Jumat, 26 Februari 2021

Kepungan




Assalamualaikum 
teman-teman blog kesayanganku...

Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik ya... Hari ini Nita akan menulis tentang kepungan atau yang biasa disebut dengan kenduri, kenduren, atau selametan. Di tempat kalian ada kepungan juga kan? Kepungan atau kenduri ini merupakan suatu bentuk kegiatan kumpul bersama untuk mendoakan shohibul hajat agar memperoleh suatu kelancaraan dalam menunaikan suatu acara atau dalam rangka untuk mendoakan orang yang sudah meninggal yang diakhiri dengan pembagian nasi berkat. Kebetulan kemarin Nita sempat abadikan menu kepungan tahlilannya Akung di desa Nita dan Tamas atau Pak Suami, jadi Nita pindah aja fotonya di blog ini supaya ada kenangannya. 



Selasa, 23 Februari 2021

Di Suatu Pagi yang Sedang Mendung



Oleh : Mbul Kecil

Aku membuka mata dan takkudapati matahari memunggungi bingkai jendela. Hanya ada daun-daun yang digoyang angin. Sungguh pagi yang tidak lucu, karena dingin begini rasanya aku hanya ingin merapatkan selimut meskipun itu tidak bisa karena aku ingin lari pagi di sekitar kali belakang rumah seperti janjiku pada diri sendiri tempo hari. Rajin olah raga. Meskipun badan sudah langsing, tapi yang namanya gerak itu harus ya. Supaya badan ga gampang sakit. Apalagi Pak Guru olahraganya adalah Suami sendiri. Tapi karena Suami masih tidur, akhirnya aku cuma bisa lari sendiri ke lapangan. 

Dengan mata masih digelayuti rasa kantuk, aku paksa diriku bangun, menyedekapkan kedua tangan di depan dada, berkompromi dengan hawa dingin yang mencubiti setiap jengkal jangat pada lenganku. Aku tidak minum teh dulu apalagi sarapan. Langsung saja aku membawa diri keluar rumah dengan menyeret kaki yang hanya beralaskan sandal jepit kebesaran karena harusnya itu untuk ukuran telapak kaki lelaki.

Baca juga : Tuker-Tukeran

Setiap kali melewati terowongan rumpun bambu ini aku serasa berada di desanya Totoro 😜😳😱

Senin, 22 Februari 2021

Mbul Nemu Alpukat Aligator, Pete, dan Nangka yang Semlohai di Jambu Semarang




Assalamualaikum.....
apa kabar teman-teman semua....

Semoga sehat-sehat saja ya. Kali ini Mbul akan cerita saat kami baru balik dari Semarang buat nengok kerjaan Pak Suami yang ada di Kota Lumpia itu. Jadi pulangnya itu kami liwat area yang nanjak-nanjak. Pokoknya yang banyak tikungan tajam dan meliuk-liuk. Lalu ada surprisenya lagi  yaitu ternyata saat nyampe di satu tempat tampak kanan kiri jalan dihiasi sama pohon buah-buahan yang membuat diri ini terlena...

"terlena... kuterlena..."

Nah loh!!!! Nyanyi dangdut dong Mbul. Sek sek sek tak check sound ndhisek... satu dua tiga dicoba...check...check check......satu dua #Beby  Mbul kemudian berubah menjadi panitia adicoro sebuah hajatan alias kang check sound system dan kawan-kawannya, padahal tadinya aku mau nyanyi loh kok malah jadi begini ya...#uhumb.....padahal wong ayu ngene iki loh Mbul, ya walau paras tak kunjung mirip Song Hye Kyo ataupun Pamela Anderson sih #PLAKKK!!!



Rabu, 17 Februari 2021

Semangkuk Es Gempol Pleret di Semarang Siang yang Terik




Assalamualaikum wr wb... 

Matahari memanggang siang Kota Semarang dengan garangnya. Panggilan jiwa untuk nge-es pun langsung terbit begitu saja tanpa bisa ditunda-tunda lagi. Aku pun berinisiatif untuk membuat gim atas inisiatif sendiri yaitu : hunting kuliner khas Semarang sebelum beneran cabs dari Kota ini (((bikin gim atas inisiatif sendiri))) #tabok vantad Beby Mbul...Lalu Pak Su pun melirik ke arah Beby Mbhl dan menabok vantadnya hihihi.



Senin, 15 Februari 2021

Review Sate Kambing & Thengkleng Rica-Rica Pak Manto, Semarang




Assalamualaikum wr wb... 

Hujan yang mengguyur Kota Semarang kala itu mengingatkanku pada 2 bait lagu 'Jangkrik Genggong'. "Semarang kaline banjir, jo sumelang ra dipikir." Benar-benar derasnya ga ketulungan walau untung aja ga sampai banjir waktu aku nyampe sana pada penghujung Desember 2020. Waktu itu memang belum dicanangkan PSBB se-Jawa Bali sehingga aku masih bisa mengunjungi orang tua yang belum aku dan Pak Su tengok sekian tahun lamanya. Baru juga setahun Mbul....tapi setahun itu lama kaliiiik! 😝🤗🤗🤗

#hestek Beby Mbul sudah kangen rumah 

#hestek Beby Mbul sudah kangen orang tua. 



Minggu, 14 Februari 2021

Tuker-Tukeran



Oleh : Gustyanita 

Ada satu kebiasaan lucu ketika aku sedang bercengkrama dengan orang tuaku, khususnya ibu. Jadi tiap kali aku pulang kampung, biasanya ibu akan selalu titen sama apa yang aku pakai. Misalnya : jilbab/kerudung, baju, lipstik, mukena, dsb. Ibu bilang, "Nita lha kalau pilih jilbab apik-apik yo". Dan sebagai anak yang 'pengerten' tentu aku mudeng dengan apa yang akan aku lakukan. Menawarkan kepada Ibu karena jelas Beliau tertarik :D. Ya wajar sebab uti juga selama ini sering kasih angpau ke cucu-cucu.


Gustyanita Pratiwi

Sabtu, 13 Februari 2021

Review RM Sahabat Alam Bumiayu




Oleh : G Nita
Assalamualaikum......

Pada kesempatan kali ini Mbul akan cerita pengalaman transit mam waktu mudik dalam rangka slametannya Mbah Kung pada Mei 2021. Nah, saat balik ke kota lagi, pulangnya mampir dulu ke RM Sahabat Alam di Jl Lingkar Negaradaha, Bumiayu, Jawa Tengah. Posisinya di sebelah pom bensin. Dan kayaknya pas kami ke sana itu baru aja  buka deh soalnya masih baru banget. 


Senin, 08 Februari 2021

Cerita Tentang Apa ya ini?



Oleh : G Nita 

Februari....

Mengapa Bulan Februari terasa begitu cepat. Aku rasa karena jumlah harinya ada 28. Dan sekarang sudah tanggal 8. Aku memutuskan untuk mengupdate blog lagi. Aku ingin menuliskan sisa cerita yang sudah ada fotonya, sehingga aku tinggal mengarang-ngarang saja bagaimana kalimatnya. 

Ini tentang rumah masa kecilku lagi. Beberapa bulan terakhir memang aku disibukkan dengan agenda pulang kampung bolak-balik. Ada hal yang harus diurus. Aku rasa ini yang membuat badanku sedikit agak drop akhir-akhir ini. Maksudnya aku jadi capek sekali. Akhirnya badan sampai pada titik limitnya. Dia butuh dihadiahi istirahat. Dia pengen rebahan sejenak, tapi ga bisa, haha. 

Baca juga : Kucing (Siluman)?


3 anak kucing ini sebenarnya bukan anak si kembang telon loh...dia cuma jadi ibu susu 😆😳😱😍

Sabtu, 06 Februari 2021

Menantang Diri Sendiri




Oleh : Mbul Kecil


Kapan hari aku berhasil bangun pagi setelah malam-malam sebelumnya tidak pernah insomnia lagi. Aku bobok pukul 22.00 WIB dan sudah bisa bangun pada pukul 04.00-nya. Aku subuhan tepat waktu #yeay ini sebuah prestasi! Dan setelahnya aku tidak tergoda untuk merem lagi 🙄🙄😳.



Kamis, 04 Februari 2021

Review Rumah Makan Pepes Jambal Walahar Bapak H.Dirja (Seberang Bendungan Walahar), Karawang




Waktu kunjung di Bandung telah usai. 

Saatnya 'markipul' (mari kita pulang) : "...mari pulang......marilah pulang...marilah pulang....bersama-sama 
#nah loh lagu waktu aku masih PAUD dong
#Gelang si paku gelang, pada tauk gag ini lirik lagu apaan???...
#Hoapah???! Kalian waktu kecil cuma taunya lagu cinta-cintaan? ckckckkc....paraaaa...paraaaaahh..

Okey...skip..

Rabu, 03 Februari 2021

Playlist Lagu 2021 yang Bikin Semangat, Romantis, Syahdu, Enak Didengar



Oleh : Mbul

Udah lama pun label 'review musik' belom aku isi. Sebetulnya bukan review modelan interpretasi lagu sih. Tapi cuma aku kasih list-list lagu yang aku suka aja dan tahunnya pun ngacak. Ga pa pa lah ya. Ya udah lah anggap aja ini radio dan mari kita berkaraoke bersama hehehe... 

Ini dia daftar lagunya. Kubagi-bagi dalam beberapa tema yaaaash. Sok mangga didengerin kalau mau, wkwkkw...... Kalau liat versi seluler atau mobile tautan youtube video klipnya ga kelihatan, ganti aja pake versi webnya ya....biar youtubenya kelihatan.


Senin, 01 Februari 2021

Alun-Alun Bandung dan Gerobak-Gerobak yang Memanjakan Perut...




Oleh : Mbul Kecil 

Alun-Alun Bandung di suatu siang yang mendung, dengan awan kelabu yang menggantung, pernah aku duduk di bangku semennya yang panjang dengan perasaan lucu. Seperti mengingat-ingat sesuatu. Tapi entah apa itu. Mungkin karena suasananya yang pas, begitu. Pohon-pohon rasanya seperti menari di kanan kiriku. Daun-daunnya diayun-ayun sang bayu. Tidak ada agenda jalan-jalan yang terburu-buru. Karena memang inginnya di situ. Duduk-duduk menanti lohor berlalu, dengan kamera dalam saku. Juga berpuluh-puluh  gerobak jajanan khas yang melambai-lambai ingin dihampiri dan menjadi target bidikku. Tapi aku sadar, kapasitas lambungku tentu tak sebanyak itu, hehehe...