Selasa, 09 Maret 2021

Gethuk Trio khas Magelang




Oleh : Gustyanita Pratiwi


Dorrrrr!!!!

Kali ini Mbul mau buka-bukaan.

Bukan buka-bukaan aju apalagi nana ya..... 

Tapiiiiiih, cuma mau buka bungkusan snack yang kemaren dibeli waktu ngendon di toko oleh-oleh Magelang. 

(((NGENDON)))

Jadi istilah kata kalau anak jaman sekarang bilangnya unboxing.

Baca juga : Pergi Memancing
Baca juga : Kucing Siluman



Gethuk Trio khas Magelang


Ngomongin tentang Magelang, aku pasti selalu keinget dengan 1 kata ini -----> gethuk trio. Gethuk yang berbeda dengan gethuk pada umumnya yang dalam hal ini adalah gethuk lindri. Kalau gethuk lindri kan berserabut ya, maksudnya kayak serutan dan tumpuk-tumpuk gitu. Nah gethuk trio ini ga. Dia lebih ke bentuk persegi panjang yang digabung jadi satu dan masing-masing punya 3 warna yang berbeda. Umumnya sih warna putih, cokelat, dan juga pink. Bahan bakunya sendiri berasal dari singkong. Tapi ga pake parutan kelapa kayak gethuk lindri. Terus aromanya juga wangi. Dan klaimnya sih ga pake pengawet, jadi di bungkusnya itu suka ada tulisan tahan sampai 2 hari. 

Di foto sebenarnya aku ga cuma pajang gethuk trionya thok, tapi juga lumpia dan yanko yang mana aslinya bukan dari Magelang. Kalau Magelang kan khasnya itu gethuk trio dan wajik week, sedangkan si yangko ini asli Jogja dan lumpia asli Semarang. Tapi ga pa pa lah ya aku pajang aja. Biar fotonya kelihatan banyak, hihi...


Tapi ngomongin gethuk trio, aku jadi inget dengan satu cerita lama tentang  keperluanku saat akan mengikuti tes masuk ke perguruan tinggi beberapa tahun silam. Pilihan pertamaku itu pendidikan bahasa inggris UNES. Soalnya aku suka banget pelajaran itu. Pengennya sih bisa cas cis cus bahasa Inggris, walaupun sampai sekarang ga bisa-bisa, huh!







Atas : yanko Jogja, bawah : Gethuk Trio

kalau yang ini lumpia khas Semarang



Aku ke sana diantar oleh Pak Agus dengan menggunakan moda transportasi umum yaitu bus jurusan Semarang yang ndilalahnya kok ya dapat bus yang bodol banget. Sengaja minta temenin Pak Agus karena Beliau lebih hapal area Semarang setelah dulunya lama kuliah di sana (walaupun kata Beliau kuliahnya sempat molor nyampe 6-7 tahun---kalau ga salah, ya namanya juga anak laki teknik sipil ya, jadi biasanya pada jaman firaun eh brontosaurus itu kuliahnya pada lama-lama ...haha). 

Nanti numpang nginepnya di tempat temannya Pak Agus yaitu di rumah pasangan suami istri paruh baya bernama Pak Hendro dan juga Bu Hendro (sekarang uda almarhum semua sih dua-duanya, huhu). Rumahnya sendiri ada di Semarang atas. Kayak rumah dines gitu tapi ada kebun buah-buahannya segala. 

Dan Fyi, baru sekali itu aku ke Semarang. Jadi masih yang takjoeb-takjoeb gimana gitu karena emang jarang keluar kandang.

Sebelumnya, aku dan Pak Agus emang ke sana naik bus umum. Sebab kalau ga salah waktu itu Beliau belum berani nyetir agak jauhan, apalagi sampai rute Semarang yang medannya wow. Jadi, mau ga mau harus naik bus. Walaupun uda tahu trayek sana jarang ada yang bagusnya, tapi the show must go on. Siapa tahu kan ada jodoh dengan jurusan Bahasa Inggris di Unes while kudu naik bus yang asa suka sliwar-sliwer pengamen yang kalau ga dikasih duit agak gedean bakal berubah jadi harimau benggala, haha (padahal suaranya juga ga niat-niat amat waktu mau nyanyi, tapi ya tetep kayak tukang palak, huhu). 

Dan juga pada waktu itu masih banyak penjaja makanan yang masuk tiep busnya mandeg, salah satunya adalah penjaja gethuk trio. Nah, karena kesian maka dibeliinlah aku satu pack gethuk trio oleh Pak Agus ini. Soalnya aku kayak tertarik gitu kan ama warnanya yang pink (sungguh suatu alasan yang sangat tidak masuk akal)

Ga.....maksudnya buat ganjel weteng saja biar perutku setidaknya ada isinya. Sebab sedari pagi ternyata aku belom sarapan. Sehingga tau-tau asam lambung naik dan menyebabkan muntah-muntah. Isi perut keluar semua begitu sampai Semarangnya  :'( 


Pak Agus pun berinisiatif buat ngajakin anak ceweknya ini ke kedai lotek di pinggir jalan agar perut kembali terisi. Abis itu  nyobain rujak buah dan kolak ubi ungu yang dicampurin pake es batu (aku masih inget banget rasa kolek ubi ungunya ini enak, huhu...bener-bener makanan yang memorable...judulnya jadi kolak tombo mabok deh, wkwkwk). 



Si admin Gustyanita Pratiyem..eh maksudnya Nita mbul dah ngepink biar disangka kembarannya gethuk trio wkwkw

Telur gabusnya juga ikutan mejeng hehehe

Gethuk Trio warnanya ada 3, putih, coklat pink

Lumpia Semarang ini isinya ayam dan rebung

lumpia dimakan bareng acar dan sausnya enak



Abis itu minta jemput Pak Hendro yang langsung membawa kami ke rumahnya untuk beristirahat karena besoknya aku akan test itu kan?

Jadi setelah dijemput tuan rumah dengan menggunakan mobil sedan kotak tua, lalu sempat melintasi perbukitan di daerah Semarang yang penuh dengan lampu warna-warni---- dan juga mall (monmaap noraq sebab di Kebumen ga ada mall), kamipun tiba di rumah mereka. 

Rumah pasangan suami istri paruh baya ini seperti yang aku bilang tadi asriiii banget. Posisi jalannya itu menanjak. Pohon-pohon di kanan kirinya tinggi-tinggi. Uda gitu hawanya adem. Asrep banget dan kerap terdengar suara garengpung (bahasa jawanya tonggaret) bersahut-sahutan. 

Emang sih bentukan rumahnya itu lumayan tua. Dindingnya pake batu alam item. Dan lantainya masih model jadoel, bukan keramik. Tapi yang menarik perhatianku adalah halamannya penuh dengan pohon buah-buahan dan juga sayur-sayuran. Seger banget. Ijo in everywhere and everytime. Bahkan saat itu pohon jambunya sedang berbuah lebat. Ngrempoyok nggrombol begitu. Kayaknya sih varietas jambu bangkok ya soalnya bentuknya gede-gede. Semlohai walau ga dibrongsong. Dan pas dipetikin buat suguhan tamu, kok ya rasanya manis #uhumb....ntah manis kayak siapa mungkin kayak admin blog ini #nah loh?  


Terus ada pula belimbing yang warnanya tuh oranye banget. Biasanya aku sebut sebagai belimbing demak. Itu loh belimbing yang bentuknya besar serta kulitnya mulus. Kalau belimbing yang di samping rumah kan biasanya pada kontet-kontet ya, mana seringnya banyak tatungnya lagi...hiiiy...seweeemm.Belimbing di pekarangan tetangga sih, bukan belimbing punyaku, hahahah.. 

Nah di tempat Bu Hendro ini belimbingnya mulus kali semulus paha beby mbul yang bagaikan ayam keepci padahal lagi-lagi ga dibrongsong dan pohonnya relatif pendek. 


Gethuk trio baunya harum

telur gabus dan gethuk trio

Gethuk trio feat yanko (emangnya mau nyanyik wkwkw)

Mmmmmmb nita suka ga tahan kalau liat lumpia

Yanko berbagai macam rasa, teksturnya kenyil-kenyil



Singkat kata, karena hari uda malam, kami pun dipersilahkan beristirahat, walau Pak Agus masih ngobrol panjang lebar bareng Tuan Rumah. Dan aku memilih undur diri dari hadapan Anda  melipir ke kamar dengan alasan mau ngapalin materi testnya

Kucluk-kucluk masuk ke kamar.... oh my God! vintage banget kamarnya. Memang lantainya masih pakai tegel sih, tapi kasurnya udah spring bed dong. Ya jaman firaun ... eh maksudnya jaman aku kecil kan jarang-jarang ya orang punya kasur springbed. Terus ada telepon rumahnya juga yang pada waktu itu termasuknya barang mewah. Aku norak dong, langsung mainan itu telepon belagak kayak pemain senetron yang lagi akting teleponan, padahal yang ditelepon pun ga ada wkwkwk. Orang teleponnya mati. Cuma seru aja karena aku merasa jadi kayak orang 'kota', wkwkwk.

Terus mataku juga tertambat pada satu bingkai foto yang memperlihatkan pose anak dari pasangan suami istri Pak dan Bu Hendro ini yang ternyata adalah mahasiswa IPB jurusan kehutanan. Di foto-foto tersebut terlihat aktivitasnya banyak berhubungan dengan pecinta alam, naik gunung, dll. Widiiwww. Jadi kebayang andai aku kuliah di IPB (dan ternyata malah kesampaian di sana daripada yang di Unes ini, hahahha). 

Tapi abis itu malah ga konsen belajar karena mendadak sirah udah blank sekali sehingga yang ada malah inginnya langsung tidur, groook...Sementara, Pak Agus tidurnya di kamar samping.



Gethuk trio bentuknya beda dengan gethuk lindri ya

Biasanya tahan 2 harian

Rasanya manis...semanis....siapa ya....sudah jelas admin blog ini wkwkw




Keesokan harinya, entah kenapa aku ngeblank lagi. Apalagi pas abis dianterin ke gor dimana testnya berada...karena ga biasa naik mobing, jadi tuh bolak-balik kayak perut jadi muleg-muleg gitu deh, dan lidah kerasanya jadi asin ga keruan wkwkkwkw...uda bisa dipastikan kan ya kalau Mbul mabok lagi

...Jadi, begitu tiba di TKP dan disodorin kertas ujiannya serasa makin ngeblank dan ngeblank lagi walaupun aku ga sampai nyanyi lagunya Taylor Swift sih. Jari juga rasanya pengennya mempraktekkan jurus pengawuran mania soalnya pertanyaannya sulit-sulit. Mana soalnya banyak lagi. Akhirnya sebagian besar soal aku jawab sesuai feeling aja. Sia-sia deh dari rumah uda dandan cantik-cantik pake hem dan celana bahan juga pantofel segala. Rambut uda 'on' pula dengan potongan bob macam polwan
tapi apa daya ternyata belum jodoh dengan jurusan bahasa inggrisnya Unes ini. Belum keterima kuliah di Semarangnya saia huhu...Tapi sebagai gantinya malah temangsang jauh sampai Bogor wkwkwkwk...


Gustyanita Pratiwi, www.gembulnita.blogspot.com

Sepenggal kenangan dengan Gethuk Trio Magelang



Kata Pak Agus ga pa pa buat pengalaman Nita yang penting kan udah dicoba. Daripada ga sama sekali. 

Jadi begitulah, dari gethuk trio di bus arah Semarang akhirnya jadi cerita kemana-mana termasuk pas ujian masuk perguruan tinggi kala itu. Ya sudah, demikianlah updatean ku kali ini. Aslinya cuma modus pengen majang foto gethuknya yang nge-pink-nge-pink itu sesuai warna kesukaannya si admin, hihihi..


Ps : Pak Agus itu nama bapakku tercinta, red :XD









125 komentar:

  1. aku paling ga tahan liat lumpia semarang T.T
    di Pekanbaru jarang kali jual (emang sudah seharusnya si :)))

    Mbak'e poto rumah dengan kebon manaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. rumahnya sapa bang? kalau bu hendro dan pak hendronya yang ada kebun buahnya ga sempat aku fotoin...kejadiannya uda lama siy, dan beliau berdua uda mangkat semua bang..

      biasa si mbul suka cerita nostalgia hahha

      bagaimana kalau abang saja dan istri yang bikin lumpia di pekanbaru dan mulai dibisniskeun weheheh

      Hapus
    2. iyaa yang ada kebun.. ga sempat poto ya.. lagi suka liat kebun aku mbak haha

      bener juga si bikin lumpia semarang disini, makasi idenya mbak.. tinggal riset bahan baku aja ni hahaha

      Hapus
    3. besok deh yang kufoto kebon rumah ndiri xixixixi

      nah kan, ideku mantul 😁

      Hapus
    4. mbak, ini posting kalo ga di update bisa meledaak komentarnyaa wkwkkwkw

      Hapus
    5. uda aku update 2 bang di post atasnya ini xixixi

      Hapus
  2. owow, ternyata ada jenis Gethuk yang lain juga ya mba, selama ini cuma baru makan Gethuk lindri kalau Gethuk trio belum pernah makan sih, tapi sepertinya enak nih buat cemilan anak-anak kesekolah,....kata terahir mengatakaan pak agus adalah bapakku tercinta, sejenak saya terdiam, ternyata cerita ini adalah kilas balik masa lalu yang menyenangkan, ea

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya koh kuan yu...di magelang terkenalnya gethuk trio dan wajik week, cuma kemarin pas transit ke situ aku lupa ga beli wajik weeknya, tapi kalau gethuk trio sampai bawa 3 kubagi bagi ke tetangga juga hahhahaha

      iya nih, niatnya majang unboxingan gethuk dan lumpia, eh gegara mentok ga tau mau nulis apa, akhirnya kata kata diantara fotonya (walau fotonya baru semua) kutulis aja kenangan dengan si gethuk trio wkkwkwkwk

      akalku ada aja ya koh wkwk

      Hapus
    2. Wah, akalnya boleh di tiru nih mbak Gus,...sekalipun tidak ada wajik weeknya tapi tetap menjadi sebuah sajian artikel yang menarik,..jadi penasaran dengan wajik week itu, bentuknya gimana ya,..heem

      Hapus
    3. hayo koh...kapan kapan stok in foto dulu misal foto makanan khas bangka abis itu diulas deh πŸ˜„

      iya aku sendiri juga penasaran gimana itu wajik week...coba ntar kita tanya dedengkotnya kota magelang brader Himawan 🀭

      Hapus
    4. wah, boleh tuh mba, mana nih dedengkotnya,....he-he

      Hapus
    5. ada tuh di bawah koh kuan yu...ayo kita semua ngumpul di blognya mbul

      ramaikan blognya mbul wakkakakakkak

      Hapus
  3. pertama-tama salam buat pak Agus hehehe
    mbakk mbul aku salfok sama kue yang dibungkusin kertas putih itu,
    kayaknya aku pernah makan tapi seingatku judulnya bukan gethuk
    biasanya pas bapakku ke luar kota, kadang bawa oleh oleh.
    kenyel kenyel kayaknya
    kalau gethuk nggak kenyel kenyel, soalnya ini penampakannya sama eh

    hahaha tetep ya meskipun kamar bernuansa vintage, tapi kasur kudu milenial. Kalau kasur kuno bagus juga, tapi yang dibayanganku nantinya malah kayak kamar nyi roro itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. njih mba ai, alhamdulilah bapak sehat

      kue dibungkus kertas putih? jejernya gethuk trio kah? itu yangko jogja mba ai..teksturnya mirip mochi

      iya kenyel-kenyel manis

      γƒΎ(❀╹◡╹)οΎ‰οΎž

      ihihi..iya memang enak banget tidur di kasur spring bed secara jaman itu kebanyakan dari kita kasurnya masih modelan isi kapuk randu mba hahhahahaa

      Hapus
    2. ohhh iya mba yangko ya, pantesan hahaha kayak pernnah liat dan makan. Iya bener mbak yang kenyel kenyel itu

      Hapus
    3. alhamdulilah kalau uda inget 😝🀭

      Hapus
  4. Gethuk asale saka tela
    Mata ngantuk iku tambane apa?
    Gethuk asale saka tela
    Yen ra pethuk, atine rada gela

    Aja ngono, Dhik
    Aja, aja ngono
    Kadung janji, Dhik
    Aku mengko gela.🀣🀣🀣

    Getuknya kecil2 mbul Getuk mini yaa, Padahal dulu getuk besar2 hoo..😊😊

    Kangen sebenarnya gw sama getuk lindri..Karena dulu zaman sekolah punya langganan tukang kue getuk.

    Dan dulu ditempatku penjual getuk selalu pake musik digerobaknya..Jadi jika ada suara lagu mendayu2 pasti ada tukang getuk lewat..🀣🀣🀣

    Risolnya juga enak mbul ketimbang risol yang pake tepung roti..😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Merdu juga ya Kang Satria bisa nembang jawa campursarian ala Waljinah qiqiqiiqiq

      🀭🀭

      Iya Kang Satria, gethuknya mini imut-imut Kang, ga bikin cepet kenyang, mana wangi lagi. Kalau gethuk yang pake suara dan didorong ada tuh Kang di Tangerang...memang lagunya agak agak bikin mesam mesem sih..tapi khas banget. Tapi terkadang ada pula gethuk yang dijual bareng penganan lainnya Kang, misal pisang rebus, ubi rebus, singkong rebus, mata roda, dll.

      Risol yang luarnya pakai tepung roti itu disebutnya Amris Kang...American Risoles. Aku pernah bikin tuh wkwkwkw...tapi kalau yang di atas lumpia...sanes risol Kang. Risol di jabodetabek isinya bihun ya, kalau tempatku tuh rogut sayur. Nah kalau lumpia ini isinya rebung campur ayam kang, tapi di tokonya kemaren ada varian rasa lainnya kayak jamur rebhng dan kambing rebung. Mankyus Kang dicocolin bareng sausnya yang kental dan acar timun

      (^Ο‰^)

      Hapus
    2. Iyalah suara kang Satria merdu, soalnya suka mangkal di lampu merah mbak.😁

      Hapus
    3. iiiiiiih ga maooook dipanggil mbakkk
      jitakkkkkkk!!!

      panggil aku mbul hohoho

      😌πŸ₯ΊπŸ˜ πŸ˜€

      wakakakka bukan mbul yang bilang


      #kabooorrr

      Hapus
    4. @Agus beehhhaaa suueee..🀣🀣🀣

      Hapus
    5. kang satria taktambahin emot miringnya ----> πŸ€£πŸ€£πŸ˜‚

      Hapus
  5. Lumpia apa risol itu mbul..πŸ™„πŸ™„πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€ͺ

    BalasHapus
  6. Gethuknya mantap nih mbul, pasti pas dimakan kenyel2 banget ya :-D
    Kalau getuk monyet yang di salatiga sudah pernah coba belum? Dulu pernah mampir kesitu dan nyobain rasanya juga enak, lembut dan nggak tahan lama tapinya hahaha
    Padahal udah beli banyak ternyata cuma tahan beberapa hari :-D
    Btw, pas ke semarang dianter pak agus (a.k.a bapaknya sendiri~) bisnya bodol bangetnya gimana emang? Joknya pada sobek apa kacanya pada geter semua :-D
    Lumpia semarang memang enak banget. Rasanya khas dan beda sama lumpia dari kota lain. Saya juga kadang bela2in beli online demi mengobati kangen sama rasa lumpia semarang.
    Ini karena tesnya di gunungpati ya, jadi memang masih banyak pohon-pohon gede dan area pedesaan. Terus jadinya ngambil buah berapa banyak di halamannya Bu Hendro, soalnya kan keliatannya bersinar semua buah2nya :-D
    Berarti dulu ikut tes seleksi umum apa snmptn mbul? Memang kalo ikut tes kayak begitu soalnya bikin putus asa. Dulu saya juga sempet daftar UNNES dan nggak tembus haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Pak Guru Edotz, gethuknya manis dan empuk, agak beda dari tekstur gethuk biasa πŸ˜„

      Gethuk monyet? Baruuuu aja aku googling, dan aku terkezoet....gethuk monyet atawa biasa disebut gethuk kethek ternyata kotak-kotak warna putih persegi panjang ya Pak Guru...kelihatannya kok enak. Dari visualnya mirip uli bakar wekekkekek

      Jadi penasaran ama rasanya 🀀

      Keduanya Pak Guru, ya joknya sobek, jendela juga pada geter-geter..belom tetiba nungul kecoak di antara gordin jendelanya. Trus baunya agak mumeti Pak Guru wakakkakak....ampun ampe muntah mabok deh si Embul.

      Iyaaaak....aku baru sekali itu beli lumpia langsung dari kota asalnya Semarang...terasa beda aza sensasinya Pak Guru #tsah...

      dan ternyata makan 1 lumpia wes bikin kenyang pol...

      iya yang di gunung pati itu...masih area pedesaan kala itu dan naik naik ke puncak gunung, tapi asli seger banget...dipetikin belimbing 2 jambu biji 2...2 aja marem...soalnya jambunya bangkok dan belimbingnya belimbing demak yang gede gede gitu xixixi

      aku yang seleksi umum xixixi...sebelum UN testnya...liat soal labgsung otewe pengawuran ngisinya wkwkwkw...apalagi pas bagian hitungan...duh puyeng

      dan abis ga keterima langsung oper jalur rapot ke kota sebelah...jodoh sekolah nya ada di sana ternyata xixiix

      (。>‿‿<。 )

      Hapus
  7. maap mau tanya, disimpan di tempat yg sejuk itu yg gimana ya? Berarti gak bisa disimpen di kulkas dong, karena dingin sedingin hati... *mulai ngaco*

    BalasHapus
    Balasan
    1. berarti bukan di hati Mbak Ri...xixixiix

      #kaborrrr...

      keknya suhu ruang mbak ri πŸ˜†

      Hapus
  8. aku dulu ke jakarta untuk kali pertama naik bus bareng abahku, takut banget donk muntah mbak, secara aku gengsi kalau sama bokap takut dimarahin padahal aku anaknya mabokan, eh surprisingly aku ga muntah lho sepanjang jalan.

    btw, ini fotonya bikin aku pengen beli yangko, risoles dan lainna. besok ke malioboro ah berburu makanan itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi...iya mba ghina...dulu aku mabokan parah...ga bisa jalan pake transportasi umum jarak jauh tanpa antimo...padahal dulu klo mudik pas jaman kuliah di bogor dan kerja di jakarta selalu naik Bus Sumber Alam...uda deh ancang-ancang bawa spfite atau fanta, udelku takkasih tansoplast wakakkaka...ntah ajaran siapa ini...trus sedia gosokan idung dragon yang item itu mbak

      ΰΈ…(ΰΉ‘⊙Π΄⊙ΰΉ‘)ΰΈ…!!

      hayuk mba tar update juga di blog dikau ya hunting oleh-olehnya πŸ˜„

      (´✪Ο‰✪`)♡

      Hapus
  9. Serius mbak ada gethuk tiga warna gini? Lucu bangeeettt, seperti jajanan pasar khas Jawa Timur si kue lapis atau kue spikoe yaa. Bedanya kalau kue lapis dan spikoe warnanya bold coklat gitu, ini gethuk warnanya pink unyu looo. Jadi ngga tega kan kalau ingin makan. Lumpia nya masya allah yaa kelihatan nikmat, di Taipei sini saya jarang jumpa sama lumpia se nikmat bikinan dalam negeri hiks..

    BalasHapus
    Balasan
    1. serius dunk hihihi
      (✪Ο‰✪)/

      iya ini khasnya Magelang mba lisa. Oiya kalau di Surabaya aku tau spikoe juga kesukaan aku...lapis surabaya yang ada layer kuning cokleat dan ada selai di tengah-tengahnya

      iya gethuknya kecil mini gini jadi terasa ringan...

      wah mba di Taipei ya...keren keren...jadi ingat serial mandarin kesukaanku mba...100% senorita aka twins yang main penny lin, jo chen ama wallace huo hihihi di SCTV jaman aku masih cilik mba lisa 😍



      Hapus
  10. Serius mbak ada gethuk tiga warna gini? Lucu bangeeettt, seperti jajanan pasar khas Jawa Timur si kue lapis atau kue spikoe yaa. Bedanya kalau kue lapis dan spikoe warnanya bold coklat gitu, ini gethuk warnanya pink unyu looo. Jadi ngga tega kan kalau ingin makan. Lumpia nya masya allah yaa kelihatan nikmat, di Taipei sini saya jarang jumpa sama lumpia se nikmat bikinan dalam negeri hiks..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya lumpianya luarnya crunchy mba lisa...kemaren aku sempat galau soalnya pilihannya ada 3, lumpia gang lombok, lumpia mbak lin, dan lumpia cik memey..akhirnya ku bertandang ke yang nomor 3..yang ini dominan asin gurih...lumayan bikin full tank sebuahnya xixiix

      γƒΎ(❀╹◡╹)οΎ‰οΎž❀~

      kalau di taiwan makanan khasnya aoa mba lisa?

      Hapus
  11. Camilan yang super enak, yang manis-manis gini aku paling doyan deh, apalagi yang berbahan baku singkong, SO delectable.
    Yummy1
    What a sweet memory.
    Happy week!

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kak evi ternyata suka penganan berbahan dasar singkong ya kak...nita juga ...sayang di Amerika Serikat jarang ada ya kak πŸ˜„

      yes it's so delectable and sweet...

      happy a great Wednesday too Kak Evi :D

      (((o(♡´▽`♡)o)))

      Hapus
  12. Waktu masih di Purwokerto aku sering banget makan getuk trio mbul, meskipun getuk trio macem ini kurang banyak peminatnya karena emang yg jadi ratu snack di Purwokerto ya tetap getuk goreng.

    Kalau di Purwokerto warnanya hijau, putih, pink kalau ga salah, akupun udah lupa karena udah lama bgt ga liat getuk trio kaya begini, kalau getuk goreng masih berjaya hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gethuk goreng sokaraja aku juga suka Meta...yang paling terkenal punya H. Tohirin kan...xixixi..kalau gethuk gorwng aku suka yang ras ori...gula jawa gitu..ketimbang yang varian rasa buah...kemaren juga beli beberapa buat kubagi bagi tetangga

      ((o(*>Ο‰<*)o))

      Ah ternyata gethuk trio pernah menangi yang salah satu layernya warna ijo ya

      (((o(♡´▽`♡)o)))

      Hapus
  13. Ini cerita tentang makanan gethuk apa tentang perjalanan kuliah di universitas Semarang mbak.😁

    Oh ternyata nama bapaknya Agus ya, salam buat bapak ya mbak. πŸ˜ƒ

    Daripada gethuk trio Magelang nya aku malah sukanya telor bebek, eh telor gabus itu, soalnya manis biar tambah manis kayak adminnya ehmmm.πŸ˜„

    Masih mending mbak mbul pernah mencoba kuliah bahasa Inggris di sana, setidaknya tahu sedikit tentang bahasa Inggris selain yes dan no saja.😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. ih siapa itu mbak? ga ada ...ga ada mbak di sini...

      adanya mbul hohoho

      mbul atau NITA..emoh dipanggil mbak 😱😭

      😱😭😭

      panggilnya si mbul

      kan biasa mas, biar nyambung nyambungin ama fotonya wkakakakakka..padahal ngarang indah seperti biasa yang penting utang majang post kulinernya lekas beres amas aguuuuus hoho

      iya..nama bapak pak agus...eh lho kok sama kayak yang komen? 😜🀭

      walaikum salam kata bapakku huehehheh

      telor gabusnya gurih mas...ada kejunya...xixii..
      tapi adminnya tetep manis dong #plak si embul hihi

      masa sih mas agus taunya yes no doang hahahhahaha...mbul juga ga gitu jago...dulu waktu sekolah masih mending nyanding buku jadi belajar grammar mas...cuma makin ke sini cuma bisa sinau dari artikel bahasa inggris di intetnet dan film barat..juga lagu barat

      (。>‿‿<。 )

      ((o(*>Ο‰<*)o))

      Hapus
    2. Ya ngga yes or no doang sih, tapi selain kedua kata itu paling tahunya money atau duit, duit teroosss...πŸ˜‚

      Tuh yang dibawah komen apa aku juga ngga tahu kecuali di translate dulu.😁

      Kok nama bapaknya sama denganku, apa ini namanya jodoh.πŸ˜„
      Jodoh pertemanan.πŸ˜ƒ

      Hapus
    3. mbul juga apal kalau mani eh money money money....wkwkwkkw πŸ˜†πŸ€£

      masa mas...pengentahuan Inggrisnya Mbul juga cetek atuh mas...bolak balik ugha aku liat grammar dan juga nyocokin translatean hihi

      🀭🀭

      iya ya...bisyaaa...bisyaaa

      Hapus
  14. I want some too! Not sure what those tri-coloured snacks are. Are they made with rice or flour? I love those crisp lumpias!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hopefully you can visit our country, especially Central Java dear Angie my Friend and try many delectable snack and dishes here

      (((o(♡´▽`♡)o)))

      the gethuk trio made by casava, coconut milk, and sugar Dear....

      yeah...i love the lumpia that consist of chicken and bamboo shoots inside them too 😍

      Hapus
  15. Gethuk trio, unik.juga namanya dan warnanya pun enak dilihat serasa mau cepat-cepat memakannya..hihihi.. nambah lagi pengetahuan tentang gethuk, setelah gethuk lindri yang entah berasal dari mana, lalu gethuk goreng Sokaraja - Banyumas, lalu gethuk bakar Ungaran - Semarang dan sekarang gethuk trio Magelang.

    Kirain itu yang feat sama gethuk trio itu lempok ternyata bukan, kue yanko baru tau nama kue ini, rasanya kayak gimana tuh?

    Lumpia sering dengar namanya tapi belum pernah makan, mungkin rasanya ngga jauh beda sama risol ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas her...mikirku sih nama trio ini karena umumnya warnanya ada 3, putih, pink dan cokelat...dimakan sekali masih terasa kurang, soalnya kecil kecil bentuknya 😁
      nah kan tiyap mampir blognya si mbul paling ga pada tahu kuliner kuliner baru kan hahahhahahahha...uda cucok jadi food blogger ala ala dong si mbul wkwkwk

      gethuk bakar ungaran belom pernah nyobain...malah itu pak guru edotz nambahin referensi katanya ada gethuk monyet asli salatiga....mantab kan?

      nah itu mas herman yang kubilang yangko jogja kemaren...bentuknya kayak begitu

      kalau lempok bukannya cokelat dari durian...setahuku lempok itu kalau ga dari Riau ya Pontianak. Pernah aku dikasih oleh oleh lempok pontianak rasanya 'durian' banget..kotak-kotak cokelat...enak...rasanya mpe kebayang ampe sekarang :D

      yangko hampir mirip mochi tapi ga ada isinya...

      masa iya lumpia blom pernah nyoba...kalau di jakarta biasanya dijual di monami bakery mas her...isinya rebung campur ayam, dimakannya bareng acar timun dan saus gitu. Endeusssss
      (^Ο‰^)

      Hapus
    2. Hampir cocok jadi food blogger, biar dia sedikit senang..hihihi.
      Masuk akal karena warnanya ada 3 makanya dikasih nama gethuk trio. Di sini kadang ada tukang kue keliling yang bawah gethuk tanpa embel-embel dan warnanya pun cuma coklat aja mungkin kalau warnanya ada 4 dinamakan gethuk kuartet..hihihi

      Sama, saya juga belum pernah makan gethuk bakar karena belum pernah ke Semarang dan belum pernah ada yang bagi..hiks

      Gethuk monyet, ada lagi jenis gethuk mungkin yang ini bentuknya seperti kali ya makanya dikasih nama gethuk monyet atau warna gethuknya seperti monyet?

      Jadi tau bentuk yangko tinggal rasanya aja yang masih belum tau.

      Yang terkenal lempok memang dari Pontianak, di sini dulu waktu saya masih keci juga ada makanan yang namanya lempok warna-warni dibungkus pakai kertas minyak warna putih biasanya keluar pas lebaran makanya pas pertama lihat fotonya saya pikir itu lempok.

      Beneran belum pernah makan lumpia cuma tau namanya aja, kalau risol sering dari yang isinya bihun, bihun wortel atau bihun kentang. Oh jadi makan lumpia seperti makan martabak telor pakai acar dan ada kuahnya.

      Hapus
    3. Horeeee!!! Seneng deh gw dibilang cocok jadi food blogger..food blogger abal abal tapi ya mas herman wkwkwkkwk

      iya mas...kalau yang didorong gerobakan gethuknya polosan satu warna..tapi ya warna warni ga cuma coklat aja kalau tempatku

      ada yang pink adapula yang ijo..dan ada parutan kelapanya

      berarti solusinya tinggal beli online aja mas hahhaha..jarang kan yang ngadain giveaway hadiahnya makanan tradisional palagi gethuk wkkwkw

      gethuk monyet soalnya yang punya piara monyet mas, jadi ama warga atau konsumen yang beli biar gampang diapalin disebutlah dengan sebutan gethuk monyet. Itu warnanya putih persegi panjang deh, kayaknya enak wkwkwk

      iya lempok durian pontianak ini enak banget. aku jadi pengen beli online

      kalau warna warni dibungkus kertas minyak kok aku mikirnya wajik klethik ya hahahhaha

      betul mas, makan lumpia kayak makan martabak..tapi saus lumpia lebih kental mas..dan cenderung manis lengket...dicombine bareng acar timun yang asem wuiihhh maknyus

      kalau risol aku jadi keingetan waktu sering naik krl kalau berangkat oagian buat ganjel perut beli di warung lewat pager kawat tasiun...risol isi bihun gitu aja dicocol sambel kacang kok enak wkwkwkkwk

      Hapus
    4. Getuk Monyet..πŸ™„πŸ™„ πŸ’πŸ’πŸ΅πŸ™ˆ

      Getuk Monyet bukannya Getuk Bakar...Soalnya pernah dikasih waktu main ke Kendal.😊😊

      Hapus
    5. eh apa iya kang...gethuk monyet sama dengan gethuk bakar? masa sih, jadi penasaran deh si mbul van hellen πŸ™„πŸ€ͺ🀭

      Hapus
    6. Wah sekarang namanya ganti jadi mbul Van paud ya? πŸ™„

      Kalo gethuk disini juga ada yang jual di pasar Cikande, cuma warnanya satu macam dalam sebungkus, cuma memang banyak warnanya sih, ada ijo, coklat, kuning, pink dll

      Hapus
    7. Food blogger beneran kok tapi baru hampir.. hihihi

      Kalau di sini cuma satu warna, warna coklat aja dan dagangnya juga ngga pakai gerobak cuma tenteng boks plastik tapi kue yang dibawa macam-macam.

      Kenapa ngga mbak aja yang bikin giveaway hadiahnya gethuk atau kue tradisional..hihihi

      Untungnya yang dipiara monyet bukannya komodo.. hihihi.. tipe orang Indonesia cari gampangnya aja.

      Lempok durian kalau menurut saya sih ngga enak sebab saya ngga doyan durian tapi kalau ada rasa alpukat atau anggur bolehlah kirim ke mari..hihihi

      Wajik kletik, wajik yang kayak gimana lagi tuh?

      Jadi kepengen makan lumpia tapi jam segini di mana nyari lumpianya?

      Mungkin makannya waktu lagi lapar jadi terasa enak. Kalau saya lebih suka risol isi kentang dan bihun tapi jarang yang jual kebanyakan yang jual cuma isi bihun atau bihun dan wortel kayak isi pastel.

      Hapus
    8. Sepertinya beda, gethuk bakar dari Ungaran kalau gethuk monyet dari Salatiga sedang mas Satria dikasihnya di Kendal.

      Hapus
    9. Belinya di Ungaran Huu... Dibawa ke Kendal. Katanya Getuk monyet bilangnya Laa Taahuu mana yang benar..😊😊


      Lumpia banyak Huu dipasar Slipi..Ntar malam juga rame yang jualan lumpia.😊😊

      Hapus
    10. Mas Agus : Mbul van hellen, anak paud dari negeri kincir angin, Walandi Kak...

      ((o(*>Ο‰<*)o))

      oh gethuknya seplastik ada banyak ya...iya kebanyakan di pasar begitu mas agus...dan ada oarutan kelapanya kan....gethuknya yang ada serut serut tumpuknya apa yang kotakan biasa tuw kangmase? πŸ™„πŸ˜œ

      Hapus
    11. Mas Herman : Asyikkkk...dibilang food blogger (hampir) beneran wkwkwkw...

      oh yang ditenteng keranjang plastik mirip mbah mbah yang biasa keliling jual kue pas aku kos di bogor tuh, selain gethuk si Mbahnya juga jualan donat gula, gemblong, dading, nagasari, uli, dll.

      Wakakkakakk...kalau aku yang bikin giveaway kata sponsornya disuruh kasih hadiahnya jangan kecil-kecil...minimal AC 3/4 pk atau uang tunai sebesar Rp 3,5 juta rupiah...nah loh...wakakakkakakakkakakakakπŸ₯΄πŸ˜±πŸ˜³πŸ˜³

      iya juga ya...coba kalau yang dipiara komodo atau ular sanca huahahhaha

      durian enak tauuuuu...i love durian so much :D

      kalau beli lumpia yang enak di jakarta kurekomendasikan gerainya monami bakery mas her...tapi di pasar ya ada sih biasanya...cuma kadang kalau di pasar sering nemu bukan rebung tapi isi bengkuang

      nah tuh mungkin di Pasar Slipi

      risol rasa kentang ini enak juga...apalagi diceplus sama rawit ijo uh mantab...yang isi bihun juga enak asal ga kekeringan banget sih wkwkkw

      Hapus
    12. mas herman (lagi) : nah aku juga ga ngeti ni apa sama atau ga gethuk bakar dan gethuk monyet yang dimaksud...tapi yang jelas bentuknya unik dan lucu xixix

      Hapus
    13. Kang Satria : Iya kayaknya...Ungaran kan deket Semarang...aku jadi ingat pabrik Khong Guan kalau ingatUngaran wekekek

      Kang Satria kayaknya hapal Pasar Slipi nih..🀭🀭


      Hapus
    14. Jelas kang satria hafal pasar Slipi, soalnya kan sering mangkal di sana mbul.😁

      Hapus
    15. Oh pantesan hapal pasar Slipi, rupanya dia sering mangkal di pasar Slipi..hahaha

      Mungkin juga itu gethuk monyet yang dibakar cuma penyebutannya aja yang beda-beda orang Indonesia kan gitu maunya yang simpel-simpel aja.

      Hapus
    16. Nah betul ini dalam boks plastiknya kuenya macam-macam ngga begitu hapal banget nama kue-kuenya, biasanya yang selalu ada kue pisang, kue gemblong, gethuk, apem sama bakpao.

      Wowww.. amazing.. wkwkwk

      Yang jelas kalau yang dipiara itu komodo atau ular sanca pembelian pada kabur.. wkwkwk

      Nanti saya coba sambangi Monami Bakery kalau kepengen makan lumpia. Bengkuang di jadikan isi lumpia rasanya jadi gimana tuh yang diisi rebung aja lagi ngebayangin gimana rasanya.

      Hapus
    17. kangmase agus : mangkal di pasar slipi? jadi juragan kobis dunk hihihi

      Hapus
    18. mas herman : lha mas agus n mas herman loh yang bilang bukan embul hihi

      betul biasanya hampir mirip cuma penyebutannya aja yang beda yaaak πŸ˜„

      Hapus
    19. iya setipe yang suka ngider di kos aku dulu, kue kueannya begitu mas herman hihihi

      dan dari situlah aku baru tau yang namanya gemblong dong hahahhahahha....kupikir apa kok manis banget..tapi nagihin juga sih gemblong itu

      emejing kaaan wkwkwk

      malah bisa buat pertunjukan ga sih hihihi

      hasyikkk aku berari uda cucok jadi tim marketingnya monami bakery dong mas herman wkwkwkwk

      Hapus
    20. Juragan kobis mah mending, itu juragan nana halam, terus kalo yang beli cakep di kasih bonus, beli dua gratis satu.πŸ˜‚

      Hapus
    21. bwahahahhaha mas agus bikin mbul ngakak aja deh ah...orangnya lagi berkelir tuh yang lagi kita ghibahin kangmase πŸ˜‚πŸ€­πŸ€­

      Hapus
    22. Memangnya di Jawa ngga ada gemblong ya kok baru tau gemblong waktu di Bogor, mbak?

      Hampir cocok.. wkwkwk.. hampir lagi.. wkwkwk

      Hapus
    23. ga ada di tempatku, dan baru ngerti sebangsa gemblong, dading, dan satu lagi yang bahan dasarnya pisang tapi aku lupa apaan hahahha

      gemana uda disambangin blom tuh monami bakerynya?

      Hapus
    24. Oh di tempat mbak ngga ada kue gemblong pantesan baru tau pas di Bogor, kalau saya gemblong itu makanan dari kecil maklumlah di samping rumah saya dulu ada pedagang kue tradisional seperti gemblong, dongkal, apem, adas, abuk dan banyak lagi teman yang lainnya. Kalau kue dading itu di sini disebutnya kue bantal. Mungkin kue yang berbahan dasar pisang itu kue pisang aduk kali yang kuenya dibungkus pakai daun pisang mirip kue pisang yang nama kerennya kue nagasari.

      Belum, tunjangan belum nongol, mbak..hihihi

      Hapus
    25. oh aku baru ingatttt..kue pais pisang sinonimnya nagasari..aku baru tau kalau di jawa barat namanya pais bukan nagasari :D

      kalau dading itu cakwe bukan sih?

      wah kayaknya tunjangan keluarnya pas nuju lebaran nih..eh itu lain lagi ya xixixi

      Hapus
    26. Oh kue pais pisang alias nagasari kirain saya kue pisang aduk, kue pisang aduk kan berbahan dasar pisang juga. Saya tau kue nagasari pas main ke rumah teman di Metro Lampung, di sini kue nagasari disebutnya kue pisang.

      Beda jauh cakwe sama dading alias kue bantal walau sama-sama di goreng, kalau dading itu hampir mirip kayak roti cuma rasanya manis gurih.

      Beda tipis.. hihihi

      Hapus
    27. aku uda googling jue aduk....terus pengen hwahahahahah
      iya juga ya...dading dan cakwe beda ding ternyata

      kayaknya lebih enakan kue aduk ketimbang nagasari...aku nagasari aja yang kucomotin pisangnya doang hahahhah

      aku lebih suka cakwe disaosin encer...enak

      Hapus
  16. hahahhahha duar duer duor seperti biyasah mbak nita ini selalu meresahkan para hayati dengan segala gambarnya... wkwkwk

    pink adalah warna yang menbuat bahagia apalagi kalau dibuat getuk rasanya hmmm
    tapi aku fokus ke Yanko
    kenyal kenyal gimana gitu
    kadang nyelilit di gigi tapi gatau mbak kok ya nagihi haha



    BalasHapus
    Balasan
    1. darr derr dorr awur awur emplok to de rescue...wkwkkwkw

      iya mas ikrom aku blom sempet sowan blogmu...ngko mbengi takrapel deh hihi

      iya mas serasa tu gethuk unyuk unyuk gimana gitu ada pink pinknya wkwkkwkwkw

      iya yanko kadang aku ketuker karo wingko babat dong, padahal beda ya wkwkwkkwk..tapi kalau disuruh pilih wingko atau yangko...i choose yangko wkwkwkwk

      Hapus
  17. Warnanya kelihatan unyu2 soft bener :0 kenapa ya tulisan gethuk kok pakai huruf 'h'? ga getuk aja? hhhmm... makan getuk mah ga cukup 1. Bisa seboks aku habiskan semua hahaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba nurul, gethuk yang imut-imut bentuknya...plus warnanya wekekekke

      jujur diantara gethuk lindri dan gethuk trio aku lebih suka gethuk trio

      oiya..dalam bahasa jawa memang ada pelafalan 'th' dan 't'....jadi kalau 'th' ini kayak dialeknya orang Bali baca 't' mba...

      hihi iya sebungkus terasa kurang wekekek

      ((o(*>Ο‰<*)o))

      Hapus
  18. selain gethuk, lumpia adalah diantara yang favorit.....yummy.
    foto fotonya bikin ngiler....hehehe.

    Have a great day

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ternyata bapak juga suka lumpia ya? sama dong dengan nita? lumpia semarang rasanya khas..aku suka rebungnya pak πŸ˜„

      Have a great day too Bapak :)

      Hapus
  19. Gethuk ini makanan khas kesukaan saya mbak, kirain hanya di Jawa Barat aja adanya, ternyata di magelang juga ada ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Mang Maman di Jateng ada...di Magelang khususnya yang namanya gethuk trio

      kalau di jawa barat namanya apa ya? πŸ˜„

      Hapus
    2. Namanya gethok kali, kalo mbulnya nakal tinggal di gethok kepalanya.πŸ™„

      Kaboooorrr πŸƒπŸƒπŸ’¨

      Hapus
    3. uwaaaaahhhh

      ΰΈ…(ΰΉ‘⊙Π΄⊙ΰΉ‘)ΰΈ…!!

      embul mau digetok pake apa Mas???

      Hapus
  20. lama sekali saya ga makan getuk, mungkin udah beberapa tahun yak, tapi getuk di kampung saya dulu ga begitu sih, warnanya putih pake kelapa.. manis nya khas gula merah

    BalasHapus
    Balasan
    1. wow ! lama juga ya mas ntan?

      gethuk putih yang diplastikin dan dibejek bejek lalu ada gula merah dan parutan kelapanya tempat mbul juga ada 😁😜

      Hapus
    2. Nah itu gethuk yang dijual di sini model kayak yang mbak bilang tuh cuma warnanya ngga putih tapi coklat dan ngga dipastikan.

      Hapus
    3. Mas Intan kelamaan merantau atau bagaimana ini sampai lupa makanan lokal? Hahahaa

      Hapus
    4. berarti gethuk yang disebutin mas intan hampur di semua pasar yang ada di macam macam daerah ada ya Mas Herman? πŸ˜„

      Hapus
    5. mas intan seringnya maem lele goreng,sop durian, ayam mcd, dan donat jco bang ancis? 😁

      Hapus
    6. Wah semua makanan di jadikan 1 piring ya?

      Hapus
  21. You cover a lot of food here. Nice personal reviews and wonderful photos. Thanks for sharing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you Bill....your comment made my day ☺😊

      Hapus
  22. Oalah anaknya Pak Agus,
    Kakakku juga namanya Agus *sape yang nanya, bun?* wkwkw

    Penasaran sama yanko, rasanya gimana sih? tiap ke Jogja malah ga keingetan buat beli. hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi injih Kak....mbul kan nama depannya ada Gus Gusnya...na itu penggalan dari namanya ramane wkwkkwkwk

      lha kak pipit belom pernah rasan yangko tah? mirip mochi manis...kenyel kenyel..tapi ga ada isinya sih paling luarnya aja yang ada essense buahnya 😍

      Hapus
    2. oh jadi rahasia dari Gus di Gustyanita adalah nama kramat ramane, hihihi

      beneran nggak tahu, pokoknya klo ke jogja yang minta bawain oleh-oleh makanan taunya klo ga bakpia ya gudeg, wkwkwk...

      oh mirip mochi tanpa isi, penasaran mo nyari di marketplace. wkkwkwk

      Hapus
    3. betul kak pipit hihi

      (((nama kramat)))

      aku juga biasanya bakpia...tapi ada gandengannya kalau ga yangko ya wingko babat xixix

      Hapus
  23. Wah enak ini panganan.. Saya paling rakus, heheee

    BalasHapus
  24. Hai mbul πŸ˜‚
    *ikutan panggil mbul, *mode sok kenal..wkwkkwwkk 🀣

    Awal bacanya fokus ke getuk trio-nya, yaa emang enak sih. Sering mampir kalau pas lewat magelang. Pernah dibelain mampir ke sana, padahal tokonya sudah mau tutup. Ga jadi tutup karena kami mau beli..wkwkkwkwk


    Untung saja ga diterima di semarang. Biasanya nanti sambat karena panasnya semarang..wkwkwkwk
    Tapi daerah unnes masih banyak pohon, rindang, dan banyak rambutan kalau pas musim. Kadang durian dan alpukat juga.. yaa walaupun jauh dari pusat kota..wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iiihhh ga pa pa...memang aku lebih suka dipanggil Mbul wekekekkekeke πŸ˜†πŸ˜‚πŸ€£

      aye aye #joged ala blackpink

      (*・Ο‰・οΎ‰οΎ‰οΎž☆゚゚

      berarti tuh toko aware bangat sama kastemer ya mas vai

      tapi gethuknya malem itu masih fresh kan?

      hahhahahha yang punya wilayah Semarang uda kasih bocoran...iya tah daerah situ panas? hihi

      wah kalau masih banyak pohon rambutan, durian, dan alpuket aku mauuuuu...jangan jangan yang kulewati kemaren pas beli pete dan alpuket aligator adalah ini nih...tapi aku liwate pinggir jalan rayane sih wkwkwk

      Hapus
  25. Boa noite. VocΓͺ me deixou com muita Γ‘gua na boca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you for stopping by Luiz Gomes, my friend

      pardon if this post made you mouthwatering πŸ˜„

      Hapus
  26. Wwwkkk .. aku malah terlqnjur ngakak baca cerita naik bis bodol ...πŸ˜‚.
    Mbok yo ojo duceritakke, ngusin2i .. hahaha.
    Tapi ngga apa2 juga ding .. buat pada ganti penampilan itu bus yang pada udah kurang modis [bajuuuu kali akh modis πŸ˜…].

    Yup,
    getuk trio itu pelopor getuk tiga warna di kotaku Magelang.
    Juga bisa dikatakan legendaris karena produksinya sudah lama banget.

    Selain itu di Magelang sebenarnya ada bermacam2 bentuk dan rupa getuk tradisional dengan aneka bentuk.
    Pusatnya ada di pasar besar.
    Makanya dulu Magelang pernah memakai julukan slogan 'Kota Getuk'.
    Tapi sekarang slogan kota berganti jadi 'Kota Seribu Bunga' [mwski bunganya manaaa .. hahahaa, .. mekarnya jenis bunga sakura di Magelang cuma sekali setahun]

    BalasHapus
    Balasan
    1. bwakakakkakak...iya e mas him, waktu itu emberan busnya uda pada bodol bodol...apa emang kami yang nyegat sing kelas ekonomi itu kali ya wkakaka


      hu um mas,biar fesyeneble bisnya wakakakak

      nah ayo ayo tinggal nunggu yang punya kawasan Magelang ngulas gethuk nan unyu ini hayo mas hima bahas gethuk trio dan wajik week juga wkwkwkwk

      aku kok jadi penasaran ya sama Pasar Besar, secara diri ini sukanya klayaban di pasar mas, golek jajan tradisionil wekekek

      e serius eneng bunganya...bagian mana tuh, jadi penisirin aku wkwkkwkw

      Hapus
  27. wahh aku demen banget getuk, biasanya kalau ke surabaya atau malang suka beli

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kalau yang di surabaya dan malang kayak gimana ya penampakannya?

      Hapus
  28. These look tasty and yummy! We don't have such sweets in Scotland.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay Ananka...

      Thank you kindly for visiting my blog.

      Woah...a scotland dishes?

      I've always been a bit curious about that ☺😊

      Hapus
  29. Mba Nita mbul, apa kabaaar? 😍

    Seperti biasa, main ke blog mba Nita, langsung disuguhkan makanan virtual πŸ˜‚ Terus sedih, karena sampai sekarang belum kesampaian makan Lumpia Semarang, ya ampuuun, mau cari jastipan pun susah karena katanya harus pakai PAXEL sayangnya ke Bali tuh nggak bisa sehari sampaiii huaaa πŸ˜† Terus di Bali nggak ada yang jual Lumpia pakai rebung, alhasil namanya bukan Lumpia Semarang, melainkan Lumpia Surabaya 🀣

    Ohya mba Nita, habis baca bagian di rumah Bu Hendro ada pohon belimbing demak warna oren, saya langsung googling, ternyata warnanya oren cerah begituuu yaaa, kayaknya saya nggak pernah makan belimbing warna begitu, selalu dapatnya hijau, hasil dikasih tetangga rumah Ibu yang dulu punya pohonnya dan rasanya agak asam πŸ˜‚ Wk.

    Terima kasih untuk post yang menggugah selera ini mba, dan untuk Pak Hendro dan Bu Hendro semoga diterima di Sisi-Nya, beliau baiiik banget kalau dari baca tulisan mba Nita πŸ’• ehehe, terus jadi ingat soal Bapak mba Nita ---- mba Nita pernah bilang mas Agus warteg mengingatkan mba Nita akan bapak mba Nita yang namanya samaaaa πŸ˜†

    Sehat selalu untuk Pak Aguuuuus, Bapaknya mba Nitaa 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah baik, mba eno dan keluarga apa kabar?

      kalau lumpia Surabaya isinya apa mba eno? jadi penasaran aku πŸ˜†

      iya kah? memang kalau jajanan semacam ini agak riweh kalau dipaket ya mba, takut di jalan lama, walhasil basi huhu..

      iya kan mba eno, aku dulu esde tahu belimbing demak ini dari Majalah Trubus mba...terus berandai andai punya pohonnya ...soalnya belimbingnya kok mulus dan oranye banget, kayak yang biasa dijual di supermarket...iya kalau deket rumahku itu banyakan yang ijo dan kalaupun matang cuma ijo semi kekuning-kuningan hahhahaha

      iya mba beliau berdua kata bapak susul menyusul berpulangnya..habis bu hendro dulu baru ga lama kemudian pak hendro. Padahal kalau bapak cerita mereka aku selalu teringat akan rumahnya yang penuh pohon buah-buahan ☺

      bhahahhaha..iya mba eno, tapi kalau mas agus warteg aku yakin usianya jauh lebih muda dari bapakku kali ya hahahhahahahha

      amin makasih mba eno, doa yang sama buat mba eno sekeluarga semoga selalu diberikan kesehatan amiiin

      (((o(♡´▽`♡)o)))

      Hapus
  30. Waduuuh gethuuuuuk :D. Cemilan kesukaanku. Dulu pas di Aceh, banyak perantau dari Jawa, dan gethuk ini banyak dijual di pasar. Aku srg beli makanya nit.

    Sukaaa Ama rasanya yg lembut manis. Mau diksh taburan kelapa ato ga, sama enaknya sih.

    Sayang di Deket rumahku susah nyari yg jualan gethuk. Udh lama banget ih ga makan ini :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba fanny...gethuk itu kalau dirasa rasa ada bau harumnya gitu kan

      iya...aku juga suka..tapi yang mini biar ga kekenyangan xixix

      Hapus
  31. Favorit banget nih kalo pas ke magelang. Merek gethuk trio dah legendaris. Tapi kalau anak gadis saya kurang suka, katanya wangi. Dia suka gethuk ori gula jawa biasa. Dia lebih suka oleh oleh mochi . Yg wadahnya kayak besek kecil.
    Hmmm jadi pengen

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba wi...mbul kalau ke magelang berasa ada yang kurang kalau belum mampir gethuk trio

      iya aku juga suka mochi yang beseknya mini mini dari bambu isinya kacang tanah sangrai ☺😍

      Hapus
  32. Kok saya mbacanya pas malam gini ya? hehe. kan jadinya pengen nyemil. Lumpianya yang bikin ngiler

    BalasHapus
    Balasan
    1. #iming imingin lumpianya deoan mas supriyadi huehehe

      Hapus
  33. Kue jadul itu enak tiada duanya.

    BalasHapus
  34. Pembahasan kali ini cukup luas ya Mbak.
    Mulai dari kuliner sampe ke adegan mabuk saat test masuk unes.
    Tapi kulinernya keliatan enak juga tuh Mbak. Bikin laper.

    BalasHapus
  35. Snek? Hahah.. saya fikir ia mainan atay manik-manik yang berwarna!!Kami tidak ada snek yang kechil macam ini.

    BalasHapus
  36. Waduh, sekrol utk komen panjang sekaliii..

    Aku donk, sukanya makan getuk...
    Terus terus... aku blm pernah makan getuk trio.. klo lumpia Semarang udah..

    Mba Nita, kalo yanko itu sama ma wingko gak si?

    Bener juga kata pemirsah, mba Nita cocok jadi food blogger🀭

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti mba ike....next time nita akan ulas wingko ya...sudah ada stok foto wingkonya...tinggal kukembangkan jadi cerita

      beda mba...dari segi bahan maupun rasa πŸ˜πŸ˜„

      Hapus
  37. Semuanya ini aku sukaaa, telur gabus, getuk, yanko, lumpia. Buatku, makanan-makanan seperti ini lebih enak dan ngangenin dibanding kue2 keninian.
    Aku 2 kali ke Semarang, gak keburu beli lumpia, padahal terkenal banget ya di Semarang, belinya malah bandeng :)
    Getuk aku juga sukaa, enaaak! Tapi belum pernah beli getuk Trio ini.

    BalasHapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^