Tampilkan postingan dengan label wedding diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wedding diary. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Oktober 2015

Pengalaman Menggunakan Nastiti WO Purworejo



Ceritanya flashback  H-1......

H-1 itu berjuta rasanya. Ada seneng, bahagia, haru, tegang, panik, capek, ngantuk, hawanya pengen istirahat tapi banyak orang yang harus diladenin satu-persatu. Hahahaha...komplit. Jadi sebelum tanggal 14 Mei 2014 itu, rumah udah ditobong. Karena di sini biasanya ada yang dateng sebelum resepsi, pada saat resepsi, ataupun sesudah resepsi. Sekalian pasang tendanya 3 hari 3 malam. Selain itu ibu-ibu laden juga udah pada stand bye. Soalnya masakan yang disuguhkan di sini kan lain dari yang pesanan katering untuk resepsi. Rempong memang. Tapi apa mau dikata. Namanya juga tradisi.



Minggu, 01 Februari 2015

Ngunduh Mantu Tema Toska



Rasa tepar ga hilang begitu saja paska merried, karena masih ada acara lanjutan. Soalnya kita sama-sama keluarga Jawa, jadi tradisi ngunduh mantu pun tetep ga boleh dilewat. Seminggu habis acara di rumahku, tiba giliran keluarga tamas yang bikin acara. Hahahha...kudu siapin tenaga ekstra nih. Tapi rencananya kita mau sederhana aja. Biar akunya dikenal juga di lingkungan tempat tinggal asal suami. Nah di situ acaranya cuma duduk aja, denger pengajian, dan tilawah Quran, diakhiri makan-makan. Tapinya, dandan kudu juga dong. Secara potret memotret masih bakal dilanjut. Hahaaaa...

Jumat, 16 Januari 2015

Kotak Seserahan dan Isinya



Menyambung postingan sebelumnya, beginilah episode paling menguras tenaga sebelum ijab !! Ya, apalagi kalau bukan seserahan beserta kotak-kotaknya. Setelah heboh hunting aneka printilan manten, aku putuskan untuk membungkusnya dengan kotak seserahan berwarna merah cabe yang kudapat dari toko bernama Immanuel di Pasar Mayestik.



Kamis, 15 Januari 2015

Daftar Seserahan


Sabtu sore, di bawah mendung langit pinggir Jakarta...

Iseng-iseng buka FB, eh banyak juga temen-temen yang lagi 'pasang janur kuning' alias mantenan. Ngliat foto-foto mereka, status kebahagiaan mereka, deg-degannya, sampe undangan yang tiba-tiba nongol di inbox jadi mengingatkanku pada beberapa bulan silam -- salah satu hari bersejarah dalam hidupku, dimana bapak menyerahkanku pada seorang pria yang kelak bisa menjadi imamku .... (ceilehhh....jadi pingin joged-joged.