Sabtu, 07 Desember 2019

Daftar Film Horror Thriller Barat yang Bagus Part 4


1. Greta (2018)



Frances adalah tipikal gadis remaja yang tidak neko-neko namun memiliki pemikiran yang cukup naif. Ia mencoba peruntungan sebagai chef di sebuah restoran di Kota New York dan tinggal bersama sahabatnya, Erica. 

Suatu kali, ia menemukan sebuah tas tangan di bangku kereta bawah tanah yang dinaikinya. Tanpa pikir panjang, ia mencoba mengantarkan tas tersebut ke rumah sang pemilik, meskipun Erica sudah memperingatkannya bahwa lebih baik ia melapor polisi saja ketimbang berurusan dengan orang asing. Namun, bukan Frances namanya jika tak pernah terbersit sedikitpun pikiran buruk. Ia pun tetap mengantarkannya ke rumah sang pemilik, yang ternyata adalah seorang janda kesepian bernama Greta. 

Jumat, 29 November 2019

Review Pecak Gabus Sumur Pacing, Tangerang



"Spesialis Ikan yang Dibikin Pecak dan Gecok"

Tiap kali ada agenda belanja baju kerjanya Pak Su ke Ramayana Cimone, kami pasti melewati area Sumur Pacing, yang di sana bersemayam satu resto berbasis ikan-ikanan air tawar bernama Pecak Gabus Sumur Pacing, Tangerang. Walhasil, sebelum beneran shopping, biasanya kami menyempatkan diri barang 1-2 jam untuk makan siang di situ.

Sebenarnya, ini postingan yang sangat latepost mengingat ke sananya udah dari 4 bulan setelah lahiran si adek. Lha terus kenapa baru ditulis sekarang Mbul ? Ini semua gara-gara wordpressku yang khusus kuliner (Kodok Buntel) udah habis kapasitas buat up load fotonya. Sedangkan kalau di sana, aku up load dengan ukuran besar-besar supaya pembaca bisa terpuaskan menikmati fotonya. Tapi, habis itu kapasitas penyimpanannya jadi habis, karena memang sama wp cuma dijatah sekitar 1 GB (CMIWW) #salah sendiri Mbul ga beli self hosting yang sifatnya unlimited, hahaha (ntar deh masih bingung juga cara pindahannya gemana, udah terlanjur banyak temannya juga di situ tuh huh). Makanya, dengan sangat terpaksa, akhirnya postingan bertema kuliner aku posting di sini lagi dengan harapan semoga kuota buat upload-upload foto masih banyak. Ya walaupun di sana udah pernah ngulas Pecak Gabus juga, bedanya yang di wordpress adalah kunjunganku pas masih belum ada buntut, sedangkan yang di sini udah dalam bentuk visit back atau kunjungan yang kedua (buatku), juga kunjungan yang ke sekian (buat Pak Su yang udah lebih dulu mukim di Tangerang).


Rabu, 27 November 2019

Review Saung Serpong



"Saung Serpong, Seafood Kerangnya Mantaaab !"

Pada suatu Kamis yang cerah itu, tumben sekali Pak Suami ngajakin aku dan anak-anak buat nengokin proyeknya yang ada di bilangan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Katanya sih mau ngecek pengerjaan instalasi AC di salah satu rumah tinggal petinggi bisnis properti di negeri ini. Widiw, karena kebetulan posisi kami udah ada di Serpong, maka aku oke aja. Maksudnya sekalian nyari inspirasi gitu, siapa tau di sana ngeliat rumah gede-gede tempat tinggalnya para boss besar, jadi mayan bisa ngehalu dikit, sapa tau besok desain rumah kami bisa menyerupai rumah mereka......hellloooow to de rescue wakakakka... Ga ga...maksudnya buat refresing aja. Biasalah Mama booolll kan kalau udah bunek dalem rumah maunya dibawa jalan-jalan. Jadi biar kata cuma ngekor diajakin Pak Su ke tempat kerja, rasanya juga uda seneng. Udah me time iniii.


Selasa, 26 November 2019

Perkara Kolak




Aku termasuk satu dari sekian orang yang sering membuat kolak di luar Bulan Romadhon. Ga ada alasan spesifik, apalagi memang bukan penjual, tapi rasanya seneng aja bikinnya. 

Simple, tinggal cemplung-cemplung-cemplung jadi. Dapur jadi rame pating klunthing tapi untung saja Pak Su ga pake ikutan, sebab kalau dia ikutan, bisa-bisa dapur uda kayak kapal pecah #piece yo Pak Suami. Tapi kalau beliau yang bikin indomie goreng sih aku masih oke, sebab indomie goreng bikinannya selalu jauh di atas rata-rata. Lebih enak daripada  bikinanku. Apalagi pas hari hujan. Semangkok bisa dimakan bertiga, antara aku, Pak Suami, dan sulungku Asyiqa. E ini ngapa jadi bahas indomie yach....

Minggu, 24 November 2019

Masihkah Anda Semangat Ngeblog ?




Halo Blog !

Aku masih hidup loh. Makanya up date blog. Kalian sudah update blog belum? Kalau belum ayo kita up date sama-sama. 

Maafkan kalau semangat ngeblogku kadang on off. Kadang semangat. Kadang letoy. Kadang menggebu-gebu. Kadang ngerasa kok blogku gini-gini aja ya. 

Apa tulisanku berfaedah? Apa tulisanku lucu? Apa tulisanku bisa membuat orang kangen kalau tiba-tiba aku nggak update-update ? Apa ada yang tetap membaca blog ini (meskipun itu cuma diam-diam, eciye... pengennya sih gitu, tapi kalau pun ada ya aku mau bilang terima kasih.... karena tanpa kalian aku bukanlah siapa-siapa, sebab aku masih bau kencur sekali dalam dunia perngeblogan ini, bahkan kadang tiap abis ngepost apa, rasanya aku takut sekali menjadi viral terkenal). Tapi kayaknya sih nggak ya. Sebab aku ngeblog juga bukan karena itu. Aku cuma pengen apa yang aku tuliskan seenggaknya bermanfaat buat yang lain, seenggaknya ada yang bisa mengambil informasi atau sarana buat hiburan retjeh-retjeh semata, khas tulisan acak-adutnya blog ini. 



Jumat, 22 November 2019

Waroeng SS (Spesial Sambal), Jl Ki Samaun, Pasar Lama, Tangerang


Waroeng SS (Spesial Sambal), Jl Ki Samaun, Pasar Lama, Tangerang

Beberapa tahun ke belakang, rasanya udah jarang banget makan di luar. Makan di luar dalam artian dine in di restonya, sedangkan kalau beli dibungkus sih sering. Tapi itu cuma sekelas sayuran mateng di warung-warung bukan nge-grabfoo* atau gofoo*  atau aplikasi babang ojol lainnya, dikarenakan biayanya yang terbilang mahal (buat aku yang nda sekaya klan Kardasian). 


Selasa, 19 November 2019

Review Istana Nelayan (Lengkap !)


Review Istana Nelayan (Lengkap !)





Bagi kalian yang sudah sering melewati Exit Tol Kebon Nanas, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya “Istana Nelayan”. Restoran ini masih satu grup dengan Hotel Nelayan, namun lokasinya terpisah. Berdiri di atas lahan seluas 1,2 ha, konsep yang ditawarkan adalah one stop service resto plus edutainment khususnya bagi pengunjung keluarga (terutama anak-anak). 


Memang sudah beberapa kali Pak Suami ingin mengajakku makan di sini, cuma baru kesampaian pas ada moment anak kami mau ulang tahun. Kataku :,”Gimana kalau ke sananya waktu ultahnya Asyiqa aja, Pa ? Ya, makan-makan doang sih, walau bukan perayaan yang gimana-gimana. Tapi seenggaknya kita makan-makan seru-seruan. Maksudnya sekalian ngumbar anak-anak main, kan kesian dari Senin-Sabtu Bapaknya pulang malam meleee, hahaha.” (Itu sih modus aku aja pemirsa). Walau tanpa berpikir panjang dulu, Pak Suami langsung mengiyakan. Karena kami mikirnya di sana kan banyak permainan seru, tempatnya luas pula, anak-anak pasti bakal happy, playon ke sana-kemari #hore modus gw berhasil. #berhasil ! berhasil ! berhasil ! #hore ! #nyanyi lagu Dora.



Senin, 18 November 2019

Contoh Menu Makanan untuk Acara Keluarga




Udah lama ya label "Menu Masakanku" nggak keisi, dan udah lama juga nggak sowan ke blog ini *eh ralat ding sebenarnya cukup sering juga ngebuka blog ini, tapi cuma buat approval komen yang dimoderasi terus abis itu close tab lagi*. 

Belum sempet berkunjung balik ke blog teman-teman dikarenakan kesibukan yang luar biasa pada bulan-bulan terakhir #doakan aku ya #supaya aku tetap semangat #aku tetap setroooong ! #aku adalah ibu yang hebat untuk 2 putra-putriku !

Contoh menu masakan untuk acara keluarga versi Gustyanita Pratiyem

Senin, 04 November 2019

Ketemu...!



Aku lihat youtube tuh jarang banget mantengin konten youtube yang dicreate oleh content creator kekinian. Apalagi yang temanya prank, acara settingan, daily vlogging, make up vlogging, kuliner, atau collab-collaban. 

Justru aku liat youtube tuh 95% berasal dari TV atau tutorial apa gitu yang berhubungan dengan pemanfaatan alat-alat rumah tangga atau elektronik (silakan ketawa). 


Minggu, 27 Oktober 2019

Review Komik W Juliet (Emura)



"Membaca W Juliet membuat saya mengerti perjuangan seseorang dalam mengejar mimpi, juga tarik ulur perasaan pada berbagai karakter yang kuat-unik-dan loveable"

Akhirnya saya putuskan untuk membaca ulang komik ini setelah sekian lama membacanya di umur saya yang masih SMP. Saya inget banget, dulu saya membacanya baru satu chapter saja, yaitu tanpa tedeng aling-aling langsung masuk ke chapter 7, karena memang toko buku yang ada di daerah saya baru menyediakan yang chapter 7. 

Chapter-chapter lain baru sempat saya baca pas udah SMA, dimana saya pernah menginap di kosan Mbak saya yang waktu itu masih kuliah di Solo (kosannya di daerah Jebres dekat UNS), dan kebetulan di sana ada rental bacaaan yang salah satunya menyediakan komik ini. Betapa gembiranya saya, karena pada akhirnya saya bisa tahu bagaimana jalan ceritanya secara utuh, mulai dari chapter 1-14.


Sabtu, 12 Oktober 2019

Sinopsis : Warkop DKI Sabar Dulu Doong ...! (1989)



Hallo hallo hallooooow....
Assalamualaikum wr wb...

Kalian udah pada khatam dong ya dengan film legendaris Warkop dimana Trio Dono, Kasino, dan Indro kerap merajai kancah perfilman tanah air era tahun 80-90 an. Pastinya udah pada hafal juga dong, tiap lebaran film-filmnya selalu diputar di televisi. Entah yang makelar kodok, cerita tentang klepon (onde-onde) dan seorang maling, pelatihan pendidikan militer yang dikerjai habis-habisan oleh pasien RSJ, Dono yang jadi sutradara iklan bir dengan model perempuan bertubuh gemuk, lalu cerita tentang juri ratu pantai selatan tapi malah ketemu suku aneh di hutan, dll. 


Film Warkop DKI : Sabar Dulu Doong...! (1989) 


Kamis, 10 Oktober 2019

Pengalaman Belanja di Hilon (Factory Outlet Khusus Peralatan Tidur)



Hallo,
Assalamualaikum wr wb...

Kali ini aku mau merekomendasikan tempat belanja peralatan tidur (bedding goods) yang murah tapi dengan kualitas ga murahan. Dengan kata lain, produknya ini  sekelas produk yang digunakan oleh hotel-hotel berbintang, namun karena dijualnya langsung fresh from the factorynya, jadi kenanya dapat harga murah.

Tempatnya dimana? Namanya Hilon. Alamatnya di Kawasan Industri Pasar Kemis, Jalan Putera Utama No. 9, Tangerang. Semacam factory outlet gitu, tapi khusus yang menjual bedding goods (bantal, guling, selimut, kasur, matras, seprei, bedcover, sarung bantal, sarung guling, sofa beanbag, handuk, dll), yang belakangnya merupakan pabriknya langsung. 

Sedangkan untuk pabriknya sendiri, selain bedding goods dan pillow, dia juga ada produk lain berupa polyester fiber, dacron, geo textile, non woven, felt dan quilting.

Senin, 07 Oktober 2019

Daftar Film Horror Jepang yang Menyeramkan



"Daftar Film Horror Jepang yang Menyeramkan"

Halloooooo....
Assalamualaikum wr wb..

Pada kesempatan kali ini ijinkan aku sedikit mereview film horror (((lagi))). Karena bagi kalian yang mengikuti blog ini, pasti sudah hafal lah ya, bahwa film kesukaanku adalah film horror. Nah, dikarenakan horror Jepang belum pernah satupun yang aku ulas (seringnya memang baru nonton horror Thailand dan horror Baratsedangkan Korea lebih ke film thriller alias crime), maka kayaknya sekarang boleh juga tuh kalau aku kasih beberapa listnya. Baru streaming 3 judul sih, ntar kalau nemu yang bagus aku tambahin lagi deh sambil jalan, hehe...

Baca juga : Daftar Horror China dan Horror Hongkong yang Menyeramkan dan Wajib Tonton

1. Slit Mouthed Woman 2 atau Kuchisaka Onna 2 atau Carved 2 : Scissors Massacre (2008)

Tiga bersaudari dibesarkan dengan penuh cinta oleh kedua orang tuanya (Tuan dan Nyonya Sawada) di rumah peternakan ayam di sebuah kota kecil, bernama Gifu. Anak tertua bernama Sachiko yang merupakan sosok kakak yang sangat perhatian, telaten, dan juga keibuan. Ia lebih senang berperan layaknya perempuan tradisional pada umumnya yaitu dengan menikah, mengabdi pada suami, mempunyai anak, dan membesarkannya. 


Kamis, 03 Oktober 2019

Pengalaman Menggunakan Jasa Paket Pos Kilat Khusus (Magelang - Tangerang, Barang Sampai 3 Hari)


Pengalaman Menggunakan Jasa Paket Pos Kilat Khusus (Magelang-Tangerang, Barang Sampai 3 Hari)

Di tengah menjamurnya jasa ekspedisi yang ada saat ini, nyatanya yang paling aku percayai nomor 1 tetap Pos Indonesia. Seenggaknya kalau aku pakai paketnya Pos, dia kan kantornya milik pemerintah ya, dan di Tangerang sendiri alamatnya juga jelas, jadi seandainya ada apa-apa aku bisa nyatronin paketnya langsung ke alamatnya itu tadi, huehehe....


Jumat, 27 September 2019

Komik Sisipan Bobo : Emas untuk Misha


Emas untuk Misha

Misha adalah seorang gadis remaja yang bermimpi menjadi seorang pelari. Sayangnya, impiannya itu tidak pernah didukung oleh sang ayah karena suatu sebab. Padahal selama ini ia tinggal berdua saja dengan beliau. Ibunya sendiri diceritakan telah meninggal ketika Misha masih bayi. Jadi apapun yang dilakukan Misha harus melalui persetujuan sang ayah. Termasuk dalam hal olah raga lari. Jangankan lari, olah raga jenis apapun tetap tidak diperbolehkan oleh sang ayah. Beliau bahkan menyekolahkan Misha di tempat mahal supaya tidak bertemu pelajaran olah raga. Padahal Misha sendiri berpikiran, lebih baik ia disekolahkan di tempat biasa saja asalkan masih bisa menekuni hobinya itu. Sayang impiannya harus kandas karena tak sejalan dengan prinsip sang ayah. 



Selasa, 03 September 2019

Nostalgia Pemeran Figuran Sinetron/FTV/Film Era 2000-an yang Wajahnya Cantik dan tidak Membosankan


Nostalgia Pemeran Figuran Sinetron/FTV/Film Era 2000-an yang Wajahnya Cantik dan tidak Membosankan

1. Stephanie Pascalia

Wajahnya ada semi-semi indo bulenya. Rambutnya hitam panjang. Manis sih menurutku. Kalau ga salah seangkatan sama Jejedun. Dulu inget banget seringnya membintangi ftv tapi yang agak-agak berbau misteri. Filmnya juga kebanyakan genre horror seperti Ada Hantu di Sekolah (2004).


Sumber foto : www.indonesianfilmcenter.com

Selasa, 27 Agustus 2019

Lagu yang Enak Didengarkan dengan Mata Terpejam Saat Suasana Hening



Lagu yang Enak Didengarkan dengan Mata Terpejam Saat Suasana Hening

Kali ini postingannya pendek aja ya. 

Maklum adminnya lagi tepar. Beberapa kali badan mriyang rak uwis-uwis saking banyaknya aktivitas ngurus bayi dan urusan rumah tangga lainnya. Kemarin flu, minggu depannya sakit gigi, nah sekarang badan renteg-renteg, dari leher sampai ke tulang-tulang belakang. Auto spaneng alias tengeng padahal udah dapat belaian mesrah (BACA : PIJIT dari ayank suami) tapi tetep aja masih kerasa encoknya #jangan katakan gw asam urat tidaaaak toloooong wkwkkwkw....



Kamis, 15 Agustus 2019

Pusat Buku Bekas di Blok M


Pusat Buku Bekas di Blok M Square...

Hallo !

Aku update blog lagi nih, ga pa pa ya ?

Kali ini aku mau kasih info seputar tempat dimana biasanya aku hunting buku bekas di daerah Jakarta. Info bagus kan buat para pecinta buku. Lumayan buat nambah-nambah referensi. 

Oh ya, tadi aku bilang kenapa pilihnya buku bekas ? Karena harganya jauh lebih murah ketimbang buku baru. Dan aku paling senang berlama-lama nongkrong di toko buku bekas ketimbang di toko buku konven (((booook udah macam bank aja ya toko buku konven, hahaha))). Maksud aku kalau di toko buku konven kan kebanyakan masih diplastik ya, jadi ga leluasa gitu pada saat ngepoin isinya #takut dipelototin sama yang jaga hahahhaha... 

Minggu, 11 Agustus 2019

Jaman Kecilku Dulu Super Ngirit




Berbeda dengan anak jaman now, yang dari kecil udah kenal gadget, diriku jaman kucrit bisa dibilang hidup dalam masa-masa susah. 

Jangankan gadget, henpon aja baru ada pas SMA. Itupun belom dibolehin punya. Yaiyalah henpon kan waktu itu masuknya barang mewah ya. Jadi ga semua orang punya. Walaupun modelnya masih kayak gimbot atau remot tipi gitu lah. Tapi baru orang-orang tertentu saja yang punya, haha...


Sabtu, 10 Agustus 2019

Last Update for Me : Lagi Sibuk




Waktu nulis ini, suara aku udah enggak kayak kodok lagi. Tapi batuknya masih sesekali sih, jadi kadang-kadang aku mendadak migrain karena minggu-minggu ini kerasa hectic banget lantaran renov yang ga kelar-kelar, plus ketambahan ngurus 2 bayik yang sedang sriwut-sriwutnya (baca : si kakak yang lagi getol aku belajarin ngomong tapi nda pernah aku update di grup keluarga jadi uti kakungnya nda tau proses panjangnya hahhahah, juga si adek yang udah fase maem).... 


Selasa, 06 Agustus 2019

Daftar Film Thriller Korea Wajib Tonton Part 5




Daftar Film Thriller/ Crime/ Mysteri Korea yang Bagus, Menegangkan, Wajib Tonton

Kategori film untuk usia : 21 tahun ke atas

1. The Witness (2018)

Seorang paman bernama Sang-hoon pada suatu hari melihat pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria bertopi terhadap seorang wanita di halaman apartemennya. Selain bertopi, pria tersebut juga memiliki ciri lain seperti setelan hitam-hitam dengan senjata palu di tangannya. Ia sendiri menyaksikan pembunuhan tersebut dari arah jendela yang menghadap langsung ke TKP. Padahal, tadinya ia hanya ingin minum saat terbangun di tengah malam karena sangat kehausan. Sialnya secara tak sengaja, ia malah menyaksikan pembunuhan lengkap dengan pelaku yang masih berada di TKP. Saking syocknya ia, pun khawatir terlibat terlalu jauh dalam kasus tersebut, sang paman kemudian cepat-cepat mematikan lampu, supaya si pelaku tidak keburu sadar bahwa ada satu jendela yang nyala dan menyaksikan aktivitasnya. Namun, bukan penjahat cerdas namanya kalau tidak langsung ngeh begitu ada yang tidak beres dengan lokasi dimana ia melakukan pembunuhan. Ia kemudian mengira-ngira lewat koordinat berapa, kegiatannya tadi bisa disaksikan andaikata benar ada saksi. 


Sabtu, 03 Agustus 2019

17 Agustusan Jaman Kecilku



17 Agustusan Jaman Kecilku

Mumpung hawanya lagi 17-an, yaudah aku cerita itu aja ya. 

Lagi-lagi tentang kenangan masa kecil. Soalnya tiap 17-an rikolo jaman semono, memang ada aja hal yang membuatku keingetan sampai sekarang. 

Apa sajakah itu ?

1. Malam Sebelum 17 Agustus, Jalan-Jalan dan Rumah-Rumah Warga Dihias Lampu Warna-Warni

Biasanya, aku, kakak, sama bapak/ibu (adek belom lahit red) ngiter dari ujung sampai ujung jalan raya cuma buat ngeliatin mana pola hiasan lampu yang paling menarik dan bersinar. 

Serius dulu tuh meriaaaaah banget meskipun warga cuma serentak masang lampu kelip-kelip berwarna merah, kuning, ijo. 

Sekarang udah ga ada, sedih juga ya rasanya....

2. Cari Gembus dan Kacang Goreng di Alun-Alun

Selain ngeliat lampu, kami biasanya menyempatkan diri buat berburu gembus dan kacang goreng yang dijual dadakan pas musim 17-an. Yang jual kebanyakan udah embah-embah. Pake pikulan dan penerangan senthir atau lampu teplok. 

Nah, gembus sendiri merupakan penganan berbahan dasar  tepung kanji/singkong yang dibentuk bulat, dan dilubangi pada bagian tengahnya. Dimasaknya dengan cara digoreng. Rasanya kurang lebih mirip-mirip cireng kalau dibandingkan dengan penganan jaman sekarang. Teksturnya kenyel (kelot-kelot). Rasanya gurih. Usahakan makannya pas masih dalam keadaan panas ya supaya nggak keburu keras. 

Harganya sendiri relatif murah. Dulu pas jamannya aku masih SD (eranya Pak Harto), gembus itu paling dihargai Rp 500-1000 udah dapat sekresek sedeng. 

Sedangkan kacang goreng, ya dia kacang tanah biasa cuma masaknya digongso alias disangrai pakai pasir. Aku ga begitu suka kacang goreng karena bikin batuk. Paling yang suka cuma bapak/ibu buat klethikan di rumah.

Gembus itu yang warna putih bolong tengahe, rasa mirip cireng (gustyanita pratiwi docs)

Kamis, 01 Agustus 2019

Cerita Masa Kecilku : Antara Iseng, Ngirit atau Kelewat Ngenes ?



Maoook cerita lagi ah.....

Kalau dipikir-pikir, waktu kecil itu aku iseng juga lho wak. Dikarenakan terlalu ngirit, memang kadang-kadang ada aja kelakuan yang menjurus ke iseng. Yah, walau ga menutup kemungkinan bisa dibilang agak ngenes juga sih wakakak... ya mungkin karena efek ga dikasih uang saku banyak, jadi kalau pulang sekolah masih berasa lapar, ya yang biasa kulakukan diantaranya :

1. Curi-Curi Kue Kering yang Udah Disimpen Cukup Primpen sama Ibu

Biasanya sasarannya kue kering yang harusnya buat suguhan tamu tuh. Kan aku hapal betul kalau ibu abis kulakan kue kiloan di toko langganan yakni Toko Air Mancur. Nah sayangnya, habis itu kok ya pas ditilik-tilik lagi kuenya udah nggak ada. Aku pikir, wah pasti ini disembunyikan di suatu tempat nih agar Beby Mbul nggak bisa memakannya. Muahaha....tapi bukan gw namanya kalau ngga berlaku layaknya intel karena dalam sekali sidak pasti langsung ketemu tuh posisi toplesnya ada dimana. Entah di lemari atau ditutupin kresek berapa lapis, hahaha...

Yang sering eyke incer : kue semprit atau kue sagu berbentuk S gendut warna putih nih kayak yang difoto (gustyanita pratiwi docs)

Selasa, 30 Juli 2019

Buah Langka yang Aku Rindukan Jaman Kecil Dulu



1. Kepel

Sekilas luarnya mirip sawo. Tapi kalau yang ini kulitnya keras. Mana kalau mau makan daging buahnya kudu dikupas dulu kan itu kulit yang rasanya puahiiit banget. Apalagi kalau pas lagi ga ada pisau, terpaksalah itu kulit kepel dionceki pakai gigi hahhahaha...Tapi abis itu kayak berasa dapat jackpot sih, secara rasa daging buahnya manis banget. Warnanya oranye. Lunak. Dan dia ada biji di dalamnya yang berjumlah 2-3. Bijinya keras banget. Pokoknya rasanya ngangenin banget. 

Kiri-kanan (1-6) : kepel, sawo kecik, jambu monyet, siwalan, duku, rambutan

Senin, 15 Juli 2019

Tukang Sayur


Tukang Sayur

Seorang tukang sayur keliling merasa berat hatinya ketika harus kembali ke komplek di blok D. 
Pasalnya komplek tersebut lumayan jauh dari jalan utama.
Jalannya agak menyempit dan tertutup reruntuhan tembok. 
Mayoritas bangunannya adalah rumah tua dengan penghuni yang sudah berumur. 

Tiap kali menginjakkan kaki ke sana, hawanya selalu malas. Apalagi kumpulan ibu-ibu di komplek itu bawaannya aneh-aneh. 



Sabtu, 13 Juli 2019

Mimpi Aneh yang Selalu Berulang




Halloooooow, masih ada yang baca blog ini enggak ya?

Kalau iya, ijinkan aku ngecuprus lagi, kali ini dengan tema yang sedikit agak ngawang-ngawang karena berkaitan dengan mimpi. 

Bukan, ini bukan ngimpi tentang 'ena-ena' kayak yang ada dalam video clipnya Dedek Gemash Sawn Mendes dan juga Camila Cabello, bukaaan. Tapiiii tentang ngimpi aneh yang sering aku alamin beberapa tahun ke belakang. Semacam kayak repeat order terus dan setelahnya bikin aku jadi kepikiran. Ini aku ngimpi kayak gini emang ada korelasinya dengan dunia nyata ? 

Wew, bahasanya udah kayak anak indihome indigo aja yes, padahal mah diriku cuma suka mengkait-kaitkan hahaha.



Kamis, 11 Juli 2019

Sore yang Selalu Ditunggu



Hal yang aku rasakan ketika punya bayi yang masih kecil-kecil dengan jarak yang sangat berdekatan (13 bulan) adalah maunya cepat sore aja. Kalau udah menuju jam 5-6 itu bawaannya cerah luar biasa soalnya Papanya anak-anak pulang. Horeeee ! Aku bisa selonjoran....

Ga sih...sebenarnya nggak perkara mau gantian tugas doang. Tapi karena emang bawaannya kangen aja ama Papanya #ciye asyik banget kan jadi Papa. Selalu dikangenin 2 bocah bayik dan juga Mamahnya. Ga tau kenapa emang kalau udah ada Papa, bawaannya tentrem ayem gemah ripah loh jinawi. Ga kuatir anak bakal nangis dua-duanya yang bikin aku pengen nangis ugha atau eek berjamaah yang bikin ku makin bingung mau nyebokin yang mana dulu hahhahhaha....



Rabu, 10 Juli 2019

Hakekat Nasi Padang



"Nasi Padang adalah salah satu menu favoritku nih ! Ga pernah bosen sama yang namanya nasi Padang"

Eh aku nulis ini gara-gara keingetan warung nasi padang favoritku yang ujug-ujug dijual ke warung nasi padang lain. Padahal kalau ditilik dari segi tempat, udah strategis banget loh dia karena mepet jalan raya dan juga udah ada langganan tetap. 

Kaget juga pas beli untuk yang terakhir kalinya malah terpampang nyata tulisan "Dijual rumah makan padang ini sebesar 3,6 M". 

Ngerasa sayang, karena selama ini juga masakannya selalu pas di lidah. Eh la kok sekarang ngedadak tutup. Iya sih ganti nama doang ama  merek nasi padang lain. Tapi gimana dong. Udah kadung cocok ama pendulunya.  Susah kalau disuruh ganti-ganti karena ku tak bisa ke lain hati eaaaa. Jadi ga bisa lagi merasakan yang namanya lauk paru bercampur sayur daun singkong rebus dan ceprotan sambel ijo di atas tangkupan nasi putih panas yang bulirnya lebih panjang dibandingkan nasi biasa itu deh. Huuuh !

Maem nasi Padang lewag leweg dipuluk pake tangan ude paling nikmeh Coy !


Selasa, 09 Juli 2019

#AsyiqaStory : Terima Kasih Gigi Geraham !




Sebenarnya rada nyesal juga kenapa ga mencatat milestonenya Asyiqa saat pertama kali tumbuh gigi. Ketimbang pencapaiannya yang bisa jalan di usia 11 bulan, khusus untuk tumbuh gigi ini memang aku akuin rada telat. 

Aku  lupa apakah pantaran usia 7 bulan baru nongol 2 gigi seri bawahnya, ataukah pantaran usia 8 bulan. Abis itu baru muncul gigi seri atasnya kalau ga salah inget pas aku lahiran adeknya Tenggara, yaitu pas si kakak 13 bulan. Baru setelahnya 4 gigi seri lainnya nyusul di usia 15 bulan. 1,5 tahun kemudian alias 18 bulan baru muncul lagi 2  geraham bawahnya. 

Senin, 08 Juli 2019

Pengalamanku Mengatasi Pipi Bayi Merah-Merah karena Alergi



Berbeda dengan kakaknya, kulit Tenggara sepertinya agak rewel. Entah alergi apa, tapi pas masih ASI ekslusif di umur 3 bulan, pipi ni anak sering banget merah-merah. Padahal aku sendiri sudah berusaha menghindari produk turunan sapi seperti yang aku lakukan pada saat menyusui Asyiqa. Tapi entah kenapa, meski hal tersebut sudah aku terapkan, tetap saja pipinya merah-merah. 


Sabtu, 06 Juli 2019

Kenapa ya Orang Tua Lebih Suka Nonton Berita?



Kalau aku amat-amati, preferensi tontonanku saat ini rasa-rasanya sudah berubah. Aku lebih senang menonton berita ketimbang acara lawak, talkshow, sinetron, sitkom, gosip, dan sebagainya. 

Hal tersebut tentu berbanding terbalik dengan kesukaanku pada saat zaman bocah, dimana yang kucari biasanya hanya seputar lagu-lagu anak, kartun, sinetron, ataupun jenis entertainment lainnya macam telenovela, drama thailand, drama Thaiwan, dorama Jepang, serial India, dan juga drama Asia lain yang biasa diputar di Indosiar. 

Jumat, 05 Juli 2019

Sesuatu Hal yang Berseberangan



Kalau diibaratkan dalam kartun Spongebob, Pak Su itu Spongebob, sedangkan aku Squidward. 

Spongebob yang selalu positif thinking dan Squidward yang selalu overthinking alias yang dipikirkan pesti hal terburuknya duluan. 

Spongebob yang selalu ramah dan penuh canda, sedangkan Squidward judes dan bawaannya suujon mulu, hahaaa. 

Spongebob yang konyol dan baik hati terhadap siapapun, Squidward ? Dia kadang melakukan sesuatu tapi dipikirkan dulu untung ruginya. 

Spongebob yang gampang berteman dengan siapa saja, Squidward ? Dia pilih-pilih teman, dan paling malas berakrab-akrab ria dengan orang yang tingkahnya ngeselin.  


Rabu, 03 Juli 2019

"Tidak Semudah itu, Fergusso !"



Kayaknya udah enggak asing ya sama jenis komenan di atas ? 

Penikmat akun hocip dan gibahan di instagram pasti sering nemu nih, entah itu di akun lambe-lambean, komik-komik sarkas, atau media online politik yang ga pernah sepi dari gerudukan massa. 

Selasa, 02 Juli 2019

Pengalamanku Mengatasi Diare pada Bayi 18 Bulan



Abis mudik kemaren, rasanya aku tuh kayak mengalami kehaluan yang luar biasa kayak mengapa duit THR tuh cepat banget uculnya suatu kerempongan yang ga uwes-uwes. Ya yang bapaknya tiba-tiba greges masuk anginlah, terus akunya muntah-muntahlah (dan sempet galau karena telat mens padahal uda pasang IUD HAHA, tapi alhamdulilah ternyata kemaren mens), Tenggara kembung, terus terakhir Asyiqa yang kena mencret. Duh biyung ! Ibarate kalau mamahnya tatid tuh teteup aja yang bakal didongengin pasal satu tuh aku (baca : Mamah Ga Boleh Sakit !). Karena klo sampe sakit, siapa lagi yang bakal ngurusin 3 bayi yang terdiri dari bayi besar (Papa), bayi sedang (Asyiqa), dan bayi kecil (Tenggara). 


Minggu, 23 Juni 2019

Ciri-Ciri Hamil Anak Perempuan dan Laki-Laki (Berdasarkan Pengalaman)




"Ciri-Ciri Hamil Anak Perempuan dan Laki-Laki (Berdasarkan Pengalaman)"

@gustyanita_pratiwi


Pernah dianugerahi kehamilan buatku udah alhamdulilah banget. Banget banget banget, karena abis nikah emang ga langsung cepet dikasih momongan. Bukan berarti menunda, tapi memang belom waktunya aja dan ndilalahnya cukup lama juga pecah telornya (baca : dapat testpack garis dua). 

Ada jeda 3 tahun penantian untuk kehamilan yang beneran 'jadi' (fyi, sebelumnya sempat hamil ga berkembang di bulan ke-8 setelah merried). Jadi beneran kayak dapat jackpot pas awal tahun 2017 itu dinyatakan hamil. Lalu ga lama kemudian, awal 2018-nya dinyatakan hamil lagi--das des das des karena belom sempet KB LOL. 

Nah, kebetulan di 2 kehamilan berturut-turut itu, alhamdulilah udah pernah ngerasain yang namanya hamil dengan jenis kelamin perempuan maupun laki-laki. Jadi ceritanya di postinganku kali ini, aku mau sharing nih tentang pengalamanku waktu hamil keduanya. Ya, itung-itung  buat catatan pribadi, sapa tau kelak akan hamil lagi #eeeeh gimana....

Untuk ciri-cirinya, memang ga bisa disamaratakan dengan kehamilan orang lain ataupun mitos-mitos. Mungkin sebagian ada yang sama, tapi sebagian lagi ada yang berbeda. Ya paling ada 1-2 yang sama kayak mitos, tapi kebanyakan emang beda sih hahahhaha.... Ya semacam anomali gitu lah bahasa gampangnya.

Langsung aja deh daripada kebanyakan kata, aku tulis dalam konteks terpisah ya. Masing-masing dalam bentuk pointer, biar lebih mudah dibacanya. Yegak?


Jumat, 24 Mei 2019

Daftar Lagu Barat Ngebiet yang Bagus



1. Kardinal Offishall (Dangerous)


Untuk jenis lagu barat, aku memang lebih menyukai musik R n B yang ada unsur 'beat'-nya. Yah, kalau kata orang sekarang sih namanya Electronic Music Dance (EDM). Soalnya ngedengerinnya jadi bikin semangat. Bahkan kadang bisa buat ngelepas stress sambil karaokean sendiri dalam kosan dengan setelan stereo yang cukup ngebas pas zamannya diriku masih kuliah dulu sekitar 2007-2010-2011-an. Contoh lagu-lagu yang enakeun itu ya punyanya Kardinall Offishall yang judulnya Dangerous ini. Paling enak tuh didengerin juga pas hawa-hawa naik bus waktu mudik-sendirian-masih single-pas masih oenyeok-oenyoknya (hoek) dengan dandanan super cool dan earphone di kuping.