Assalamualaikum wr wb...
Hai...hai...hai...Jumpa lagi sama aku Beby Mbul Nita, yang suka bebikinan penganan di blog ini. Kali ini aku mau nulis tentang bebikinanku kemaren yaitu kue kering yang udah pengen aku bikin sejak lama tapi nunggu punya ovennya dulu, geggegek. Maklum, makin ke sini, Mbul makin pengen belajar tentang perbakingan niw jadi biar Mbul bisa berkreasi bikin kue-kue kering favoritku. Dan karena kemaren aku dapat kado dari Ayah berupa oven imoet impianku, jadinya sekarang aku bisa bebikinan kue kering deh, hihi. Jujur udah cita-cita dari lama aku pengen punya oven, alhamdulilah kemaren dibeliin Ayah kado oven mecoo kesukaanku. Kalau yang sebelumnya (LG) itu microwave geggegek. Jadi microwave beda dengan oven. Nah, sekarang Mbul dibeliin oven. Makasih Ayah udah beliin Beby Mbul oven, hihihi.
Nah, dikarenakan ovennya udah ada, jadi sekarang aku mau bikin kue kastangel deh. Love love... Oiya, sebelumnya aku mau spill ovennya terlebih dulu ya. Alhamdulilah kami dapat promoan pas moment 5-5 kemaren jadi dapat harga yang lumayan terjangkau yaitu Rp 630 ribu. Warna yang kupilih itu warna kesukaanku banget, apalagi kalau bukan ungu muda atau lilac. Warna yang Mbul banget atau warna favoritku setelah pink. Warnanya cute & lembut dipandang mata gegeggek. Nah, ovennya ini punya kapasitas 22 L dan 400-800 low watt. Terus ada 4 tombol pemutaran atau knob yaitu knob pemutar suhu, knob pemutar api atas, knob pemutar api bawah, dan timer. Jadi knob pemutar api atas bawahnya itu terpisah, sehingga lebih memudahkan, terutama buat pemula sepertiku. Bahannya juga food grade dan mudah dibersihkan. Di dalamnya udah terdapat rak penampung dengan kapasitas 2 tray. Dapat pula 1 buah loyang tahan panas yang sifatnya antilengket atau nonstick. Terus dikasih bonus penjepit stainless steel segala, penjepit nampan atau loyangnya, peeler buah/sayur juga pisau kecil buat kupas buah dan sayur. Kecil mungil tapi fiturnya oke punya. Menurutku, oven seperti ini aja udah paling pas buat aku, udah sesuai impianku banget. Kecil mungil sesuai dengan dapurku yang mungil juga. Suka...suka...suka.
Nah, buat trial pertamanya, maka Mbul akan bikin kue kastangel kesukaanku dulu ya hihihi...Ini adalah kue kering favoritku nomor satu. Urutan selanjutnya ada lagi sih, tapi itu ntar, sekarang kastangel dulu. Lalu gimana cara bikinnya Mbul? Okey, aku tuliskan step by stepnya di bawah ini ya. Btw, ini baru pertama kalinya aku bikin kastangel ndiri dan pake oven listrik hihihi. Rasanya senang banget...Kayak ada perasaan excited gitu pas ovennya datang. Peyud serasa digelitikin gitu sangking seneng dan excitednya diri ini hehehhehe... Pertama-tama, tentu aku akan beli bahan-bahan kue kastangelnya terlebih dulu. Beberapa diantaranya kubeli di toko bahan-bahan kue Ny Liem Tbk dan sebagian lainnya di toko grosiran deket pasar. Ada butter, margarin, tepung terigu protein sedang, tepung terigu protein rendah, tepung maizena, susu bubuk, keju chedar, telur, pewarna makanan kuning telur, cookie glaze, minyak goreng, dan garam. Selanjutnya aku akan persiapkan takaran untuk semua bahan-bahan kuenya ya, kebetulan aku udah beli timbangan dapur digital jadi akan lebih memudahkan menimbang takaran bahan kuenya ketimbang ketika aku pake timbangan dapur analog atau dengan takaran sendok.
Aku akan siapkan 100 gram butter/mentega, 65 gram margarin, 200 gram tepung protein sedang (Segitiga Biru), 65 gram tepung protein rendah (Kunci Biru), 165 gram keju chedar parut, 17 gram maizena, 8 gram susu bubuk, 2 jumput garam. Ini untuk kastangelnya. Nah, untuk polesan setelah kue kastangelnya dicetak, aku akan siapkan beberapa butir kuning telur yang kucampur dengan sedikit minyak goreng, cookie glaze dan pewarna makanan warna kuning telur yang kubeli di Toko Nyonya Liem Tbk bareng sama butter dan lainnya, juga toppingan akhirnya keju chedar parut. Aku belum praktek pake keju edam untuk bebikinanku kali ini, nanti deh kalau udah faseh/fasih bebikinan kastangel baru aku akan praktek pake keju edam xixixi. Sementara pake chedar dulu.
Pertama, aku akan mixer mentega, margarin, dan 1 butir telurnya dulu ya. Abis kecampur rata, kasih pertepungannya yaitu tepung terigu protein sedang, tepung terigu protein rendah, tepung maizena, susu bubuk, dan sejumput garam. Aduk lagi sampai nyampur jadi satu. Setelah nyampur jadi satu baru masukkan keju chedar parutnya dan uleni lagi sampe nyatu lagi. Setelah adonan nyatu, langsung aku gelar alas kerja, taruh lembaran plastik kue diatasnya, taruh bingkai perata adonan kue dan isi dengan adonan kue kastangel di dalamnya, alasi bagian atasnya dengan lipatan plastik makanannya tadi dan gilas dengan penggilas adonan dari bahan stainless steel. Kenapa aku pake bingkai kayak gini segala? Biar ketebalannya sama pas akan dicetaknya. Abis ketebalannya sama baru cetak kue kastangelnya pake cetakan kastangel kotak-kotak panjang yang aku punya. Setelah itu aku akan siapkan loyang, alasi dengan kain silphat fabric baking mat, taruh kastangel di atasnya, polesi satu persatu permukaan atas kastangel pake campuran kuning telur, pewarna makanan kuning telur, cookie glaze dan sedikit minyak goreng, baru kemudian atasnya dikasih sejumput parutan keju chedar. Udah deh, kastangel siap dipanggang dalam oven. Tapi sebelumnya, oven udah aku panaskan dulu selama 10 menit ya. Setelah 10 menit, masukkan loyang berisi kastangelnya, dan panggang dengan suhu 130 derajat celcius, api atas bawah selama 35 menit. Setelah 35 menit, MasyaAlloh wanginya menguar lembut dan menggelitiki penciuman...Aroma keju yang sangat lezat dan juga gurih, dan alhamdulilah jadi deh kastangel aku.
Oiya, karena adonannya agak banyak jadi ada beberapa sesi pada saat pemanggangan kastangelnya. Untuk sesi yang terakhir atau kloter terakhir, karena adonannya tinggal dikit maka kali ini aku ga pake cetakan, kuiris manual gitu ceritanya. Nah, sebelumnya, adonan aku ratakan dulu dalam bingkai perata adonan, kuratakan pake gilasan adonan, abis itu kuoles langsung pake adonan kuning telur + pewarna makanan kuning telur + minyak goreng + cookie glaze, baru setelahnya kukasih parutan keju chedar di atasnya dan kupotong pake pinggiran spatula pengaduk adonan kue secara manual. Kastangel yang udah separuh jadi lalu kutaruh dalam loyang, abis itu kupanggangnya kunaikkan lagi suhunya jadi 150 derajat celcius api atas bawah selama 35 menit. Ternyata wanginya semakin menguar tajam dari yang sebelumnya, aroma kejunya semakin keluar dan begitu wangi, lebih kenceng dan teksturnya pun ternyata lebih renyah walaupun dari segi warna agak browning dari sebelumnya. Tapi rasanya entah kenapa lebih enak dan renyah menurutku geggeek.
Nah, setelah semuanya jadi, tinggal taruh aja kastangelnya dalam toples pink, udah deh siap dinikmati. Kastangelnya berasa banget wangi keju, gurih dan renyah rasa maupun teksturnya. Kata Tamas, : "Lho owg seret Dek..." Wettt kok seret? "Iya, tapi seret-seret enak Dek hahhahah....Enak kok kastangele Dedek, gurih enak, senajan seret. Tapi seret-seret enak :*" Wow...benarkah? Tapi enak kok kastangel aku soalnya Tamas bilang seret tapi terus ngemilin kastangel aku, berarti tandanya gurih lezat hihi, seenggaknya buat pertama kalinya aku bikin kastangel ini rasanya gurih renyah dan agak ada seret-seretnya wkwkkw. Tapi enak gurih sih itu udah pasti āļ
(^・Ï・^āļ
)
Okey, kiranya segini aja dulu bebikinanku kali ini. Sampai jumpa lagi di bebikinan kue aku selanjutnya. See you and bye bye..













































