Kamis, 18 Maret 2021

Tirai Kasih yang Terkoyak




Oleh : Gustyanita Pratiwi

Demi cintaku kepada dirimu
Semua kuserahkan untukmu
Demi sayangku pada dirimu
Kurela berkorban untukmu
Walau sekian lama aku harus menunggu
Aku tetap menunggu dirimu
Demi rasa sayang rasa cintaku
Yang tulus dari dalam hatiku

Mimpi pun aku tak ingin jauh darimu
Apalagi kalau sampai berpisah
Selama-lamanya kuingin dekat denganmu
Aku ingin miliki dirimu


Suara lembut nan mendayu-dayu milik Desi Ratnasari yang membawakan lagu "Sampai Hati" mengudara bersamaan dengan opening song sebuah sinetron lawas era 1997, Tirai Kasih yang Terkoyak. Sinetron produksi Star Vision yang diputar RCTI usai Isya ini biasanya menemani hari-hariku semasa kecil dulu. Ga nonton sendirian sih sebenarnya, tapi lebih ke nemenin ibuku yang njinggleng nonton deretan sinetron lawas, dan salah satunya adalah sinetron dengan bintang utama Bella Esperance


Sinetron Jadul RCTI, Tirai Kasih yang Terkoyak, adegan Kemala yang gila dengan anaknya Satria kecil yang tetap menaruh hormat padanya


Wait! Wait! 

Jaman bocil aku udah dicekokin sinetron?

Sebenernya ga juga sih. Cuma memang waktu itu hiburan lepas berita malam biasanya kan sinetron ya? Nah biarpun aku ga mudeng sama  jalan ceritanya (karena kalau ga salah ingat tahun segitu juga aku belom sekolah ), jadi aku ya cuma nemenin ibu aja sambil sesekali tutupan mata pas ada adegan antagonisnya. Soalnya terus terang aku takut. Gimana ga takut, soalnya peran antagonis sinetron lawas kan bener-bener menjiwai banget. Kadang-kadang bikin aku sampai nangis segala

dikira mereka jahatnya beneran, hihihi. Padahal kan cuma acting ya. Acting yang totalitas :D.

Nah, karena kemaren ga sengaja jari ini kepleset buka youtube dan ketemunya opening song sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak, akhirnya aku jadi mengingat-ingat lagi garis besar ceritanya seperti apa. Sekalian nostalgia sinetron jadul, aku pretelin satu-satu by judulnya aja deh ya. Mengingat dulu pernah bikin listnya dan cuma ngulas sedikit. Jadi sekarang aku akan tulis agak panjangan model penceritaannya. 



Alam Putra KW berperan sebagai Satria kecil

Bella Esperance berakting bagus sebagai Kemala


Sinopsis Sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak (1997)

Kemala (Bella Esperance) mulanya adalah seorang gadis cantik yang sangat periang. Ia memiliki kekasih hati bernama Harry (Ponco Buwono) yang merupakan seorang pengusaha muda tajir melintir. Sayangnya, kisah kasih Kemala dan Harry tak berujung bahagia lantaran gagal menuju ke jenjang pernikahan . Apesnya lagi, Kemala malah diperkosa oleh Dion (Alm Ryan Hidayat), preman yang sering membuat onar di sekitar tempat tinggalnya. Akibatnya Kemala harus menanggung malu karena hamil di luar nikah. Ia akhirnya frustasi dan berubah menjadi gila. Ia pun dirawat di rumah sakit jiwa dalam keadaan sedang mengandung. Di sana ia disupervisi oleh dokter spesialis kejiwaan bernama dokter Leo (J.O Kotten). Dion sendiri semakin blangsak hidupnya karena sehari-hari kerjaannya hanya mabuk-mabukan bersama partnernya Om Kusno (Kusno Soedjarwadi) yang merupakan ayah angkatnya sendiri. Ia juga ditengarai kabur setelah upaya pemerkosaannya itu. 



Alm Ryan Hidayat yang sempat memerankan Dion dan Satria Dewasa



Singkat kata, akhirnya tiba saatnya Kemala melahirkan anaknya di rumah sakit jiwa itu. Bayinya sendiri berjenis kelamin laki-laki yang kemudian diberi nama Satria oleh petugas RSJ yang bernama Pak Ridwan. Beliau inilah yang kemudian mengasuh Satria kecil (Alam Putra KW) hingga tiba saatnya Beliau meninggal. Satria kemudian dioper ke Bu Titik (Nunki Kusumastuti) dan anaknya Ningsih (Dina Lorenza). Satria pun tumbuh menjadi anak yang baik dan tetap berbakti pada ibu kandungnya Kemala yang masih tetap menjadi penghuni RSJ. 

Menjelang dewasa, Satria (yang semula diperankan oleh Ryan Hidayat namun karena Ryan Hidayat meninggal dunia, maka akhirnya perannya digantikan oleh Sultan Djorgie) dibiayai kuliah oleh Heru (Anjasmara) yang merupakan adik dari Harry sebagai upaya permintaan maaf Heru karena kakaknya telah membuat Kemala (sang mantan) gila karena gagal menikah. Satria juga pernah bekerja dengan Pak Yacob (Asrul Zulmi) yang merupakan seorang pengusaha. Pak Yacob ini punya anak gadis bernama Dewi (Inneke Koesherawati) yang akhirnya menaruh hati pada Satria.

Suatu kali Satria tidak sengaja bertemu lagi dengan Dewi waktu dirinya habis kecopetan. Meski menyukai Satria, tapi Dewi sudah dijodohkan oleh ayahnya, dengan Gerry (Teguh Yulianto) yang merupakan anak angkat dari pengusaha Kevin Jones (Rudi Wowor) untuk mempererat tali bisnis.

Kevin Jones sendiri aslinya adalah Dion di masa lalu yang kini telah operasi untuk menyembunyikan hasil kejahatannya dulu. Ia mengangkat Gerry sebagai anaknya yang punya perangai sama buruknya dengan dirinya tatkala masih muda. 

Nah, kiranya garis besarnya seperti itu. 

Lalu untuk beberapa hal yang masih sangat memorable dari Sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak ini buatku pribadi adalah :
  • Opening songnya itu mendayu-dayu banget. Lagunya punya Desi Ratnasari yang berjudul Sampai Hati. Terus adegan paling membekas itu pas Kemala dan Harry lagi jalan berduaan di atas jembatan merah, dan kemudian lagu itupun mengudara.
  • Kemala punya potongan rambut khas, pendek seatas bahu lalu ada poninya. Artisnya sendiri yakni Bella Esperance muda sangat menjiwai betul bagaimana ketika dia berperan jadi orang gila yang tadinya hamil di luar nikah pasca putus dari kekasih yang dicintainya. 
  • Jujur, dari sekian scene yang ada aku paling ingat sama bagian pas Satria kecil yang diperankan oleh Alam Putra KW (pernah main di film Joshua oh Joshua juga yang jadi berandalan ciliknya). Tapi pas di Sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak Alam Putra KW alias Satria kecil ini bisa berperan dengan sangat baik, malah cenderung memelas karena kan dia acting jadi anak yang dibesarkan di RSJ dengan ibu yang mengalami gangguan kejiwaan ya. Jadi di situ tuh kadang-kadang aku sampe tutup mata soalnya ga tega aja lihatnya hihi...Melas tenan aku lihatnya hahahaha...
  • Alm. Ryan Hidayat yang tadinya adalah peran utama prianya tiba-tiba saja meninggal, sehingga akhirnya perannya digantikan oleh Sultan Djorgie yang sama-sama berambut gondrong. Fyi, Alm Ryan Hidayat ini dulu pacarnya Alm Nike Ardila loh. Ya ganteng dan cantik akhirnya sama sama telah berpulang di usia muda :'(.
Demikianlah sedikit nostalgia dariku tentang Sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak. Bagi yang penasaran bisa ikut berkaraoke sambil melihat opening songnya di channel youtube ini ya. Kalau ga kelihatan youtubenya di tampilan seluler, bisa diganti jadi tampilan web atau klik aja tautan merahnya.


Sumber youtube milik kaliandrakali

See you..

Mau meramaikan kotak komen boleh loh, tapi usahakan komen yang berkaitan dengan artikel yang sudah kuulas ya, jangan melenceng di luar sinetron Tirai Kasih yang Terkoyak, hehe :D





31 komentar:

  1. Ah masa sih mbul tahun 1997 belum sekolah, bukannya dulu jaman Petrus malah sudah jadi wartawan.😱

    Oh tokohnya namanya satria ya, cuma bedanya satria yang ini tidak hobi mangkal seperti tetangga sebelah. Mana berbakti pula pada ibunya, bukannya ngejar ngejar rongdo terus.😁

    Samar-samar aku sepertinya ingat sinetron ini, cuma ya lupa juga karena waktu itu belum sekolah.🀣

    Ide artikel bisa dari mana saja ya, buka YouTube lalu nemu lagu lawas bisa jadi postingan. Coba cari lagu bang haji Rhoma sama Ani, barang kali bisa jadi ide juga.πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum cekulah si Mbulnya Kakak πŸ˜†

      blom masuk Sekolah Dasar kayaknya wkwkwkwkwk

      tiba tiba mbul lupa uda sekulah apa blom tahun segitu...wkwkwk

      mas agus kayaknya tahun segitu sudah remaja kayaknya ya Mas ya πŸ˜‹πŸ€­πŸ€­


      Iya mas, Nita kan kalau masalah ide ga pernah kekurangan...#duh syumbung bener sih Nit...ni mas nitanya ditabok biar ga jumawa hahahhaha...deng ga...maksudnya memang bener Mas Agus, kalau masalah ide hingga hari ini Nita masih nyimpan ide puluhan, tapi kendalanya itu cuma masalah nulisin kata-katanya dan timing publishnya Mas....soalnya kadang Nita pengen sehari ngepost...tapi biasanya yang komen jarang kalau one day one post akhirnya musti kutunda tunda biar sedikit ngumpul komennya dan yang mampir ga binund mau komenin post yang mana wkwkwkwk....

      iya mas, nanti nita coba cari lagu bang haji dan bunda yati octapia Ani deh, mungkin nita bakal tercetus ide dengan lagu Ani atau pilmnya bang haji yang romantis dan mendayu dayu itu πŸ˜†(✪Ο‰✪)/

      (。>γ……<。)πŸ’¦sorry…tapii film bang haji oma dan bunda yati ani dulu banyak romans termewek meweknya iyagasih mas hihi, kok nita jadi pengen kepoin lagu dan film zadoelnya ya...#lumayan buat stok ide postingan label jadulku πŸ˜ƒ

      Hapus
    2. Ani, kita sudah melangkah sejauh ini

      Iya Rhoma

      Tapi aku baru ingat, jemuran masih diluar padahal sebentar lagi hujan

      Tidaaakkkk Rhoma.

      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Hapus
    3. wadidawwwww....

      itu?? baju sapa yang masih ada di tiang jemuran mas ΰΈ…(ΰΉ‘⊙Π΄⊙ΰΉ‘)ΰΈ…!!

      baju ani, rhoma, apa mas agus?

      cepaaat cepaaat diangkat, nanti bisa basah lho mas !!! :-p

      Hapus
  2. Saya gak tahu soal sinetron ini, sebab pas tahun itu saya juga masih belum sekolah, masih 2 tahunan kayaknya. Tapi kalau melihat beberapa tokohnya, saya cukup tahu. Memang ya, sinetron jadul itu jauh lebih totalitas saat berperan, dan banyak sekali genrenya selain percintaan.

    Btw, maaf OOT, pas saya mau komentar, saya sulit mengklik link membuat komentar. Ini bisa komentar juga karena pakai versi desktop di hp.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah sekarang jadi tahu kan kak setelah baca postingan ini πŸ˜‚

      iya betul actingnya ntah kenapa erasa alami, yang protagonis kadang kelewat baeek, yang antagonis kelewah jahara hahahahha...tapi apa ya..mungkin kepengearuh bahasanya yang kala ini banyak menggunakan bahasa baku jadi kesan jadul dan vintagenya itu sangat terasa πŸ˜ƒ

      ah iya ya? kadang saya sendiri as adminnya juga kesulitan ngeklik link mau reply...apa karena settingan templatenya ya 😱😭

      tapi kalau dati tampilan mobile cepet dan very responsive kan ya?

      Aniway terima kasih sudah berkunjung balik ke blog saya ya kak πŸ˜€

      Hapus
    2. Saya kurang tahu sih, soalnya saya gak terlalu paham soal settingan template πŸ˜…. Tapi kalau responsif mah, responsif kok blonya.

      Oke kak, kembali kasih. Salam kenal saja dari saya, Nandar. Pakai R ya. πŸ˜‚

      Hapus
    3. alhamdulilah kalau masih responsif 😊

      salam kenal kembali ya Kak Nandar 😊

      Hapus
  3. Gilaa jadul banget tontonannya haha.sinteron itu sezaman sama tuyul dan mbak yul, Jin dan Jun gak ya? Soalnya tontonan masa kecil gue tuh itu haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasa jeh biasaaaa....molai nabung postingan evergreen gue hihi

      iyaaaa...seangkatan ama sinetronnya si Diana Pungky Jinny oh Jinny

      e tapi ga deng dia lebih duluan deh keknya Jeh :D

      Hapus
  4. Ya ampuunn saya masih ingat banget ini sinetron nya mbak Mbulll..meski ga terlalu suka sih, soalnya Ryan Hidayat tiba2 diganti ehh ternyata dia meninggal ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kak nisa, beliau Alm Ryan Hidayat yang kala itu istilahnya menjadi pangeran sinetron (karena banyaknya sinetron yang dibintanginya) mendadak wafat karena sakit kak...

      Hapus
  5. Whuaduh, sinetron nya Ibu-ibu dijaman saya dulu ini Mba Nita hihihi...

    Saya cuma inget pemeran-pemerannya doang πŸ˜‚ jaman itu saya nontonnya masih dragon ball sama anak seribu pulau 😁 tapi telenovela gak ketinggalan hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. leres mba rini 🀭🀭🀭

      nita juga suka mantengin anak seribu pulaunya garin nugroho dan goku n gohan yang berubah jadi king kong raksasa saat bulan purnama

      telenopelaaah? nita jugabsudah mengulasnya mba rini..mmonggo mba rin diklik juga postingan telenopelanya nita xixixix #malah ku promo tulisanku yang lain...adanya di label jadul 90-an mba

      ((o(*>Ο‰<*)o))

      Hapus
  6. Betulaaan .., aku ngebayanginnya malah kak Mbul yang lagi nyanyi loooh ...
    Kuraa kalau kak Mbul nyanyi, suara Dessy mah lewaaat πŸ˜„

    Aku ngga nontio serial ini, tapi kalau baca novelnya iya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. lewat ini dalam artian merdu atau ga mas him 🀭🀭

      penyanyi tingkat kamar mandi ya si mbul hahaahhahah

      eh serius mas him tirai kasih yang terkoyak ada novelnya?

      kalau sinetron jadul yang pernah kubaca novelnya itu karmila mas xixixix...karya marga t. nek novele tirai kasih yang terkoyak karangane sinten njih? penapsaran aku mas 😁

      Hapus
  7. waktu kecil gw juga lumayan sering nonton sinetron, nemenin orang tua mbak, soalnya waktu itu tivinya juga cuma satu, jadi ngikut aja apa yang di tonton orang tua :D

    gw rada lupa sinetron ini, dan kayaknya emang lupa apa gak pernah nonton, tapo gw tau beberapa pemainya.. memang mengenang tontonan waktu kecil tu kayaknya menyenagkan, bisa nostalgia ya mbak, kalo gw kemaren sempet di youtube nonton mumun jadi pocong sama jini oh jini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaaan

      kannnnn

      aku eneng koncone..berarti bukan aku doang pas masih bocil terpaksa nonton sinetron karena mamine suka nonton xixizi

      iya mas khanif, aku mang suka liat liat apa yang serba jadoel termasuk pula sinetron
      kan blog aku ada kategori atau label yang khusus bahas jadoel 90 an makanya harus tetep kuisi dengan apapun itu yang berbau jadoel dan kenangan atau nostalgia mas

      oh...mumun edies adelia kan...sinetron Betawinya mandra? aku biyen juga ga pernah absen...jam 1 siang di indosiar pasti ajeg nonton mumun pocong yang kembar satunya masi idup...dan mumunnya ini menghantui warga...sik lucu ki bagian adegan yang biasa ronda dan yang pakai seragam kamtibnas, kalau ga salah udin nganga apa ya..aga lupa aku..trus mandranya jadi tukang gali kuburnya kan hihi..uda aku ulas juga di postingan lamaku yang masuknya list sinetron jadoel mas πŸ˜„

      Hapus
  8. Saya juga suka lagunya, kalau filmnya gak suka terlalu mellow. Kalau nonton film terlalu mellow jujur mbak Tari malah akhirnya drob tubuh entah mengapa bisa seperti itu?"".

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tari...nita juga pas lihat sinetronnya dulu nemenin ibu agak agak takut soalnya menyedihkan

      tapi lagunya desi ratnasari yang ini bagus kok tari...kita dengerin lagunya saja yuk 😍

      Hapus
  9. Kalau ingat lagu Dessi Ratnasari yang satu ini, saya jadi ingat seseorang yang kini sudah jadi milik orang lain, hihihi...

    Tapi ya sudahlah, masa lalu biarlah berlalu cukup jadikan kebnangan saja, gak usah dibikin sedih... Betul 'kan mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduuw wadidaw..malah kang maman jadi teringat mantan ya mang 😁☺🀭

      padahal aku tidak bermaksud mengingatkan lho...cuma iseng pengen ngisi label jadul 90an dengan sinetron ini xixixi

      betul mang, saya sih nda bisa memberi saran apapun soalnya mengingat usia yang lebih muda dari mang maman jadi belum banyak pengalaman asam garam kehidupan #halahyung mbul hihi

      tapi memang demikian lah mang seharusnya...yang ada sekarang ya itulah sebagai takdir saat ini yang harus diperjuangkan untuk kini dan nanti. Yang lama-lama, cukup menjadi kenangan yang pernah menghiasi sebagian hidup #ugh la la..abis salah makan apa ya saia.....mendadak si mbul jadi bijak begini hahahhahahhah...

      Hapus
  10. aku kok lali ya mbak 1997 jamane krismon kan ya
    mek eling macem noktah merah perkawinan hahahhaa
    cuma lagunya aku ngerti lek ndek manten manten

    btw ryan hidayat menurutku lebih cocok si mbak dibandingkan sultan djorgie
    feelnya lebih dapat
    tapi ya namanya umur ya

    yang di joshua oh joshua masih inget aku
    masih inget wajahnya yang ngeselin hahaha


    BalasHapus
    Balasan
    1. "Tampar aku mas priii...tampar!!!" tangis ambar kepada mas priambodo suaminya wkkwkwkwk...ampun adegan terhits dari sinetron noktah merah perkawinan antara ambar, mas pri dan yulinar wkkkk...#apal ya Alloh πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜

      iya mas ikrom aku juga ngerasa lebih cocokan alm ketimbang penggantinya....menurutku xixixiix

      nah kan ...kan...hamdalah ono seng isih kelingan pemeran satria cilik di sinetron ini sama dengan berandal cilik di sinetron joshua oh joshua, wkwk

      Hapus
  11. Yee gw ingat sinetron ini mbul...Meski gw jarang nonton.😊😊


    Kayanya bareng sama sinetron Senja Semakin Merah..Meski sinetron Senja lebih dulu beberapa kalau nggak salah.😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. horeeeee ada 1 lagi yang inget sinetron ini

      kalau senja semakin merah aku blom pernah nonton tuh kang satria...beda channel dengan yang ini pasti ya
      ..dulu kan tv swasta adanya rcti, sctv, indosiar aja punyaku wkkkkk

      Hapus
  12. Seneng akhirnya ada yang review sinetronnya ya. 😊

    Btw, kebetulan saya yang upload video TKYT dari opening, closing, dan episode 13-14 di YT. Jika tidak keberatan dan juga berkenan, apabila mau menyaksikan videonya secara utuh dari episode awal hingga akhir dapat menghubungi saya di email : kaliandrakali21@gmail.com. Gak ada aturan aneh-aneh kok. Ditunggu ya untuk pemilik blog dan komentar yang penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo kak, terima kasih ya sudah singgah ke blog aku...

      siapp kak...makasih tambahan infonya, kali ada temen temen di sini yang mau nostalgia uda dapat kontaknya dari komen kakak πŸ˜ƒ☺

      Hapus
    2. secara garis besar sih sinetron ini bagus, tapi sayang agak menggantung. Sebab dalam referensi lain, sinetron ini ada lanjutan/diteruskan ke sekuel 2. Tapi hingga kini dan bahkan setelah dikonfirmasi kepada pihak Starvision, TKYT tidak diteruskan ke sekuel kedua.

      Kemudian antara di televisi dan di VCD yang saya peroleh, ada kemungkinan scene yang berbeda atau hilang. tapi buat yang penasaran mau nonton, ditunggu. Nanti saya attach melalui Drive, dan untuk menyaksikannya harus didownload dulu untuk diputar di komputer, karena formatnya format VCD :")

      Hapus
    3. terima kasih kak kaliandra untuk informasinya...siapa tahu teman teman lembaca yang nyasar ke blog aku dan pengen nostalgia bisa hubungi kakak ya...:)

      iya aku ngerasa memorable banget dengan si pemainnya kala itu Alm Ryan Hidayat dan sultan djordie pas masih gondro juga bella esperance ^____^

      Hapus
    4. ih aku mau dong sinetron gituan 😁

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^