Senin, 28 Juni 2021

"Mbul Kecil Story Again"



Oleh : Gustyanita Pratiwi

Mau lanjutin tulisan kenangan jaman bocil lagi akuuu. Kalian masih stay tune kan? Hoapaaaah? Ga ya? Kok bada tega sih sama Mbul? Pukpuk-in Mbul dong Kak...... hugssss.....hikss sedih..

hihihi...

Deng ga ya...Mulai ngaco pembukaannya...

Mau ada yang baca ataupun ga, tetep kudu rajin nulis dong...

Kasih salam dulu deh biar adem. 

Assalamualaikum semuanya!!! ^_^ dimanapun Anda berada mudah-mudahan ga bosen ya kalau Mbul nulis lagi...



Minggu, 27 Juni 2021

Kenangan si Mbul Waktu Kecil (Part ke-Sekian)


Oleh : Gustyanita Pratiwi



Pecahin telor bulan Agustus dulu! 

Jtaaakkk! hihihi...

Hallo apa kabar?

Masih pada napas kan?

Mbul mau nulis pendek lagi nih. Kali ini tentang kenangan masa kecil yang ke-sekian. Ya soalnya nama blog ini kan juga ada kata-kata 'kecilnya' ya, jadi memang kurang lebih akan banyak bercerita tentang nostalgia masa kecil. Jaman masih bocil, hehehe...

Mbul jaman bocil? Unyukkk dong? Iya dummmz... unyuk tanpa M ya tapinya, hohoho

Jumat, 25 Juni 2021

Jurnal Kuliner Si Mbul Kemarin....




Oleh : Gustyanita Pratiwi

Hallo Assalamualaikum semuanya...

Kali ini aku akan menjembreng foto-foto makanan dalam jumlah banyakan. Kalian siapkan mental dan fisik hati dulu ya. Takutnya pada netes.... Netes apanya tuw! Netes ilernya dong, hohoho...

Jadi, karena Beby Mbul pas di kampung kemaren ga ndekem terus di atas keset (((lha dikata kucing kali ya ndekem terus di atas keset... tapi kalau diliat-lihat emang Beby Mbul mirip kucing sih, itu loh kucing persia yang hidungnya agak pesegh alias bujel, Tapi biar begitu kucing persia bukannya wenak  buat dikuwel-kuwel ya? #hahahaha))). 

Okey fo-kus!

Tadi kan aku bilang ga ndekem terus di atas keset ya...maksudnya ga ndekem terus di  dalam rumah, tapi ada beberapa kali beli makan di luar walau tentunya cap cip cup tempat makannya yang sepiiiiii banget. Lagian kalau di Jateng kan emang tempat makannya pada sepi-sepi ya. Ga semuanya, tapi kebanyakan. Terutama di luar Lebaran. Sebab masing-masing keluarga senengnya pada masak di rumah kan, jadi beda banget ama euforia kulineran di kota-kota besar, hehe. Tapi ga pa pa. Malah aku senang kalau nemu tempat makan yang sepi, soalnya biar bisa pewe makannya, hihihi.


Gustyanita Pratiwi

Rabu, 23 Juni 2021

Review Buku Diary Teacher Keder, Edot Herjunot





Oleh : Gustyanita Pratiwi

Review Buku Diary Teacher Keder, Edot Herjunot


Judul : Diary Teacher Keder
Penulis : Edot Herjunot
Penerbit : Buku Mojok
Tahun Terbit : 2021
Kategori : Biografi & Memoar, Motivasi, Nonfiksi, Pendidikan, Self Improvment
Jumlah Halaman : vi + 180 halaman
ISBN : 978-623-7284-57-4


Buku bersampul biru dongker dengan gambar seorang lelaki berseragam keki cokelat yang tengah memunggungi font kapital bertuliskan 'Diary Teacher Keder' milik Edot Herjunot akhirnya rampung juga aku baca. Buku ini bergenre autobiografi, tapi aku lebih senang menyebutnya sebagai serakan postingan Pak Guru Edot di blog yang dibukukan. Sebab, ciri khas tulisannya ga ada yang berubah. Antara yang di blog dengan yang diterbitkan oleh mojok ini, sama plek ketiplek tiplek dengan gaya bahasanya sehari-hari di blog. Sama-sama full of humor, sama-sama banyak mengungkapkan suatu ironi. Terdapat cukup banyak potongan majas pengandaian pada tiap-tiap kalimatnya yang menegaskan seberapa lucunya ia, seberapa 'tegarnya' seorang Pak Guru Edot.

Selasa, 22 Juni 2021

Indomie Goreng Aceh vs Nasi Goreng Ala Mbul




Oleh : Gustyanita Pratiwi

Siang-siang Mbul bikin 2 masakan berbeda dalam satu waktu. Wow!!! Apaan tuh? indomie goreng versus nasi goreng dong. Bener-bener wow ga sih? Ga ya? Biasa aja. Aku doang yang lebey...hiks mewek #srooott.


Senin, 21 Juni 2021

Resep Soto Ayam ala Mbul



Oleh : Gustyanita Pratiwi

Sebuah prestasi ya Beby Mbul bikin soto. Ini terhitungnya hidangan yang cukup ribet lho bagi seorang Ubulll, kecuali jika dan hanya jika memakai Indofood Soto Ayam #bukan iklan bukan endorse, hehe...

Mumpung ada ceker dan ayam, jadi aku bikinkan soto aja dengan 2 bahan utamanya itu sebagai gurih-gurih di kaldunya. Meski ayamnya aku goreng lagi ya setelah direbus dan diungkep kuah soto, ga kayak modelan soto lamongan yang ayamnya bumbu kuning dan direbus aja. Tapi sekali lagi ini aku goreng dan setelahnya aku suwir-suwir :)


Soto ayam seger made by tangan Beby Mbul

Minggu, 20 Juni 2021

Bolu Emprit




Oleh : Gustyanita Pratiwi

Ada lagunya 'So Far Away'-nya Avenged Sevenfold yang terngiang-ngiang terus dalam kepala. 

Sementara di atasku sekarang sedang ada bunyi kresek-kresek kayak kucing hendak bermain cinta, tapi aku tunyuk-tunyuk eternitnya pake sapu biar tuh kucing caow, eh malah tetep ngejogrog aja ada di situ #dasar kucing tidak peka. 😠😤🥴

Kupegangi pipi gembilku karena aku lagi sakit gigi. Sepertinya kemarin ada sedikit tambalan gigiku yang pecah, jadi pas kena sarafnya...alamaaaaakkk.... mo nangis rasanyaaaah. Udah nguntal mefinal beberapa kali tapi kalau uda jeda agak lamaan ya cenad-cenud lagi. 

Aku ga tau kalau periksa ke klinik gigi langganan musti pake acara tes antigen segala atau ga. Jadi aku belom ke sana-sana lagi 🥺🥺🥺.


Maapkan hari Sabtu sore unyu postingannya random gini..sambil ngetik cerita random juga soalnya huehehehe. Btw, ini yang namanya bolu emprit...

Sabtu, 19 Juni 2021

Cerbung : Stroberi (Part 4)






Oleh : Gustyanita Pratiwi
Sifat : Fiktif belaka





Ini sudah cangkir ke-5 yang Satria teguk dengan tangan gemetar. Kuyu pada wajahnya tak lagi menggambarkan rasa lelah usai menuruni track post 1 yang penuh lumpur. Lima jam perjalanan sebelumnya dilaluinya dengan keheningan. Ia dan keempat kawannya lebih banyak diam, menyimpan segala macam kabar jelek tentang hilangnya Agus dan Van Hellen. Maka, pada kopi hitamlah, akhirnya ia lampiaskan semuanya. Ia sesap sekalian dengan ampas-ampasnya, meski itu akan sering membuatnya batuk. Lalu sikap duduknya menjadi gelisah. Sebentar-sebentar ia mampatkan resleting jaketnya. Ia dekap erat panas tubuhnya sendiri di suhu udara yang sedingin ini~ mungkin ada beberapa derajat celcius. Lalu setelahnya gagang cangkir itu ia genggam erat hingga isinya mencapai dasar gula. Matanya tak lepas dari seorang Mas-Mas berambut gondrong kriwil yang kelihatannya masih tergabung dalam tim pencari yang tampak sibuk dengan walkie talkie di tangannya. 

Jumat, 18 Juni 2021

Cerbung : Stroberi (Part 3)




Oleh : Gustyanita Pratiwi
Sifat : Fiktif belaka




Sembari meraba dalam gelap dan hanya bertemankan cahaya lampu di kepalanya, Agus mulai berpikir tentang bagaimana caranya menolong Van Hellen. Ia memang sudah beberapa kali naik gunung, tapi baru sekali ini tersasar. Itupun karena menolong teman kecilnya yang jatuh ke lereng ini. Lereng yang dipenuhi pohon-pohon cemara dan tumbuhan paku-pakuan. Mungkin sekitar Cemoro Kandang sebelum Kalimati. Tapi ia belum memastikan posisi tepatnya ada di sebelah mana. Sebagai orang terakhir yang melihat Van Hellen jatuh, maka ia tak bisa meninggalkannya begitu saja. Toh, ia punya tanggung jawab moral atas kelompoknya jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Terutama karena abangnya Alan sudah memasrahkannya padanya sesaat sebelum mendaki.

Cerbung : Stroberi Part 1
Cerbung : Stroberi Part 2

Senin, 14 Juni 2021

Cerbung : Stroberi (Part 2)



Oleh : Gustyanita Pratiwi
Sifat : Hanya fiktif belaka

Ilustrasi digambar langsung oleh Admin Gustyanita Pratiwi


Ponsel di saku celana Van Hellen bergetar. Bandul stroberinya yang bertumpuk 2 terantuk padu, menimbulkan bunyi-bunyian yang bergemerincing. Menambah meriah suara kantong celana Van Hellen hingga ingin rasanya ia matikan saja ponselnya itu atau minimal meneriaki si penelepon agar sabar menunggu karena ia sedang dalam posisi repot. Berdiri di pelataran Indomaret dengan 2 kantong kresek berisi air mineral seberat 1500 ml yang ia letakkan di atas lantai juga sisa es krim di tangan yang tinggal separuh, membuatnya tampak seperti orang tolol~ sendirian, mencolok dengan tas gunung segede gaban yang menenggelamkan badannya yang masih seperti anak sekolah berseragam putih-merah.

Jumat, 11 Juni 2021

Cerbung : Stroberi (Part 1)


Fiksi oleh : Gustyanita Pratiwi
(Sifat : Hanya fiktif belaka)

Ilustrasi digambar Gustyanita Pratiwi


Stroberi-stroberi ranum itu masih bergelayut manja di tangkai-tangkainya  yang membelit-belit. Bentuknya lucu, membulat panjang dengan titik-titik hitam di permukaannya yang merah. Pasti rasanya manis-manis asam. Mungkin. Ya, apapun itu, stroberi memang buah yang unik. Van Hellen suka sekali dengan stroberi. Pernah ia habiskan satu keranjang penuh stroberi yang dipetik dari kebun sendiri. Stroberi-stroberi itu, tadinya ditanam oleh Grandpa. Tapi semenjak Granpa berpulang, stroberi-stroberi itu dibiarkan tumbuh liar, tidak terawat, bahkan Van Hellen sendiri tidak pernah menengoknya. Van Hellen hanya senang memakannya saja, sedangkan untuk menanamnya, ia tidak akan sanggup.

Rabu, 09 Juni 2021

Review Indomie Goreng Rasa Rendang vs Sarimi Goreng Ayam Krispi



Oleh : Gustyanita Pratiwi

Hallo Assalamualaikum semua...

Kali ini Mbul akan masak mie instan lagi. Siapa yang pengen cobain, cung? Eh ga ada ya, yowes buat Mbul ndiri aja. Pemirsa liatin foto-fotonya aja wes. Sengaja mau nyobain beberapa merek berbeda soalnya mau bandingin rasanya. Kebetulan kemarin baru aja beli di supermarket macem-macem rasa, salah 2-nya Indomie goreng rasa rendang dan sarimi goreng ayam krispi.

Yang lainnya kayak indomie goreng rasa rica-rica, indomie goreng aceh, indomie ayam geprek, mie sedap korean spicy chicken itu nanti ya aku review belakangan. 
 

Mie goreng karya Mbul, Depan (Indomie Goreng Rasa Rendang), Belakang (Sarimi Goreng Rasa Ayam Krispi)

Selasa, 08 Juni 2021

Komik Sisipan Bobo : Janji Irene


Oleh : Gustyanita Pratiwi

Irene adalah seorang gadis belia yang hidup berkecukupan dengan keluarganya. Ayahnya, Tuan Dalsum adalah seorang dokter, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Erik yang kini tengah kuliah di luar kota. Mereka tinggal di rumah yang besar dan mewah layaknya keluarga dokter pada umumnya.