Selasa, 21 Mei 2019

Sinopsis Tusuk Jelangkung (2003)




Sinopsis Tusuk Jelangkung (2003)

Film : Tusuk Jelangkung 
Tahun : 2003
Sutradara : Dimas Djayadiningrat
Produser : Erwin Arnada
Penulis : Upi Avianto, Erwin Arnada, Dimas Djayadiningrat
Pemeran : Marcella Zalianty, Iqbal Rizantha, Dinna Olivia, A.A. Gde Wipra, Thomas Nawilis, Samuel Rizal, Ian Bahtiar
Musik : Andy Ayunir
Sinematografi : Dimas Djayadiningrat
Penyunting : Dimas Djayadiningrat
Distributor : Rexinema
Durasi : 128 menit

Sinopsis :

Rea (Marcella Zalianty) sangat terobsesi pada permainan jelangkung. Sambil menungu pacarnya Zacky (Iqbal Rizantha) datang, ia malah iseng mengucapkan mantra permainan mistis itu, meski ujung-ujungnya tidak terjadi apa-apa. Sementara itu, Visi (Dinna Olivia Jasin), yang merupakan sahabat dekatnya tiba-tiba saja datang dan menegurnya supaya segera menghentikan permainan. Ia memperingatkan Rea agar tidak menyepelekan benda yang bernama jelangkung karena ditakutkan akan mendatangkan bencana di kemudian hari. Namun, bukan Rea namanya kalau langsung percaya begitu saja sebelum mengalami sendiri kejadian yang dimaksud. Malah ia bilang apa yang dikerjakannya itu hanya sebuah keisengan semata dikarenakan bosan menunggu pacarnya yang tidak datang-datang. Mengetahui hal itu, Visi akhirnya memberitahu Rea bahwa Zacky sekarang sedang berada di club malam bersama 2 orang temannya yaitu Unay (Thomas Nawilis) dan Dudung (A.A. Gede Wipra). Ya, ketiganya malah sedang asyik clubbing di sebuah tempat bernama Inferno dan justru salah satu diantara mereka lupa akan janjinya pada Rea (baca : Zacky). Merasa tidak dihargai, Rea pun meradang. Ia lantas menyusul Zacky yang ternyata sedang kedapatan ngobrol bersama seorang cewek. Dan hal itu tentu saja langsung membuat emosinya meledak.



Sepulangnya dari club, semua berkumpul di rumah Rea. Unay mabok parah dan terlihat sangat norak sehingga menjadi bulan-bulanan temannya, Dudung. Sementara itu, Zacky masih berusaha merayu Rea agar memaafkan dirinya. Meski begitu Rea masih saja ngambek dan malah masih penasaran dengan permainan jelangkung. Ia juga dengan santainya mengajak yang lain untuk ikut serta dalam permainan. Hal tersebut tentu saja ditentang keras oleh teman-temannya, terutama oleh Dudung yang menganggap permainan tersebut bisa mendatangkan celaka. Dasar Reanya keras kepala. Ia pun masih saja membaca mantra pemanggil jelangkung meski pada saat semua masih berada di situ tidak terjadi apa-apa. Beda setelah semuanya bubar, 1 pentul korek api tiba-tiba bergeser, yang menandakan bahwa mahluk astral telah berhasil terjemput dalam permainan.

Malam harinya, beberapa kejadian aneh mulai menghampiri Rea dkk. Pertama, saat Rea mencuci muka di wastafel, tiba-tiba saja ia seperti melihat sosok anak kecil yang lewat di belakangnya. Ia pun menelepon Zacky untuk menceritakan kejadian yang dialaminya barusan meski sayangnya sang pacar malah tidak mendengarkan karena sedang asyik bermain game. Walhasil dari situlah, Rea kembali marah dan mengakhiri pembicaraan. Selang beberapa menit setelah Rea menutup telepon, Zacky pun merasakan hal yang sama. Seperti kehadiran sosok misterius yang melintas dari arah jendela. Begitupun dengan Unay. Waktu dirinya mandi, tak sengaja ia melihat hantu anak kecil dari balik sekat kaca. Sementara Dudung, ketika ia sedang fokus membaca majalah, tiba-tiba saja ada sesuatu yang terdengar dari arah lemari. Setelah dibuka, ternyata tidak ada apa pun, walaupun kemudian dari arah jendela, tertangkap sosok hantu wanita. Pun demikian dengan Visi, saat sedang tidur, samar-samar ia juga mendengar suara anak kecil tertawa yang entah asalnya dari mana.

Keesokan harinya, sosok hantu yang mengikuti mereka mulai menampakkan diri satu-persatu. Mulai dari hantu anak kecil yang belakangan muncul menimbulkan suara-suara tawa sampai hantu hostes bunting yang berwujud wanita berambut panjang yang mati karena gantung dir. Apalagi setelah pulang dari bioskop yang mana masing-masing bubar ke rumah masing-masing. Penampakan hantu semakin terlihat jelas seperti tulisan angker batu yang muncul di cermin kamar mandi Rea, pola garis-garis permainan engklek yang tiba-tiba ada di kolong tempat tidur Zacky, bisikan-bisikan aneh di area kamar Visi, juga penampakan hostes bunting di lemari kamar Dudung dimana pada saat itu Unay datang menginap karena takut tidur sendirian.

Keesokan harinya semua berkumpul di rumah Zacky dan menceritakan pengamalan mistis yang dialami masing-masing. Hal tersebut kemudian berujung pada adu mulut yang mayoritas menyalahkan Rea. Di tengah suasana yang makin memanas, Zul (Ian Bahtiar) kakak Zacky datang dengan membawa teman memanjatnya bernama Marcel (Samuel Rizal). Zul menjadi sasaran curhat mereka terkait efek dari permainan jelangkung mereka. Namun seolah tidak ingin membicarakan Angkerbatu seperti clue yang mereka dapatkan dari kejadian mistis semalam, Zul memilih untuk bersikap biasa-biasa saja. Ia lantas mengajak Marcel cabut walau jujur masih ada ganjalan dalam hatinya. Rea sebenarnya tertarik pada Marcel yang berpostur tinggi, tegap, juga atletis. Bahkan dalam benak Rea yang terlintas saat itu juga adalah adanya niatan untuk membuat Zacky cemburu dengan coba-coba mendekati Marcel. Pura-puranya memancing obrolan mengenai sikap aneh Zul ketika dimintai pendapat tentang kejadian aneh yang mereka temui usai main jelangkung. Tapi Marcel menanggapinya dengan kalem karena ia tahu bahwa Zul bersikap demikian lantaran dulu ia pernah kehilangan sahabatnya yaitu Ferdy cs (di film Jelangkung 1) karena permainan  yang sama. Makanya sebisa mungkin Zul menghindari pembicaraan yang berkaitan dengan jelangkung.

Malamnya, giliran Zul yang kena terror. Saat ia tidur, tiba-tiba saja ada suara anak kecil dari berbagai arah. Selain itu, beberapa benda di kamarnya kemudian pecah dengan sendirinya dan membuat suasana menjadi kacau. Zul pun memutuskan untuk mengajak teman-temannya ke tempat orang pintar bernama Pak Sakimin. Begitu tiba di tempat Pak Sakimin, orang tua itu langsung marah besar. Ia menghardik kumpulan anak muda itu karena sudah sembrono membuka gerbang dimensi lain sehingga berakibat fatal. Dikatakan olehnya bahwa permainan jelangkung Rea sudah sukses mendatangkan hantu anak kecil yang dulunya dibantai di sebuah desa bernama Angkerbatu karena diduga orang tuanya memiliki ilmu hitam. Anak kecil itu tidak salah. Sebenarnya ia hanyalah tumbal karena keluarganya dianggap pembawa sial. Jadi pada saat ia bermain engklek, ia ditangkap warga dan diarak untuk selanjutnya dibunuh hidup-hidup. Dengan demikian arwahnya tidak pernah tenang sampai dengan saat ini. Ketambahan lagi saat teman Zul yang ada di kelompok Fredy cs (film Jelangkung 1) sempat menancapkan jelangkung di kuburan anak kecil itu. Maka, yang ada adalah tambah marahlah ia dan meminta jelangkung itu segera dicabut dari peristirahatannya. Karena kalau sampai tidak dicabut, siapa yang memanggilnya akan terus dihantuinya seumur hidup. 

Review dari aku :


Klo untuk kepribadian pemainnya, bisa aku rangkumkan di sini :

Rea : emosian, bebal/keras kepala, kadang juga lebay gitu klo lagi ngungkapin sesuatu
Zacky : tukang ngeles, playboy
Visi : supel, menarik, rajin
Unay : penakut, agak-agak culun
Dudung : bawel, suka bokep hahhaha
Zul : kayaknya paling dewasa dibanding yang lain
Marcel : cool dan kadang suka memimpin
Pak Sakimin : paling kelas ni aktingnya, menjiwai banget sebagai sosok orang pinter kalo kata aku mah
Tiroh : lumayan serem walau hatinya baik
Turah : serem (ini bukan cikal bakal lahirnya akun lambe ya, tapi beneran nama hantunya itu Turah ahhahaha)
Hostes bunting : ngagetin asli
Noni Belanda : paling epic seremnya



Oke, jadi kalo dari segi akting, bisa aku urutkan dari yang paling kece yaitu akting Pak Sakimin, Tiroh, Noni Belanda, Visi, Zul, Dudung, Unay, Marcel, Zacky, Turah, Hostes bunting, Rea....


***

Menonton pertama kali waktu SMP (soalnya tahun 2003-an kan aku masih SMP ya). Terus nontonnya juga pas uda ditayangin di TV (kalau ga salah di SCTV). Lebih tepatnya waktu ada moment tahun baru (jadi ceritanya dijadiin film spesial tahun baru lah, sembari nunggu counting down 2004). 

Terus ndilalahnya tayang jam 21.00 WIB. Ada moment kucing-kucingan dulu nih ma orang tua biar dibolehin nonton. Maklumlah idup di kampung, ortu udah ngebiasain anak suruh bobok jam 9 malem ! Jadi ya lobi-lobi dikit lah ya. Tapi karena pas waktu itu kebetulan lagi libur tahun baru, maka aman aja tuh klo melek sampai jam 24.00 WIB, karena kan besokannya libur sekolah ya hahaha....tapi pret banget ding, lha wong pada kenyataannya baru sampe scene yang lagi seru-serunya, dimana ada adegan Pak Sakimin marah-marah, eh mata rasanya udah pengen merem aja. Walhasil sekian kali diputer di TV ku cuma baru nonton sepertiganya. Ini aja nonton ulang ya pas udah sejompo ini sayanya. Hahaha...

Sebagai pecinta horror sejati, Tusuk Jelangkung 2003 ini memang buatku lebih cakep ketimbang pendahulunya Jelangkung 2001. Maksudnya klo dari segi cerita keliatan lebih jelas dan runtut gitu loh. Juga karena especially ada Dinna Olivia yang keliatan cakep banget di film ini. Malah aku lebih seneng tokoh Dina Olivianya ketimbang yang jadi peran utama yakni Marcella Zalianty hahaha. 

Buatku, kehadiran Dinna Olivia bikin fresh mata karena kan Marcella pada saat itu udah sering muncul dimana-mana ya kayak sinetron Malam Pertama, iklan, dan FTV. Sedangkan Dinna Olivia, kayaknya ni film emang jadi debut pertama dia deh *monmaap klo gw sotau*. Tapi bener, muka dia tu emang enak banget diliatnya. Jadi ya seger aja walau sayang belom jadi pemeran utama wkwkkw.... udah gitu ada satu scene yang mana dia ada adegan mesra ama Samuel Rizal, wuiiih makin bikin penasaran. Karena pada masa itu aku ga gitu suka akting Samuel yang ada di Eiffel I'm in Love bareng Shandy Aulia. Aku lebih sukanya pas dia beradu akting bareng Dinna Olivia ya di sini. Hahhahaha.. 

Di film Tusuk Jelangkung ini jatuh hati deh ama aktingnya Dinna Olivia yang manis banget, bahkan ketimbang ama pemeran utamanya aku lebih suka tokoh yang diperanin Dinna Olivia

Adegan yang paling bikin seru tuh sebenarnya justru pas munculnya tokoh Pak Sakimin yang dishootnya tuh model cepet gitu. Jadi kayak beneran ngomong tapi dibikin bat bet bat bet, sehingga menimbulkan effect yang anjiiirrr apaan nih kayak beneran tegang banget. 

Soalnya kan abis itu ada adegan hutan yang nyari kuburan hantu anak kecilnya. Mana suasana tuh hutan singub banget lagi---banyak papringan alias rumpun bambu yang emang identik dengan kuburan tua yang ada di kampung-kampung. Jadi serem aja gitu suasanannya. 

Lalu setting lain yang ga kalah seremnya yaitu waktu di penginapan tua dimana ada lukisan Nonik Belandanya. Sumpah itu villa takkirain ada drakulanya dong haha... mana pencahayaannya byar pet gitu, malah yang terakhir cuma bermodalkan lilin-lilin dan plafond yang bocor di sana-sini. Terus pas nyebrang di rawa-rawa, naik turun tebing, dan keluar masuk goa, ini juga mengukuhkan film ini sebagai film yang ga sekedar horror kaleng-kaleng, tapi juga ada taste adventurenya ya.

Secara keseluruhan, film ini ga akan bosan aku ulang-ulang. Untuk genre horror Indonesia terutama. Karena bagiku belom ada yang ngalahin sensasi tegangnya film ini ketimbang horror-horror sekarang. Mungkin karena nontonnya penuh nostalgia masa kecil kali ya, jadi berasa serunya. Meski nontonnya klo sekarang kudu peteng-petengan dulu sambil streammingan yutub.



38 komentar:

  1. Balasan
    1. Tertarik nonton ga mb? Hehe
      Silakan dikepoin filmnya
      Tp di yutub resolusinya agak gelap sih

      Hapus
  2. Kemana ya skrng marcella zalianty nggak ada kabar nya
    Pak sakimin jadi nambah keseruan di film tusuk jaelangkung 2003 ini coba klo nggak ada gmna ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya Mbak Marcella Zqlianty sekarang byk berkiprah di aktivitas sosial kali ya

      Iya klo ga ada pak sakimin bisa bisa garing kalik ya ahahaha

      Hapus
  3. Tusuk Jelangkung...Bagus sih filmnya cuma horornya kurang kalau aku bilang ...Jadi masih berkesan kaya sinetron gitu deh..πŸ˜„πŸ˜„ Malah lebih suka Film Air terjun pengantin dan paku kuntillanak..πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Airbterjun pengantin bukane lebih banyakan sexy sexynya ya ahahhah
      Paku kuntilanak blom nonton, itu bukan yg triloginya julie estele kan y

      Hapus
    2. πŸ˜… hahahaha ..
      Tercyduk deh mas Satria

      Mas Satria kan sukanya memang yang sekseh sekseeeh ... , wwwkk πŸ˜‚

      Hapus
    3. Aku pernah sih nonton film ini di stasiun televisi tapi .. kayak kak Gustyina juga ..., nguantuuk .. ,

      Jadilah aku yang ditonton tivi, hahhaaha πŸ˜…

      Melek,udah bubar crita film'e .

      Hapus
    4. Dulu pas kecil si sy ngantuk
      Tp bgitu taktonton ulang eh la kok seru, ada kyk petualangan2nya gitu

      Hapus
    5. E tapi kok sy jadi penasaran juga ya ama Air terjun pengantin, baca sekilas dia masuknya ke thriller kali ya ahhahaha

      Hapus
  4. Wah pak Sakimin sungguh pintar sekali ya. Sepertinya saya pernah deh nonton film ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya juga orang pintar mas, alias dukun wkwkkwkw
      Iya akting beliau di sini yang paling natural

      Hapus
  5. Blm pernah nonton. Aku penakut untuk model film2 horor gini ..

    Nonton e kudu siang. Klo malam, alamat setelahnya ga bisa tidur

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku ya nontone siang mb lis, pas bocah2 merem, nek malem jelas kebawa ngimpi hahahha

      Hapus
  6. ternyata ini film tahun 2003 ya? Saya nonton belum ada setahun ini, itu juga dapat daeri internet mbak, horornya khas indonesia menurut saya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas pas nonton ulang aku liatnya di youtube, agak kepyur gitu karena resolusinya jadul huhuhu

      Hapus
  7. Ada yang aneh nih...
    coba perhatikan...teks pada pertengahan ada itu......spontan saya langsung ketawa lhoo bacanya

    BalasHapus
  8. film horor di indonesia selalu menarik untuk disimak, banyak judul film yang bisa bikin penasaran para penonton nya, dan tidak sedikit juga film horor yang menampilkan adegan adegan yang menegangkan yang bikin jantung berdebar karena kaget dengan penampakan hantu yang seram ya kak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang aku suka genre horror, thriller, slasher, misteri
      Pokoknya klo ada film dg tema itu bawaannya pengen nonton

      Hapus
    2. sama kayak aku juga suka film-film horror :D

      Hapus
    3. Bikin olahraga jantung pastinya

      Hapus
  9. Wah ternyata mbak Nita penggemar film horror, apa nggak takut kalau habis nonton hihihi...
    Serem sekali film nya, lama2 hantunya pada keluar, kabur ah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jarang takut sih mas wakaka, tp beda cerita klo lg sendirian di tempat yang sepi, nah kdg suka merinding disko gitu deh

      Hapus
  10. Ya Allah, Thomas Nawilis. Legend banget itu mas'e. Dulu aku tau'ne kalau dia main di "Disini Ada Setan" bareng temen-temen pemburu hantunya itu. Dan Disini Ada Setan itu udah jadi film yang lumyan serem buat aku mbak. Nggak berani lah, kalau nonton yang model Tusuk Jelangkung macam ini.

    Selain ada larangan jam malem alias jam 9 kudu tidur, bapak, ibuk, sama mbak-mbak'ku dulu biasane ngomong gini : "halah film opo to? rausah ditonton". OKE! KENA SKAKMAT AKU.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Next uda ada di pikiran mau review di sini ada setan juga dong aku hahahaaaaa
      Yg ada nagita slavina jmn masi unyuk unyuk, caca tengker, thomas nawilis, dude harlino, intan ayu, divanadia, tata riyadi, lia ananta, jenifer arnelita, thomas nawilis, itu toh....seeeeep taktonton ulang sik mandan enek sing lali, tp sik jelas ada setting danau angker, trus hantune ki shareefa danish sik maen di rumah dara #haha apal tenan aku loh

      Hapus
  11. film khas indonesia hehe, semoga aja ada film horor terbaru tentang jelangkung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pingin kualitas horror indo makin membaik ,seenggaknya kayak horror thailand

      Hapus
  12. Baca judulnya udah bikin suasana di sekeling saya menjadi seram Mbak,....

    Untung saya ngak nonton filemnya Mbak, bukan apa apa sih, saya cuma khawatir kalau si Jaelangkungnya lah yang malahan ketakutan lihat saya, hahahah.... #Maaf cuma
    bercanda.

    Saya kurang hobi yang berbau horor, kalau sejenis lawak2, nah itu dia, saya kuat begadang asal bisa nontonnya. hahahah...... #maklum anak mami, dari kecil ngak terdidik hadapi suasana horor, :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Alloh mlh nglawak kang nata
      Kn sy kadi ngakak nih
      Okedeh next sy riview genre komedi

      Hapus
  13. Ya ampuunnn mama mbul, dirimu kok ya masih imoeeettt syekalih hahahah
    Saya mah nontonnya ini di bioskop, sama pacar.
    Dan saya sudah kuliah waktu itu, dan dirimu masih esempeh?
    ckckckckck..
    Kumerasatuwaahhhh hahahahah

    Saya juga baru ngeh kalau ini tahun 2003, dulu tuh nonton karena masih ada aura-aura AADC, jadi rasanya semua film bioskop itu bagus.

    Trus kami nontonlah, pas malam Jumat pula, rela bolos kuliah malam muahahaha.

    Terus pas pulang ke kos, mati lampu sodarah.
    Rasanya membeku di ranjang saking takutnya.

    kebayang ga sih, baru aja menggigil nonton jelankung, eh di kamar malah mati lampu.

    Dan horornya lagi, saya kebelet pipis, sementara kamar mandi dekat kamar saya tuh paling gede, ada bath tube nya tapi gak pernah dipakai.

    KEbayang gak sih horornya, saya pipis sambil bayangin ada mahluk keluar dari bath tube itu hahahahahaha.

    Suka banget baca ini, jadi semacam flash back semasa saya masih main film, tuh saya yang paling langsing (okeh, baik saya pergi saja ya, sebelum makin gila dan ngawur di komen, wakakakakkakakaak)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaak takjoeb aku dibuatnya dikau udah menginjak bangkuh bioskup mb rey, sementara diriku masi kucing2an ma bpk ibu takut ga dibolehin nonton

      Ini jangan2 karena nama pemain utamanya mirip dikau mb rey hihihi

      Hapus
  14. Waduh iya jadi inget dulu waktu bocah selalu rame rame ama temen nonton film horor yg diputer sctv kalo ngga antv pas mau malem tahun baru hehehehe. Tapi saya belum pernah nonton yang ini nih, nanti deh nyoba download dan ngumpulin massa dulu buat nonton, ga berani dewekan wkwkwkw.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kumpulin massa di kosan,ampu petengin pasang stereo, dijamin ajibbb

      Hapus
  15. ini tiap malam minggu nonton sama sepupu waktu masa kecil... siap² bantal... takut terkejut, ahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg seriesnya bukannya di sini ada setan y
      Klo yg tusuk jelangkung film sih, cm dia ada thomas nawilis yg pernah maen di tusuk jelangkung

      Hapus
  16. Duh saya suka menghindar kalo diajak nonton film horor.

    BalasHapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...