Jumat, 10 April 2020

Sinopsis The Boat (2018)


Oleh : Gustyanita Pratiwi

Okay, ini aku memang telat nonton The Boat (2018), yang ternyata wanjaiiii keren juga ya. Aduh, kenapa baru sekarang aku bisa menyelesaikan streamingan film ini--padahal rilisnya udah dari 2 tahun yang lalu. Itu pun yang di UK. Sedangkan yang di Malta baru rilis 2019. Tapi tetap saja aku antusias menontonnya. Sebab genre begini memang sudah jadi kesukaanku sejak lama. Mystery bercampur thriller, dengan sedikit bumbu horror. Siapa yang ga penasaran coba? Sambil setengah memaksa Pak Suami buat ikutan menonton juga padahal biasanya dia males karena udah underestimate duluan terhadap film-film yang aku rekomendasikan. Dipikirnya film-filmku tuh ga okay. Sedangkan film-film dia selalu yang jadi juaranya, seringnya jadi blockbuster. Dia kan sukanya lebih ke action ya, sedangkan aku suka yang tegang-tegang #Bhuwh #bagaimana bisa kompak coba, wakakak.

Tapi pas tau ternyata film ini menyuguhkan kesan misteri yang cukup mendalam, maka done juga akhirnya kami menyelesaikannya (apalagi setelah dipertegas dengan melihat trailernya terlebih dulu). Begh....semakin penasaran saja. Dari awal, tengah-tengah sampai akhir rasanya kayaknya ada 'sesuatu' yang menyihir kami buat mantengin terus supaya ga ketinggalan bagian pentingnya. Daaaaan.....ternyata begitu nyampe akhir, 'pecah' banget sih menurut w. Seketika itu pula gw langsung tercengang. Ga cuma gw sih sebenernya yang tercengang, sebab Pak Su juga aslinya ikut tercengang saking ga nyangka endingnya bakal begitu, cuma klo dia mah ga ditunjukin aja karena biasalah gengsi kalau harus mengakui bahwa pilihan filmku itu bagus. Kenapa dengan entengnya bisa aku katakan bagus? Karena dengan film yang settingnya di situ-situ tok, jumlah pemain segitu, serta dialog yang super minimalis (karena yah...aslinya emang tokohnya cuma 1 itu saja sih, dan dia lebih ke ngomong ama dirinya sendiri saat terjebak dalam situasi yang sangat stressfull)--dan itu ternyata sepanjang film kami kayak dipaksa suruh nebak endingnya bakal gimana. Semacam sesuatu yang kami pikir endingnya bakal begini, e ternyata kenyataannya bakal begitu. Memang begini begitunya teh maksudnya aya naon eta teh?

Ketimbang kebanyakan ngemeng doang, yuk lah baca yang sudah aku sarikan jalan ceritanya. Tapi sebelumnya monmaap nih ye kalau misalkan review film di blog ini memang pakenya formula suka-suka. Jadi kalau terkesan amatiran dan ga kayak pengamat apalagi kritikus film, juga spoiler yang bertebaran dimana-mana, ya tulung dimaklumin saja ya, huehehe...#Sinopsis_dan_review_film_ala_GustyanitaPratiwi

Sinopsis The Boat (2018)

Sinopsis The Boat (2018), sumber gambar : imdb

Judul Film : The Boat
Negara : Malta, Uk
Sutradara: Winston Azzopardi
Produser : Joe Azzopardi, Winston Azzopardi, Roy Boulter
Skenario : Joe Azzopardi, Winston Azzopardi
Cast : Joe Azzopardi
Genre: Mystery, Thriller
Tanggal Rilis : 22 September 2018 (UK), 22 Februari 2019 (Malta)
Durasi : 1 jam 29 menit

Seorang pelaut digambarkan sedang keluar dari sebuah kota yang berlatar belakang  serba cokelat yang terletak di tepi pantai. Ia berjalan menuju kapalnya yang kecil dan berlayar melewati sebuah celah yang memisahkan antara area pantai dengan laut lepas. Setelah sukses melewatinya, ternyata ia malah dihadang oleh pemandangan yang berkabut. Kabutnya sendiri lumayan tebal ya sehingga ia harus meraba-raba ada apa sebenarnya yang di depan sana. Tidak tahunya ada kapal yang ukurannya lebih besar dari kapalnya dan berjalan tanpa awak dengan layar yang tidak terkembang.

Dengan rasa penasaran yang cukup tinggi, pelaut itu kemudian memastikan apakah ada seseorang di kapal itu atau tidak. Dipanggil-panggilnya lah penghuni kapal tersebut dengan suara setengah berteriak. Sayang, tak ada seorangpun yang menyahut. Ia pun tergerak hatinya untuk memeriksa lebih dalam karena merasakan ada sedikit keanehan. Dalam hatinya timbul pertanyaan : "Kok kapal layar yang notabene lebih mewah dari kapalnya ini bisa jalan sendiri ya ?". Jadi, tanpa ba bi bu lagi, langsung saja ia masuk ke dalam kapal dan memastikan apakah ada orang di sana atau tidak. Namun sebelum benar-benar masuk, ia juga mengantisipasi keadaan dengan cara menambatkan perahu kecilnya di bagian pagar pembatas yang ada di pinggir kapal. 

Ternyata, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, kapal yang bernama Aeolus itu memang tidak berpenghuni sama sekali. Seluruh ruangannya kosong. Baik itu bagian dapur, kamar, ruang kendali, sampai dengan toilet. Blas tidak ada seorang pun di sana padahal sebenarnya segala macam peralatan yang ada masih terbilang lengkap. Di dapur saja masih terlihat ada sisa makanan dan minuman. Sementara di kamar, baik baju-baju, selimut, atau barang lainnya semua terlihat masih lengkap. Lantas mengapa kapal tersebut bisa jalan sendiri? Ia mencoba menghubungi radio pemancar yang terhubung ke area dermaga dan mengabarkan bahwa sekarang posisinya tengah berada di lautan, dengan kapal tak berpenghuni, namun tanpa navigasi. Padahal sebelumnya, ia sudah menerka-nerka lewat peta yang ia temukan di atas dek kira-kira posisinya sekarang ada dimana, tapi ternyata tidak ada hasilnya. Karena yang tampak di sekelilingnya hanyalah lautan biru yang penuh misteri. 

Karena tidak mendapatkan jawaban sedikitpun dari radio pemancar yang ia calling beberapa kali, akhirnya ia kembali ke atas dan mengatur posisi layar supaya dapat terkembang kembali dan kapal tidak oleng terbawa angin. Ia juga mengecek segala macam peralatan yang ada, termasuk mesin yang ternyata keadaannya masih sangat prima.  Lagi-lagi ia merasa aneh dengan itu semua. Apalagi ketambahan dengan kapal kecil yang ia tambatkan di pinggiran pagar tadi sudah hilang entah kemana. 

Di tengah rasa gundah gulana yang mulai menyelimutinya, tiba-tiba ia ingin buang air kecil. Segera ia memposisikan diri dengan berdiri menghadap ke lautan untuk menuntaskan hajatnya. Sialnya, ternyata ia terbentur oleh layar kapal yang tahu-tahu sudah bergerak ke arahnya. Akhirnya, keseimbangannya pun oleng. Hampir saja ia terjatuh andaikata tidak berpegangan pada pagar pembatas yang ada di pinggiran dek.

Karena kesal acara kencingnya nyaris membuat celaka, akhirnya ia balik lagi ke dalam dan menuju toilet. Namun, ternyata hari itu memang menjadi hari sialnya. Baru saja mencoba untuk berkonsentrasi menahan kencing di toilet yang sempit, ehhh...tiba-tiba pintunya malah terkunci sendiri. Siapa yang menguncinya ya? Apalagi setelah membuka lemari cabinet tempat untuk meletakkan toiletteries ternyata terdapat jejak darah. Darah siapa coba? Masa iya ada seseorang yang mencoba bermain-main dengannya?

Namun di tengah kekalutannya itu, untung saja masih ada 1 jendela kecil yang menghubungkan toilet dengan bagian luar kapal. Segera ia mencoba melongok ke sana, walaupun dengan susah payah dan malah mendapati sesuatu yang cukup menakutkan karena tiba-tiba saha ada kapal besar yang melaju kencang tepat di depan kapalnya. Merasa panik, akhirnya ia mencoba memberi sinyal supaya kapal besar tersebut berhenti, sebab kalau tidak akan terjadi tabrakan. Namun semua itu ternyata berakhir sia-sia sebab suaranya tidak kedengaran sampai luar. Paling yang bisa ia lakukan hanyalah merogoh benda apa saja yang sekiranya masih bisa diambil lewat jendela kecil itu tadi walaupun harus dengan susah payah. Entah itu hampir tercekik lehernya pada saat mengatur layar kapal supaya terkatup lagi, nyaris dehidrasi, air laut yang akhirnya masuk karena dasar kapal bocor sebagai akibat dari gesekan antar kapal yang menyebabkan ia hampir  saja tenggelam, juga paling klimaksnya adalah terjebak di tengah hujan badai. Lalu bagaimana survivenya pelaut yang sungguh malang dan berada di waktu dan kondisi yang tidak tepat ini ? Silakan lanjutannya tonton sendiri karena aslinya seru banget bahkan sampai bagian endingnya pun sukses bikin nganga. #sinopsis_by_GustyanitaPratiwi

The Boat (2018), Terjebak di dalam kapal tak berpenghuni di tengah lautan lepas. Sumber gambar : imdb
Joe Azzorpadi, pemeran utama The Boat (2018), sumber gambar : newsbook(dot)com
Review The Boat (2018) 

  • Super tegang ! Jika kamu suka dengan film yang beneran memacu adrenalin walaupun dengan cerita yang sangat sederhana--tapi (sekali lagi) ga ecek-ecek, ya ini lah contoh suksesnya. Film The Boat (2018), termasuk film yang nyaris sederhana dari segi penceritaan, tapi entah kenapa aku malah menikmatinya. Walaupun yah di beberapa bagian ada juga yang bikin gemas karena kok harusnya begini, malah jadinya begitu. Misalnya, uda dapat tongkat waktu susah-susah ngerogoh pake tangan doang lewat jendela kecil pas terjebak di dalam toilet kapalnya, eh lha kok itu tongkat ga digunakan buat mencongkel pintunya. Haha, seenggaknya biarpun susah kan harusnya udah dicoba buat mencongkel. Eh masa malah buat ngerogoh tali yang bakal digunakan buat mengatupkan layarnya lagi biar kapalnya bisa berubah haluan. Nah, bagian ini nih yang sebenernya bikin Pak Suami yang secara naluriah andai terjebak dalam kondisi demikian ya bakal berusaha memanfaatkan segala alat yang didapat terlebih dahulu, apalagi kalau didapatnya dengan bersusah payah. Terus doi iseng tanya sama aku : "Kalau seandainya kamu yang terjebak kayak gitu, apa yang kamu lakukan Mbul?" Mungkin yang ada dalam benakku cuma pasrah aja saking stressnya.
  • Yang main ganteng juga #penting #nahloh...deng ga bcandaaaaa Zeyenk ! Ya, tapi memang terlepas dari fisik, akting pemainnya bisa dibilang cukup lumayan. Doi disetting sebagai karakter pelaut yang ketika terjebak dalam sikon yang demikian menyebalkan sekaligus membuat emosi jiwa itu, nyatanya masih diberikan satu perwatakan yang pantang menyerah, mampu bertahan dalam kondisi terburuk sekalipun, dan menguasai teknik-teknik dasar seorang pelaut. Ini penting karena kan memang profil yang diangkat adalah pelaut...jadi detail gambaran kemampuannya otomatis juga masuk ke dalam hitungan sebuah penilaian.
  • #Spoiler alert. Minim dialog, pemain utama satu orang thok, dan ending yang bikin mlongo saking aku ga nyangka aja. Haha...tapi serius, teknik yang begini ini yang bikin aku sangat terkesan, especialy setelah film berakhir. Yah, bisa dibilang, film ini beneran membekas karena hal itu. Ga nyesel beneran deh membuang 1 jam 29 menitku untuk berstress-stress ria dengan segala alur permainannya, haha.. #sinopsis_by_GustyanitaPratiwi


48 komentar:

  1. Sinopsis film The Boat sebelumnya sudah aku tulis sih, tapi aku tidak nonton filmnya, cuma terjemahkan dari situs luar saja, jadinya aku tidak mengerti jalan cerita aslinya seperti apa.🤣

    Oh ternyata begitu ya, ini memang salah satu film yang cukup mencekam menurutku, pemain satu orang terjebak di tengah lautan di sebuah kapal yang cukup mewah tapi aneh.

    Gimana ngga aneh, semua bagian kapal normal tapi tidak ada orangnya babar blas, sepertinya ada hantunya ya kapal tersebut.😱

    Kalo melihat ceritanya, kok jadi ingat film Ghost Ship tahun 2000an, cuma ceritanya lebih banyak orang, kalo tidak salah satu kru kapal naik ke kapal pesiar mewah yang aneh. Ternyata kapal pesiar itu dulunya pernah ada pembunuhan besar-besaran terhadap para penumpangnya. Kru kapal itu terjebak di kapal itu dengan arwah penasaran.

    Terus bagaimana kisah selanjutnya, silahkan minta mbak mbul mengulasnya, karena aku yakin mbak mbul sudah pernah nonton, sering tayang di tv kok.😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakak, maapkan ya temen temen, ini aku ngeditnya masih sambil jalan sambil nyari kata kata typo atau kalimat yang belibet ahhahah...biasa nulisnya malem-malem jadi mata agak kereng, jadinya masih banyak editing nih, typo di sana sini akutuh sukanya huhu

      O iya kah hahahha, ayo klo bgitu mending nonton ulang lagi mas, biar semakin menghayati pas baca sinopsisnya hahah

      Oh ghost ship, hampir mirip sih, tapi itu film super duper lawas, bedanya yang main kalau ghost ship ga cuma 1 orang kan wekekek

      Hapus
    2. Oh pantesan banyak typo nya, aku kira itu ciri khas tulisan mbak mbul, biar beda sama blogger lain gitu.

      Ih, bukan nonton ulang, orang belum pernah nonton gimana mau nonton ulang, sebenarnya pengin download tapi nunggu subuh saja yang banyak kuotanya. Kalo jam segini cuma kuota 5 Gb sampai akhir bulan, tapi kalo pagi 15 GB.😂

      Hapus
    3. Wakakak iya ini, soalnya streamingannya ngentenin anak bayi bubuk, trus nulis sinopsisnya mata uda 5 watt, jadi antara kalimat yang ada di otak ama pas ngetiknya suka ga sinkron hahahh

      #lah gw kan si ratu typo #etdah typo itu bukan buat dibanggakan mbul ...mbul, begimana sih kamu mbul hahah

      Just guyon

      Oke deh, nanti klo sudah ada kesempatan menonton ditunggu tanggapan atas filmnya ya, sama ga kayak penilaianku wkakak

      Hapus
  2. Wah, dari ceritanya awalnya gue pikir film horor ini, ternyata survival gitu ya. Seru juga nih kayaknyaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ng...nganu...bisa dibilang campur campur di, ada sensasi misteri, horror thrillernya juga. Seru bingits...tertarik nonton ga Senpai Kresnoadi ?hahahhaha

      Hapus
  3. Iyaa benar mirip film Ghosip yang pernah tayang di Tv..Dan ada lagi tapi judulnya gw lupa sebuah kapal kosong yang dihuni propesor dengan mahluk peliharaanya yaitu cumi2 Raksasa...Penumpang kapal tersebut banyak yang tewas hanya untuk sebagai umpan cumi2 raksasa.😊😊


    Mungkin film The Boat terinspirasi film dari sebelumnya kali yaa.😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu film deep rising, dulu mbak mbul kan sudah mengulas tong.😬

      Hapus
    2. Kang Satria not baja hitam : nah itu udah dijelasin mas agus warteg judulnya deep rising, uda pernah aku ulas juga loh sinopsisnya deep rising ini hahahhah #film favorit tentang permonster guritaan kalau itu mah
      Sedangkan the boat ? Kasi tau ga ya dia ini lebih ke pembunuhan, monater monsteran atau mahluk buas, or hantu ? Coba ada yang bisa tebak ga? #ga ada hadiah pulsa sih soalnya lagi bokek wkwkwk

      Hapus
    3. Mas agus warteg : asyeeeg ada yang apal aku udah mengulasnya. Ada rekomendasi film lagi ga buat kutulis di postingan selanjutnya ? Tapi yang bagus...

      Hapus
    4. Untuk rekomendasi, maunya yang seorang diri kayak the boat atau yang agak rame seperti Ghost Ship?

      Kalo untuk yang seorang diri, itu film The Burn tahun 2009 yang main Ryan Reynolds.

      Jadi ceritanya Ryan Reynolds sebagai supir dikirim ke Irak untuk mengirim barang. Lalu ditengah jalan ia hadang kelompok bersenjata dan dikubur hidup-hidup di dalam peti mati di tengah gurun pasir. Oh tidak.😱

      Nah, dalam peti mati itu ia tidak langsung mati karena memang petinya cukup besar jadi masih ada udaranya gitu. Cuma udaranya kan juga terbatas.

      Nah, didalam peti mati itu ada dua benda yaitu hape sama lilin. Lilin itu sebagai penanda oksigen, kalo lilin mati berarti oksigen sudah mau habis dan pasti dia juga ikut mati.

      Nah, hape itu ternyata ditinggalkan oleh kelompok bersenjata itu untuk Ryan agar ia menghubungi bos nya untuk minta tebusan agar ia dikeluarkan dengan selamat. Hape itu ada sinyalnya berarti peti matinya tidak dikubur terlalu dalam. Cuma ya batrenya juga ngga banyak, mana didalam peti itu juga ngga ada charger. Eh biarpun ada charger juga ngga ada listriknya ya.😅

      Jadi Ryan harus berpacu dengan waktu, baik dari oksigen ataupun batrenya. Beruntung disaat nafasnya sudah megap-megap dan batre hapenya sedikit lagi mau habis, ada suara tentara Amerika yang seperti menggali pasir dari ponselnya. Tapi endingnya ternyata ngga seperti kemauan kita.

      Seperti apa endingnya? Silahkan tonton saja langsung, soalnya terus terang aku belum nonton sama sekali wkwkwk.

      *Satria, sueee lu tong, paling dia komen begitu.🤣

      Hapus
    5. Wooooow bungkus dulu suhuuuu
      #hahhaha

      Kayaknya ini malah genre favorit pak su ini klo modelnya kayak gini, ala ala thriller acton kan ya

      #oke aku catat dulu ah, maybe next time bakal aku ulas

      Klo liat yang model ceritanya ginian biasanya sering dibintangin Pak Dhe Liam Nesson ini, cuma yang ini ryan reynolds...pasti ga kalah kerennya

      Hapus
    6. Nah tuh biasanya kata kata saktinya kang satria bukan baja hitam adalah sueeee...sueee luh terus diiringi emotikon mangkel yang aku liatnya biasanya sampe ngakak ngakak hahhahah

      Hapus
    7. Oiye numpang meralat, klo gurita raksasanya deep rising mah mahluk asli dari dalam laut, bukan ciptaan profesor mereun

      Hapus
    8. Untuk film yang soal kapal, aku pengin Bu guru mbul mengulas satu film yaitu Triangle tahun 2009 buatan Christopher Smith. Filmnya sih ngga box office amat karena cuma dapat $1,5 juta doang.

      Jadi ceritanya ada Nita, ibu dengan anak satu yang diajak temannya ikut ke kapal kecil gitu. Awalnya sih dia ogah ikut tapi ntah kenapa pas hari H dia ikut juga.

      Nah, saat di tengah laut itu ada kapal pesiar gitu. Karena merasa aneh, Nita dan teman temannya itu naik ke atas kapal pesiar tuh. Eh ternyata kapal itu aneh banget, kapalnya tidak ada penumpang sama sekali, padahal kapalnya ngga rusak. Nah lho, mirip the boat ya. Mungkin the boat terinspirasi dari film ini kali.

      Anehnya lagi, Nita tuh kayak merasa dia kenal dengan kapal pesiar itu, padahal ini baru pertama kalinya naik. Kayak deja vu gitu.

      Keadaan makin mencekam karena teman teman Nita mulai mati satu persatu di kapal aneh itu. Dan yang membunuh ternyata adalah Nita. Bingung kan, bahkan Nita itu pengin membunuh Nita juga.

      Agak pusing kalo lihatnya, coba nonton lalu ulas ya Bu guru mbul.😊

      Hapus
    9. Woah aku dikasih clue nya ni mantab

      Wakak pake diganti segala nama tokohnya hahah
      Oke ntar aku list dulu deh, kayaknya menarik sih..endingnya juga bikin mikir keras kok sendirinya pengen ngebunuh diri sendiri, kan aneh...asyiaaap ngantri dulu hahaha

      Hapus
    10. Anehnya tuh, Nita saat menghindari Nita (aneh ya, biasanya film time loop seperti ini tokoh kembarnya ngga ketemu. Ini malah tokoh utamanya ingin bunuh dirinya sendiri) ngumpet lalu ketemu banyak mayat. Bukan cuma satu dua tapi puluhan mayat bahkan mungkin 100 mayat ada kali, ngga ngitung.

      Coba tebak mayat siapa, yup betul. Itu mayat Nita sendiri yang jumlahnya segitu banyaknya.😱

      Terus bagaimana caranya Nita selamat? (Iya, diceritakan ia bisa balik lagi ke kota) silahkan tunggu mbak mbul mengulasnya pemirsa.🤣

      Aku nonton film ini jaman hape Symbian S60 dulu di Nokia E63. Dulu susah lho nyari film, belum lagi subtitle Indonesia yang ngga pas. Masa adegan Nita lagi ngumpet tapi subtitle nongol lagi ngobrol. Pokoknya kacau deh. Jaman itu juga ngga bisa mempercepat atau memperlambat subtitle karena memang alat tempur cuma Nokia E63, mungkin bagi yang punya komputer bisa kali, tapi aku ngga punya.

      Lha, kok malah curhat.🤣

      Hapus
    11. Lah berarti udah ga usah aku ulas lagi dong mas agus, kan ini sinopsisnya hampir 100 persen uda aku baca dari komenan ini hahhaha
      Tapi mungkin klo nonton boleh lah, buat ngisi waktu sambil leyeh leyeh besok hahahahhahai

      Tahun berapa ya hp symbian, kayaknya dulu aku juga sempet punya sih nokia symbian wakakka, tapi itupun lungsuran kakak...klo sekarang biar kata nonton streaming dari tab yang retak karena ga sengaja kebanting anak, belom lagi jatoh jatoh mulu ke lantai, tapi masih mending karena layarnya lebaran dikit ketimbang hp jaman itu kan, belom sekarang juga banyak smart tv yang bisa buat nonton yutub n netflix dengan kualitas hd hahahaha

      Hapus
    12. Ulas saja mbak, biarpun filmnya sama tapi pengulas atau reviewer kan beda beda pandangannya. Soalnya aku mau nonton lagi juga malas, kuota download dari 15 GB tinggal 5 GB, harus rajin milih filmnya.

      Oh ya, kalo ngga coba ulas film Indonesia. Kan harus cinta produk sendiri.

      Misalnya film pengabdi setan 1981, kalo yang 2018 kan sudah banyak yang ngulas, tapi kalo mau karya Joko Anwar ya Monggo.

      Kalo mau yang aneh, film jenglot pantai Selatan aja, tuh film benar benar fenomenal.

      Lha gimana ngga fenomenal, ada adegan jenglot masuk ke batu karang. Nah, salah satu pemeran nya tuh masukkan tangan kanan untuk meraba atau mungkin mengambil. Nah, dia teriak karena digigit sama tuh jenglot. Tahu bagian mana yang digigit.

      Bagian kakinya yang digigit. Tangan yang masuk batu karang lalu dia teriak, giliran di shoot eh yang nongol kaki yang berdarah, jadi pengin gigit tuh hape lalu masukkan ke ember.🤣

      Belum lagi ada adegan, ada temannya pengin ikut ke pantai selatan dari Jakarta tapi ngga boleh. Dia lalu ngumpet di kap belakang mobil. Begitu tiba di Jogja seperti ngga apa-apa, dari Jakarta ke Yogyakarta naik di kap mobil dan gpp, luar biasa fenomenal.

      Tapi yang paling fenomenal ya karena banyak bikini bikini di pantai, udah kayak film Baywatch.😂😂😂

      Hapus
    13. Ulas saja mbak, biarpun filmnya sama tapi pengulas atau reviewer kan beda beda pandangannya. Soalnya aku mau nonton lagi juga malas, kuota download dari 15 GB tinggal 5 GB, harus rajin milih filmnya.

      Oh ya, kalo ngga coba ulas film Indonesia. Kan harus cinta produk sendiri.

      Misalnya film pengabdi setan 1981, kalo yang 2018 kan sudah banyak yang ngulas, tapi kalo mau karya Joko Anwar ya Monggo.

      Kalo mau yang aneh, film jenglot pantai Selatan aja, tuh film benar benar fenomenal.

      Lha gimana ngga fenomenal, ada adegan jenglot masuk ke batu karang. Nah, salah satu pemeran nya tuh masukkan tangan kanan untuk meraba atau mungkin mengambil. Nah, dia teriak karena digigit sama tuh jenglot. Tahu bagian mana yang digigit.

      Bagian kakinya yang digigit. Tangan yang masuk batu karang lalu dia teriak, giliran di shoot eh yang nongol kaki yang berdarah, jadi pengin gigit tuh hape lalu masukkan ke ember.🤣

      Belum lagi ada adegan, ada temannya pengin ikut ke pantai selatan dari Jakarta tapi ngga boleh. Dia lalu ngumpet di kap belakang mobil. Begitu tiba di Jogja seperti ngga apa-apa, dari Jakarta ke Yogyakarta naik di kap mobil dan gpp, luar biasa fenomenal.

      Tapi yang paling fenomenal ya karena banyak bikini bikini di pantai, udah kayak film Baywatch.😂😂😂

      Hapus
    14. Tumben ngetik sampe dua kali, wakakakk...

      Hapus
    15. Boleh juga sih sebenarnya, ntar deh aku masukin dulu ke list daftar film yang soon mungkin akan aku tonton, lumayan lah buat hiburan setelah momong anak hahahhaha


      Bener, aku juga suka pilih pilih mas klo mau nonton, soalnya sayang aja klo sampe buang2 waktu e ketemunya film jelek hahah

      Pingin sih ngulas film Indonesia, tapi kadang kepentok ama judul, klo film indonesia, biasanya itu aku niat nulis klo belum banyak yang ngulas, klo uda banyak yang ngulas males meskipun filmnya bagus banget. Paling mentok mentoknya taktonton aja. Yang khusus ditulis di blog yang masih minim ada yang nulis hahahhaha


      Eyaampun apa itu rumah produksi yang kemaren lagi?
      Agak ga match gitu ya adegannya
      Kadang kayak ga masuk akal bin mustahil, jadinya susah buat dilogika, sementara aku sukanya per part adegannya pun harus mementingkan logis apa nda nya...klo kebanyakan halu yang ada bikin pengen misuh misuh hahhahhahah

      Hapus
    16. Tebak siapa sutradara Jenglot Pantai Selatan, bukan KK Dheeraj ata Nayato tapi bang Rizal. Saya aja sampai tepok jidat satria hahaha...🤣

      Waduh kok bisa dobel gitu, sepertinya jaringan eror, aku klik ngga terkirim-kirim, jadi aku klik lagi, lagi dan lagi.

      Tapi masih mending dua, waktu kang satria di blog hanila sampai ada 5 komentarnya yang sama hahaha.😂

      Hapus
    17. Woaaa masa sih rizal mantovani maksudnya? Hoho, mungkin ngikutin selera pasar katanya ye duh duh hahahha

      Wakakak, iya kadang bikin guyu kekel deh klo liat komenan double2 tapi herannyabtakpublish juga, maklum biar kelihatan banyak yang komen #eh melas amat ya hihi

      Hapus
  4. noted mba, selera film kita sama nih. Ada yg mirip2, DRIFT based on true story

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hore ada teman
      Yes film yang menegangkan dan memacu adrenalin emang seru bang, ga bikin ngantuk, mata tetep melek pnasaran ama endingnya hihi

      Hapus
    2. udah coba cari dapat link ut streaming. Eh jdi takut sendiri nontonnya pas yang lain udah pada tidur kwkw

      Hapus
    3. Hahahhaha, langsung siapin guling bang buat tutupan pas adegan menegangkannya

      Hapus
  5. salah satu gendre film kesukaanku juga nih, selain horror... sebenernya masih banyak film rekomendasi mbak nita yang masih belom gw tonton, seperti sebelumnya hantu kak limah, gw nyari yang downloatan yg gratis belom ada wkwkwk.. mungkin fikm the boat akan jadi next entri gw deh selanjutnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo film The Boat banyak mas khanif, kalo nyari tak ada, minta link download nya sama mbak mbul.😁

      Hapus
    2. Toast nif, emang klo uda urusan film menegangkan selalu ada penggemarnya, salah satunya yaitu gw hahahah, apalagi klo jalan ceritanya penuh teka teki, begh rasanya selalu pingin maraton nontonin satu satu

      Hapus
    3. Hush kalau link gratis mah aku ga ada, ga akan woro woro juga, meskipun netizen sekarang mah uda pada pintar2 lah ya bisa nyari sendiri wkk

      Tapi aku jarang download sih klo film, seringnya streamingan.
      Kalau mau yang berbayar biasanya banyak tuh di netflix atau misalkan ada di yutub ya lumayan sih, tapi jarang

      Hapus
  6. Kayaknya menegangkan nih filmnya, bikin narik nafas di tiap adegannya.

    BalasHapus
  7. Jadi yang main film ini cuma satu orang yang terjebak di atas kapal entah kapal hantu atau kapal beneran atau cuma kapal khayalan.. bingung nebak akhir ceritanya 🤔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah suhu herman sudah datang #e la kok aku panggile mas herman niru2 duo sekawan itu ya hahahha

      Ayo langsung ditebak mas her, kira kira paling mendekati yang mana? #tebak tebak buah manggis aja

      Hapus
    2. Hahaha.. ketularan dua orang itu, sebenarnya dua orang itu yang suhu dan mastah dan khusus mas satria dia itu juga juragan blog..hihihi

      Tadi sempat mencari link streaming-nya dan dapat tapi cuma muter-muter aja padahal sinyal full..hiks
      Karena pemainnya cuma seorang ada kemungkinan itu kapal hantu yang hanya menakut-nakuti saja dan sang tokoh dibuat tertidur dan semua terjadi hanya dalam mimpi saja

      Hapus
    3. Suhu Herman datang, sungkem hu.🙏

      Hapus
    4. Bentar-bentar, ini aku mau komen tapi mendadak ngakak dulu karena kiat gambar emotikon kuning yang lagi mikir hahahah

      Hmmm, hampir mendekati hu...eh masher,
      Sedikit lagi sih...
      Hampir bener, tapi...selengkapnya tonton sendiri hahaha

      Hapus
    5. Mas agus warteg : nah ini dia muridnya suhu herman datang, wakkaka

      Hapus
  8. Sayangnya aku tu penggemar film drama mbak.. Action juga sih walo banyak dramanya wknwk.. Maklum diriku perempuan sejatiiiih yg hobi liat yg bening" wk wk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar aku review film drama percintaan mb hen, tungguin yaps
      Gehehe

      Tapi btw, yang main di film ini juga bening loh #eh hahah

      Hapus
    2. Maksudnya drama tentang masakan yang sayur bening gitu ya mbak Heni, berarti tentang koki masak sayur bayam sama jagung muda gitu ya. Kan bening bening...🤭

      Hapus
    3. Bening bayam berarti pan ahahahhaha #oooops bcandaa

      Hapus
  9. Kok bikin penasaraaann.. aku aja baca nya ikut deg2an ngebayangin sendirian di kapal gt n kejadian aneh2nya.. aku mau browsing2 ending nya ah (saking penasarannya tp takut nonton). Hahaha..

    BalasHapus
  10. Eh iya dirimu nih Mbul,, pinter benerrrrr, si ganteng ditaruh di bagian bawah biar nggak gagal fokus bacanya.

    Dan bener aja, udahlah merinding bacanya, ini baru baca, gimana nontonnya ya? :D

    Pas liat pemainnya, ampun ganteng banget hahahahaha *mamak nggak tahu diri!

    Saya suka nonton film gini Mbul tapi kalau udah sadis-sadis saya nggak mau ah :D
    Bikin emosi dan kebayang-bayang nantinya :D

    Apalagi membayangkan kekunci di toilet hiiiii.

    lagiaaannn, kenapa juga udah tahu serem dia pake acara masuk sendiri ke dalam kapal.

    (eh serius loh, saya tuh kalau nonton film serem suka ngomel sendiri hahahaha)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sengaja taruh belakang biar yg bening jadi bonus kak rey wekekek

      Samaaa akupun kdg ngomel2 ndiri, knapa sih ni tokoh ga cepetan lari aja e mlh makin geratakan liat2 sesuatu yg mencurigakan dari awal hihi, gemes bgt, tp ku bukan sutradaranya hahaa

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...