Selasa, 15 Februari 2022

Review Komik : Doraemon Petualangan Asal Usul Negeri Jepang



Oleh : G Nita

Suatu hari, di zaman purba, seorang anak laki-laki sedang asyik menangkap ikan di sungai. Ia sangat gembira tatkala kailnya berhasil menjerat ikan untuk selanjutnya ia bawa pulang ke rumah. Tak disangka, desa tempatnya tinggal sudah dalam keadaan kosong melompong. Kemana para penduduk yang tiba-tiba raib entah pergi kemana, termasuk pula bapak ibunya. Dengan panik ia berlari ke sana kemari berharap bertemu dengan seseorang yang bisa ditanyai. Sayangnya, ia malah tersedot lubang di langit yang bercahaya, entah apa.






Di zaman yang lain pada abad 20, Nobita sedang menangis sambil berleleran ingus serta air mata. Biasa, lagu lama!! Doraemon sudah bisa menebaknya, jadi ia pura-pura tidak tahu saja. Tak tahunya Nobita curhat ingin pergi dari rumah. Eh, suenya si Doraemon malah bilang : "Silakan saja..." Hahaaha...kan kampredt ya si Doraemon tuw? Habis itu Nobita tetep kekeuh bilang mau pergi dari rumah dan punya rencana hebat. Ia tidak mau tergantung pada siapapun dan ingin hidup dengan kemampuan sendiri. Untuk itu ia hanya perlu 3 hal : rumah, makanan dan pakaian dengan mengandalkan alat Doraemon. Terang saja hal tersebut membuat Doraemon dongkol. Bukannya tadinya Nobita sudah bertekad mau hidup tanpa bantuan alat-alatnya? Tapi tetap saja Nobita merengek meminta belas kasihannya. Jadi apa boleh buat ia keluarkan juga kapsul kemping, taplak meja pencicip, dan kamera pengganti pakaian untuk bekal Nobita. Tapi ternyata niatnya itu tidak berjalan lurus, sebab dimanapun tempat ia mendirikan rumah kapsul, selalu saja ada yang mengganggunya. Tidak di lapangan, di bukit belakang sekolah, dan lainnya sampai ia ditertawakan oleh teman-temannya.

Tak disangka, keesokan harinya teman-teman yang menertawakannya itu juga ada niatan pergi dari rumah. Giant yang nangis mewek berleleran ingus pun KO juga karena setiap hari dimarahin ibunya. Dia bilang "Sebagai anak kan aku juga punya hak asasi..." Wakakakkakk...Eh bukannya dikasihani dia malah tetep digaplok juga. Suneo pun sama. Ia tidak tahan disuruh les setiap hari, begitu pula Sizuka yang malas les piano. Akhirnya ketiganya memutuskan untuk menuju ke rumah Doraemon tapi luwak white coffee itu malah menasihati mereka bahwa pergi dari rumah bukanlah solusi yang tepat. Sebab seluruh tanah sudah ada yang punya dan jikapun bukan milik pribadi ya pasti milik pemerintah. 

Tak tahunya beberapa jam kemudian ayah pulang dari kantor dan membawa hamster ke rumah karena Bossnya akan liburan beberapa pekan. Jadi hamsternya minta tolong dititipkan di situ. Terang saja Doraemon teriak ketakutan karena menganggap itu tikus. Padahal itu cuma hamster yang unyu-unyu, bukan tikus apalagi clurut ya. Tapi tetep aja bagi Dorarmon takut. Cause bentuknya sama. Nah, seperti yang diduga sebelumnya, maka akhirnya Doraemon pun memutuskan untuk pergi dari rumah juga. Wah!!! Jadilah kelima anak-anak kacrut ini pergi ke suatu tempat dan suatu zaman dimana tanah masih belum dimiliki oleh siapa-siapa. Saat melewati lorong waktu, ada sesuatu yang aneh terjadi. Perpindahan ruang dan waktu terjadi pergolakan. Tapi kemudian mereka tiba juga di Jepang 70 ribu tahun yang lalu. 






Setelah sampai di tempat yang dituju, kelimanya pun sempat berdebat akan membuat tempat seperti apa. Sizuka yang anak cewek ingin kebun bunga di tepi danau, siangnya dihiasi pelangi, kalau malam ada aurora. Lalu di sekitar situ ada pegasus, ikan duyung, unicorn, dan binatang-binatang impian lainnya. Kata Giant dan Suneo : "Cih, hobi anak perempuan..!" Wkwkw. Mereka bilang yang mereka inginkan adalah dunia petualangan yang lebih macho, liar dan primitif. Eh...ga taunya di depannya terus nyeruduk badak bercula satu...Hahahah. 

Singkat cerita, setelah lelah bereyel-eyelan mania, disepakatilah membangun tempat tinggal yang nyaman dengan bagi-bagi tugas. Ada bagi-bagi tugas kementerian juga. Giant jadi menteri pembangunan, Sizuka menteri lingkungan hidup, Suneo menteri pertanian dan kehutanan, dan Nobita kebagian mengurus binatang piaraan...whooottt!!! Nobita pun manyun soalnya ia selalu kebagian tugas yang ga banget. Hahahha......Ia dipasrahi Doraemon seperangkat alat ampul gen binatang jadi bisa mengkreasikan hewan apa aja nanti kalau sudah muncul bisa dikasih makan. Sementara itu, langit di abad 20 tiba-tiba memancarkan halilintar yang kencang dan tahu-tahu menjatuhkan seorang anak laki-laki purba tadi ke bukit belakang sekolah. 

Balik lagi ke masa 70 ribu tahun yang lalu. Ada bagian menarik di pekerjaan Suneo, yaitu ia yang tadinya sebal karena harus menanam lobak, tapi setelah lobaknya dipanen dan dibelah isinya aneka makanan lezat seperti nasi kare, ramen, katsudon, burger, kentang goreng, cola dan lainnya. Sementara rumah bikinan Giant sudah ready dan dibikin bilik kamar untuk 5 orang. Puas bermain, mereka kembali ke rumah masing-masing agar besok bisa ke sini lagi. 

Keesokan harinya, ibu merasa heran karena kulkas tiba-tiba kosong. Siapa yang memakan seluruh isi kulkas karena semua mengaku tidak ada yang makan? Jadi daripada bingung, akhirnya Nobita dan Doraemon disuruh belanja. Sementara itu Giant dan Suneo sudah membawa buntelan lagi untuk persiapan ke tempat kemarin. Mereka pun berjalan bersama menuju ke rumah Nobita. Tapi Nobita dan Doraemon belum kembali dari pasar, jadi mereka disuruh menunggu. Nah, saat keduanya berganti baju purba di kamar Nobita, tiba-tiba dari dalan lemari muncul sepasang mata yang bersembunyi di kegelapan. Pemilik mata itu kemudian keluar dan tahu-tahu memukulkan lembingnya ke kepala Giant dan Suneo. Tapi habis itu ia dipukul balik dengan lembing setrum alatnya Doraemon hingga pingsan. Saat itulah Doraemon, Nobita, dan Sizuka kembali dan mendengar ribut-ribut itu. Ketiganya sama-sama heran dengan keberadaan anak purba itu. Sebab lembingnya berasal dari batu betulan dan bajunya pun dari kulit betulan. Yang artinya ia adalah manusia purba betulan. Benarkah demikian???








Setelah sampai masa 70 ribu tahun lalu lagi, sambil menunggu anak itu siuman Doraemon, Nobita, Suneo dan Giant bagi-bagi tugas mencari tahu jangan-jangan masa itu sudah ada manusia. Saat melintasi sungai ternyata hewan-hewan kreasi Nobita sudah gede sekali. Ada pegasus (gabungan antara kuda dan angsa), Drako (gabungan antara buaya, kadal, dan naga), juga Grifo (gabungan antara elang dan singa).  Sementara di rumah, anak purba tadi bangun setelah sebelumnya mimpi buruk tapi ada Sizuka di sampingnya. Ia kaget tapi langsung diberi makan dan obat-obatan supaya lekas sembuh. Giant dan Suneo sendiri malah tiba-tiba berenang di sungai. Tapi kemudian ada buaya raksasa yang berenang mendekat ke arah mereka wkakakakak...Buayanya ucul pisan, lucu gitu hahahha. Untunglah mereka diselamatkan oleh Drakonya Nobita yang bentuknya ga kalah unyunya dari si buara montok, hahahhaa. Habis itu ia membanggakan diri karena ada gunanya juga apa yang ia buat, sambil teman-temannya masih terpana. Lantas pertanyaannya sekarang adalah siapa anak laki-laki purba itu? Dan apa yang terjadi padanya sampai bisa terpental ke abad 20? Ternyata setelah diterjemahkan oleh konyaku penerjemah ia bernama Kukuru yang berasal dari Suku Hikari. Ia menceritakan bahwa orang-orang di desanya telah diserang Suku Kurayami untuk dijadikan budak Gigazombi si raja roh. Wah siapa pula itu Gigazombi? Apakah ia bisa menandingi musang kesayangan kita Dorazambi alias Doraemon? Wakakkaka...Bagaimana petualangan mereka membantu Kukuru menemukan kembali orang tuanya dan penduduk desa suku Hikari? 

Membaca Doraemon seperti biasa bikin aku senyum-senyum sendiri ya soalnya ceritanya kocak banget. Sesekali baca komik ringan dan menghibur ga bikin kepala cenad-cenud asyik juga. Cause bacanya jadi cepet banget  ga begitu mumet kayak pas baca buku tebel isinya tulisan semua...Memang kadang perlu diselipin bacaan komik yang banyak gambarnya, jadi biar ada variasi gitu lah hahahah. 

Aku sendiri, paling suka ama hewan-hewan negeri impiannya Nobita. Terutama drako yang gabungan antara buaya, kadal, dan naga. Soalnya bentuknya manyun jadi keliatan unyu lucu gitu dah ahhahaha...Terus artnya juga cakep. Terutama penggambaran masa 70 ribu tahun yang lalu dan ladang sayur lobak menteri pertanian dan kehutanan Suneo yang jika dibelah isinya sangat lezat. Masa ada katsudon dan nasi kare juga. Hwaaaa....🀀🀀Cuma memang dibandingkan seri Doraemon Petualangan lainnya, tokoh jahatnya ga semenakutkan yang di Legenda Raja Matahari, Labirin Kaleng, dan Negeri Dinosaurus. Nanti kapan-kapan aku review juga ya. Ntar lagi aku bakal resensi bukunya fear street. Tungguin ya...

Dadah!




14 komentar:

  1. Wah, buku komik ini belum pernah Teddy baca kak, ceritanya menarik ya. Teddy paling suka cerita Doraemon yang di Negeri Angin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang di negeri angin aku juga punya Teddy. Nanti insyaAlloh aku review juga ya ☺😊

      Hapus
  2. Aku sudah baca komik asal usul negeri Jepang ini, soalnya dulu punya komiknya tapi sayangnya sudah hilang. Dipinjam teman tapi ngga dibalikin. Bukan cuma komik Doraemon, komik dragon ball juga ilang sama dia πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komenin yang puanjaaaaaang dong mas....biar cepet keindeks simbah dari segala macam simbah yaitu mbah google wkwkkwkwk....sama yang review buku sherlock holmes ugha hahahha #tabok si embul

      ow jadi mas agus koleksi doraemon petualangan juga ya? Kalau yang petualangan mbul blom lengkap mas, baru punyanya yang ini, dorabian night, di zaman donosaurus ama labirin kaleng, yang negeri burung apa ya lupa aku judulnya juga punya...

      kalau yang cerita sehari harinya nobita malah banyak...yang series mas...tapi emang sih kalau dari segi cerita dan gambarnya lebih cakep yang seri petualangan. Soalnya lebih tegang dan seru kan ada petualangannya. Nanti ujung ujungnya doremon deh yang diandelin buat ngeluarin alat ahahhaha

      mas, punya dragon ball juga? Wuih lengkap dunk? Kalau dragon ball sih mbul dulu esde cuma nonton kartunnya aja tiap minggu pagi langsung maraton, pindah pindah dari sctv, indosiar, rcti...pokoknya saklek tuh tiap minggu rebahan depan tipi dari jam 6 tet mpe jem 12. Abis itu disuruh les bahasa inggris ke tempat teman hahhahahha...

      ntar sorenya beruntung kalau ada film conan yang beda ama serialnya jam 9 pagi. Yang filmnya lebih panjang, jadinya lebih seru ceritanya (。・Ο‰・。)

      Kalau doraemon yang ini menurut mas agus bagus ga ceritanya? Aku masih lebih seneng yang legenda raja matahari dan labirin kaleng...yang lainnya juga ada yang pengen kubeli lagie sih πŸ˜‚πŸ˜

      Hapus
    2. Kalo sekarang sudah tidak ada satupun komik Doraemon maupun dragon ball, cuma memang dulu punya koleksi komik Doraemon, dragon ball, bahkan boy action. Itu lho, yang tokoh utamanya anak orang kaya tapi bandel banget.

      Dulu belinya di terminal Senen Deket stasiun Senen. Disitu lumayan murah, biasanya cuma 7000 saja, sementara tempat lain 10ribu.

      Bagus sih, semua petualangan Doraemon menurutku bagus-bagus. Sampai kadang ngayal bisa punya robot kayak Doraemon enak kali ya.

      Tapi itu dulu, kalo sekarang ngayal nya J-69.🀣

      πŸšΆπŸƒπŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨

      Hapus
    3. Itu kok? ada asap-asapnya...?

      Mas....?

      Jangan kabur duluuuu...wkwkwkkw...nih diminum dulu wedang rondenya hahhahahahah....🍑🍑☕ dan tape singkong goreng, kue-kue, 🍘🍘
      ¯\_(ツ)_/¯

      lha kok, ilang semua mas? Sayang banget. Mbul aja pengen bikin rental komik dan buku atau novel novel nih...#ngimpi dulu bole dunk 😁🀭

      Boy action yang sampulnya gambar main baseball bukan ya? πŸ€”

      Kalau punya robot doraemon sih enak ya, sayang itu cuma khayalan 😌. Soalnya kadang kalau pas liat doraemonnya lagi keluarin alat yang bisa nyiptain makanan gitu langsung kepengen kemlecer gitu mas. Ga bakal kelaperan wkwkw. Belum kalau ada pintu kemana saja, mau ke manapun okey.... ga usah beli tiked pesawat atau transportasi umum nyampe...hmm..enak kayaknya kalau piara doraemon ya wkwkw.

      ΰΈ…(^・Ο‰・^ΰΈ…)


      πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£


      Hapus
  3. Dari zaman buku itu terbit belum satupun yang gue baca mbul..🀣🀣🀣 Paling seringnya nonton filmnya doang yang ada di TV setiap hari minggu.😁


    Bahkan dulu mantanku ada yang hobi membaca buku seperti Doraemon Sallermoon, Kenji2, Dragon Ball dan seri toko dunia lainnya. Karena dia aku jadi tahu semua. Cuma dari sekian buku yang ia beli cuma seri tokoh dunia saja yang suka aku baca, Selebihnya cuma senang nganter ia saja ketoko buku Gramedia setelah itu yaa aku lebih senang baca novel S Mara GD. Kalau ada uang lebih yaa beli...Kalau nggak yaa cuma gigit jari saja menemani sang pacar.🀣🀣🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakakkakkaak...kang sat mah kayaknya malah udah ketebag ga bakal baca komik doraemon hahhahaha

      kang sat kan bacaannya S Mara GD dan angkatannya ya...πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜, tapi serius ngomongin Eyang S Mara GDbul jadi pengen baca yang Misteri di Pondok Songka deh Kang... wkwkw...

      Wakakakka selera mantan pacar kang sat sebelas duabelas ma bacaannya Mbul...seilermun, komik serial cantik, doraemon, dll. Kalau Gramedia sekarang udah jarang banget nyamperin. Soalnya yang dicari kebanyakan buku lama dan di gramed adanya yang terbitan tahun anyar...hiks πŸ˜ŒπŸ˜πŸ˜‚

      Hapus
    2. Dan akhirnya dengan kekuatan bulan Usagi, Satria pun beralih ke novel Eny Arrow.🀣

      Hapus
    3. Mas yang bilang loh bukan mbul 😜🀭😁

      usagi itu kalau dalam bahasa jepang artinya kelinci wkwkwk...
      #canda
      #syungkem

      δΈ‰δΈ‰α••( ᐛ )α•—

      Hapus
  4. cuma nonton seri di TV, tidak pernah baca komiknya...
    hiburan .... πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. baca komiknya lumayan menghibur pak tanza.....☺

      Hapus
  5. waktu kecil dulu suka sekali dengan serial animasi ini. hari minggu pagi setia mantengin tv

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya faozi, kalau serial kartunnya udah rutin tiap minggu njinggleng depan tipi wkwkkw

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^