Minggu, 29 April 2018

Pengalaman Pijit Bayi dan Renang di Mom n Jo BSD




Suatu kali...

P : Papa
M : Mama

P : “Mbul, Minggu Papa janjian ketemu orang di Puspitek mau negosiasi kerjaan.”

#seketika terlintas bayangan lebay bahwasannya Papa jahaaad atanya mauk ngajakin akooh jalan-jalan sambil bawa baby Asyiqa spa, ini kenapa malah mau dines lagi. Woooi ini hari Minggu Woooii... Kenapose ga mitap ajaaaa pas hari kerja huh. Syebel...syebel...#lalu terciptalah sudut bibir yang maju beberapa mili persis menyerupai tokoh Road Runner, salah satu kartun di serial Looney Tunes yang merupakan musuh Coyote. Kalian ga tau sapa itu Road Runner sama Coyote? Road Runner ituh yang bentuknya kayak gini nih ...


Ni yang namanya Road Runer 

Senin, 23 April 2018

Definisi Artikel Blog yang Menarik Menurut Versiku



Sembari ngedraft postingan yang bersifat evergreen (sehingga masih mempunyai kans besar untuk dikunjungi pembaca organik tanpa harus aku share terlebih dahulu di media sosial seperti fb, twitter, instagram, dll), kali ini aku mau sumbangsih pendapat mengenai topik blogging berikutnya berdasarkan kacamata seorang pembaca (bukan ekspert di bidang blogging apalagi mastah ya, hehehe). 

Topik tersebut adalah tentang menarik tidaknya suatu artikel di blog sehingga berhasil mendaratkan jariku untuk melakukan fungsi klik. Sebab beberapa waktu yang lalu aku sempat membaca tentang pendapat beberapa blogger yang  mengulas topik ini juga, namun dengan 'versi menarik' masing-masing. Dari situ, aku pun ikut merasa tertantang juga untuk membuat postingan yang sama—yang tentu saja dijabarkan menurut analisa dan sudut pandangku pribadi. 

Oh ya, berhubung kali ini emang topiknya rada berat (beban moralnya) apalagi kalau sudah dilempar ke publik nanti, maka sebelumnya aku ingin menggarisbawahi dulu nih pernyataan berikut sehingga tidak terkesan bahwa diriku sok tahu (moga ga ada yang bilang gitu ya ahahaha, tatuud aku). Pernyartaannya adalah apakah dengan menulis topik ini udah pasti artikel di blog aku selalu menarik? Jawabannya tentu saja tidak. Karena semuanya dikembalikan lagi kepada pembaca. Namun di sini aku hanya ingin membagi sedikit info tentang seperti apa sih artikel-artikel di blog yang sering aku klik selama ini. 


Sabtu, 21 April 2018

Telor Itik Goreng



Sabtu benar-benar hari yang sangat melelahkan. Sebenarnya ini akumulasi dari seluruh pekerjaan domestik yang aku kumpulin dari malam sebelumnya, jadi badan rasanya renteg banget #balada seorang Mama Bung yang sangat multitasking mengerjakan semuanya tanpa bala bantuan ART ahahaha...(jauh pula dari rumah ortu or mertua, jadi ga pernah bisa minta tulung kayak rang-orang di sini nih klo misal pas lagi bener-bener kerempongan...tapi i’m super duper happy because of  bisa mandiri kalo bukan karena the power of kefefet). 

Malam-malam kelaparan..

Selasa, 17 April 2018

Jenis Komentar Seperti Apa yang Bikin Kamu Tambah Semangat Ngeblog?




Tadinya mau bikin judul "Jenis Komentar di Blog yang Bikin Bete", tapi aku urungkan karena tatud dikepret para mastah dan senior niche blogging yang ujung-ujungnya menasihatiku supaya jangan melulu memikirkan hal-hal teknis kayak ada enggaknya pembaca dalam suatu artikel. Tapi emang iya sih, ga muna juga bahwasannya aku sangat senang kalau blogku sedang rame dan merasa sedih kalau blog aku sedang sepi. Meskipun demikian keadaannya (baca : kegiatan bloggingku nowdays cenderung anyep di kolom komentar), namun sebisa mungkin aku akan tetap konsisten mengisinya dengan konten-konten baru *tulung  pukpukin punggung Adek dunk Bang :-D.



Senin, 16 April 2018

My Opinion About...




Ngomongin soal UN dong? Kan lagi musim tuh?

UN diawasin aja siswanya berasa stress, klo ngliat di tv sampe dishooting buat keperluan liputan berita apa ga tambah mumet ya? Apalagi klo aku yang jadi siswanya. Pasti bakal susah konsen tuh hahahha
*TERUTAMA pas mata pelajaran matematika, uh...so skeriiii...tatud, buyar hahaha 

Senin, 09 April 2018

Pregnancy Diary : "7 Bulanan"



Oktober 2017

Tak terasa, 7 bulan berselang dan sudah memasuki Bulan Oktober. Sudah berdekatan dengan hawa-hawa tangis bayi... Waktu itu sih pinginnya konsen aja mikirin lahiran plus mulai belanja-belanja perlengkapan bayi newborn, tapi apalah daya Pak Su dan keluarga besar kami lebih riweuh mikirin acara 7 bulanan haha...

Bolak-balik kakak ipar, ibu, serta kakakku wa or telpon, mereka tanya : "Mitonine jadi tanggal berapa (7 bulanannya jadi tanggal berapa?)?" Maksud hati biar beliau-beliau ini bisa planning jauh-jauh hari gitu ngepasin tanggalnya. Karena kan kalau dadakan serba rempong ya. Kakak plus kakak ipar baru aja punya bayi, sementara Bapak Ibuku yang PNS harus hemat-hemat jatah cuti, mertuapun sedang disibukkan dengan musim panen, jadi bener-bener yang diteror mulu, kapan acara 7 bulanannya bakal digelar. 



Senin, 02 April 2018

Pregnancy Diary : "The Philosophy of Among-Among"


Saat kandunganku menginjak usia ke-4 bulan, ibu mertua membikinkanku syukuran kecil-kecilan pada Lebaran tahun lalu (tepatnya pada Bulan Juli 2017, dengan dicarikan hari sesuai weton lahirku yaitu Selasa Legi). Sebenarnya untuk maknanya sendiri aku kurang begitu paham, namun berbekal niat semoga dengan adanya ini akan banyak yang doain, maka ga ada salahnya nyanggupin oke meski sebenernya aku dan Pak Su niatnya bikin pas 7 bulanan aja pake pengajian biasa, wes gitu thok. Tapi ternyata bumer kekeuh yang terpenting justru 4 bulanannya, jadilah bikin acaranya 2 kali. 4 bulanan di kampung halaman yaitu selepas syawalan atas permintaan ibu mertua, lalu 7 bulanan di rumah kami yang di Tangerang atas inisiatif kami sendiri. Hmmmb... ujung-ujungnya memang menguras budget sih ya haha, walau udah diusahakan sesimpel mungkin, tapi yaudahlaya namanya juga manut orang tua, diniatkan aja supaya jabang bayi sehat lahir batin sekalian melatih sejak dalam kandungan supaya kelak senang berbagi dan berjiwa dermawan amiiin.


Acaranya sendiri full ditangani oleh mertua karena kebetulan pada waktu itu aku dan Pak Su sudah harus balik ke Tangerang mengingat libur lebaran telah usai dan kebetulan sudah dekat dengan jadwal kontrol bulanan yang harus ditangani oleh obgynku langsung. Jadi mau ga mau ya, 4 bulanannya ga ada akunya pas di kampung, melainkan sudah diwakilkan lewat doa-doa para sesepuh, tetangga, dan handai taulan lewat acara kenduri dan among-among. 


Kontestan Indonesian Idol Berikut Mirip Artis Ini


Indonesian Idol musim ini bertabur wajah baru yang setelah kuamat-amati kok ya mirip artis Tanah Air berikut. Ini berdasarkan penerawangan mata beloku aja sih ahhahah, kalian ngerasa hal yang sama ga?


Marion Jola mirip Nirina Zubir

Jadiii...waktu si Marion Jola nyanyi, selalu dalam hati kayak kepikiran ini anak mirip siapa ya, soalnya tiap ngeliat bagian gigi ama tektur wajahe tu kayak ga asing gitu hahaha...nah setelah kuamat-amati ternyata mirip Nirina Zubir.

Sumber foto : wow.keren.com