Jadi gini, di kompleks aku itu kan suka ada kejadian aneh nih. Ada seekor kucing (yang kuprediksikan peranakan anggora) dan dia demen banget maen ke rumah. Maksudnya sih depan pager doang, kalo ga di kolong mobil tetangga yang emang nda dimasukin ke dalam garasi. Nah, kucing ini perawakannya sih sedeng ya (buset kayak takaran cabe aja), ga yang gede-gede amat, tapi juga ga yang kecil-kecil amat. Ya sedikit gemuk dan menggemaskan lah seperti admin. Lalu mengapa dikatakan anggora? Karena ndilalahnya kok ya bulu-bulunya jauh lebih dahsyat ketimbang kucing kampung pada umumnya. Maksud aku lebat gitu loh. Buntutnya juga beda, lebih megar seperti kemoceng dengan diameter yang juga amat sangat berbeda dengan kucing kampung.
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 Desember 2016
Senin, 19 September 2016
Antara Aku, Bejo, dan Tukang Sate
Suatu kali, Tamas promosiin Bejo terus-terusan sama aku hingga akhirnya aku pingin memelihara kucing. Iya, jadi Bejo itu kucing. Kenapa aku pingin piara?Habisan Bejonya dikatain gede sih. Uda gitu item, pathel, keker lagi ! Pokoknya gagah lah




