Senin, 06 Desember 2021

Sinopsis The Secret World of Arrietty (2010)



Oleh : Gustyanita Pratiwi

Di hari yang cerah sebuah mobil melintas menuju jalanan di tepi hutan. Mobil tersebut dikendarai oleh seorang Nenek bernama Sadako yang kini harus membawa cucunya Sho-San untuk tinggal bersamanya menjelang operasi jantung. Sho memang sengaja dipindahkan ke situ agar bisa lebih sehat. Dengan udara yang bersih diharapkan kesehatan Sho akan membaik. Nenek Sadako sendiri sehari-harinya dibantu oleh ART-nya yang bernama Nenek Haru. 

Mbul babik oink-oink terfoto model duluk  sebelom nonton Arrietty...biar menjiwai gitu loh....πŸ™„πŸ€­πŸ˜˜

Film : The Secret World of Arrietty (2010)
Genre : Fantasy, Anime, Adventure
Original Language : Japanese
Sutradara : Hiromasa Yonebayashi
Produser : Toshio Suzuki
Screenplay by : Hayao Miyazaki, Keiko Niwa
Based on : The Borrowers by Mary Norton
Music by : CΓ©cile Corbel
cinematography : Atsushi Okui
Editing by : Keiko Kadokawa, Rie Matsubara, Hiromi Sasaki, Takeshi Seyama
Studio : Studio Ghibli
Production : Nippon Television Network, Dentsu, Hakuhodo DYMP, Walt Disney Japan, Mitsubishi, Toho, Wild Bunch
Distributed by : Toho
Release date(s) : 17 July 2010
Running timed : 95 minutes

Setibanya di rumah Neneknya, Sho berjalan sebentar ke halaman belakang yang ditanami tanaman salam. Terlihat di sana seekor kucing gemuk tengah menggeram seperti mengincar sesuatu. Saat Sho mendekat, kucing tersebut lari dan selintasan ia melihat manusia kecil seukuran ibu jari. Anak lelaki tampan itupun berlalu ketika neneknya memanggil. Lalu dari balik daun salam yang berwarna ungu, muncullah manusia kecil yang mengenakan daster kuning tadi. Kini ia memetik selembar daun salam, satu daun sisho, dan bunganya yang berwarna pink. Ia lari memasuki kolong lantai rumah melalui celah-celah besi meskipun sebelumnya dikejar kucing gemuk tadi. Tapi ia berhasil lolos dan kembali berlari diantara 2 ekor cengkerik yang riang. Ia kemudian menaiki tangga yang membawanya ke sebuah pintu berwarna hijau. Selanjutnya ia melompat ke jendela dan ibu telah menyambutnya dari dalam. Beliau masuk ke kamar anaknya itu dan bertanya pasti ia keluar lagi bukannya bersih-bersih kamar yang berantakan karena penuh dengan tanaman hias. Tapi kemudian beliau sangat gembira karena melihat daun salam dan sisho yang dipetikkan anaknya itu. Dipikirnya  salamnya bisa untuk setahun penuh, sedangkan sishonya untuk tambahan jus meski persediaan gula telah habis. Anaknya bilang nanti malam ia akan coba meminjamkan sekubik gula untuknya. Sambil menyerahkan daun-daun itu ke tangan ibunya, ia juga meraih sebuah jambangan dan mengganti airnya dengan yang baru untuk dihias dengan bunga pink tadi. Sambil mengerjakan ini itu, ia juga diwanti-wanti oleh ibunya agar selalu hati-hati, jangan sampai ketahuan manusia. 

Arrietty Beby Mbul Nita. Begitulah nama gadis manis yang merupakan anak dari pasangan bangsa peminjam dimana bangsa ini memiliki ukuran tubuh sangat kecil, kira-kira seukuran ibu jari. Menurut kisahnya, bangsa peminjam ini hidup diantara manusia dengan mengandalkan barang-barang hasil pinjaman mereka dari manusia mulai dari bahan pangan dan alat-alat lainnya. Mereka hidup dengan membangun rumah di bagian lain dari rumah manusia. 

Arrietty sendiri sebentar lagi akan berusia 14 tahun. Ia sangat antusias karena malam ini akan ikut ayahnya meminjam. Ya bisa dibilang ini adalah pinjamannya yang pertama. Meski ibu belum begitu sreg karena takut anaknya kenapa-napa. 

Tak lama kemudian ayahnya pulang. Arrietty langsung menyambutnya dengan pertanyaan bahwa bolehkah malam ini ia ikut meminjam? Ayahnya yang berwatak keras namun sangat menyayangi keluarga itupun menjawab bahwa ada anak laki-laki di rumah. Arrietty bilang ia juga melihatnya sehingga membuat ibu bertambah panik. Tapi anaknya itu bersikeras bahwa anak laki-laki itu tak melihatnya karena ia bersembunyi di balik daun salam. Ia ngeyel ingin tetap ikut karena sudah sangat lama menunggu-nunggu malam ini. Melihat perdebatan itu, ayah pun menanggapi dengan bijaksana bahwa Arrietty lebih baik cepat tidur yang artinya nanti malam boleh ikut. Anak itupun sangat gembira meski ibunya was-was. Tapi karena ayah bilang anak laki-laki itu sakit maka otomatis tidak begitu berbahaya. Lagipula sebentar lagi anak mereka juga akan berumur 14 tahun dimana di kehidupan selanjutnya harus bisa survive tanpa bergantung pada orangtua. 

Sore harinya, di kamar Sho yang berada di lantai atas, Nenek memberitahunya bahwa jika ia butuh apa-apa bisa segera minta tolong pada Nenek Haru. Setelahnya Nenek Haru pun berusaha menutup kasa jendela kamar Sho supaya tidak ada serangga yang masuk. 

Malam pun menjelang. Dengan semangat 45, Arrietty memilih baju apa yang akan ia kenakan saat meminjam. Setelah menata beberapa style baju, akhirnya ia putuskan untuk mengenakan baju lengan panjang selutut yang berwarna merah dadu juga sepatu boots. Tak lupa menguncir rambutnya dengan jepit jemuran. Ia juga membawa tas yang ia sampirkan di lengan kalau-kalau nanti akan meletakkan barang hasil pinjamannya.

Sebelum benar-benar pergi, ayah melengkapinya dengan peralatan dan tali-temali untuk naik turun tempat yang tinggi. Dan ketika ibunya ikut nimbrung, ia berpikir seharusnya anak itu memakai baju yang lebih gelap. Tapi karena sudah terlanjur ya sudahlah. Ibu pun melepas 2 orang yang dicintainya itu dengan perasaan gamang. Walau sebelumnya ia berharap agar bisa dipinjamkan kertas tissue, sedikit garam dan gula tapi kemudian ia ralat. Apa saja boleh deh asal mereka bisa kembali ke rumah dengan selamat. 

Ayah dan Arrietty Beby Mbul pun memulai petualangannya. Mereka pamit pada ibu untuk naik ke atas. Mulanya melewati tumpukan bata hingga bertemu kecoak, lalu titian paku dan tangga besi untuk menuju ke lantai atasnya lagi. Setelahnya mereka bertemu dengan katrol hingga harus bergantian naik satu persatu. Sungguh Arrietty pikir kegiatan meminjam adalah sesuatu yang menyenangkan. Ayah juga memasang perekat pada sepatu dan sarung tangannya karena ia akan memanjat meja dimana toples gula berada.

Setelah sampai di dapur manusia, betapa takjubnya Arrietty melihat pemandangan yang ada di depan mata. Mereka harus melewati cangkir-cangkir porselen yang cantik, piring-piring, gelas dan peralatan masak manusia. Barang lain tak kalah besarnya, seperti meja, kursi, lampu gantung, kulkas, dan lainnya. Betapa ia merasa kecil sekali ketika berada di dunia manusia. 

Ayah kemudian turun ke bawah dengan menggunakan tali. Ia berlari menuju meja dimana toples gula berada. Setelah sampai di atas meja, ia naik lagi melalui kabel blender dan berhasil mencapai toples itu lalu mengambil sekubik kecil gula (yang dalam hal ini berarti satu kristal gula pasir). Gula tersebut diturunkan ke bawah untuk dioper ke Arrietty dan dimasukkan ke dalam tas. Setelah itu giliran mereka mengambil tissuenya. Mereka melewati stop kontak untuk menembus ruangan sebelah. Sebelumnya Arrietty menemukan jarum pentul yang ayah bilang itu adalah pinjaman pertamanya. Arrietty pun bertambah antusias dan membawanya dengan menyelipkannya pada gaun merah dadunya. Meski begitu ayah tetap bilang supaya hati-hati karena benda itu tajam.

Setelah masuk ke stop kontak, mereka melewati ruangan yang penuh dengan paku, katrol dan tali-temali. Saat melihat ke bawah ada tikus-tikus bermata merah yang melintas. Ayah bilang, hindarilah tikus-tikus karena mereka membawa masalah. Tapi dengan bersemangat, anaknya itu langsung bilang tidak takut dan ia memperagakan jarum pentulnya seperti pedang. Tapi sekali lagi ayah berpesan bahwa terkadang lebih baik tidak mencari bahaya. Arrietty pun mengangguk.

Selanjutnya ayah membuka satu motif bunga pada dinding yang membawa mereka pada rumah boneka. Arrietty takjub karena rumah tersebut memiliki peralatan yang sangat megah. Ada jambangan bunga, kristal, guci-guci, serta cangkir porselen yang indah. Tapi ayah bilang benda-benda tersebut bukan untuk dipinjam. Jika ada yang hilang, manusia akan segera mengetahuinya. Setelah membuka pintu luar rumah boneka, mereka tiba di ruangan lain yang lebih besar. Saat melihat ke arah meja, di sana sudah ada kotak tissue yang menjadi pesanan ibu. Mereka pun segera merambat pada tembok untuk mencapai kotak tissue itu kemudian bekerja sama menariknya, hingga sampailah pada satu waktu dimana mata Arrietty menangkap mata anak laki-laki yang tidur di depannya itu masih terjaga. Ia tentu saja kaget bukan main dan ngumpet di balik tissue. Ayahnya pun segera mengajaknya pergi dan tidak jadi mengambil tissue. Celakanya saat akan kabur, tas Arrierty terbuka hingga sekubik gulanya jatuh ke lantai. Sho pun bersuara : "Jangan takut. Aku melihatmu di taman. Itu kamu kan? Ibuku memberitahuku tentang kamu. Ibuku melihat orang kecil di sini saat dia masih muda. Apa kau yang dilihat ibuku?"

***

Sepulang dari meminjam, wajah Arrietty berubah murung. Ayahnya pun memasang tampang dingin seperti memikirkan sesuatu. Anak itu segera minta maaf karena telah dilihat manusia. Tapi ayah kemudian berkata dengan bijak bahwa "Kau tak selalu harus lari dari manusia tapi amatilah dulu setelah itu baru putuskan". Tapi hal ini tentu saja menjadi rahasia mereka berdua saja. Lebih baik tak memberitahu ibu karena itu akan membuatnya khawatir. 

Sesampainya di rumah, ibu menyambut mereka dengan teh hangat. Melihat wajah Arrietty yang berubah 180 derajat dari sebelum berangkat, tentu ibu menjadi heran. Kata ayah, hari ini tidak berjalan dengan baik. lampunya padam sebelum mereka selesai. Tapi ibu berkata jangan terlalu memaksakan setidaknya mereka baik-baik saja. Ayah pun menyuruh Arrietty menunjukkan pinjaman pertamanya pada ibu dan ibu pun senang mendapatkan jarum pentul. Tapi kemudian Arrietty masuk ke dalam kamar dan diam-diam menangis di bawah selimut. 

***

Keesokan harinya hujan turun tipis-tipis. Sekeliling rumah jadi terlihat basah dan cantik karena titik-titik air. Di kolong rumah, Arrietty duduk termenung hingga seekor undur-undur mendekatinya. Mahluk itu melingkar dan dimainkan Arrietty seperti bola. Tak lama kemudian undur-undur lain datang dan yang berada di pangkuan Arrietty pergi. Hal tersebut terjadi bersamaan setelah sebuah tangan terlihat meletakkan sesuatu dari celah-celah besi. Arrietty pun kaget. Setelah dilihat, ternyata gula yang diletakkan di atas lipatan kertas. Arrietty lalu memetik selembar daun yang lebar untuk memanyunginya dari hujan. Ia menerobos rumput dan melihat taman samping dimana Sho dan kucingnya yang bahenol seperti Mbul sedang duduk di sana. Sho pun tiba-tiba dipanggil oleh neneknya supaya masuk karena di luar dingin. Takutnya Sho kena flu. Arrietty yang mengamatinya dari bawah pun jadi memikirkan sesuatu. 

Setelah Sho beranjak dari tempatnya, Arrietty kembali ke tempat gula tadi. Ia melihat lipatan kertas di bawahnya, tapi tidak jadi membaca dan memutuskan untuk pulang ke rumah. 

Ibu yang sudah membuatkannya kue di ruang makan terkejut mendengar cerita anaknya tentang gula itu. Katanya Sho meninggalkannya di kisi-kisi dan itu mungkin gula yang sama dengan gula yang terjatuh dari tasnya kemarin. Wajah ayahpun berubah tegang dan berkata keras agar Arrietty jangan menyentuhnya. Ibu malah langsung panik dan berpikir bahwa itu jebakan. Dari situ akhirnya Ayah memutuskan untuk sementara waktu mereka akan beristirahat dulu dari kegiatan meminjam. Tapi ibu bereaksi lebih ekstrim lagi bahwa mereka harus segera pindah meski rumah ini sudah begitu nyaman. Sekeluarga pun menjadi galau. 

Usai hujan, katak berloncatan dengan riang di sela-sela daun yang menjari. Arrietty berusaha menarik tali jemuran dengan katrol agar pakaian mereka kering. Setelahnya ibu akan tidur sebentar dan Arrietty terlihat seperti akan menyusun rencana. Ia melihat gula yang kemarin sudah tinggal separuh karena digerogoti semut. Dan saat membaca lipatan kertas yang ada di bawahnya, yang ada adalah tulisan "Kamu melupakan sesuatu." Cepat-cepat Arrietty menuju kamarnya dan salin pakaian. Ia juga memasukkan gula itu ke dalam tasnya. Dilihatnya di kamar sebelah ibu masih tertidur dengan pulas. Sementara ayah sedang memperbaiki head lampnya yang padam. Jadi ia bisa menuntaskan urusan ini dengan segera. 

Sumber poster : Imdb

Arrietty kemudian naik ke atas menuju kamar Sho dengan meloncat diantara dedauan yang merambat. Daun-daun itu terlihat sangat cantik karena menyisakan embun yang bertengger di permukaannya. Sesampainya di atas ia melihat ke bawah dan merasa tempatnya berdiri sangat tinggi.  Seekor gagak tampak memasang wajah angker sambil berkoak-koak diantara sepucuk dahan. Arrietty pun memilih untuk melanjutkan misinya mencapai jendela kamar Sho. Melalui siluet yang terpantul di daun yang menjari, ia kembalikan gula itu pada Sho. Sho pun kaget dan tentu saja senang karena Arrietty kembali. Tapi kemudian Arrietty berlari meski Sho mencegahnya. Saat siluet itu muncul lagi, Sho bilang bahwa ia ingin bicara. Arrietty pun berkata, bahwa ia harus pergi karena jika manusia melihatnya maka kata ayah ibunya itu adalah sesuatu yang berbahaya. Tapi Sho tetap mengajaknya ngobrol. Bahwa sebenarnya ia iri karena Arrietty mempunyai keluarga. Sedangkan Sho kesepian. Orang tuanya sibuk bekerja hingga tak punya waktu untuknya. Ia juga memperkenalkan diri bernama Sho lalu bertanya siapa nama Arrietty. "Kau mempunyai nama?" Begitu tanya Sho. Kata Arrietty, tentu saja aku punya nama. Namaku Beby Mbul Arrietty. Mendengar nama itu, Sho bilang namamu indah....dan Arrietty pun jadi tersipu malu. Sho juga ingin sekali melihat Arrietty. Tapi Arrietty menggeleng. Meski begitu Sho bilang sedikit saja apa tidak boleh? Saat akan memperlihatkan dirinya yang mungil seperti Mbul, seekor gagak yang bertengger di pohon tadi tiba-tiba mendekat jendela dan menyerang Arrietty. Gagak itu menabrak kasa jendela dan Arrietty berhasil nempel pada daun. Sho pun kaget dan segera mengusir gagaknya dari jendela. Segera ia meraih daun yang dihinggapi Arrietty sambil bersikeras menangani gagak itu. Setelah Nenek Haru datang gagak itu terlepas dari lubang kasa dan limbung lalu terbang. Ia juga menggerutu kenapa gagak itu bertingkah aneh tak seperti biasanya. Sho pun menjawab mungkin karena sedang musim bersarang atau semacamnya, sementara tangannya menyembunyikan sesuatu di belakang punggungnya. Ya apalagi kalau bukan daun yang dihinggapi Arrietty. Sinopsis by Gustyanita Pratiwi

Review The Secret World of Arrietty (2010)

Ini adalah film animasi produksi Studio Ghibli kesekian yang aku sukaaaaaaa banget-banget-banget, setelah My Neighbour Totoro, Spirited Away, Grave of the Fireflies, Ponyo, dan Kiki's Delivery Service.....yang lainnya kayak Only Yesterday dan Cat Return juga sudah pernah aku bahas sih. 

Kalau yang Arrietty ini ngingetin aku sama film anak-anak jadul yang judulnya The Borrower tapi diperankan oleh manusia sih bukan animasi seperti ini. Nah, pas dianimasikan oleh Ghibli so pasti langsung jadi favoritku. Seperti biasa ya, kalau modelan kartunnya Ghibli emang khas banget. Detail dan penuh warna jadi betah aja menikmatinya. Apalagi melihat gambar rumahnya Nenek Sadako dan rumahnya Arrietty. Juga suasana di sekeliling rumah yang kelihatannya ijooooo ademmm huhuhu.. Pepohonannya...dedaunan setelah diguyur hujan rasanya syahdu banget. Aku suka sih. Ceritanya juga kayak petualangan. Apalagi Arrietty masih pemula saat ikut ayahnya meminjam. Jadi masih banyak deg-degannya. Kalau pas partnya ama Sho sih bikin terharu ya, hehehe...Pokoknya tonton sendiri aja deh biar kalian juga tahu gimana serunya petualangan Arrietty dan ketulusannya terhadap Sho hehehe.  

Okey, sampai di sini dulu sinopsis film dariku. Sampai jumpa lagi di sinopsis film mendatang? Mau thriller atau horror silakan komen di bawah ya. Atau komenin alur cerita Arriertynya juga boleh banget....kesan saat ngeliat ceritanya gimana? Sok atuh ramekan kotak komen Embul...

Xoxoxo
Si Mungil Mbul yang gemoy


17 komentar:

  1. Oh jadi arrietty itu kecil ya cuma tingginya se jari kelingking.

    Kira kira apakah sho nanti akan bersama dengan arrietty ataukah mereka berpisah? Tapi kalo bersama bagaimana ya, apakah nanti akan ada peri mbul yang akan menyihir arrietty agar sebesar sho?

    Ataukah peri mbul menyihir sho menjadi sekecil biji so.🀣

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu daunnya digenggam ama Sho, diam-diam Arrietty kabur. Jadi Sho ga sempat melihat wujudnya dan sedikit agak kecewa. Arrietty cuma bisa balik ke rumahnya dengan wajah sedih. Nah, pas di lorong, dia ketemu ayahnya. Ayahnya marah karena udah dibilangin kalau ia disuruh menjauh dari manusia tapi malah ngeyel. Akhirnya ia cuma bisa minta maaf. Sebenernya ia cuma ingin melakukan sesuatu untuk membantu. Ia bersikeras Sho belum sempat melihatnya. Terus ayah bilang ia membuat keluarganya dalam bahaya. Dan ini peringatan terakhir untuk Arrietty. Di ruang makan, ibu menghidangkan teh herbal. Saat itulah Ayahnya memutuskan untuk segera pindah rumah. Ibunya tentu saja sedih soalnya udah terlanjur betah.

      ***

      Suatu hari, kediaman Nenek Sadako kedatangan paket. Yang menerima adalah Nenek Haru. Dia sekalian tanya sama kurirnya apakah fia tahu perusahaan pengontrol hama yang bagus. Terus direkomendasiinlah Squeaky Klean Service. Waktu ditanya apa ada problem dengan tikus? Nenek Haru bilang mungkin tikus mungkin sesuatu yang lain. Dia pun berbisik ini rahasia...yaitu manusia kecil. Serem kan si Nenek Haru ini. Malamnya, saat sedang dinner, Nenek Sadako bertanya pada Sho apa benar ada seekor gagak mencoba terbang masuk kamarnya. Tapi Sho bilang jangan khawatir karena Nenek Haru sudah mengatasinya. Nenek Sadako kemudian berpesan jika sesuatu terjadi di sini sebelum operasi Sho maka ia tak akan tinggal diam. Ia juga menyayangkan orang tua Sho yang super sibuk dengan pekerjaannya dan meninggalkan anaknya yang sakit. Tapi Sho kemudian bioang tak mempermasalahkannya. Untuk mencairkan suasana, Sho malah bertanya siapa yang membuat rumah boneka di kamarnya? Katanya itu milik ibu Sho. Dia meninggalkannya saat pindah. Ayah nenek sadako yang membuatnya sesuai pesanan dari Inggris. Katanya itu untuk orang-orang kecil. Ayah nenek sadako bersumpah bahwa ia melihat mereka. Dia menunggunya bertahun-tahun. Dia selalu bilang bahwa itu hadiah untuk orang kecil. Tapi ia takut mereka tak pernah mau menunjukkan diri lagi. Nenek Haru lalu kepo apa Sho pernah melihat mereka di kamarnya. Sho pun menggeleng. Rumah boneka itu sudah ada 4 generasi di keluarga Nenek Sadako. Kalau Sho menyukainya, itu bisa menjadi miliknya. Nenek Sadako lalu mengajak mereka melihat isi rumah bonekanya yang sangat indahm Saat lampu dipadamkan. lampu dalam rumah binekanya menyala hingga pernak-pernik di dalamnya kelihatan semua. Seperti sungguhan. Dapurnya bener-bener cantik. Sayang mimpi ayah Nenek Sadako tak bisa terwujud. Dipikirnya mungkin orang kecil sudah punah.

      Hapus
    2. Esoknya Sho ngasih bunga ke depan celah-celah besi seperti saat ngasih gula kemarin. Di bawah bunga tersebut ada suratnya. Lalu ia memilih tidur-tiduran di taman depan danau yang penuh bunga-bunga bersama kucingnya. Nenek Haru melongoknya dari pintu dapur seperti sedang menyusun siasat.

      Di rumah, arrietty tampak tidak bersemangat. Ia lagi menumbuk biskuit untuk dijadikan penganan. Di luar tiba-tiba terdengar bunyi geludug. Dan hujanpun turun dengan derasnya.

      Tiba-tiba pintu dibuka. Ternyata ayahnya bersama seorang bangsa peminjam yang lain yang bernama Spiller. Arrietty dan Ibunya tentu kaget karena ternyata masih ada bangsa peminjam lainnya selain dirinya. Ayahnya itu sedang terluka kakinya saat sedang mencari rumah baru. Untung saja ia ditolong Spiller, pemuda yang cukup nyentrik karena tidak semodern Arrietty dan keluarga. Ibu lalu tanya apa ada bangsa peminjam yang lain selain dirinya. Katanya sih ada. Lalu ibu pun merasa gembira. Arrietty juga penasaran dengan segala senjata yang selalu ditenteng spiller. Ada panah juga lainnya. Untuk berterima kasih, mereka menawarkan jamuan tapi Spiller doyannya kaki belalang. Jadi dia memilih pamit. Pas mau pamitan, Spiller ditanya Arrietty apa ia punya keluarga. Katanya sih ga punya. Terus dia pamit dan naik di daun-daun lalu terbang pake jubah bulunya.

      Esoknya, Nenek Sadako sedang ada keperluan ke kota. Jadi di rumah tinggal Sho dan Nenek Haru. Sho yang kepikiran terus sama Arrietty lalu membuka lemari dan menemukan bagian atas rumah Arrietty. Ia yang sejak awal sebenernya ingin melindungi Arrietty lalu kasih hadiah dapur dari rumah boneka yang ditancapkan ke rumahnya. Tapi akibatnya, rumahnya jadi hancur. Sebelumnya malah dikira ada gempa. Walaupun ibunya seneng soalnya dapat peralatan dapur yang diimpikannya selama ini. Habis itu ya ditutup lagi. Maksudnya Sho ingin kasih hadiah tak tahunya Arrietty salah persepsi. Padahal pas ketemu pertama kalinya di taman bunga kata Sho Arrietty cantik sekali hahahha...

      Coba kira-kira mas agus udah ada gambaran alur selanjutnya belum hihihi.. Kira-kira sedramatis apa ya endingnya. Tebak dong Mas...kan Mas biasanya pinter bikin ending. Yang jelas endingnya bikin nyesek terharu sih menurutku Mas...tapi bagus banget palagi gambarnya detail dan warna warni banget...(。・Ο‰・。)


      peri beby mbul harusnya tiba-tiba datang ya naik kucing bahenol itu lalu menyatukan keduanya #eeeeh...hahahha

      tapi bagus mas garapan Ghibli mah selalu deh adorable ^_______^

      Hapus
    3. Wah, tumben jawabannya serius amat.πŸ€”

      Sepertinya endingnya sho dan arrietty berpisah ya, padahal harusnya peri mbul bisa bikin mereka bersama.πŸ˜…

      Hapus
    4. wakakakka...apa iya ya mas, sebenernya mbul tuh pengen nulis sampe endingnya tapi capek ngetiknya cz sambil melototin filmnya dan berusaha ngematin biar ga lupa maka kuulang ulang nontonnya... wakakkakak...jadi udah deh kutulis alurnya segitu aja. Hahahha...

      sebenernya sudah biasa nulis runut soalnya biar pembaca yang dah liat filmnya kalau search di google bisa nyocokin ma sinopsis aku gituh mase....

      nah....harusnya admin mbul gajinya naik...eh peri mbul...biar dia bisa sim salabim bikin Arrietty dan Sho happy ending...

      terakhiran sih nyesek mas...ya biasalah namanya film kalau ga dramatis tentu feel bored yakan?

      Jadi.. si ibunya Arrietty ini ntar ketahuan Nenek Haru trus ditoplesin kan...tapi abis itu ditolong ama Sho dan Arrietty yang mencari toples isi ibunya di lemari kasa yang diumpetin Nenek Haru...abis itu si Nenek Haru panggil pengontrol hama maksudnya mau memusnahkan orang kecilnya itu. Tapi dia dikira halusinasi soalnya ibunya Arrietty dah ga ada di toples. Mau nunjukin dapur rumah boneka udah di rumah Arrietty eh ternyata dah dipindahin Sho biar Nenek Haru yang dikira halusinasi sehingga ga jadi dimusnahkan orang kecilnya. Tapi abis itu keluarga Arrietty tetep mo pindah dengan ngikutin petunjuk Spiller dengan naik ketel di aluran sungai...migrasi gitu kan? tapi sebelum beneran cabut, kucing Sho yang bahenol itu kayak mau nunjukin sesuatu ke Arrietty tentang Sho. Jadi keduanya tatap-tatapan. Seolah ngerti bahasa kucing, Arrietty pun mengikuti arah yang ditunjukkan Kucing bahenol karena seenggaknya Arrietty tuh harus pamit kalau mau pergi. Jadi Sho yang mau operasi jantung andaikan ia meninggal pun masih ada kenangan indah...Akhirnya subuh-subuh sebelum naik ke ketel buat nyebrang sungai bareng Spiller, Arrietty ijin ma ayah ibunya mau temuin Sho bentaran aja. Ya pamitan gitu. Lalu di sana Arrietty berterima kasih pada kucing bahenol itu karena dipikirnya tadinya tuh kucing bahenol jahat ya soalnya pas awal awal suka ngejer pengen nangkap Arrietty..ternyata ga. Dia kucing baik dan malah menjadi perantara Arrietty pamitan ke Sho saat akan migrasi ke tempat baru. Sementara Sho juga minta doa karena mau operasi jantung. Akhirnya Arrietty nangis dan pinjam jari Sho sambil membisikkan doa buatnya supaya operasinya berhasil dan ia panjang umur. lalu dia beri kenang-kenangan berupa jepitan ke Sho...abis itu dia pamitan dan berlayar deh naik ketel ke sungai bareng keluarganya..hiks...#terharu hahhaha

      (。•́ωก̀。).。oO

      Hapus
  2. Waah... Ikut menyimak, mbak Mbul..

    BalasHapus
  3. kunjungan pertama, salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali, terima kasih atas kunjungannya ☺

      Hapus
    2. Ananda Mbul luar biasa. Reviewnya mendetil dan runut.

      Hapus
    3. bunda bisa aja...mbul jadi merah nih pipinya hahhaha (⁄ ⁄•⁄Ο‰⁄•⁄ ⁄)

      Hapus
  4. Kunjungan pertama kak (hari ini.🀣) Salam kenal.

    Kaboorrr πŸšΆπŸƒπŸ’¨

    BalasHapus
  5. kelihatannya menarik untuk ditonton....
    terima kasih atas summary panjangnya...
    πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat menarik pak, karena animasinya memanjakan mata dan cukup detail..sama sama Pak semoga bermanfaat πŸ˜ƒ

      Hapus

Komenin dong...tanpa kehadiran kalian apalah arti aku menulis....
kalian penyemangat setiap bulir kalimat dalam blog ini :*
Namun jangan komentar SARU atau SARA ya, jika ada komentar dengan unsur tersebut, dengan berat hati akan aku HAPUS .

Oh ya, Dilarang juga mengambil gambar/foto atau menyadur tulisan tanpa mencantumkan sumber atau seijin pemiliknya. Apalagi untuk kepentingan komersial atau lomba. Thx ^____^