Rabu, 30 November 2016

Lagu Barat Buat Dance 2016



Siapa yang kalo abis denger lagu dugem nge-beat (electronic music dance) bawaannya langsung semangat? Gueeee! Yup, aku suka musik yang menghentak-hentak, namun dengan alunan nada yang soulfull. Jadi kali ini postingnnya singkat aja ya, tentang peringkat music dance terkeren 2016 berdasarkan penilaianku.



Bebek Penyet Hot, Warung Bu Kris Spesial Penyetan




Duchh ! Panas-panas ngomongin yang hot-hot, kek nonton pant*t Nicki Minaj dipakein leging, huh ! Kalian sendiri merasa panas ga? Apalagi musim politik lagi ikutan memanas, FB juga ikutan panas, terus apa-apa jadi panas en disangkut-pautin ama berita-berita viral. Belom lagi drama ibu-ibu yang sering banget mewarnai jagad pertimelinan (maksudnya semacam artikel yang ngulas pertentangan antara normal atau sesar, asi sufor, tumbuh kembang anak, ato artikel rumah tangga lainnya dengan label tag ke pasangan, ijin share, like, amin, kalo ga kata-kata mutiara para motivator ulung yang dibagi ribuan kali ampe apal mana yang upload duluan, terus mana yang tinggal nyomot en ngebagiin lagi buat lingkaran setan berikutnya) *balbie lelah*. Masalahnya postingan promo balbie jadi ketilep ama berita-berita heboh tadi kaaand, wakakkaka. Ampun dijeeey !

Selasa, 29 November 2016

Review Rivavi Kuta Beach Hotel


Hari pertama tiba di Bali (throwback postinganku yang ini yes), kami segera menuju hotel budget yang kami pesan beberapa hari sebelumnya lewat situs booking online. Di situ alhamdulilahnya kena diskon gede dari yang semula Rp 400 ribuan kini jadi Rp 245 ribu saja. Sengaja diirit-irit karena memang agenda kami di Bali cukup panjang (sampai 5 hari 4 malam). Nah ceritanya, karena Pak Suami pengen yang satu harinya dapet suasana pantai, maka diputuskanlah untuk nginep di daerah Kuta. Sempet galau juga tuh soalnya pilihannya kan banyak ya boook. Cuma pas dia nemu hotel yang okay--terus aku bilang yaudah yang itu aja, e mendadak doi bilang : " Ahh jauh Mbul ama pantainya. Ntar kalo mau halan-halan malam hari emang mau gempor duluan." Ya udin seraaah deh seraaah. Ahahaaha..

Nah, setelah melalui rembugan yang cukup alot, ketemulah yang dipengengin (maksudnya sesuai sama kantong kami yang pas-pasan juga ga jauh-jauh amat dari pantainya meskipun judulnya bukan Pantai Kuta sih, melainkan Pantai Legian. Yowes rakpopo.

Akhirnya setelah dijemput dari bandara, melajulah kami ke Jl. Melasti No.1, Legian Kelod, Bali. Yang mana posisinya ini berdekatan dengan beberapa tempat seperti :

Bandara Ngurah Rai (4,62 km)
Terminal Tegal Sari (6,56 km)
Klinik Legian (0,78 km)
Alfamart (0,22 km)
Sari Dewi Pharmacy (0,10 km)
ATM (0,23 km)
Hanya 5 menit menuju Pantai Kuta
Dekat dengan Pasar Seni Legian
Kendra Gallery (0,5 km)
Istana Kuta Galeria (0,84 km)









Konsep hotelnya sendiri unik ya. Kalau dari luar sih bertingkat dengan masing-masing jendela berkanopi merah. Meskipun di beberapa part sedang ada pembangunan, namun lumayan juga sih buat nginep barang sebentar. Pada bagian lobi tersedia tempat duduk unyuk yang photoable banget karena bentuknya lucu dan warna-warni, terus ada beberapa pula hiasan bunga yang menarik mata.

Fasilitasnya juga lumayan lengkap lah ya, misalnya : akses Internet (gratis di tempat umum dan semua kamar), ada antar jemput bandara, persewaan sepeda, dan tempat parkir mobil, kolam renang, kolam renang anak, pijat, pusat kebugaran, spa, tur, bar, kedai kopi, layanan kamar, layanan kamar 24 jam, restoran, area merokok, concierge, kotak penyimpanan, laundry, penitipan barang, penukaran mata uang, lift, juga resepsionis 24 jam.

Kami sendiri saat itu dapet kamar type superiornya sih. Itu udah sama sarapan, meski udah mbatin paling ya hotel budget menunya gitu ahahhahaha. Untuk fasilitas kamarnya sendiri, terdiri dari : AC, Air minum dalam kemasan meski ngumpet ada di deket wastafel (tadinya ga ngeh soalnya kan biasanya ada di atas meja deket bednya ye kan?), WIFI gratis, area tempat duduk, bar mini, brankas, kulkas, meja tulis, mesin pembuat kopi, perlengkapan mandi (kecuali odol dan pasta gigi, jadi yang ini beli sendiri cuy), shower, TV layar datar, toilet duduk, handuk. Oh ya meski dari ulasan di banyak situs booking online kamarnya keliatan guedeee, tapi setelah diceki-ceki pake mata kepala sendiri nda segede yang dibayangkan sih. Arsitekturnya aja yang pinter keknya karena untuk memberikan kesan luas pada ruangan yang sempit, perlu dikasih space kaca yang lumayan besar, juga nuansa cokelat yang memberikan kesan hangat. Ya walau ada bagian wallpapernya yang ngelotok sedikit, tapi lumayan sih kasurnya enak. Gede dan empuk.




Menu breakfastnya yang aku bilang standar hotel budget sih ya. Ga banyak pilihan. Paling adanya roti tawar dengan pilihan selai, sayur kol campuran, ayam pedas manis, mie goreng, telor dadar, dan aneka jus, juga teh dan kopi. Karena cuma stay sebentar di hotel ini, maka perkara makan ga jadi soal sih, karena kami lebih prefer kulineran di luar sambil jelajah makanan khas Bali. 

Ayam Betutu Khas Gilimanuk




Yang terpikir pertama kali waktu mendarat di Denpasar tempo hari adalah mau isi perut dimana. Karena sudah browsing-browsing sebelumnya, kira-kira tempat makan mana yang recomended, maka kamipun menuju ke salah satu cabang resto Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang masih berada dalam satu kawasan hotel-hotel Kuta-Legian. Kebetulan hari pertama itu kami habiskan di Hotel Rivavi yang berjarak 15 menit dari Pantai Legian.

Jumat, 25 November 2016

Bikin Cireng Sendiri...



Gurl's saya mau bikin penganan nih...

*busedd...pake saya, biasanya nyebut diri sendiri pake aku Mbul. Iya deh aku. Hahahah. Tapi tumben-tumbenan amat ya Mbul masyak. Biasanya bukannya rajin ngepost jajan kuliner ya? Yakaleee jajan mulu, ya kagak lah. Muahahahha... Ya begini deh, kalo mencoba memilih niche blog bab kuliner dan jalan-jalan. Isinya asyik-asyik terus. Jadi dikirainnya nda pernah masak alias tebar-tebar duit ke warung-warung, hihihi. Padahal sebenarnya mah tidak. Adapun berderet-deretnya postingan kuliner di laman ini emang cumak pencitraan semata. Ya keliatannya sih sering, cuma semua itu palsuuuh. Alias, stok foto kulinernya emang uda menggunung dari lama, dikumpul-kumpul-kumpul jadinya banyak deh. Waiting listnya jadi banyak bener buat diupload satu-satu. Kalo ga dipost....sayang-sayang karena fotonya bagus-bagus (setidaknya menurutku). Mangkanya keliatannya isi postingan di sini kuliner mulu, wkwkwkkw (maapkeun kalo bocaand). 

Cireng bikinanku sendiri ini lohhh gaez

Senin, 21 November 2016

Review Grand Mega Resort and Spa Bali



Hallo kamu-kamu yang masih cantik dan tampan rupawan !! Lagi pada halu yaaaa ngeliatin isi dompet yang sama kayak isi slogan pombensin di tanggal-tanggal seginiih? Kalo iya, sama dong...Mbul juga nich...Masa-masa liburan udin berlalu, yang tersisa tinggal kenangan kalian bersama mantan eaaaaaakkk..




Jumat, 18 November 2016

Daftar Film Horor Hongkong dan Horor China Yang Menyeramkan dan Wajib Tonton



Tales From The Dark 1 (2013)
Cerita 1 : Pencuri Barang

Adegan diawali dengan penampakan hantu bocah perempuan berambut panjang yang berteriak-teriak meminta perlindungan setelah kematiannya yang tanpa dibekali oleh apapun dari pihak keluarga. Ia berlari tanpa arah, dari satu tempat ke tempat lainnya dan merasa iri ketika melihat hantu-hantu lain seolah diberikan bekal yang cukup banyak oleh keluarganya. 

Ketika ia melintas di depan seorang ibu tua yang tengah menjahitkan baju untuk anak perempuan di depannya (yang ternyata sudah menjadi hantu), bocah tadi merasa sangat sedih. Dilihatnya pakaian yang ia kenakan sangat tipis (tanpa lengan) sehingga membuat tubuhnya menggigil kedinginan. Karena terus-menerus mengamati si ibu yang tengah menjahitkan baju tadi, maka si ibu merasa terusik sehingga melemparkan sebuah gunting ke arahnya supaya ia lekas pergi dari hadapannya. 

Ia kemudian kabur dan menuju ke sebuah kedai bacang yang ditunggui oleh sesosok hantu pria berbadan gemuk yang terus-menerus memakan bacang. Hantu pria itu bukannya merasa kasihan malah seakan muak ketika dipandangi olehnya, sehingga akhirnya muntah-muntah sambil meneriakkan : “Aku sangat kenyang. Aku sangat kenyang !”


Rabu, 09 November 2016

Itinerary Bali 5 Hari 4 Malam




Oleh : Gustyanita Pratiwi

Susah ya kalo uda memasuki umur-umur-nahan-perut-biar-nda-dikatain-gembul-alias-rata-alias-sispek-tapi-teteup-failed-meski-udah-menerapkan-segala-cara?Bhahahah.....Yang penting kamu-kamu masih tetep hepi kan baca blog ini? Gimana? Uda ngerasa kangen belom ama postingan bangke dari blog ini? Kalo belom, sudah saatnya Mbul katakan : BHAAAY ! Jangan cari aku lagi, Fernando Hosehh Altamiranooh...*sontrek Rosalinda ayamoooor...ayamooor. Uda ah, stop dulu becandanya. Karena kali ini aku beneran lagi capek pemirsa. Abis balik dari Bali *gayaaaak banget kamu Mbolll!!?*. Yoih. Klabing-klabing syantik 186 Happy pigs Emoticons Gifs Downloads emoji pig emoticons pig emoji sambil nenteng beer bintang Bear Brand di tepi Pantai Kute @malam minggu yang semakin syahdu *Kampret bukan?*Haghaghaghag..  Maksudnya, eke cuma jalan aja. Memanpaatkan sisa cuti Pak Suami yang selama ini selalu kepake buat pulang kampung (kalo Lebaran ato tanggal merah). Lalu Mbul merasa....hmmmb...kok kayaknya kita jarang berduaan gitu ya Mazzz dengan memanfaatkan cuti kantor? Bagaimana kalo kita agendakan saja moment berduaan ini-sekali-kali-sebelum diriwehin ini itu dan kebutuhan rumah tangga yang semakin membuat pedih #eaaaaaaaaaaaakkkk.