“Tuk ! Tuk ! Tuk !”, bunyi genteng ketimpa hujan. Nyanyian
kodok meraung kesetanan dari ujung gorong-gorong satu ke ujung
gorong-gorong lain. Jalanan pasrah ditimpa lautan becek coklat tua.
Entah kemana matahari hari itu. Benda bulat kuning tersebut rupanya
ngumpet di belahan bumi lain, hingga seorang bocah pendek berkaus merah
harus turut ketimpa sialnya. Dengan tudung jaket yang sama sekali bukan
terbuat dari parasit, gadis itu berjalan cepat –hampir setengah berlari.
Peluhnya berlomba dengan cucuran air yang jatuh dari langit.
Tampilkan postingan dengan label lomba menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lomba menulis. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 November 2015
Rabu, 11 November 2015
Mukena Bordir Kembang-Kembang Impianku
Moment Idul Adha
kemarin membuatku sedikit tertampar saat akan melangkahkan kaki ke pintu
masjid. Pasalnya, mukena satu-satunya yang aku punyai sekarang sudah bisa dikatakan
kumel. Yah, namanya juga belum ganti-ganti
sejak zaman dinosaurus bertelor, maksudnya zaman kuliah. Lama juga ya, sudah 6
tahun berarti. Dan itu membuat suamiku rada-rada gemas gimana gitu karena aku
masih kekeuh ga mau ganti. Hal ini menandakan bahwa aku memang sangat setia dengan apa yang sudah kumiliki. Misalnya belum koyak-koyak banget, ya
tetep pake itu. Toh belum tahi lalatan ini. Habisnya masih sayang.....seperti
sayangku padamu, iya.... *Sinetron lagiee...

Kamis, 29 Oktober 2015
Udah Baca Aja Sampe Habis
Oktober bakal tutup buku. Aku pun
mengawalinya dengan sebuah momentum cukur rambut yang berakhir dengan sedikit
penyesalan. Yeah !! Kini model rambutku mirip seperti tokoh Sadness dalam film
animasi Inside Out dengan tatanan poni yang sedikit gagal gaul. Getir.
Minggu, 11 Oktober 2015
Jilbab Model Anak PAUD
Kalau urusan memakai jilbab, seringkali yang ada adalah riweh dengan suami. Bukaann !!! Bukan karena aku ga mau disuruh pakai jilbab,
tapi karena aku sering dikomplain masalah caraku berdandan. Hahaaa....
Sabtu, 10 Oktober 2015
Pengalaman Menggunakan Nastiti WO Purworejo
Ceritanya flashback H-1......
H-1 itu berjuta rasanya. Ada seneng, bahagia, haru, tegang, panik, capek, ngantuk, hawanya pengen istirahat tapi banyak orang yang harus diladenin satu-persatu. Hahahaha...komplit. Jadi sebelum tanggal 14 Mei 2014 itu, rumah udah ditobong. Karena di sini biasanya ada yang dateng sebelum resepsi, pada saat resepsi, ataupun sesudah resepsi. Sekalian pasang tendanya 3 hari 3 malam. Selain itu ibu-ibu laden juga udah pada stand bye. Soalnya masakan yang disuguhkan di sini kan lain dari yang pesanan katering untuk resepsi. Rempong memang. Tapi apa mau dikata. Namanya juga tradisi.
Minggu, 04 Oktober 2015
Rabu, 16 September 2015
Review Spirited Away
Sambil
menunggu datangnya paket kuota yang (((lagi-lagi))) cuma bisa jalan pas jam-jam
kampret mencari nafkah, akhirnya timbullah ide untuk menulis sesuatu. Tentang
review film. Kan belum pernah ya... Ceritanya biar konten blog ini lebih
bervariasi.
Rabu, 02 September 2015
Pertama Kalinya Aku Diajakin Suami Pergi ke Puncak
Namanya tanggal merah kudu dimanfaatin sebaik mungkin. Itu kamusku. Ga mau buang waktu dengan percuma, akhirnya proposal honeymoon yang uda lama kuidam-idamkan di-ACC juga. Mumpung ya...mumpung belom ada buntut (dan rencananya-kalo emang dikasi amanat itu-kami juga mau bikin..wakakakkag !!)
Akhirnya aku ngajuin 2 destinasi dadakan. Ya sih...abis rencananya juga ngedadak. Jadi otomatis ga bisa jauh-jauh juga. Kalok ga ke Bandung ya liburan ke Bogor. Dua-duanya pakek huruf B.....Biar berasa BIG harinyah, hahahhaah
Selasa, 01 September 2015
Sekalinya ke Taman Bunga....
Pagi hari aroma gunung masih terasa. Saat buka mata....yeaah!! Aku masih berada di sini. Aku masih liburan di Bogor (sonoan dikit). Eh...Cianjur ding lebih tepatnya. Kusibak selimut hotel sambil meregangkan otot. Lalu saat berjingkat ke arah jendela, pemandangan bukit yang maha indah sudah tersaji di sana. Di sampingku ada Tamas yang sudah ganteng dan menyisakan sedikit kepul panas sisa air bath up.
Kamis, 06 Agustus 2015
Gembul Kecil Penuh Debu ...
Gembul Kecil Penuh Debu ...
Duh...Sudah gembul...Badannya kecil...Penuh debu lagi...Kacian...Itulah aku...Hmm...asal mula nama blog ini serta merta terjadi begitu aja kayak malaikat yang jatuh dari langit. Rrrrr.... ga juga sih. Ada filosofinya juga. Sesungguhnya 'penuh debu' di sini mengindikasikan jenis profesi yang sempat menafkahiku saat gadis. Ya, apalagi kalau bukan wartawan alias reporter aka kuli tinta ??? Jadi saking naasnya pengalamanku bergumul dengan debu saban harinya, maka kudedikasikan sekalian perjuanganku itu lewat blog. Ini kebukti dari posting pertamaku di tahun 2013 yang bener-bener mencantumkan embel-embel pers sebagai ajang perkenalan. Biar kerenan dikit ceritanya. Meski demikian, sebenarnya ini bukanlah sejarah awal aku ngeblog lho. Melainkan ada beberapa alamat lagi yang sudah teramnesiakan paswordnya apa. Ha..ha...ha...
![]() |
Gembul Kecil Penuh Debu
Kamis, 30 Juli 2015
Test Pact itu Sempat Positif
Ramadhan dan Syawal kali ini harus kulalui dengan skenario yang berbeda dari biasanya. Semacam tragedi kalau diibaratkan drama dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Masih ingat tulisanku tentang 'kado spesial buat suami' di postingan sebelumnya? Ya, kado janin yang dititipkan Alloh sejak sepekan sebelum hari jadi kami itu rupanya harus bertahan hingga 3 bulan saja.
Selasa, 12 Mei 2015
Hitung Mundur Mei Kita
Bulan Mei rasanya menjadi bulan spesial. Tahun lalu, tepat saat angka 15 bercokol indah di kalender, resmi sudah aku diambil alih dari tanggung jawab ayahku. Ya, layaknya gadis polos yang belum pernah pacaran dari SD sampe kuliah, rasanya hatiku begitu sejuk saat ada seorang lelaki yang dengan gagah berani memintaku untuk serius. Kayak di dunia Disney, cukuplah aku berkomitmen dengan 1 orang yang jelas-jelas pertama dan insyaAlloh juga yang terakhir (Amiin).











