Jumat, 19 Maret 2021

Review Lombok Sawah Resto, Magelang





Oleh : Gustyanita Pratiwi

Hola hola hola....

Apa kabar hadirin dan hadirot sekalian, teman-teman blogger kesayangan Mbul yang sering komen atau mampir di mari? Hopefully you guys selalu dalam keadaan sehat ya. Always happy dan tidak pernah bosan meramaikan blog aku yang buduk ini. Sebab tanpa kalian apalah arti aku menulis....#weleh ngrayu :D.  

Kembali Beby Mbul is in da house yooooo.... karena aku mau review resto lagi!!!! 

Kali ini nemu tempat makan oke di Magelang,  lebih tepatnya arah-arah Secang-Pucang yang mana jalannya lebih kecil dibandingkan dengan jalan utama yang mau ke arah Purworejo kalau dari arah Magelang. Areanya memang agak sepi karena sebelumnya kanan kirinya itu sawah, sementara tempatnya sendiri udah mau masuk ke area perumahan. Nama restonya  adalah Lombok Sawah. Resto yang setelah kukepoin di internet ternyata lumayan nge-hits juga. Meskipun pada saat ke sana, pengunjung relatif sepi ya. Hanya ada beberapa pengunjung keluarga, termasuk Mbul.

Berarti comfy juga nih tempat. Protokol kesehatan pun dijalankan dengan ketat oleh resto ini. Jadi lumayan tenang lah jika ingin mencoba makan di tempat. Yeay!!! Aku memang lebih suka makan di tempat sepi sih. Lebih kyusuk, lebih tenang juga bisa foto-fotoin menunya...#ga tengsin dilihatin orang, wkwkwk.



Bebek goreng kremes plus lalap dan sambal korek Lombok Sawah Resto, Magelang



Sebenarnya ke sini tuh ga pernah disangka-sangka dan ga pernah diduga-duga. Dalam artian karena baru balik dari Semarang setelah ngurus sesuatu hal yang urgent, dan baliknya kami jalan lewat rute Magelang (tumben-tumbenan kan ga lewat Solo-Jogja), jadi otomatis aku ga paham ama kuliner Magelang. Secara, buta peta Magelang kan si Mbulnya, huhuhu...jangankan peta Magelang deh, orang kalau lagi otewe aku malah ngejogrok  kayak nangka busyuk dan dengan antengnya bubuk tanpa dosya serasa jadi bayi LOL~....jadi ya udah bisa dipastikan kalau aku ga ngerti area Magelang, terlebih spot-spot tempat makan enaknya dimana aja. Tapi thank's, God teknologi uda canggih. Karena kita orang punya GPS ya Waaaak...jadi ga perlu pusing lagi bisa tanya ke robot GPS yang suaranya agak bikin pengen nabok, ntar kan langsung ditunjukin tempat mana yang sekiranya enak dan bakal dilewatin.

Singkat cerita, setelah bertanya pada GPS tentang tempat makan terdekat dari posisi kami saat itu, tiba-tiba 'makcentrink'....keluarlah nama Lombok Sawah Resto. Dari situlah akhirnya kami jatuhkan pilihan ke sana untuk sekedar isi 'bensin' (baca : makan). Soalnya sesiangan belom makan berat. Cuma modal sarapan lumpia doang jadi masih berasa ngelih to de rescue. Jadi, pas uda nemu tempat oke, maka ya udahlah itu aja yang dimampirin. Belum tau juga kan di depannya ada apa lagi. Mungkin aja ga bakal nemu yang lebih okey lagi dari yang ini. Jadi selagi nemu yang sekiranya bagus, yaweslah hajaaaaarrrr #wadaw brutal deh gw kalau lagi lapar πŸ™ˆ




Kapasitas Lombok Sawah Resto lumayan besar

Tempat makan yang dikelilingi banyak taman


Jadi, mari kita let's go to the Lombok Saung Resto. Memasuki pelataran restonya, sudah ada tulisan Lombok Sawah Resto besar-besar bercat merah dan hijau yang dilatari rumpun bambu di belakangnya. Area parkirnya sendiri cukup luas, mampu menampung beberapa buah kendaraan roda empat maupun roda dua. 

Usai ketemu tulisan Lombok Sawah tadi selanjutnya akan ada undak-undakan dalam model paving yang akan membawa pengunjung ke area makan yang berkonsep semi outdoor dengan dikelilingi oleh taman yang penuh dengan tanaman hias, pajangan antik seperti sepeda, delman, dll. Halaman didominasi oleh rumput hijau yang menghampar luas diantara pendopo-pendopo sebagai area makannya. Ada pula kolam ikan dan wahana permainan seperti ayunan, jungkat-jungkit, dsb. Area makannya ini dibagi menjadi 2 konsep, yakni dengan meja kursi biasa dan juga pondokan untuk lesehan. 


Ada kolam ikan juga lho

Salah satu produk yang dijual selain menu utama



Untuk yang model meja kursi biasa, meja kursinya ini kelihatannya amat mriyayeni ya, sebab yang kulihat ini memang meja kursinya betulan dari kayu tebal (walau aku sendiri kurang tahu ya jenis kayunya apaan...mungkin bisa kutanyakan pada rumput yang bergoyang cuma ga dapat jawabannya, hihi). Yang jelas kursinya itu, masing-masing ada bantalan duduknya jadi kelihatan nyaman buat duduk. Kapasitas restonya sendiri juga kelihatannya lumayan besar sih dengan didukung oleh banyaknya kursi pada satu pendopo semi terbuka itu. Lalu sepanjang sudut-sudut ruangan juga dihiasi aneka jualan tapi kali ini berupa produk sampingan di luar menu utama yang dijual resto itu. Ada pancake durian, aneka madu, juga oleh-oleh dan merchandise khas Magelang. Area kasir juga ada di bagian sini sih.

Sementara untuk pondokannya tersebar di beberapa sudut kiri pendopo utama yang pake meja kursi biasa. Di sini ada beberapa pondokan yang terdiri dari 1 pondokan lebar (depan wahana permainan anak) dan 2  pondokan yang cukup untuk memuat 1 keluarga kecil yang areanya ada di atas kolam ikan diantara taman-taman. Untuk menuju ke sana 2 pondokan yang lebih kecil ini, pengunjung harus melewati jembatan kayu yang di bawahnya adalah kolam ikan itu tadi. Nah, di sana ada 1 buah meja lebar yang agak rendah plus bantalan duduk yang masing-masing jumlahnya ada 4. Kami sendiri waktu itu milih makan di situ karena dirasa lebih bebas, dan maybe biar bisa selonjoran plus leyeh-leyeh ceunah wkwkwkw. 


Untuk mushola, dia ada di bagian pojok depan dekat area wudhu dan toilet. Toiletnya dibagi jadi toilet duduk dan toilet biasa dan semuanya kubilang sih cukup bersih ya. Konsepnya kalau ga salah masih pake batu alam.


Ngeliat kelapa muda malah terbayang airnya

Area makan utama yang ada meja kursinya

Meja kursi di bagian depan

Kalau yang ini pondokan-pondokannya (buat lesehan)

depannya ada taman dan ayunan

ni di balik pagar ini kan sawah

kelapa muda lagi...gerrrrrrr

ada ayunan....

Kolamnya kita intip yuk, ada ikannya nda?

depan sana toilet dan area wudhu

banyak hiasan antiknya

Meja kursinya kayunya gede-gede

mejanya klasik ya?

Sawah di belakang Lombok Sawah Resto, kelihatan mendung ya

Suasananya adem, asri, hijau

Seger ya?

bagian depan

Ada musholanya juga

banyak rumpun bambunya

banyak tanaman hiasnya

Pondokan yang Nita pesan



Singkat kata, setelah menjatuhkan pilihan ke salah satu pondokan yang di bawahnya ada kolam ikannya, pelayanpun datang sambil membawakan buku menu. Begitu buku menunya dibuka, di sana sudah terpampang nyata aneka hidangan yang spesialnya adalah ikan-ikanan. Walaupun menu lain juga ga kalah enak. Ada ayam-ayaman maupun bebek-bebekan. Minumannya juga macam-macam. Maka, setelah bolak-balikin buku menu peng seteng menceng alias sekian abad lamanya, akhirnya pilihan jatuh pada mangut nila, gurame goreng terbang, tempe bumbu bawang, dan bebek goreng kremes. Minumannya pengen cobain wedang uwuh, es teh manis, jus melon dan es teh tawar.

Pesenanpun diproses sekitar 10 menitan. Termasuk cepet juga. Dan ya waktu selo buat nunggu makanannya mateng aku gunakan buat sholat asyar atau numpang beser dulu..eh pipis maksudnya, wkwkkw. Nah, begitu rampung asyaran, satu per satu menu udah matang dan diantarkan ke pondokan, maka saatnya kita untuk penilaian...Loh duh...kok aku kayak yuri Indonesian Idol...wkwkwkkwkw...




Wedang uwuhnya dimasukkan dalam teko & poci

Es teh manisnya segar

Siapa yang doyan wedang uwuh kayak Nita, ngacuuung


Oke kontestan pertama adalah...... Mangut ikan nilanya. Sapa yang demen ikan sakdemplon-demplon kayak demplonnya admin blog ini #doh mulai puyeng kan pembaca kalau Mbul uda kumat begini, hihi. Mangutnya ini sebenarnya pesenan Ramane. Ya ikan kan primadonanya resto ini ya. Jadi kalau spesialnya ga pesen rasanya kok ada yang kurang. Maka cuz lah kami pesen 1 porsi mangut nila yang semula kuekspektasikan..... ah mangut doang. Alm. Simbah Putriku dulu lebih pinter masak mangut catfish alias iwak lele karena Beliau kan pernah ada usaha buka warung makan ya. Tapiiiiii... setelah mangutnya datang di atas meja dan kucicipin...Walahdalah!!!!! Sepertinya bakal kutarik kembali ucapanku ini. Sebab mangutnya itu tidak se-ala-ala bayanganku tadi dong. Rasanya itu enaaaaaaaaaaaak bangeuuuuuuuud. Sengaja pake akhiran 'd' biar terkesan lebey. Tapi beneran......serius. Enaknya tuh bangeuuuuud bangeud bangeuudd. Ga baen-baen kalau istilah jawanya. Ga ngadi-ngadi kalau istilah gaulnya selebgram Keanuagl, hihi. Sumpah enak banget. Ngalahin semua menu yang kami pesan waktu itu deh. 

Jadi gimana Mbul, bisa masak mangut begini ga kamu tuw? Aku pun hanya pengen ngikik ngukuk aja sembari mbatin, "Njih yen kulo dipundhutaken bahan kalian alat masaknya lengkap, insya Alloh wonten dunya menika mboten wonten ingkang mustahil, wkwkkwkw." Tapi aku cuma mbatin doang sih ga aku utarakan ntar dikira aku modus operandi lagi, hahahhahahha...Hanjuk lanjut makan aja saiaaa :D.

Jadi dia itu ditaruh di atas wadah yang menyerupai leyeh dari tanah gitu. Terus pas dibawa ke atas meja masih panas mengepul tertanda baru aja dimasak. Dan kata ramane yang emang pakar ikan-ikanan, jarene sih ikannya tercium fresh. "Kelihatan tau ga Nduk yen ikan yang dimasak iki fresh atau ga-nya tuh kepiye rasane. Siro mudeng ora Mbul?" Begitu tanya Ramane pada cewek kecil berbody montok bernama Beby Mbul ini (???). Terus kujawab. "Mboten sih. Lha kepripun tah bentene?" Terus aku disorongin lah sendok suruh cobain sendiri rasa mangutnya kayak apa. Ikannya seberapa lembut, kuah mangutnya seberapa gurih. Dan ternyataaaa...mantap semua. Kuahnya itu warnanya kecokelatan. Ga kentel banget, ga encer banget. Santennya pas lah. Ada potongan tomat, cabe rawit utuhan, kemangi, daun bawang, juga taburan bawang goreng yang melimpah. Aku lupa sih ada belimbing wuluhnya apa ga. Secara kulinerannya juga uda lama sekali. Dan baru sempet aku tulis sekarang sambil kuingat-ingat lagi dengan ngliatin fotonya. Tapi, aromanya itu wangiiiii banget. Terlebih karena ada lembaran daun jeruknya segala di atas tuh ikan. Jadi langsung 'maksreeeeung'...semerbak harum daun jeruk berpadu dengan kuah yang soooooo nyamiiih. Begitu disruput.....beeegh sweger josss. Asem, manis pedes....hhhhhhh...endeus jadi satu berkecamuk dalam mulut. Menimbulkan sensasi ingin merem melek kelonjotan. Perpaduan bumbu-bumbu rahasiannya juga juara. Apalagi tekstur ikannya juga lembut banget, ga amis sama sekali. Duh manteb pisan emang! Pokoknya tiap nyendok potekan dagingnya kudu banget disambi sambil betjekin kuahnya. Cuma emang kudu ati-ati banget ama durinya sih. Secara, ni ikan durinya segambreng.


Menu spesialnya, mangut nila πŸ™ˆπŸ˜³πŸ˜±πŸ˜±

Kuahnya pekat seger banget

Mangut nilanya pedes, manis, asem, segerrrr

Ada potongan tomat, cabe rawit utuhan, daun bawang, kemangi, taburan bawang goreng, daun jeruk

Ikan nilanya segar dan saat dibawa ke meja masih panas


N then kontestan kedua adalah iwak mabur.....lha kok iwak biso mabur ?????? Uh woooooow.....biasanya kan bukane burung yang bisa mabur, wkwkkwkwk. Iya yang kedua ini disebutnya Gurame Goreng Terbang. Gurame kan iwak ya? Alias ikan. Nah ikannya ini guedeeeee binggow. Lebih gede dari nila yang dimangut. Wow!!!! Ingin ku membatin, asem pesti langsung marem iki. Ngalamat dibungkus iki. Dan tenan kejadian, hahahha. Tapi meskipun begitu gurame goreng terbangnya juga enak. Teksturnya garing di luar namun lembut di dalam...uda berasa iklan wafer tango gasiiih ??? Terus pinggir-pinggirnya ada  lalapan dan sambelnya juga. Sambelnya merah tua. Pedes manis rasanya. Tapi hauceuk! 


Kontestan ketiga adalah....jeng jeng jeng.......Bebek goreng kremesnya Ubuuung, hohoho. Bebeknya bagian dada ya. Yang kulitnya tebel. Kalau paha kan dikit, hihi. Warnanya cokelat mengkilat. Glowing! Bebeknya ini empuk banget...terus di atasnya itu baru ditabur kremesan yang sepertinya dari tepung roti. Guriiiih banget. Mancap pokoknya. Terus ada lalapan dan sambel bawangnya juga yang bikin merem melek keenakan saking pedesnya njepret mpe bikin keluar aer mata, wkwkkwkw. 



Yang kedua, gurame goreng terbang

Sambalnya merah tua ya Booooooorrrr

Ikan guramenya garing di luar lembut di dalam

Sambal koreknya ya Alloh...

Bebek goreng kremes bagian dada

Sambelnya pedeus mancaaaaap huh haaah!!

Kremensannya melimpah

Bebeknya juicy banget

Sepaket ama timun, kemangi, dan tomat

Tak tahan rasa hatiku untuk mencolek dirimu

Sambellllll oh my God!!!


Kontestan keempat tempe bumbu bawang. Ini tempe goreng biasa sih. Kayak yang biasa kugoreng itu. Jadi sebelum digoreng, tempenya itu dialup-alup dulu pake bumbu bawang. Dialup-alup itu istilahnya apa ya? Oh, dimarinasi. Ga pake tepung kayak mendoan, tapi polosan aja dia. Bukankah kalau polosan biasanya lebih menantang?

#Eh apa sih ini. Polosan tempe goreng maksud ai, hahahhahah. Dan untuk tampilan akhir, dia pake cabe rawit hijau untuk ceplusannya ya. Seporsi terdiri dari 5 potong tempe bumbu bawang. Enak sekali rasanya.

Oh ya, untuk nasinya, modelnya lucu deh. Soalnya dibentuk kerucut kayak tumpeng. Walaupun tumpengnya berupa nasi putih.

Terakhir adalah.....minumannya. Untuk wedang uwuh. Dia ditata pake poci-poci tanah liat beserta teko mininya. Unyu deh. Rasanya juga seger semriwing karena ada sechang dan kayu manisnya. Ga manis sih. Tapi seger kayak minum herbal. Terus kalau es teh ama jusnya ya standar aja sih. Tapi over all rasanya....mantab! Recomended lah pokoknya.

Tapi diantara sekian menu, yang paling aku suka sih urutannya itu mangut nilanya, tempe bumbu bawang, bebek goreng kremes, baru gurame goreng terbangnya. Kalau minumannya sendiri aku suka es teh manisnya. Wedang uwuhnya seger juga, tapi ini lumayan banyak juga sampe seteko itu ga habis :D.


Next, tempe goreng bumbu bawang

gurih asin enaaaakkk

Bisa diceplus juga pake rawit ijo

Wedang secangnya hangat

Ada hiasan serehnya

Semriwing dong rasanya

Manguuuuuuuut uh wow...#matabelo


Untuk daftar harga dan menu lainnya, kusertakan dalam foto saja ya, silakan dizoom in zoom out sendiri.

Review Pribadi dari Aku :

Lokasinya deket sawah
Depannya kalau ga salah masjid dan pemukiman
Restonya bagus
Lebih ke konsep klasik
Halamannya luas
Kapasitas restonya cukup besar
Ada tamannya
Ada wahana permainannya
Ada area tempat duduk dengan meja kursi biasa juga pondokan (lesehan) yabg bawahnya kolam ikan
Menunya enak-enak
Khusus menu ikan, ikannya fresh
Yang pernah kucobain dan kurekomendasikan mangut nilanya
Ada mushola dan toilet yang bersih
Pelayanan ramah dan proses masaknya cepat
Harganya cukup terjangkau

Agak lama juga kami ngendon di sini karena sekalian magriban. Soalnya tau-tau udah peteng aja langitnya. Mana mulai gerimis lagi kan, takut di jalan ga dapet magrib. Yawes lah sekalian sholat aja, hihi.


wedang secang and ice tea

Eh ada jusnya juga, lupa aku hahahha

Pesanan Mbul, mangut nila, gurame goreng terbang, bebek goreng kremes, tempe goreng bawang, wedang uwuh

Daun jeruk sebagai garnish bikin wangi mangutnya

Ikannya lumayan sih...walau ga segede gurame goreng terbangnya

ni alamatnya

tampak angle atas

Uda malam huaaaa

Tamannya banyak hiasan kendaraan antiknya loh

Tempe goreng bawang, mangut nila, gurame goreng terbang, bebek goreng kremes

Mangut dan nasi yang dibentuk tumpeng kecil

Review Resto Lombok Sawah

Taman di Lombok Sawah Resto

Area depan Lombok Sawah Resto

Pelayanan di Lombok Sawah Resto cepat dan ramah

Es teh dan wedang uwuh

Jus melon dan es teh manis

Foto menu Lombok Sawah Resto

Menu ikan dan bebek di Lombok Sawah Resto






Nah demikianlah pengalamanku menjajal menu di Lombok Sawah Resto Magelang. Menunya maknyus, harganya juga terbilang murah. Kalau dibandingkan dengan resto di Jabodetabek dengan porsi makan yang kami pesan waktu itu itungannya sih murah ya. Ratenya seratusan ribu. Tempatnya nyaman buat santai-santai terlebih belakangnya ada pemandangan sawah. 

Mungkin bakal balik ke sana lagi kalau ada kesempatan dolan Magelang :D

Lombok Sawah Resto

Alamat : Jalan Alternatif Secang-Pucang Km 1 No. 8, Secang, Magelang, Jawa
 Tengah

Jam buka : Setiap hari-22.00 WIB

Nb : uda cukup lama  juga ini stok foto kulineran dan baru bisa kugarap reviewnya sekarang πŸ˜†πŸ˜‚πŸ€£, ya lumayan lah biar kelihatan qu rajin update, wekekkekk..

53 komentar:

  1. AAAAAAAAAAAAAHHHHHHHH, Jadi ngilerkan. Pengeeeen :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayuk syahid dolan pulau jawa, biar isa icip icip kuliner sini, di Kalimantan adanya apa nih? πŸ˜„

      Hapus
    2. di kalimantan ada apa ya, nngggg apa aku harus jadi blogger makanan juga biar ingat makananan yang kumakan wkwk

      (Syahid untuk masalah makanan enak benar-benar buta rasa, jadi susah buat menilai)

      Hapus
    3. hihi tapi serius aku jadi oenasaran makanan khas kalimantan apa gitu? kamu jadi blogger khusus review anime aja hid..uda itu paling pas buat kamu wkwkkw

      Hapus
    4. Wkwkwk, sesekali lah nanti bikin post tentang makanan bareng temen yang hebat nilai makanan wkwk. Review anime jalan karena hobi nonton 😁

      Hapus
    5. hu um ayo hid...aku penasaran
      terutama penganan khas kalimantan #e lha kok aku malah request ya πŸ˜πŸ˜„πŸ€­

      Hapus
  2. Huwsaa .. kok ora ng8ntek-ngontek sku sih kalo ke Magelang ... 😱.
    Tau2 wis melipir tuku getuk karo saiki ning resto sing bikin ngakak baca reviewne ..., Wwwkkkk πŸ˜‚.

    Itu kan lokasinya area Pucang Secang, kak.
    Nah, di beberaoa area lain ning Magelang juga akeeeeeh tenan resto konsepnya kayak gitu .. plus konsep joglonya.
    So, jadi bingunglah aku meh ngereview resto sing endi ndisik, hahhaahaha ...πŸ˜….

    Di dekat resto ini seingatku ada loh resto masakan bebek yang enak dan pernah diulas salah satu stasiun tv.
    Aku berdua sama adikku pernah kesana, eh kebetulan malah pas tutup, jadinya kami malah dibolehin sama pemiliknya blusukan ngubek ke dapur jadulnya buat milih2 sendiri daging bebeknya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampun ndangu teng magelange mas him xixixi

      coba kontak mas hima ya, ngalamat ditraktir wkwkwkwk

      oiya tah? mas hima ayo review resto resto atau kuliner magelangan dong biar makin afdol sebagai dedengkot atau yang punya kawasan wkwkkwkw

      ih enak nuw nek malah dibolehin sampai ngubek dapurnya segala wkwkwk

      Hapus
    2. iya minta di traktirin mas him tu, nanti gw juga kalo ke jogja pengen ketemu mas hin dan minta di ajak keliling jogja gratis wkwkwkk :D

      Hapus
    3. nah ni mas khanif dan mas him kan deketan kenapa kalian ga kopdar aja trus tar collab bareng bikin cerita di blog deh 🀭🀭

      Hapus
    4. gw pengen banget ke jogja mbak, tapi tau sendiri gw tu buta maps, gw gak berani ke jogja sendiri, yang ada nanti malah kesasar-sasar :D

      Hapus
    5. kalau diguide in mas him ntar mas khanif bakalan anteng tinggal lenggah dibonceng mas him kan 🀭🀭

      Hapus
    6. Ayeeeiiii ...
      Hayook kalian berdua kopdar sama akuuuu ...., di Magelang loh ya, bukan di Yogya kayak kata mas Khanif ,wwkkk πŸ˜†.

      Tapi, setelah itu kita rame-rame jalan-jalan ning Yogya.
      Pasti seri kuiiii ...




      Hapus
    7. nah tuh mudah mudahan jika ada umur panjang dan sowan magelang kapan kapan bisa sua ya sama temen temen blogger...kan lumayan tuh mas khanif ditraktir mas him keliling malioboro #ooops hahahhaha

      Hapus
  3. Ayamnha ada taburan kremes-kremssnya, widih,...bikin gimana gitu lihatnya,..reviewnya super duper lengkap nih mba Gus 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti biasa koh, foto dijembreng ya dari atas mpe bawah, berbagai angle menu wk wk wk...

      btw itu bukan ayam koh, tapi bebek.. rasanya enak banget koh, maknyus markyunyus kunyus pokoknya πŸ˜πŸ˜„

      Hapus
  4. Duhh pas pertama main kesini, disuguhin mangut Nila hahaha, bikin baper pingin pulang kampung. Aku juga penyuka menu ikan dan seafood, tapi aku belum pernah coba Mangut, ini khas Jawa Tengahan ya. Wah mbak pake bahasa kromo alus ya dengan ayahnya :) salut!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak, tak terbayangkan ternyata nila bisa dimangut, kupikir lele doang kak yang bisa dimangut wekeke...oh kak ericka aslinya orang jawa tengah berarti ya kak setelah itu pindah ke luar negeri setelah nikah dengan orang sana...memang pesona Indonesia terasa mengangenkan djiwa ya kak..terlebih bagi perantau jauh kayak dikau hehe 😊

      Hapus
  5. Tempatnya asyik banget.. Bakalan betah lama-lama disini pastinya. Menu yang ditawarkan juga sangat bervariasi dan semuanya menggugah selera.

    Melihat foto-fotonya aja udah bikin ngiler, gimana kalo liat aslinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yak tul mang maman, tempatnya asri dikitari taman dan belakang resto pas adalah sawah, walau pas ke sana ndilalahnya pas mendung jadi potret sawahnya kelihatan gelap langitnya wekekekke

      iyap..aslinya bener bener menggiurkan mang, terlebih jika dimakan langsung, favorit saya mangut nilanya Mang, kuah-kuahan paling enak dimakan pas mendung2 πŸ˜„

      Hapus
  6. Waaahu?? Tari baru lihat review resto Lombok sawah dan itu ternyata ada di Magelang dan tempatnya weeeepik pisan mbak nit . Ngomong - ngomong ayamnya lempar sini atuh mbak nit untuk tari biar lidah tari gak pahit .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tari nita juga baru pertama kalinya dolan magelang dan makan di sini...rasanya mantab...sini sini tari enak ikan dan bebeknya nih 😍☺

      Hapus
  7. meski gw gak doyan ikan tapi lihat gambarnya kayaknya enak banget, jadi pengen icip-icip dah :D

    tempanya cukup sederhana tapi bikin nyaman di aren persawahan, memang kata orang makan di tengah persawahan di temani angin yang smliwir jadi lebih enak makanya ya :d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang kalo makan di dangau tengah sawah enak mas, apalagi kalo kerja di sawah, habis mpupuk atau nyabutin rumput enak makan karena capek, udah gitu dikasih AC gratis lagi.😁

      Hapus
    2. mas khanif : enak masbkhanif, ikane nda bau tanah loh..ga amis pula

      yang ngolah canggih 😁

      iya, suasana ijo royo royo dan banyak angil pula, semilir πŸ˜„

      Hapus
    3. mas agus : iya mas....enak banget itu...apalagi kalau dibekelin pake rantangan, sayur en lauknya pas dimasakin yang kesenengan waduhhhhh bisa nikmat tuh maem siangnya langsung diserbuw πŸ€—πŸ€€..abis maem... auto wareg n antug mas...trus bubuk deh di bale bale😁😴🀭🀭, tapi jangan sampe kebablasan ya, tar tau tau peteng ☺

      #dangau tuh apaan ya? πŸ˜ƒ

      Hapus
  8. Oh ini resto ada di Magelang ya mbul, berarti masih sekota sama mas Himawan, siapa tahu kalo ketemu dia di traktir makan gratis di Lombok sawah resto.πŸ˜„

    Bingung aku karena kebanyakan gambar jadinya mau pilih yang mana, mana perut laper lagi karena belum makan, bagi dong.πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya amas agus ini ada di secang magelang, mbul juga baru tau loh ada resto ini...pas mandeg kok kebetulan menunya enak...yaudah mbul cobain aja soalnya siang belum maem mas, ngelih wetengku tuh wkwkwk πŸ˜πŸ˜†πŸ˜œ

      di hp mas agus foto makanannya loading ga muternya, apa keliatan semua? sini sini mas yuh sini mbul traktir xixixi...mas agus tinggal pilih bebek apa iwak? πŸ¦† atau 🐠🐟

      Hapus
    2. Ngga keliatan semua, ada yang gambarnya separuh, ada juga yang full, mungkin karena pakai mode gratis.πŸ˜‚

      Hapus
    3. yah.....yah :(
      kok? ada yang ga kelihatan

      padahal foto ikan nila ama bebeknya ena ena loh mas ...ah mas agus ini...wkwkwk

      Hapus
  9. Aku jg lbh suka tmpat makan yg sepi mba nita, jd brasa makannya lbh santai n ga keburu2 πŸ˜† Apalagi pas pandemi gini kaaan.. hehehe..

    Enak bgd kayanya tempatnya ya Mbaa 😍 Selain kursi2 jg ada lesehan saung2, jd bs selonjoran. Hehehe.. Makanannya jg beragam n enak2 nih. Walau klo aku agak ribet memang klo udah makan ikan yg banyak durinya. Lbh seneng yg digoreng jd kres kres pas dimakan 😁

    Makasi reviewnya Mba Nita. Sukses bikin ngiler malem2 nih 😁😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba thessa, kebetulan pas aku ke sana sepi, jadi makin kyusuk foto fotonya #eh plak si mbul hihi

      iya enak kalau pilih yang lesehan bisa pewe selonjoran abis itu tidur tiduran #lho kok tidur tiduran piwe sih mbul wkwkkwk...

      iya memang yang mangut agak banyak duri, tapi ketolong ama seger kuah santennya mba...slemet slemet pedes manis asem gurih segerrrr

      sami sami mba, mana tau nanti mba thessa pas lewat magelang bisa nyoba mampir sini mba (´✪Ο‰✪`)♡

      Hapus
  10. gurame goreng terbang, wkwk ini bikin aku inget pas aku datang ke salah satu resto yg ada menu lele terbang juga, terus aku beli itu donk karena penasaran, dan agak kecewa aku ga nemu filosofi dari terbangnya itu apa maksdnya, karena ya cuma digoreng doank, nggak ada tampilan unik lainnya, wkwk

    ini deket nih btw dr jogja, tempat yg kayak gni aku pun jadi pilihan bgt kalau sekarang mau makan di luar, soalnya mesti asri dan nggak rame ya mba nit

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh tapi serius nita jadi penasaran juga jangan jangan sebenarnya ada filosofi kata terbangnya cuma kita ga tau yak wkwkkw
      lele terbang? ekornya dimentiungin apa gimana tuh mba ghina wkwkwkkw

      Hapus
  11. Kayanya bayu pernah kesini dulu.. ehh nggak dink, perasaan doank sepertinya. Haha
    Ya ampun makanannya terlihat wahhh menggugah selera. Wedang uwu tuh minuman jahe dan rempaah2 gtu mba?? Apa kaya wedang jahe rasanya??
    Btw tempatnya bagus, asri dan sepi saya suka.. haha meskipun owner resto nggak suka pemandangan sepi kaya gini.. hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. perasaan pernah ke sini ya bey hihi

      tapi memang ini tempat bikin betah sih, manalah harganya mursidah bambita alias murah mereah redho uda dapet ikan segwde gaban hihi

      wedang uwuh ada jahenya sih bay ...taoi dia semriwing gitu mungkin karena ada mint dan sechang juga kayu manisnya kali ya

      bener juga ya...owner mah sukanya rame wkwkkwk

      Hapus
  12. Tolooooong, mbuul.
    jangan meracuniku dengan foto-foto makanan yang bikin ngileeeer, huhuhu...
    Pen mangut nila sama wedang uwuhnya.

    Coba klo deket yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebetulan mbul besok ada rencana bikin wedang uwuh sendiri besok kak

      #eaaa si mbul malah pamer wkwkkwkw

      plak

      teplak si mbul ni kak pipit

      #sodorin pipi mbul

      Hapus
  13. gila photo2 sampe segambreng...Terkesima daku memandangnya...Belum lagi ditambah tempatnya yang sejuk dan nyaman...Buat pacaran enak tuh mbul..🀣🀣🀣

    Eeehh tapi gw suka sama ikan gurame apa mujair tuh yang bisa terbang katanya..🀣🀣

    Enak tuh mbul gsring2 maknyus apa lagi kalau sambelnya pedas wuiihh nampol banget tuh..πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan biar menuju....page one kang...wkwkkwk...teteup ya kalau review resto pesti pengennya ke sana hahahhahahah

      iya memang benar buat pacaran mantul kang udara meuni adem bener. wkwkkw

      iya kang ikan gurame yang terbang dicocol sambel endeus ini kang

      😁🀭

      Hapus
  14. Durung pernah maem di sini,tempat e enak koyone. Seger, banyak ijo2 tanaman. Sing penting, dr segi rasa dan harga aman to Nit? Aku males e..makan, udah rasanya biasa banget...ternyata pas mbayar Ning kasir kok "kerasa"

    BalasHapus
    Balasan
    1. aman banget mba lis, wes takjembreng di foto daftar harga n menu tonggal di zoom xixixiix

      Hapus
  15. Itu rawit merah nya bikin makjleb kalau gak disantap dong kak..
    Daku bablasin aja dah meski lagi seriawan, yang penting makannya boleh dikitlah pakai rawit merah plus suasanannya adem gitu, bikin serasa makan di rumah kedua yak di Lombok Sawah Resto

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus disantap berarti kan rawitnya, biar terasa huhah dan bagai ranjau dalam ikannya xixixi

      Hapus
  16. Sawah Lombok Resto ini ini mantep ya mbak Nita..
    Aku jadi nelan ludah ngelihat menu-menu nya ..aku kok seneng mangut rasa pasti ueanak...sama bebek kremes.. gurame terbang.yang pasti semuanya bisa buat lidah bergoyang...
    Wah konsep resto nya juga ada tamannya apik resik asri... aku senang kalau reato dengan arsitektur tradisional Jawa dan ada joglo nya.. ada gapura ..ada gazebo plus lesehannya.. jadi pengunjungnya juga merasa nyaman..Lho..di taman itu ada bandulan.. eh ayunan. kalau aku sudah langsung lari naik ayunan..wis dadi kecil sampai gede gini seneng banget sama ayunan..kayak arek cilik tenan..wkwkwk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. e harusnya mba fidy ke sini nih, kan biar bisa kopdar dengan mas him dan blogger magelang lainnya hihihi...

      iya mba fidy, aku ngerasa sreg makan di sini karena kebetulan hari itu kok ya pas sepi, mungkin karena udah sore nuju magrib. Tapi lumayan jadi bebas milih tempat makan yang enak. Apalagi makanannya yang disajikan bener bener seger fresh from the oven, ikannya kelihatan seger jadi tambah lahap makannya πŸ˜ƒπŸ˜„πŸ€€

      iya tamannya gede, dan ada wahana permaianannya...belakangnya pas sawah, walau sawahnya pas lagi ga penen dan langit agak sedikit mendung wkwkwkkw, lumayan pulang dari sini auto wareg ☺😜😊

      Hapus
  17. Jd kangeeeen Ama mangut :D. Tp biasanya aku nyobain itu mangut pari. Blm prnh cobain mangut nila. Kalo ikan nila mama LBH suka dibakar nit.

    Ini kliatan banget enak sih, apalagi kuahnya itu nit. Ya ampuuun kebayang pedes gurihnya :D. Harganyaaa bikin nangis terharuuuu wkwkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah aku belom pernah nyoba ikan pari
      jadi penasaran ama rasanya...kayaknya enaaak

      ikan nila bakar oaling enak dicocol sambal kecap campur rawit n bawang merah mba hihj

      iya sambelnya nyoss banget 😍πŸ₯°

      Hapus
  18. halo mbul :D
    pas dinas di purworejo, sering lewat sini tapi ga pernah mampir. Soalnya sendirian, ga seru, dan bayarnya ditanggung sedirian, ehh..hahhahaa

    aku belum pernah makan mangut nila. Biasanya mangut kepala manyung. Ibuku sendiri yang masak. Awalnya ga suka, tapi entah gimana prosesnya, tahu-tahu sekarang satu keluarga suka semua. Kalau makan mangut kalau keringetan itu berasa ada yang kurang..hahhahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga Mas Vai :D

      iya enakan makan di sini emang rame rame lebih seru hihi

      kelapa manyung kayak yang oernah direview mba fanny hihi..jadi penasaran ama kepala mayung

      🀀

      Hapus
  19. liat menunya langsung lapeerrr aku mbaaaa..
    btw, tempatnya juga enak ya, asri banget, pemandangan bagus, ada mainan pula buat bocil. ini mah kalo bawa Arfan, gak mau pulang diaa.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener maaak langsung capcus kemari aja kalau transit magelang #ku uda kayak tim marketingnya m ga maaak wkakakakak

      Hapus
  20. Wah ada kelapa muda, kesukaan suamiku itu :)
    Makan sambil melihat pemandangan yang ijo-ijo seperti ini bikin mata jadi seger, hati jadi adem dan makan jadi lebih nikmat haha.
    Naksir mangut nilanya, segeer dan nikmat ya. Tapi kalo makan sama anak-anak nih aku rada susah, anakku yg paling kecil gak bisa makan pedes.

    BalasHapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^