam labu, wortel, kubis, tomat, terung, dll. Semuanya dirawat dengan penuh cinta seperti anak sendiri sampai-sampai saban hari dicek berapa pertambahan ukurannya. Termasuk pula Gromit yang turut serta menanam semangka. Pokoknya itu sayuran disayang-sayang pake banget karena mayoritas adalah pecinta tanaman. Bahkan sekelilingnya dipasang alarm sebagai tanda bahaya jika ada penyusup yang masuk. Dan misalnya hal itu kejadian, ya nanti akan terdengar bunyi alarm yang akan terhubung dari kebun warga ke rumah Wallace -Gromit sehingga setelahnya akan dibereskan oleh kedua agen tersebut.

Rumah Wallace dan Gromit sendiri terbilang unik ya. Secara, karena background Wallace adalah penemu maka di tiap-tiap sudut rumahnya pasti ada tombol-tombol ajaib yang menghubungkannya ke suatu alat. Entah itu alat untuk menyiapkan sarapan, alat untuk ganti baju, alat untuk pakai sepatu, dll. Pokoknya sudah seperti pabrik saja tampilan rumahnya... Ya, meskipun dari segi sifat, antara Wallace dan Gromit, jika ditanya lebih jeniusan mana, ya pasti aku akan menjawab Gromit. Padahal dia cuma anjing loh. Tapi kocaknya itu...ya begitu deh. Sifatnya lebih telaten dibandingkan dengan Majikannya, Wallace. Malah kadang Gromit udah kayak ibunya Wallace saking apa-apanya si Wallace ini harus diopeni dengan baik oleh Gromit. Dikontrol sarapannya lah, atau apa lah, banyak....Bukan itu aja, Gromit juga bisa dibilang punya sifat yang lebih dewasa dan punya pikiran logis ketimbang Wallace yang lebih ceroboh bin teledor.

Menjelang hari-hari penting pelaksanaan "Kontes Sayuran Raksasa", suatu  hari warga malah diresahkan oleh keberadaan hama perusak sayuran yaitu sekawanan kelinci. Termasuk pula yang dialami oleh Miss Tottington yang menjadi penggagas dari acara itu sendiri. Kelinci yang ada di area kediamannya tiba-tiba berkembang biak dengan sangat banyak dan akhirnya mengacak-acak tanaman. Walaupun sebenarnya ia sangat menyukai mahluk berbulu itu, tapi tetap saja ia harus memanggil Wallace dan Gromit untuk mengendalikannya. Asalkan kelincinya tidak sampai terluka karena ia percaya bahwa agen Anti Pesto akan selalu melakukan tugasnya secara manusiawi. Tidak seperti pacarnya Victor yang punya ambisi untuk memburu kelinci-kelinci itu dengan senjata. Sebenarnya Miss Tottington sudah ilfeel duluan dengan si Victor ini. Sebabnya, ia benci sekali dengan tindak kekerasan yang kerap dilayangkan  Victor pada mahluk-mahluk tak berdosa seperti kelinci. Apalagi memang ia selalu datang dengan anjingnya yang galak yaitu Philip. Walaupun yah, kadang-kala ia juga datang dengan membawa bouqet bunga sih sebagai wujud dari usaha PDKT-nya, haha..(tapi sebenarnya aslinya norak sih ni tokoh. Apalagi pas lihat dia bawa-bawa kembang tapi taunya kembangnya malah motong dari taman depan milik Miss Tottington, wakkaka...maunya kelihatan keren eeee taunya nyolong, kan kacau). Terus dia juga ternyata botak dong karena ketahuan pas rambut palsunya itu nyangkut di alat penyedot kelincinya Wallace, nah pas wignya mau diambil, eh ternyata malah yang disematkan ke kepalanya adalah seekor hare alias terwelu raksasa yang bulunya menyerupai wig.

Oke, lanjut lagi ke sinopsisnya..

Sebagai upaya untuk memenuhi permintaan kliennya Miss Tottington--yakni membasmi hama kelinci secara manusiawi, Wallace kemudian menciptakan sebuah alat yang bertajuk manipulasi pemikiran. Rencananya, ia akan mencuci otak kelinci-kelinci itu agar tidak lagi memikirkan sayuran sebagai makanan yang  disukainya. Caranya, si alat akan ditaruh di area otaknya kemudian dihubungkan dengan alat penyedot kelinci dengan dibantu oleh keberadaan sinar bulan yang ada di atas langit sana. Tapi, mengingat alat ini masih baru, maka Gromit masih sangsi apakah kinerjanya sudah oke belum. Dia pasrah saja pas lihat majikannya dengan antusias memulai proses cuci otaknya itu. Padahal ga tau juga hasilnya uda 100% bener apa ga.

Pada suatu malam yang cukup mencekam, di kediaman Bapak Pendeta Tua yang ikut merawat sayuran yang akan ia ikutkan lomba, tiba-tiba saja ada sesuatu yang menyelinap ke dalam gerejanya. Ia pikir mungkin seseorang yang kelaparan, karena memang ia liat ada beberapa buah dan sayur yang berceceran di lantai. Waktu ia tawari buah yang sekiranya memang disediakan untuk mereka yang membutuhkan, tapi yang ditawari malah menunjukan ekspresi lain. Apa yang dilihatnya justru sesuatu yang membuatnya syock. Sesuatu itu sangat besar dan penuh bulu. Ia mulai mengacau dimana-mana dan kabur melalui kaca jendela.



Keesokan harinya, warga geger. Tanaman sayur mereka dirusak oleh sesuatu yang tidak diketahui itu apa. Kelihatannya kali ini lebih parah dari serangan siput babi pada tahun 1932. Di tengan keributan warga, Pendeta Tua itu kemudian muncul dengan kursi rodanya. Rupanya ia patah tulang setelah semalam diserang sesuatu. Ia kemudian bercerita bahwa penyerangnya adalah mahluk yang menjelma sebagai kelinci jadi-jadian. Giginya sebesar kapak, kakinya seperti nisan kuburan. Kelinci itu sangat besar.

Wallace dan Gromit kemudian mengatur startegi untuk menangkap kelinci tersebut. Caranya adalah dengan memasang jebakan berupa boneka kelinci betina raksasa yang dikendalikan dengan menggunakan tali. Wallace yang menyetir mobil. Sedangkan Gromit yang menggerakkan boneka kelinci betinanya. Kocaknya adalah, karena semula ekspresi Gromit datar, maka Wallace meminta agar gerak-geriknya diubah sedikit agak lebih genit supaya kelinci jantannya terpancing. Tapi karena ngobrol saja, akhirnya nyetirnya tidak lihat jalan. Mobil Wallace pun menerobos tembok dan boneka kelincinya terpental. Wallace juga tiba-tiba hilang dan keduanya terpisah. 

Tak lama kemudian Gromit menangkap bayangan sepasang kaki besar penuh bulu yang meloncat ke sana kemari, dari arah jalanan menuju kebun warga dan diakhiri dengan mengacak-acak sayuran. Ya, itu adalah kelinci jadi-jadian yang diceritakan oleh Bapak Pendeta kemarin. Jalannya sangat cepat sehingga susah ditangkap. Tapi Gromit terus mengikuti kelinci jadi-jadian itu dari belakang. 

Gromit curiga ketika jejak kelinci tadi masuk ke area rumah Wallace. Mulanya ia mengira jejaknya akan berakhir di kandang kelinci yang ada di bawah tanah. Huck, terwelu besar yang ada di sana kemudian malah dicurigai sebagai were rabbit (plesetan dari were wolf, tapi yang ini wolfnya diganti dengan rabbit). Nah, were rabbit ini diduga muncul karena salah prosedur dsri terkena pancaran alat ciptaan Wallace ditambah sinar bulan. Maka, setelah mengasumsikan begitu, Gromit membuat tambahan pelindung di kandang dan pintu yang menuju ke bawah. Tapi rupanya jejak kelinci itu masih ada dan malah menuju ke area tangga, ia pun semakin bertambah keheranan. Diikutinya kembali jejak itu sampai berakhir di depan pintu kamar Wallace. Anehnya, beberapa langkah kemudian jejak tersebut malah berubah menjadi jejak kaki manusia. Semakin curiga dengan apa yang terjadi, Gromit pun membuka kamar Wallace. Dari situ kagetlah ia yang mendapati berbagai macam sayuran habis digigit dan berceceran dimana-mana. Hal apakah yang terjadi dengan Wallace?

Keesokan harinya, Wallace menemui Miss Tottington dan mengatakan bahwa semuanya sudah aman terkendali. Kelinci yang semula dipikirnya biang dari segala masalah sudah ia kandangkan. Makanya Kontes Sayuran sudah bisa diselenggarakan. Miss Tottington pun gembira. Ia ingin menjamu Wallace dengan mengajaknya minum teh dan juga cupcakes. Tapi bukannya mencicipi cupcakesnya, Wallace malah memakan setangkai bunga hias yang ditaruh di atas jambangan. Bukan itu saja, kelakuan aneh Wallace juga terlihat saat ia hendak ke atas, yaitu ketika diajak melihat kebun sayur pribadi milik Tottington. Pas sampai di sana, ia terlihat sangat berbinar-binar karena melihat sayur mayur yang begitu cantik dan dirawat dengan baik. Apalagi ketika melihat wortel raksasa yang menjadi kebanggaan Tottington. Wah, rasanya sudah pengen makan saja sambil memainkan gigi depannya. Sebelum bertambah beringas, Gromit yang sudah membuntutinya sejak awal pun tidak tinggal diam. Dari arah jendela rumah kaca, ia memutar keran yang bisa menyemprotkan air ke segala arah, sehingga akhirnya mengenai baju Wallace. Wallace pun undur diri dari rumah Tottington karena basah kuyup. Ia ngomel-ngomel ke arah Gromit, meskipun belum sadar juga dengan apa yang ditakutkan oleh anjingnya itu. Berburu dengan waktu, Gromit pun menyetir dengan kecepatan ekstra karena sebentar lagi hari akan malam. Apalagi memang malam itu akan ada bulan purnama. Jadi Gromit takut sekali sesuatu akan terjadi pada Wallace. 

Sialnya, saat tiba di tengah hutan, sebatang pohon besar tiba-tiba menghalangi jalan mereka. Gromit curiga bahwa ini adalah ulah seseorang yang ingin menjahati mereka. Hal tersebut terlihat dari bekas potongan pohonnya yang tidak tumbang secara natural. Melihat hal itu, Wallace pun segera keluar untuk menyingkirkannya. Tapi, pada saat itu pula sebuah kapak menancap di baju Wallace yang rupanya milik Victor. Victor marah besar karena mengira Wallace akan merebut Tottington darinya. Pasalnya, kalau Tottington berpindah ke lain hati, kekayaan yang diimpi-impikannya selama ini akan hilang sekejap. Dari situlah, Victor berniat akan menghajarnya. Tapi, sebelum hal itu terjadi, tiba-tiba tangan Wallace berubah membesar. Lalu keluar bulu-bulu dari seluruh tubuhnya seiring dengan puncak sinar bulan di atas sana. Wallace pun berubah menjadi kelinci jadi-jadian !

Keesokan harinya, setelah Victor memergoki Wallace yang menjadi kelinci jadi jadian selama ini, ia pun bertanya kepada Bapak Pendeta Tua tentang bagaimana cara membunuhnya. Melalui panduan buku kuno Bapak Pendeta Tua akhirnya berkata bahwa kelinci jadi-jadian tersebut bisa dibunuh dengan menggunakan peluru yang terbuat dari emas 24 karat. 



Karena sudah sangat genting, Tottington akhirnya mendatangi kediaman Wallace dan Gromit untuk sekali lagi meminta bantuan agar bagaimana caranya mahluk berbulu itu dapat ditangkap tapi dengan cara yang manusiawi, bukan dengan ide yang dilayangkan oleh Victor. Sayangnya, Tottington datang di saat yang tidak tepat yaitu pada saat bulan purnama sehingga mau ga mau Wallace harus mengusirnya karena tak ingin wujud kelincinya ketahuan. Mengira Wallace sudah tidak mau membantu lagi, akhirnya Tottington putus asa. Dengan sangat terpaksa ia mengijinkan Victor untuk memburu kelinci jadi-jadian itu dengan menggunakan senapan. Adegan selanjutnya adalah bagaikan film action, tapi yang sebenernya berperan besar justru si Gromitnya ini. Di samping harus mencegah peluru agar tidak tembus ke badan Wallace yang sedang menjelma sebagai kelinci, ia juga harus menghalau kelakuan rese anjing Victor yang bernama Philip (yang justru di sinilah terlihat bagian kocaknya walaupun memang jatohnya nyebelin sih karena bener-bener bikin riweuh pas aksi-aksi heroik sedang berlangsung). #GustyanitaPratiwi

Sorotan-Sorotan Film yang Menurutku adalah Bagian Terbaiknya :

  • Kelinci jadi-jadiannya bahenol, mukanya lucu malah ga ada serem-seremnya. 
  • Yang nyeremin itu justru bagian musik pengiringnya. Itu loh musik yang melatarbelakangi perkataan si Bapak Pendeta Tua pas menyeruak masuk ke kerumunan warga yang lagi pada geger. Terus dia cerita kalau baru semalam dinampakin kelinci jadi-jadian untuk pertama kalinya (pas dia lagi cerita itu, e pengiring musiknya malah memainkan iringan piano bernada suram. Karuan saja warga langsung geger, tapi tokoh Pak Polisinya jadi ngomel dikit sih mirip emak-emak ke yang main piano, haha....).
  • Tokoh karakter Bapak Pendeta Tuanya juga ekspresif banget sih menurutku....
  • Mimik muka Gromit kadang-kadang kayak yang suka panikan gitu, jadi bikin ngakak juga liatnya. Tapi memang kuakui sih kalau dia jauh lebih cerdas dibandingkan dengan Wallace. Ibarat kata kalau dalam film action, ya dia yang jadi James Bondnya haha..
  • Karakter Miss Tottington juga kuat banget. Mirip-mirip old lady yang ada di era-era kerajaan...
  • Paling kocaknya lagi ngeliat ekspresi si anjing eh..maksudnya beneran anjing lho, yaitu anjingnya Victor yang bernama Phillip. Terutama pas dia ngekek-ngekek liat Victor mau gelud sama Wallace, eh abis itu dari dalam mobil ekspresi Gromit kayak yang keheranan gitu karena sebenarnya dia takut dong klo bentar lagi Wallace akan jadi monster, sehingga buru-buru dia tutup jendela mobilnya, dan pas kejadian beneran, eh si Philip malah kaget banget, trus dia kek kesurupan gitu minta tulung dislametin Gromit, tapi sama Gromit cuma dikasih geleng-geleng dengan muka sedatar mungkin..
  • Terus pas ekspresi si anjing Philip belagak songong ikutan nginjek mawar yang dibawa Victor tapi ga jadi dikasiin ke Tottington karena kesel uda keduluan Wallace juga kocak parah.
  • Ekspresi Gromit yang memang selalu pakai bahasa tubuh waktu berkomunikasi dengan Wallace juga kocak-kocak banget sih menurutku, apalagi pas dia nunjukin cermin ke si Wallace kalau sebenernya dia tuh yang jadi kelinci jadi-jadiannya, cuma emang Wallacenya yang ga mudeng-mudeng. 
  • Paling suka ama setting kebun sayuran warganya. Detail banget dong mereka ngebikinnya. Jadi berasanya tuh mata seger aja ngliat film ini dari awal hingga akhir.

Sumber gambar : imbddotcom, wallaceandgromitdotcom



34 komentar:

  1. Meski film lawas, aku malah baru tau tentang film animasi ini.
    Jadi penasaran juga buat nontonnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus banget loh ni film, saya rekomendasiin deh hehehehe

      Hapus
  2. Belum pernah nonton film ini mbak, kalau dibaca dari sinopsisnya sepertinya seru, lucu dan bikin mangkel juga ya, secara filmnya emang seperti Shaun The Sheep ya, lucu-lucu gemesin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, tapi yang ini lebih kayak action gitu hahah
      Kocak banget pokoknya
      Apalagi tokoh tokohnya yang ekspresif semua
      Selamat mencari dan streamingan yah hehehe

      Hapus
  3. Waaaah detail banget tulisannya mba :))) nggak perlu menonton filmnya pun saya rasa saya bisa membayangkan alur ceritanya ehehehehe :3

    Especially waktu Gromit berusaha melindungi Wallace saat Wallace sedang berubah wujud jadi kelinci jadi-jadian :"D ahahaha. Ini kartun tapi complicated juga jalan ceritanya. By the way itu rambutnya Ms. Tottington lucu juga :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahahah iya mb eno soalnya aku kalau nulis sinopsis suka keterusan sampai ke spoiler2nya wakkakak....maksudnya biar ada ciri khas dibanding blog film yang lain, walaupun gaya nulis sinopsisku jauh dari kata ekspert hihihi, yang penting aku puas tiap kali abis bikin sinopsis

      Iya emang si Gromit ini udah macam kayak mamaknya si Wallace...malahan dia yang lebih garcep dan inisiatif ini itu ketimbang Wallace, padahal Gromit itu anjing ahhahaha

      Iya, Miss Tottington rambutnya kayak wortel mba eno, itu juga jadi salah satu bahan ledekan si victor ke Tottington loh wkwkwk

      Hapus
  4. Mbul, jujur ya, entah mengapa dirimu itu lain daripada mamak lainnya.
    Seleranya aneh-aneh pula, apa saya yang terlalu datar kali ya, tapi beneran, kalau baca review atau sinopsis film yang dirimu tonton itu, aneh semua rasanya film yang jarang saya tahu :D

    Mamak keren ih dirimu itu, selera yang nggak mainstream sih, sama kayak postingannya, nggak mau terikat teori, pokoknya yang menyenangkan hati semua ditulis, yang biasa bahkan ditulis jadi postingan tak biasa hahahaha.

    Btw, saya kalau nonton film kartun itu milih-milih yang cantik, atau minimal yang matanya bulat kayak putri-putri gitu loh hahahahaha *plak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang kalau diklik menu film di bagian bawah header dari blogku, di situ akan terpampang aneka sinopsis yang bisa dibilang seleraku aneh-aneh, bahkan jauh dari selera mamak-mamak pada umumnya gitu kak rey yang cenderung suka drama, film romantis, komedi, atau yang ada unsur parentingnya. Aku blas ga tertarik....soalnya ngantuk. Ada sih satu dua dari genre drama atau romantis yang aku suka, tapi memang pilih-pilih banget alur ceritanya. Bahkan ada pula genre yang bikin ngelus dada wakkaka, oh ya sama atu lagi, aku suka kepo ama film-film dari berbagai negara soalnya kadang merasa amaze dengan culture dan bahasa yang digunakan gitu

      Tapi kadang memang abis nonton film, kalau ketemu yang berkesaaaan banget rasanya sayang kalau ga ditulis di blog, jari rasanya gatel pengen segera nulis sinopsisnya...lumayan ngehibur soalnya diantara postingan gejeku yang lain

      Karena ketika nulis sinopsis film, buku, dan komik seenggaknya blog aku masih ada sedikit kesan kasih informasi berfaedahnya lah ya, walaupun banyakan tetep postingan random dan daily life yang biasa banget wkwkkw

      Tapi emang kuakui kak rey, setelah nonton film atau baca buku, aku serasa kayak dipaksa terus ngasah otak...
      Soalnya kalau dibiarkan tumpul lama lama aku jadi pelupa, xixiixix...

      Hapus
    2. Btw kak rey, suka film barbie barbiean ga? Hihi

      Hapus
    3. Mbak Rey sukanya nonton film my little pony Esquestria girl atau Barbie and the secret door.🤣

      Hapus
    4. Next time pengen review barbie jadinya hahaha

      Hapus
  5. Aku belum pernah nonton film ini.
    Dilihat pemainnya Ralph Fiennes sih tebakanku film ini memang jauh dari kata mengecewakan, ya .., kan aktingnya dia jempolan juga kayak saya .. tsaaah# ngaco mode:ON 😂

    Coba akh ntar kusearching filmnya, atau kalo ngga ponakanku kuinterogasi nanti kira2 punya film ini nggga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas him, beliau ini yang jadi the lord voldemort di harry potter kan yes hahahah

      Ga pa pa mas, ber halu halu dikit wakakka

      Ayo mas kalau belom nonton, cabcus nonton,
      Lumayan buat hiburan ini

      Hapus
  6. Bisa aja ya orang luar kalo bikin film, manusia srigala dijadikan manusia kelinci seperti Wallace ini agar kesan horornya hilang.

    Di film kartun kadang ada tokoh yang nyebelin ya, contohnya saja Victor. Anjingnya Philip juga rada nyebelin biarpun lucu juga.

    Kalo lihat sinopsisnya sepertinya seru dan juga cocok untuk anak anak, soalnya kadang ada film kartun tapi kurang cocok buat anak, seperti Happy Tree Friend atau Sausage Party.

    Ntar aku coba download ah, cari di google barang kali saja ada.😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ada aja idenya, dan kerennya sukses bikin ngakak, apalagi liat tokohnya yang ekspresif2 vanget, dirimu harus nonton mas agus
      Buat hiburan

      Iya yang paling rese itu anjingnya Victor, ampun tampangnya galak, tapi sok sokan hahahha, terus kerjaannya bikin riweuh

      E yaampun aku tau lah mas sausage party oemji, dulu tuh ya kukira kartunnya banyak makanan kan karena tokoh2nya di supermarket, ga taunya ya Alloh bikin istigfar mulu soale ya banyakan saru hahhahahah


      Pokoknya anak bocah dilarang lihat sausage party dah

      Tapi happy tree aku kok ga ngerti ya

      Itu kartun?

      Hapus
    2. Iya, happy tree Friends kartun tapi bukan untuk anak anak, bahkan di Amerika sendiri tayangnya agak tengah malam.

      Soalnya aku pernah lihat di YouTube, memang agak seram. Masa kartun tapi ada adegan kepala dipotong, tangan putus atau perut ditusuk.😱

      Memang karena kartun buat orang tua sih mungkin ngga terlalu seram, tapi bagaimana kalo ditonton anak kecil. Takutnya nanti otaknya bisa kacau.

      Kemarin kan ada tuh, siswi SMP dibawah umur bunuh anak kecil 6 tahun karena pengin aja. Iya, bayangin aja, ngga ada dendam, cuma karena pengin aja lalu bunuh anak kecil. Udah konslet itu otaknya.😭

      Hapus
    3. Sebenernya kalau genre thriller atau yang ada unsur violence nya memang menurut guidelinesnya tidak untuk konsumsi anak kecil kan, alias uda ada peruntukannya yaitu untuk umur dewasa, makanya itulah pentingnya orang dewasa memonitor tontonan jika sudah punya anak...sebab anak kan masihnlabil, nyari jati diri, kadang belum ngerti mana yang salah mana yang bener, jadi memang ga boleh nonton yang ga sesuai kategorinya

      Kalau untuk kasus yang sempat ramai itu aku sih no comment aja mas, bukan hak ku untuk ngejudge, soalnya aku orangnya ga suka ngejugde, kan udah ada pihak berwenang yang lebih berkompeten mengurusnya hehehe

      Hapus
    4. Oh ya btw eniwey busway kalau wallace n gromit ini kocak loh, ga ada unsur sadisnya hahahahha

      Hapus
    5. Setelah aku download, kok bener juga mirip kartun Shaun the sheep ya.😂

      Dulu aku pernah nonton film kartun tapi temanya vampir cuma lupa judulnya apa dan tahun berapa, cuma aku ingat filmnya lucu. Kocak pokoknya.

      Kalo anak saya malah sukanya film Moana yang dari Disney itu lho.

      Hapus
    6. Uda ditonton blom mas? Bagus kaaaan haha

      Film kartun vampir, aps bukan hotel transylvania yaaa

      Moana mah anakku sampai hafal lagunya, wakakak

      Hapus
    7. Udah, tapi belum separoh udah ngantuk.😂

      Bukan, kalo hotel Transylvania aku tahu. Tapi ini ceritanya anak kecil yang bersahabat sama anak kecil vampir. Hampir mirip sama hotel Transylvania sih tapi beda. Kalo soal kehalusan gambar, jelas menang hotel Transylvania, tapi yang ini jalan ceritanya yang aku suka, lucu pokoknya.

      Selain Moana, anakku juga suka the baby boss, lucu banget ya.😁

      Hapus
    8. Yah kenapa ngantuk, apa selera komedi ku beda ya hahahha

      Bagus loh padahal #e kok gw maksa hahahha

      O aku ngga tau apa ya, hmmm klo kartun vampir maksudnya vampir barat apa china

      Aku malah ga terlalu mudeng dong big biss baby, waktu itu padahal uda antusias nonyon, eeeee kok jalan ceritanya agak mbingungi #apa otakku ga myampe ya hahahahahhaha

      Hapus
  7. Setuju aku sama uni Rey,, Nita itu memang lain dari ibu2 yang lain.😊😊😊 Salutnya lagi aku sama dia kalau buat postingan pajaaaangggg detail + gambar lebih dari 3 Saluuuttt!!..👍👍


    Yaa sekarang kembali ke Film bernuansa boneka yang berjudul Wallace and Gromit. Yang mengkisahkan tentang kontes sayuran, Serta buah2han Bicara soal film Wallace and Gromit, Bagi saya apapun judul Filmnya kalau seperti yang telah direview lengkap diatas sangat menyenangkan bila menontonya bareng dengan anak kita. Dalam artian ada kesan selalu bahagia bila nonton film yang mengarah kebentuk boneka apapun judulnya. Dan sepertinya Film model Wallace and Gromit memang tidak ada di TV yaa Nite...Paling banyak Animasi menurut gw.😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Puanjaaaaaaaang banget kayak tol cipali ya, maapkan ya teman teman jadincapek bacanya huahahhahaha

      Tapi klo ga panjang rasanya kurang tuntas, makanya aku sering nulis panjang hahahha

      Iya bisa banget ditonton bareng keluarga
      Visual sayur n buahnya hampir kayak aslinya dong, warna warni gitu
      Iya masuknya ke genre animasi dia

      Hapus
  8. Saya justru tidak tahu dengan film ini
    Dan baru tahu setelah membaca artikel ini
    Sepintas hampir mirip dengan shon the seep ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan masih satu rumah produksi dengan shaun the sheep mas, yaitu rumah produksi aardman animation, klo wallace n gromit ini aardman animation plus dreamwork animation juga, CMIIW

      Hapus
  9. Mbak Nita, ternyata selera kita sama. Aku juga suka film animasi lho. Tapi entah kenapa belum pernah nonton film animasi yang ini. Apa karena tahun 2005 aku belum kenal internet, atau karena belum pernah menemukan film ini di tv, atau bisa juga karena sudah pernah tayang di tv tapi emang aku aja yang gak pernah nonton tv. Entahlah. Hehehe.

    Tapi kalau baca sinopsisnya sepertinya oke nih film, mbak. Pengen nonton juga aku. Tapi nontonnya lewat apa ya? Soalnya situs download film kesukaanku kyknya udah diblokir pemerintah.😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Horeeey, pecinta animasi tambah lagi, toast mb roem

      Mungkin juga mb roem,
      Sebenernya waktu itu aku pernah nonton di tipi loh, tapi uda lama bener, lupa kapan
      Klo mau streaming yang berbayar di netflix ada ni
      Hihihi

      Hapus
  10. Siang mbak... Koq saya ga tau film ini ya.. Kemana aja sy th 2005 silam? Lengkap amat yak si mbak menveritakannya, sampe sy takajuik dengan cara mbk memyampaikannya begitu terperinci, sy seringnya dulu malahan liat film kartun gitu kayak tom and jery karna kekonyolannya, apa shaun and the sheep yg lucu gituh.tapi emang kalo film luar kenapa yg teknologinya canggih x ya, jadi dari gambar ama warnanya aja kyk hidup gitu kesannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayo 2005 kemana mb hen, aku juga nontonnya ga 2005 nya pas sih, waktu itu aku sempat nonton di tipi
      Tapi kalau mau streaming sih ada

      Iya teknologinya niat, biar kata animasi atau kartun
      Hihihi

      Hapus
  11. Sepertinya ini rekomen deh, Teh.. Aku baru tau ini film. Seru deh sepertinya buat nemenin keseharian #DiRumahAja :D

    Jadi kelinci jadi-jadian yang behenol itu jadi bagian terbaiknya ya, Teh..haha
    Oh maksudnya si film ini masih sama dalam satu produksi gitu, Teh? atau gimana?

    Aku kaya gak asing sama yang lagi nyiram buah-buahan itu..ha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bener banget ndi, mumpung di rumah aja, maksimalkan diri buat nonton yang asyik2, biar ga spaneng atau stress hehehhe

      Hahahhaha, mirip waung sing di shaun the sheep opo yo, tapi beda ndi, beda nama deh kayae

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^