Jumat, 26 Mei 2023

Review Soto Khas Tanah Abang Pak Hapid



Assalamualaikum wr wb....
Sebagai pecinta soto-sotoan, Tamas selalu punya menu andalan untuk dipesan ketika bingung mau makan apa. Termasuk pula saat kami ngedate di minggu siang yang mendung itu ketika secara tak sengaja kami terdampar di Sumarecon Mall Serpong, Tangerang Selatan. Sebenarnya waktu itu kami ada niatan ke Big Bad Wolf Book Sale yang digelar di ICE BSD. Cuma karena buku incaran Pak Suami ga ada, jadinya kami berasa pulang dengan tangan hampa. 





Nah, karena kami merasa amunisi kami udah abis (maksudnya sedari pagi belom sarapan karena bangun siang), akhirnya merapatlah kami ke mall yang dimaksud di atas. Puter-puter-puter-puter, bingunglah mau makan dimana. Akhirnya melipirlah ke area Salsa Food Festivalnya yang aku pikir agak sepian biar kami bisa makan dengan kyusuk, wakakkaka.

Begitu nge-tag bangku di bagian tengah Salsa Food Festival, berputarlah pandangan kami menuju kedai makan apa yang sekiranya enak. Pertama minumannya dulu deh. Karena di situ ada Jus Kedungsari, maka ga pake lama kami pesen 2 gelas jumbo jus blueberry (buat aku) dan jus duren ori (buat suami). Tadinya yang blueberry aku sempet terkecoh loh. Kan di buku menunya gambarnya merah tua gitu. Namun setelah dihidangkan di atas meja, walahdalah…ternyata ungu cuy, xixixixix…ya ga pa pa sih, yang penting seger aja. Sedangkan jus duren orinya Tamas berasa big banget. Aku pikir dese bakalan kekenyangan kali ya ditambah belom makan beratnya nanti hahhahah.

Untuk makanannya, ternyata aku lagi ga begitu mood untuk makan berat. Jadi pesanlah tahu crispy bandung saja yang dijual di atas tenant berbentuk gerobakan. Sementara cintaku uhuk…maksudnya suamiku, beliau pesan oseng-oseng daging dan soto betawi khas tanah abang Pak Hapid.

Kurang lebih pesanan kami datang sekitar beberapa menit kemudian dengan urutan tahuku dulu, baru oseng-oseng daging dan soto betawinya Tamas. Satu-satu dulu ya. Tahu crispyku sengaja aku pilih yang original. Karena kan sebenarnya varian rasanya ada banyak. Namun tetep aja lidahku suka parno kalo nyobain rasa yang aneh-aneh. Maka dari itu yang kudapat dalam satu piring ceper itu adalah 6 buah tahu Bandung lengkap dengan tatakan kecil berisi cabe rawit dan juga saus. Rasanya sendiri aku bilang lebih miripan tahu pong dalam adonan tahu gejrot ya. Cuma ya enak-enak aja sih, mengingat perut sedang dalam keadaan lapar-laparnya.



















Sementara itu bagaimana pula oseng-oseng daging dan soto betawi pesanan suami? Hmmm dari segi tampilan sih menggugah selera banget ya. Kuah dan dagingnya sengaja dipisah yang membuat porsinya jadi kelihatan banyak. Dagingnya dioseng pedas dengan taburan rawit ijo yang terasa seperti mercon jika terceplus. Selain itu ada pula irisan tomat dan bawang goreng yang membuat aroma daging terasa semakin ‘greng’. Untuk kuahnya sendiri, warnanya coklat keemasan dengan basic santan yang agak kental dan gurih. Isiannya pun bermacam-macam menyembul ketika disendok seperti irisan daun bawang, potongan kentang dalam bentuk dadu, daun bawang, emping, acar ketimun, sambal cabe rawit, irisan jeruk purut, kecap, serta tomat. Cara makannya pun bebas saj apakh osengan daging akan ditenggelamkan ke dalam kuah atau sendiri-sendiri sehingga bersifat keringan. Semuanya enak dan menimbulkan sensasi yang menyegarkan ketika disruput dan dipadukan dengan satu suap nasi putih yang penuh dengan bawang goreng.









Untuk info lengkapnya, Warung Soto Khas Tanah Abang Pak Hapid ini berada di : Summarecon Mall Serpong, Salsa Food City, Jl. Gading Serpong Boulevard, Gading Serpong, Serpong, Tangerang.

Nyam-nyam banget bukan?

Kenangan postingan 18 Desember kala itu, sebelum Kakak A dan Adik JT lahir


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

I'm Mbul. Thanks for visiting here and dropping by. Your comments are always appreciated. Happy blogging ฅ(^・ω・^ฅ)